Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Sosialisasi E-Modul Teknologi Informasi Berbasis Flipbook untuk Meningkatkan Literasi Digital Mahasiswa Muhammad Arfan; Andi Tenriawaru; Gusti Arviana Rahman
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/mosaic.v2i3.196

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital mahasiswa melalui sosialisasi dan implementasi modul pembelajaran Teknologi Informasi berbasis flipbook pada Program Studi Ilmu Komputer, Universitas Halu Oleo. Latar belakang kegiatan ini adalah belum tersedianya modul digital yang terstruktur dan komprehensif sebagai sumber belajar bagi mahasiswa dan dosen. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu koordinasi dengan ketua program studi, branding e-modul melalui media sosial, sosialisasi dan uji coba di ruang kelas, serta pengumpulan testimoni mahasiswa. Metode pelaksanaan meliputi pendekatan partisipatif dan deskriptif evaluatif dengan melibatkan 76 mahasiswa sebagai responden. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan kuesioner untuk mengukur tingkat penerimaan dan efektivitas e-modul. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa memberikan respon sangat positif terhadap e-modul, dengan rata-rata tingkat kepuasan sebesar 89%. E-modul berbasis flipbook dinilai menarik, mudah digunakan, dan efektif dalam membantu pemahaman materi perkuliahan Teknologi Informasi. Kegiatan ini memberikan dampak nyata dalam meningkatkan literasi digital mahasiswa serta memperkuat integrasi teknologi pembelajaran di lingkungan kampus. Implementasi e-modul berbasis flipbook dapat menjadi model pembelajaran digital yang adaptif dan berkelanjutan dalam mendukung transformasi pendidikan di era digital.
Expert System Engineering to Diagnose Diseases Transmitted by Mosquito Bites Based on Web Muhammad Arfan; Muhammad Syahid Pebriadi
Journal of Embedded Systems, Security and Intelligent Systems Vol 6, No 2 (2025): June 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/jessi.v6i2.8296

Abstract

This research is software development aimed at engineering an expert system to diagnose diseases transmitted by mosquito bites based on the web. This system can provide an initial diagnosis of diseases transmitted by mosquito bites to patients based on symptoms they experience, without needing to directly consult an expert. The system development follows the Systems Development Life Cycle (SDLC) approach. SDLC itself in software engineering is a process for creating and developing systems, as well as models and methodologies used to develop systems. The method used in this expert system is forward chaining, where the tracking starts with a set of facts and then moves toward a conclusion. The system was developed using PHP programming language and MySQL as the software to store the data. The results show that the expert system provides consistent results and answers. Expert validation looked at two key aspects, resulting in scores of 91.50% and 90.95%. Both are categorized as "highly valid," which shows that the system is reliable and ready to be used in practice.
Optimalisasi Kolaborasi Mahasiswa dan Peneliti melalui Standarisasi Prosedur Operasional dalam Kegiatan Akademik Gjosphink Putra Umar Sakka; Muhammad Arfan
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/mosaic.v3i1.460

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan kolaborasi antara mahasiswa dan peneliti (dosen) melalui penyusunan dan implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam kegiatan akademik. Permasalahan utama yang dihadapi adalah belum adanya pedoman baku yang mengatur mekanisme kolaborasi riset, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakefisienan, miskomunikasi, serta rendahnya kualitas luaran penelitian. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang dilaksanakan dalam tiga tahapan, yaitu sosialisasi urgensi SOP, penyusunan kerangka SOP, serta uji coba dan finalisasi SOP. Kegiatan ini dilaksanakan di Jurusan Pendidikan Akuntansi Universitas Halu Oleo selama dua minggu, yaitu pada akhir September hingga awal Oktober 2024. Kegiatan ini melibatkan 35 responden yang terdiri dari 7 dosen dan 28 mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa SOP yang dikembangkan memperoleh tingkat kepuasan rata-rata sebesar 89% dengan kategori sangat baik. SOP yang dihasilkan mampu memberikan kejelasan alur kerja, pembagian peran, serta meningkatkan efektivitas kolaborasi riset. Dengan demikian, implementasi SOP kolaborasi riset terbukti dapat mendukung terciptanya kegiatan akademik yang lebih terstruktur, efisien, dan berkelanjutan.
Edukasi Kesadaran Kritis Masyarakat dalam Mengenali dan Menyikapi Informasi Hoax di Ruang Digital Arif Nur Alfiyan; Andi Khaedhir Kamri; Boi Herman; Gjosphink Putra Umar Sakka; Muhammad Arfan; Budi Wijaya Rauf; Wira Yudha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i4.4593

Abstract

Perkembangan media digital memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh dan membagikan informasi, tetapi pada saat yang sama meningkatkan risiko penerimaan serta penyebaran informasi hoax. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membangun kesadaran kritis masyarakat dalam mengenali ciri informasi yang meragukan dan menentukan sikap yang bertanggung jawab sebelum meneruskannya kepada orang lain. Metode yang digunakan berupa edukasi tatap muka melalui ceramah interaktif, penyampaian contoh kasus, diskusi, tanya jawab, dan refleksi secara lisan. Materi mencakup pengertian hoax, karakteristik pesan yang patut dicurigai, pemeriksaan sumber, konteks dan waktu publikasi, perbandingan informasi, serta etika menyikapi pesan yang belum terverifikasi. Evaluasi dilakukan secara kualitatif berdasarkan keterlibatan peserta, pertanyaan yang diajukan, dan tanggapan pada sesi refleksi. Pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan komunikatif dapat membantu peserta memahami pentingnya menahan diri, memeriksa sumber, dan tidak segera membagikan pesan yang kebenarannya belum dipastikan. Edukasi ini menjadi langkah awal dalam menumbuhkan kebiasaan bermedia digital yang lebih kritis, hati-hati, dan bertanggung jawab.
Edukasi dan Pembentukan Perilaku Disiplin Membuang Sampah pada Tempatnya bagi Mahasiswa Fakultas MIPA Universitas Halu Oleo Nyoman Yudi Antara; Isman Saleh; Gjosphink Putra Umar Sakka; Andi Khaedir Kamri; Mohammad Suriyaidulman Rianse; Muhammad Arfan; Arif Nur Alfiyan; Amritzal Nur Firdaus; Abd Hadid Rahman Ulfa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i4.4594

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan membentuk perilaku disiplin mahasiswa dalam membuang sampah pada tempatnya di lingkungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Halu Oleo. Kegiatan dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya sampah yang berserakan di beberapa area kampus akibat rendahnya kesadaran sebagian mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan. Metode yang digunakan meliputi edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, dampak sampah terhadap kesehatan dan lingkungan, serta praktik langsung mengumpulkan sampah yang berserakan dan membuangnya ke tempat sampah yang tersedia. Tahapan kegiatan terdiri atas observasi awal, penyampaian materi, praktik lapangan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kepedulian mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan kampus. Mahasiswa berpartisipasi aktif dalam kegiatan dan menunjukkan perilaku yang lebih bertanggung jawab terhadap pengelolaan sampah. Kegiatan ini juga menghasilkan lingkungan kampus yang lebih bersih, nyaman, dan tertata. Dengan demikian, edukasi yang dipadukan dengan praktik langsung efektif dalam membentuk perilaku disiplin membuang sampah pada tempatnya.
Mengoptimalkan Literasi Pajak Generasi Z Melalui Platform Coretax Gjosphink Putra Umar Sakka; Muhammad Arfan; Arga Wiradarma; Irfan Irfan; Omasrianto Omasrianto
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/battb582

Abstract

The digital transformation of tax administration in Indonesia through the implementation of Coretax necessitates improved tax literacy among the public, particularly Generation Z, a productive age group that is highly familiar with digital technologies. However, Generation Z's proximity to technology does not necessarily correspond to an adequate understanding of tax obligations, tax administration procedures, and the utilization of digital tax services. This community engagement program aims to enhance Generation Z's understanding of taxation through Coretax socialization using an educational and participatory approach. The socialization materials covered fundamental taxation concepts, the role of taxation in national development, taxpayers' rights and obligations, an introduction to Coretax, and the workflow of digital tax administration services. The results indicate an improvement in participants' understanding of tax functions, the importance of tax compliance, and the benefits of Coretax as a digital tax administration platform. This initiative highlights the importance of continuously developing technology-based tax education programs to ensure that Generation Z not only becomes active digital technology users but also evolves into tax-aware, compliant, and responsible future taxpayers.
Peningkatan Kesadaran Hukum Terhadap Modus Love Scam Melalui Pendekatan Regulasi ITE Andi Khaedhir Kamri; Arif Nur Alfiyan; Boi Herman; Gjosphink Putra Umar Sakka; Muhammad Arfan; Budi Wijaya Rauf; Wira Yudha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1414

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan berbagai kemudahan dalam interaksi sosial, namun di sisi lain juga membuka peluang munculnya kejahatan siber, salah satunya adalah love scam. Modus kejahatan ini memanfaatkan hubungan emosional korban melalui media sosial dan aplikasi komunikasi daring untuk memperoleh keuntungan ekonomi secara melawan hukum. Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai karakteristik, risiko, dan aspek hukum dari love scam menyebabkan tingginya potensi masyarakat menjadi korban. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat terkait modus love scam melalui pendekatan edukasi berbasis Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Metode yang digunakan meliputi penyuluhan hukum, sosialisasi interaktif, diskusi kasus, serta penyebaran media edukasi kepada peserta. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan siswa-siswi SMA sebagai sasaran utama untuk memperoleh pemahaman mengenai bentuk-bentuk love scam, mekanisme pencegahan, serta upaya hukum yang dapat ditempuh apabila menjadi korban. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai ciri-ciri love scam, pentingnya verifikasi identitas dalam komunikasi daring, serta pemahaman terhadap ketentuan hukum yang mengatur tindak pidana penipuan berbasis elektronik.
Evolusi Arsitektur Komputer Modern: Tinjauan Naratif terhadap Komputasi Paralel, High-Performance Computing, dan Integrasi Kecerdasan Buatan Muhammad Arfan
Journal of Literature Review Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/qtwf4s40

Abstract

Perkembangan arsitektur komputer modern mengalami transformasi yang signifikan seiring meningkatnya kebutuhan akan sistem komputasi yang memiliki kinerja tinggi, efisiensi energi, skalabilitas, dan kemampuan memproses data dalam jumlah besar. Penelitian ini bertujuan mengkaji perkembangan arsitektur komputer modern menggunakan pendekatan Narrative Literature Review (NLR) dengan fokus pada evolusi arsitektur komputasi, komputasi paralel, High-Performance Computing (HPC), sistem komputasi heterogen, dan integrasi kecerdasan buatan. Kajian dilakukan melalui analisis berbagai publikasi ilmiah nasional dan internasional untuk mengidentifikasi tren teknologi, inovasi arsitektur, tantangan, dan arah pengembangan di masa depan. Hasil kajian menunjukkan bahwa evolusi arsitektur komputer ditandai oleh transisi dari prosesor single-core menuju multi-core, many-core, Graphics Processing Unit (GPU), Field Programmable Gate Array (FPGA), serta arsitektur komputasi heterogen yang meningkatkan performa melalui komputasi paralel. Integrasi kecerdasan buatan juga berperan penting dalam mengoptimalkan desain arsitektur, manajemen memori, alokasi sumber daya, dan efisiensi energi melalui pendekatan hardware-software co-design. Meskipun demikian, tantangan terkait konsumsi daya, kompleksitas desain, keamanan, skalabilitas, dan interoperabilitas sistem masih menjadi perhatian. Kajian ini diharapkan menjadi referensi bagi pengembangan arsitektur komputer dan teknologi komputasi generasi berikutnya.
IMPLEMENTASI K-MEANS DAN DAVIES BOULDIN INDEX UNTUK PENGELOMPOKAN DAERAH DI SULAWESI TENGGARA BERDASARKAN INDIKATOR PENDIDIKAN DENGAN VISUALISASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Sahrul; Natalis Ransi; Muhammad Arfan
AnoaTIK: Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 4 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Ilmu Komputer FMIPA-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/anoatik.v4i1.133

Abstract

Penelitian ini menerapkan algoritma K-Means yang diintegrasikan dengan Davies-Bouldin Index (DBI) untuk mengelompokkan wilayah berdasarkan indikator pendidikan. Metode DBI berfungsi menentukan jumlah klaster optimal secara objektif sebelum proses klasterisasi dengan K-Means dilakukan. Hasil penelitian memperoleh jumlah klaster terbaik k=2 (nilai DBI 0,6035) yang mengelompokkan 17 wilayah menjadi dua klaster yang kohesif. Hasil klastering divalidasi secara visual menggunakan Principal Component Analysis (PCA) dan berhasil divisualisasikan dalam peta tematik berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui sistem web yang dibangun dengan framework Streamlit. Simpulan penelitian ini adalah kombinasi K-Means dan DBI menghasilkan klasterisasi wilayah yang objektif dan terukur, serta sistem web memudahkan visualisasi hasilnya secara interaktif
Bimbingan Konseling Berbasis Teknologi Biometrik untuk Pemetaan Potensi dan Minat Bakat di MI Al Mahabbah Andi Tenriawaru; La Ode Saidi; Ferdinand Murni Hamundu; Muhammad Riansyah Tohamba; Budi Wijaya Rauf; Muhammad Arfan; Arga Wiradarma; Rifa’atus Shalihah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.13496

Abstract

Kegiatan ini bertujuan mengimplementasikan pemanfaatan teknologi digital dalam pemetaan potensi dan minat bakat peserta didik sebagai upaya mendukung layanan pendidikan berbasis data di MI Al Mahabbah Kendari. Kegiatan melibatkan siswa kelas I dan II, guru, serta pihak madrasah. Metode pelaksanaan meliputi asesmen berbasis teknologi biometrik, penyampaian materi melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab, serta evaluasi menggunakan kuesioner. Tahapan kegiatan diawali dengan pelaksanaan asesmen untuk memperoleh informasi mengenai karakteristik peserta didik, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan bagi guru mengenai interpretasi hasil asesmen dan pemanfaatannya dalam penyusunan strategi pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setiap peserta didik memperoleh laporan profil yang memuat informasi mengenai kecenderungan gaya belajar, minat, bakat, karakteristik respons belajar, serta rekomendasi pendekatan pembelajaran yang sesuai. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dalam proses asesmen mampu mendukung pengambilan keputusan pembelajaran yang lebih objektif, adaptif, dan berpusat pada karakteristik individu peserta didik.