Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pelatihan Keterampilan Menjual (Selling Skill) Untuk Pelaku Usaha Mikro-Kecil di Kelurahan Meteseh Kecamatan Tembalang Kota Semarang Nunik Kusnilawati; Anandha Anandha; Nining Hidayah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5926

Abstract

Setelah mulai  berwirausaha, diperlukan soft skill untuk mulai mempertahankan dan mengembangkan usaha. Soft skill yang sangat strategis bagi wirausahawan adalah selling skill, yang diperlukan untuk keberhasilan menjual produk kepada konsumen sehingga perputaran modal usaha dapat terjaga seperti yang diharapkan. Pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan selling skill ini diselenggarakan di Kelurahan Meteseh Kecamatan Tembalang Kota Semarang  dengan mitra ibu-ibu Pelaku Usaha Mikro-Kecil. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan tentang teknik dan strategi menjual produk industri/jasa yang telah digeluti dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki, termasuk potensi lingkungan Kelurahan Meteseh. Disarankan agar kegiatan pengabdian dengan topik aspek-aspek yang mendukung keberhasilan wirausaha dapat dilaksanakan berkelanjutan sehingga usaha bisnis mikro-kecil yang telah mulai tumbuh dapat berkembang, sehingga dapat menambah penghasilan/pendapatan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Pengabdian kepada masyarakat  ini menghasilkan beberapa luaran yaitu artikel jurnal ilmiah, dipublikasikan pada media elektronik, terdaftar HKI, dan bahan ajar
Penguatan Intensi Berwirausaha Ibu Rumah Tangga/Kelompok PKK Di Kelurahan Tembalang Kecamatan Tembalang Kota Semarang Nunik Kusnilawati; Anandha Anandha; Nining Hidayah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7447

Abstract

Untuk mengawali berwirausaha diperlukan intensi berwirausaha agar seorang wirausaha dapat memiliki motivasi yang menunjang. Intensi berwirausaha sangat strategis bagi pelaku usaha mengingat faktor ini mempengaruhi tingkat keberhasilan usahanya. Seringkali intensi berwirausaha lebih merupakan sebuah potensi sehingga diperlukan upaya untuk merubahnya menjadi sebuah kekuatan yang dapat dimanfaatkan . Kegiatan pengabdian berupa penguatan intensi berwirausaha telah dilaksanakan di Kelurahan Tembalang Kecamatan Tembalang Kota Semarang dengan [eserta ibu rumah tangga / kelompok PKK. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan tentang kewirausahaan, peningkatan motivasi berwirausaha dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki, termasuk potensi lingkungan kelurahan Tembalang, dan teknik mengawali suatu usaha. Hasil yang terpantau melalui pre-test dan post-test adalah peserta mengalami peningkatan intensi berwirausaha setelah mengikuti kegiatan. Disarankan agar kegiatan pengabdian dengan topik pemberdayaan wirausaha dapat dilaksanakan berkelanjutan sehingga keberadaan potensi usaha dapat dimanfaatkan dalam rangka peningkatan kesejahteraan keluarga. Kata kunci : penguatan, intensi berwirausaha, kesejahteraan keluarga
Perempuan Dalam Bayang-Bayang Moralitas Kekuasaan dan Agama: Analisis Semiotika Film Tuhan, Izinkan Aku Berdosa Dini Anggraheni; Anandha; Adhiprana Yogatama; Sayoto Makarim
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2921

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi perempuan dalam film Tuhan, Izinkan Aku Berdosa (2023) melalui pendekatan semiotika Roland Barthes, dengan fokus pada bagaimana otoritas moral, kekuasaan dan agama membentuk dan mengontrol identitas perempuan. Dengan mengkaji simbol visual, struktur naratif, dan posisi karakter, ditemukan bahwa tokoh perempuan menjadi pusat ketegangan moral di mana tubuh dan perilakunya diawasi serta dihakimi oleh norma sosial dan religius. Analisis ini menunjukkan bahwa film tersebut secara kritis merepresentasikan bagaimana moralitas digunakan sebagai alat kekuasaan yang membungkam kebenaran yang ingin disampaikan seorang perempuan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada wacana film feminis dan kajian budaya dengan menyoroti bagaimana kekuasaan dan sebuah agama sangat mempengaruhi perspektif masyarakat dalam melihat fenomena yang ada sehingga mengaburkan sebuah makna kebenaran. Kata kunci: perempuan, moralitas, kekuasaan, semiotik, film
Discursive Manipulation Strategies in Tinder Swindler Documentary Movie: Socio-Semiotic Perspective Dini Anggraheni; Anandha Anandha
International Journal of Science and Applied Science: Conference Series Vol 6, No 2 (2022): International Journal of Science and Applied Science: Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijsascs.v6i2.74069

Abstract

Someone's life is significantly impacted by love. Someone searches for a romantic relationship when they are in love. Romantic love can grow even without regular or in-person interactions, such as those with a stranger from a dating app. As a new form of contactless crime, telecom and internet fraud have increased in public danger as criminals target numerous unwitting victims. This study examines the Tinder Swindler documentary's lead character from a linguistic perspective. Simon, the main character, uses persuasive techniques to convince girls to like him and follow his instructions to earn money for his opulent lifestyle.Despite con artists' scientific and technological devices, language is still the main form of communication. From Halliday’s socio-semiotic perspective, this research demonstrates how criminal suspects use discourse resources to create false information and fake identities through discursive practice, earn the trust of victims, fool, deceive, and manipulate them into providing private information and money. In this study, linked discourse materials and procedures are changed to examine the dynamic process of choosing and creating identities in the social-cultural setting. This study also provides a socio-semiotic method for avoiding dating application and internet fraud.
Penerapan Digital Marketing Pada Pelaku Umkm Kelurahan Brumbungan Kecamatan Semarang Tengah Kota Semarang Nining Hidayah; Nunik Kusnilawati; Anandha; Juhanes
Literasi Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang Jl. Rangga Sentap, Dalong Sukaharja, Ketapang 78813. Telp. (0534) 3030686 Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/aptwgf93

Abstract

The Community Service program involved education, training, and mentoring for MSMEs in Brumbungan Village, Central Semarang District, on the use of digital marketing through the Shopee and TikTok Shop marketplaces. Participants were given an understanding of the importance of digital transformation in product marketing and the various benefits of marketplaces, such as expanding market reach, increasing product visibility, simplifying transactions, and supporting business growth. In addition to the material, participants were also guided through the process of creating accounts and managing online stores. The program continued with a discussion and Q&A session to assess participants' knowledge and experience in utilizing digital technology. The community service team administered a pre-test before and a post-test after the training to gauge participants' understanding. The discussion revealed that most MSMEs still rely on conventional marketing and have not yet optimally utilized marketplaces as a marketing tool. The results of the program demonstrated an increase in participants' knowledge, skills, and motivation in using marketplaces as a digital marketing tool. Participants successfully created online stores, understood how to upload products, and began to recognize the importance of digital marketing in developing their businesses. With this training and mentoring, it is hoped that MSMEs will be able to utilize the market sustainably to expand their market share, increase their competitiveness, and encourage increased sales of their products.