Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI BEDAH UMUM DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI Nur Maimun; Debby Arini
Sistem Informasi Vol 7 No 01 (2016): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v7i01.567

Abstract

Anxiety is a subjective experience of the individual and can not be observed directly as well as an emotional state without a specific object. Surgery or surgery is an action treatment using invasive way to open or display the body part being handled. Quantitative research methods with cross sectional study design with the general population of all surgical patients who will undergo surgery in hospitals district Meranti Islands in 2015 which amounted to 607 people. The result showed that there was significant relationship between traumatic events be at the level of anxiety Pvalue = 0.013 between the emotional conflicts with the level of anxiety Pvalue = 0.000 between Impaired self-concept and anxiety level Pvalue = 0.004 between physical disorder with anxiety level Pvalue = 0.001and the threat of self-esteem with the level of anxiety Pvalue = 0.000. It is recommended that the hospital more active role in providing information as well as procedures and actions to be taken so that patients who have a history of the disorder can prepare before surgery whether physical or psychological , which can provide beneficial effects for the patient .
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA PETUGAS DALAM PENYEDIAAN BERKAS REKAM MEDIS RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT AWAL BROS PEKANBARU Nur Maimun; Hozizah .
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v5i2.160

Abstract

Standard record of documents medical outpatient service is 10 minutes. Based on the study introduction using samples from 230 file medical record outpatient, shows that in providing file medical record outpatient average 20 minutes. The purpose of this research is to know the factors that deals with officer performance in the provision of a beam medical record outpatient. Using analysis cross bivariat table ( contingency )  between variables using analysis by using chi square test.  The results of research  Be seen that than 57 respondents factors knowledge relating to officer performance shows that value = 0,008 ( POR = 5,800 ,  the communication deals with the performance value = 0,011 ( POR = 5,111 ). The Conclusion this research factors exist relations knowledge and communication with officer performance in the delivery of file medical record outpatient
Upaya Meminimalisir Terjadinya Konflik Antara Pasien Dan Petugas Pendaftaran Di UPT Puskesmas Enok Kab. Indragiri Hilir Tahun 2020 Tasya Devina; Nur Maimun
Jurnal Rekam Medis (Medical Record Journal) Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Rekam Medis (Medical Record Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.736 KB) | DOI: 10.25311/jrm.Vol1.Iss2.379

Abstract

            Konflik adalah proses pertentangan yang diekspresikan diantara dua pihak atau lebih yang saling tergantung mengenai objek konflik. Konflik interpersonal atau konflik antara dua atau lebih individu diakibatkan oleh banyak faktor, yang sering terjadi adalah karena adanya perbedaan kepribadian. Konflik juga dapat disebabkan oleh adanya salah pengertian atau salah paham karena kegagalan komunikasi, perbedaan pendapat, salah satu atau kedua pihak merasa dirugikan, dan perasaan yang terlalu sensitive. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya meminimalisir terjadinya konflik antara pasien dan petugas pendaftaran di UPT Puskesmas Enok Kab.Indragiri tahun 2020.             Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan tujuan untuk membuat deskripsi tentang keadaan secara objektif. Informan/subjek dalam penelitian ini adalah 5 orang petugas pendaftaran dan 1 orang kepala rekam medis dan objek penelitian ini adalah upaya meminimalisir terjadinya konflik anatara pasien dan petugas pengolahan data pada penelitin ini menggunakan teknik triangulasi dan menggunakan analisa deskriftif kualitatif berdasarkan wawancara.             Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang peneliti lakukan cara menyikapi pasien dengan memberikan penjelasan secara baik-baik apa yang menjadi kendala atau permasalahan yang terjadi, pembicaraan kedua belah pihak agar mendapatkan sebuah kesepakatan dan  evaluasi yang dilakukan dengan adanya rapat interen(lokmin) setiap sebulan sekali.             Kesimpulan dalam upaya meminimalisir terjadinnya konflik adalah Menyikapi nya dengan memberikan penjelasan dengan baik dan mengkomunikasikan permasalahan dengan kata-kata yang baik agar pasien dapat memahami permasalahan yang terjadi.Pembicaraan apa yang menjadi permasalahan kepada pasien agar mendapatkan kesepakatan yang disepakati kedua belah pihak dan adanya evaluasi dalam rapat interen (lokmin) bulanan yang dilakukan maka konflik pasien dan petugas dapat dikurangi.
Analisis Penggunaan Sistem Informasi Nomor Antrian Rekam Medis Di Rumah Sakit Umum Daerah Petala Bumi Provinsi Riau Tahun 2020 Twenty Gustia; Nur Maimun; Mardeni Mardeni
Jurnal Rekam Medis (Medical Record Journal) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Rekam Medis (Medical Record Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jrm.Vol2.Iss1.368

Abstract

Berdasarkan hasil wawancara dengan petugas pendaftaran dan petugas EDP (Elektronik Data Proses) bahwa sistem informasi manajemen rumah sakit yang digunakan adalah aplikasi yang diberi nama SINORIREMED (Sistem Informasi Nomor Antrian Rekam Medis). Sistem informasi manajemen rumah sakit di Rumah Sakit Umum Daerah Petala Bumi Provinsi Riau sudah berjalan tetapi di bagian pendaftaran terkadang terjadi nomor antrian yang double, terkadang juga data pasien sudah di input tetapi output yang dihasilkan sistem di poli tidak muncul, sehingga menyebabkan data yang tersimpan dan informasi yang dihasilkan oleh sistem tidak akurat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaan sistem informasi nomor antrian rekam medis (SINORIREMED) pada bagian pendaftaran di Rumah Sakit Umum Daerah Petala Bumi Provinsi Riau Tahun 2020. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif kulitatif yaitu memproleh gambaran secara fakta tentang sistem informasi nomor antrian rekam medis di Rumah Sakit Umum Daerah Petala Bumi Provinsi Riau Tahun 2020. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa alur penggunaan SINORIREMED sudah ada dan pasien juga bisa melihat alur pendaftaran didepan pintu masuk Rumah Sakit. Sumber Daya Manusia yang menggunakan SINORIREMED terdiri dari 6 orang yang mana 4 orang tamatan D III Rekam Medis, 1 orang tamatan S1 Komunikasi, 1 orang tamatan D III Kebidanan. Standar Prosedur Operasional SINORIREMED belum ada sehingga petugas tidak mempunyai acuan untuk menjalankan SINORIREMED secara baik karena Standar Operasional Prosedur itu sangat penting sebagai acuan dalam melaksanakan kegiatan. Prasarana yang ada di Rumah Sakit untuk menjalankan SINORIREMED sudah ada dan bisa digunakan. Kesimpulan diharapkan untuk pihak rumah sakit untuk mesosialisasikan terkait SOP tentang SINORIREMED agar petugas memiliki acuan untuk menjalankan SINORIREMED secara benar sesuai aturan yang berlaku dan dapat mengadakan perbaikan secara berkala.
ANALISIS KEAKURATAN KODEFIKASI DIAGNOSIS FRAKTURE PADA BERKAS REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT “X” PEKANBARU Nur Maimun; Tona Doli Silitonga
Ensiklopedia of Journal Vol 3, No 2 (2021): Vol 3 No 2 Edisi 2 Januari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.874 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v3i2.572

Abstract

Coding mempunyai peran yang sangat penting dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Salah satu kode yang perlu diperhatikan adalah kode diagnosis kasus fraktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengolahan kodefikasi diagnosis penyakit Fraktur pada berkas Rekam Medis di Rumah Sakit “X” Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Pengambilan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumen rekam medis pasien. Hasil penelitian menunjukkan persentase keakuratan berkas rekam medis 81,63% untuk kode diagnosis yang akurat dan 18,37% kode diagnosis yang tidak akurat. SPO sudah ada dan sudah disosialisasikan, kurangnya pelatihan, ketelitian, sarana dan prasarana berpengaruh terhadap keakuratan dalam kodefikasi. Kata kunci: Keakuratan Kodefikasi Diagnosis Fraktur
ANALISIS MANAJEMEN PENGELOLAAN SISTEM REKAM MEDIS DI PUSKESMAS RUMBAI PEKANBARU Nur Maimun; Desri Novita Yanti; Finkha Fahira; Putri Yahya; Trisna Amalia
Ensiklopedia of Journal Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 No. 3 Edisi 1 April 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.311 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v5i3.1626

Abstract

Rekam medis yang baik menggambarkan suatu pelayanan yang baik, sedangkan rekam medis yang kurang baik menggambarkan tingkat pelayanan medis yang kurang baik, Pengelolaan rekam medis pada tingkat puskesmas pada dasarnya sama dengan  pengelolaan rekam medis rumah sakit. Tanpa didukung suatu sistem pengelolaan rekam medis yang baik dan benar, tertib administrasi tempat pelayanan kesehatan tidak akan berhasil sebagaimana yang diharapkan, sedangkan tertib administrasi merupakan salah satu faktor yang menentukan dalam upaya pelayanan kesehatan yang bermutu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pengelolaan sistem rekam medis di puskesmas rumbai pekanbaru. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan rancangan pendekatan studi kasus (case study), dimana di dalamnya peneliti menyelidiki secara cermat suatu peristiwa, aktivitas, proses, atau sekelompok individu. Informan dalam penelitian ini berjumlah 4 (Empat) orang yaitu kepala Puskesmas, Kepala Rekam Medis dan Petugas Rekam Medis. jenis dan teknik pengumpulan data (data primer dan sekunder). Pengolahan data dangan teknik observasi, wawancara dan untuk menjaga keabsahan data yang dikumpulkan, dilakukan triangulasi. Teknik analisis data dengan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber daya manusia dalam pengelolaan sistem rekam medis di puskesmas rumbai pekanbaru berjumlah petugas 3 orang, pengelolaan rekam medis terkait  fungsi dan manfaat rekam medis setelah dilakukan pemusnahan sudah jauh lebih baik dari sebelumnya, perubahan penomoran dalam pengelolaan rekam medis dari family folder ke personal. Pengelolaan Sistem Rekam Medis sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang digunakan dan sesuai akreditasi. Alur sudah ada, ketersediaan sarana dan prasarana dalam pengelolaan rekam medis dengan pengadaan dari puskesmas sendiri, anggaran dari kapitasi sebesar 40% untuk operasional. ada kerjasama antara rekam medis dengan unit pelayanan/poli lain, ada penanggung jawab masing-masing Tim UKP dan pencatatan data klinis ada keterkaitan antara petugas menggunakan SOAP. Disarankan menambah jumlah petugas rekam medis dengan latar belakang pendidikan sesuai standar yang telah ditentukan, memberikan pelatihan dan pendidikan yang dibutuhkanan mengenai rekam medis kepada petugas yang ada, menambah sarana dan prasarana penunjang rekam medis yang dibutuhkan sesuai standar yang telah ditentukanKata kunci: Manajemen Pengelolaan, Sistem Rekam Medis, Puskesmas.
TINJAUAN PENGISIAN FORMULIR PERSETUJUAN PEMASANGAN ALAT KONTRASEPSI PADA PASANGAN USIA SUBUR DI BKKBN PROVINSI RIAU TAHUN 2023 Karnila Ardiyanti; Nur Maimun; Ulil Kholili; Henny Maria; Doni Jepisah
MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2023): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2023
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v1i2.52

Abstract

Menurut Kepmenkes 129, 2008 standar pelayanan minimal rumah sakit ialah kelengkapan pengisian informed consent 100%. Pengisian formulir persetujuan pemasangan alat kontrasepsi di BKKBN belum lengkap. Tujuan penelitian mengetahui pengisian formulir persetujuan pemasangan alat kontrasepsi pasangan usia subur di BKKBN. Jenis penelitian kuantitatif, desain deskriptif, cara pengumpulan data observasi dokumentasi, lokasi BKKBN Provinsi Riau bulan Mei-Juni 2023, populasi 11.088 aseptor, sampel 99. Teknik sampling sistematis kelipatan 9, jenis data primer dan sekunder, pengolahan data collecting, editing, coding, penyajian data, analisis univariat. Hasil penelitian persentase kelengkapan pengisian formulir pemasangan alat kontrasepsi tabel identitas tempat pelayanan tertinggi nama faskes KB/RS 93 (93%), kelengkapan terendah nomor klien 2 (2%). Tabel persetujuan klien lengkap 99 (100%), kecuali jenis KB ketidaklengkapan 4 (4%). Persetujuan suami/isteri kelengkapan tertinggi tanggal persetujuan, tanda tangan perawat/bidan 99 (100%), kelengkapan terendah umur suami/isteri 30 (30%). Usia PUS 15-49 tahun, jenis KB IUD 55, implant 39. Kesimpulan penelitian persentase kelengkapan tertinggi 99 (100%) tabel persetujuan klien (nama,umur, alamat, jenis kelamin), tabel persetujuan klien (tanggal persetujuan dan tanda tangan bidan/perawat), kelengkapan terendah tabel identitas tempat pelayanan (nomor klien) 2 (2%). Usia PUS berkisar 15-49 tahun, jenis KB IUD banyak digunakan. Disarankan kepada BKKBN memperhatikan pengisian yang dilakukan oleh petugas pelayanan dan sering melakukan penyuluhan kepada masyarakat.