Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan dan Participatory Action Research (PAR): Konteks Sistem Informasi Manajemen (SIM), Harga Pangan dan Kepercayaan Publik Saida Zainurossalamia ZA; Irwansyah Irwansyah; Rahmawati Rahmawati; Dedy Darmawan; Dio Caisar Darma; Arkanudin Rizki Permono; Chandika Mahendra Widaryo; Febriana Khoirun Nisa
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 5 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i5.1261

Abstract

Satu diantara keberhasilan pembangunan dapat dilihat dari kestabilan harga pangan. Untuk mendorong hal tersebut, dibutuhkan akses informasi yang akurat, sehingga berbagai kalangan dapat mengakses lebih mudah. Dengan kata lain, melalui penyediaan Sistem Informasi Manajemen (SIM), pemerintah dapat memperoleh kepercayaan publik dengan pengaturan harga komoditas pangan secara terukur. Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan wawasan seputar urgensi dari SIM dalam harga pangan dan meningkatkan kepercayaan publik di Kota Samarinda. Pendekatan pendampingan dan Participatory Action Research (PAR) diterapkan dalam PKM. Pertama, proses pendampingan dilakukan melalui sosialisasi dan diskusi terbuka. Kedua, PAR difokuskan untuk mengevaluasi luaran PKM. PAR juga menilai kinerja layanan pemerintah dalam penyediaan akses informasi seperti harga pangan yang dapat memengaruhi kepercayaan publik. Secara khusus, PAR didesain menggunakan regresi moderasi untuk mengolah data yang telah terkumpul berdasarkan wawancara. Untuk menyelidiki kebermanfaat SIM yang dikembangkan, para pelaksana mengajukan beberapa pertanyaan dalam kuesioner dan disebarkan kepada 250 responden mencakup: (1) masyarakat, (2) pedagang pasar, dan (3) praktisi. PKM diselenggarakan pada Juni sampai dengan Agustus 2025. Hasil PKM menyiratkan adanya dukungan positif dari stakeholders dalam memahami SIM sehubungan dengan berbagai harga pangan pokok dan perananya sangat berguna sebagai jembatan informasi yang terpercaya. Merujuk pada teknik PAR, SIM berdampak signifikan terhadap harga pangan dan kepercayaan publik. Harga pangan juga berpengaruh signifikan bagi kepercayaan publik. Lebih lanjut, SIM yang dimediasi oleh harga pangan berhubungan signifikan terhadap kepercayaan publik. Implikasi saat ini menggambarkan bahwa harga pangan yang ditentukan oleh SIM memaikan kunci vital yang krusial untuk menjaga kepercayaan publik.
Discovering Poverty and Its Influencing Factors in the Capital City of Nusantara (IKN) Dio Caisar Darma; Priyagus Priyagus; Rosyadi Rosyadi; Arfiah Busari; Angga Yogaswara
Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 15 No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jep.v15i1.4661

Abstract

This paper explores the causality between per capita expenditure (PCE), unemployment (Umt), and labour supply (LS) on poverty (Pvt) through health quality (HQ) in the IKN region during 2016–2024. The rationale for this research is that the IKN project has the potential to rapidly transform the labour market and economic structure, meaning that the impact of economic growth on poverty is influenced not only by the scale of economic activity itself but also by the population’s health capacity to respond to economic pressures and opportunities. Furthermore, health quality plays a crucial role in enhancing or diminishing the effectiveness of expenditure and employment opportunities in reducing poverty; therefore, neglecting this element risks producing IKN development policies that are neither inclusive nor sustainable. The Ordinary Least Squares (OLS) method was employed to analyse secondary panel data, which was adapted into a multiple regression and moderation model, yielding three key findings. First, PCE and Umt have a significant effect on HQ. Second, Umt, LS, and HQ significantly influence Pvt. Third, PCE and Umt, moderated by HQ, are shown to have a significant effect on Pvt. Among the variables examined, only Umt consistently plays a significant role in extending HQ or reducing Pvt.