Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Usahatani Tanaman stevia Pada Kelompok Tani Sumber Agung Sejahtera yang Menjalankan Kemitraan dengan PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Rivandie, Aldino; Prabowo, Rossi; Ni’mah, Lu’lu’a Ulyn; Fachriyan, Hilmi Arija
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis Vol. 5 No. 3 (2025): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmh.v5i3.1660

Abstract

This study analyzes the farming system of stevia (Stevia rebaudiana) under a partnership scheme between the Subur Agung Sejahtera Farmers Group and PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. The main problem addressed is the uncertainty of market access and production costs faced by farmers in cultivating stevia as an alternative sweetener crop. The objective is to assess the cost structure, income, and economic benefits of the partnership. A descriptive analysis method with a mixed qualitative and quantitative approach was employed. Data were collected through surveys, structured interviews, and documentation, involving 10 farmers as respondents using a saturated sampling technique. The findings show that the total production cost per planting season (six months) amounted to IDR 184,786,667, consisting of fixed costs of IDR 13,696,667 and variable costs of IDR 171,090,000. The farming activities generated total revenue of IDR 375,000,000, resulting in a net income of IDR 190,213,333. These results indicate that the contractual partnership provides farmers with stable benefits, especially through guaranteed markets and fair prices. Strengthening cooperation with the company and improving production quality are recommended strategies to further increase farmers’ income.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENGGILINGAN PADI KELILING DI DESA TRIMOMUKTI KECAMATAN CANDIPURO KABUPATEN LAMPUNG SELATAN : ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENGGILINGAN PADI KELILING DI DESA TRIMOMUKTI KECAMATAN CANDIPURO KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Utomo, Andre Ilham; Lutfi Aris Sasongko; Hilmi Arija Fachriyan; Rossi Prabowo
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jice.v10i2.14249

Abstract

Penggilingan padi keliling merupakan teknologi pengolahan hasil panen padi. Penggilingan padi ini merupakan modifikasi mobil yang dilengkapi dengan mesin penggiling padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar biaya, penerimaan, pendapatan dan kelayakan pada usaha penggilingan padi keliling di Desa Trimomukti Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan. Pemilihan lokasi dan pengambilan sampel dilakukan secara sengaja (purposive). pengambilan sampel responden menggunakan metode sampling jenuh. Dalam hal ini responden merupakan pemilik usaha dan pekerja di penggilingan padi keliling di Desa Trimomukti Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian usaha penggilingan padi keliling menunjukkan total biaya  yang dikeluarkan sebesar Rp10.835.611 dengan rata-rata setiap responden sebesar Rp3.611.870. Penerimaan usaha penggilingan padi keliling sebesar Rp13,356,000 dengan rata-rata sebesar Rp4,452,000. Pendapatan usaha penggilingan padi keliling sebesar Rp2.520.389 dengan rata-rata sebesar Rp840.130. Nilai R/C usaha penggilingan padi keliling sebesar 1,23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha penggilingan padi keliling di Desa Trimomukti Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan layak diusahakan.
Analisis Pengaruh Marketing Mix 7P terhadap Keputusan Pembelian Bibit Alpukat di “Bibit Buahku” Kelurahan Patemon Kecamatan Gunungpati Mujib, M Fatkhul; Fachriyan, Hilmi Arija; Istanto, Istanto; Prabowo, Rossi
INOVASI Vol. 12 No. 2 (2025): Inovasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/Inovasi.v12i2.p394-406.53085

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian nasional sehingga memerlukan strategi pemasaran yang efektif agar mampu bersaing di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bauran pemasaran 7P (Product, Price, Place, Promotion, People, Physical Evidence, Process) terhadap keputusan pembelian bibit alpukat di UMKM “Bibit Buahku” Kota Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner berskala Likert 1-5 yang dibagikan kepada 110 responden, dipilih dengan teknik multi stage sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan uji instrumen, uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Product, Place, Promotion, dan Process berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan Price, People, dan Physical Evidence tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketujuh variabel berpengaruh signifikan dengan nilai R² sebesar 0,514, yang berarti 51,4% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh marketing mix 7P. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas produk, saluran distribusi yang mudah diakses, promosi yang efektif, serta proses pelayanan yang baik merupakan faktor dominan dalam meningkatkan keputusan pembelian pada sektor agribisnis digital.
Analisis Kelayakan Usaha Budidaya Lebah Madu: (Studi Kasus Usaha Budidaya Lebah Madu Apis mellifera “Bapak Koyo” di Desa Tambakselo Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan) Ahmad Khalim Sadzali; Endah Subekti; Dewi Hastuti; Hilmi Arija Fachriyan
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2296

Abstract

Madu merupakan salah satu hasil hutan bukan kayu yang memiliki potensi ekonomi tinggi, namun produksi madu dalam negeri masih belum mampu memenuhi kebutuhan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya produksi, penerimaan, pendapatan, dan kelayakan usaha Budidaya Lebah Madu Apis mellifera "Bapak Koyo" di Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian adalah satu usaha budidaya lebah madu Apis mellifera, dengan sampel sebanyak satu orang pemilik usaha yang ditentukan menggunakan metode total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara menggunakan kuesioner, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Analisis data meliputi analisis biaya, penerimaan, pendapatan, serta analisis kelayakan usaha menggunakan Revenue Cost Ratio (R/C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi sebesar Rp70.196.677 per tahun, total penerimaan sebesar Rp208.500.000 per tahun, dan pendapatan sebesar Rp138.303.323 per tahun. Nilai Revenue Cost Ratio (R/C) sebesar 2,97 menunjukkan bahwa usaha layak untuk dijalankan dan memberikan keuntungan secara finansial. Disimpulkan bahwa usaha Budidaya Lebah Madu Apis mellifera "Bapak Koyo" memiliki kelayakan finansial yang baik dan berpotensi untuk terus dikembangkan.
Analisis Kelayakan Usaha Ternak Domba di Peternakan Mulia Farm Desa Polaman Kecamatan Mijen Kota Semarang Ahmad Rifa Hadi Kusuma; Dewi Hastuti; Hilmi Arija Fachriyan; Endah Subekti
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis Vol. 6 No. 3 (2026): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmeb.v6i3.2246

Abstract

Agricultural livestock enterprises play an important role in supporting rural livelihoods and meeting the increasing demand for animal protein. However, rising production costs and fluctuating market conditions require farmers to evaluate the financial performance of their businesses before expanding production. This study aimed to assess the financial feasibility of sheep farming at Mulia Farm, located in Polaman Village, Mijen District, Semarang City. A descriptive quantitative approach was employed using a purposive sampling technique. Primary data were collected through direct observation and interviews with the farm owner, while secondary data were obtained from relevant literature and supporting documents. Business feasibility was evaluated through analyses of production costs, revenue, income, Break-Even Point (BEP), and Revenue-Cost (R/C) Ratio across three production cycles. The findings indicate that the enterprise generated positive income in each production cycle, with revenues consistently exceeding production costs. The calculated R/C Ratio ranged from 1.56 to 1.75, indicating that the business operated efficiently and remained financially feasible. Likewise, both the selling price and production volume exceeded their respective break-even points, demonstrating that the enterprise had achieved profitability and possessed promising prospects for future development.