Indra Rhammadhanny
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pembelajaran PAI: Peluang, Tantangan, dan Etika Pendidikan Islam Rusdiah Roitona Nasution Rusdiah; Lilis Gusliyah; Indra Rhammadhanny; Herlini Puspika Sari
GHIROH Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : MGMP PAI SMP BINTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan menyoroti peluang, tantangan, dan aspek etika penggunaannya. Permasalahan yang dikaji meliputi kesiapan guru, keterbatasan infrastruktur, potensi ketergantungan teknologi, serta isu etika seperti keamanan data dan kejujuran akademik. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan library research melalui analisis berbagai literatur relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memiliki potensi besar dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran melalui sistem adaptif, personalisasi materi, serta kemudahan akses sumber belajar. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala teknis dan pedagogis. Oleh karena itu, pemanfaatan AI dalam pembelajaran PAI perlu dilakukan secara bijak dengan tetap berlandaskan nilai-nilai pendidikan Islam agar mampu mendukung pembelajaran yang efektif, etis, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik
Model Pembelajaran PAI Berbasis Multikultural untuk Meningkatkan Sikap Toleransi siswa Muhammad Ikbal; Irhamullah; Musthafa Rahman; Indra Rhammadhanny; Resti Yulastri
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v2i1.873

Abstract

Penelitian ini membahas model pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis multikultural dalam meningkatkan sikap toleransi siswa. Keberagaman masyarakat Indonesia memerlukan pendidikan yang mampu menanamkan nilai toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan dampak pembelajaran PAI berbasis multikultural terhadap sikap toleransi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan menelaah buku, jurnal, dan penelitian terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI berbasis multikultural menekankan nilai inklusivitas, moderasi, kerja sama, dan penghormatan terhadap keberagaman melalui pembelajaran yang berpusat pada siswa. Model ini membantu siswa mengembangkan empati, kesadaran sosial, dan hubungan yang harmonis di lingkungan sekolah. Guru juga berperan penting dalam menanamkan sikap toleransi melalui pembelajaran kontekstual dan budaya sekolah yang inklusif. Kesimpulannya, pembelajaran PAI berbasis multikultural berkontribusi dalam membentuk siswa yang toleran dan moderat di masyarakat multikultural.
TRANSFORMASI KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KONTEMPORER Sri Wahyuni; Dwi Herliani; Irhamullah; Indra Rhammadhanny; Ahmad Julizar; Musthafa Rahman
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2026): Mei-Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v6i1.935

Abstract

Transformasi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi isu penting di tengah tantangan globalisasi, digitalisasi, dan perubahan sosial yang menuntut sistem pendidikan lebih adaptif terhadap kebutuhan peserta didik abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk transformasi kurikulum PAI dalam perspektif Islam kontemporer serta mengidentifikasi kontribusinya dalam pengembangan pendidikan Islam yang relevan dengan dinamika zaman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research). Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dari berbagai buku, jurnal ilmiah, dan literatur yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi kurikulum PAI ditandai oleh pergeseran dari pendekatan normatif-tekstual menuju pendekatan kontekstual, integratif, dan berbasis kompetensi yang mengakomodasi nilai-nilai Islam serta keterampilan abad ke-21. Kurikulum PAI juga mengintegrasikan teknologi digital, pendekatan multidisipliner, penguatan karakter, serta moderasi beragama sebagai respons terhadap perkembangan masyarakat modern. Kebaruan penelitian ini terletak pada formulasi model konseptual transformasi kurikulum PAI yang mengintegrasikan dimensi religius, digital, dan sosial secara simultan. Model ini menempatkan kurikulum PAI tidak hanya sebagai sarana transmisi pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam membentuk generasi Muslim yang religius, kritis, adaptif, dan mampu berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan global tanpa kehilangan identitas keislamannya.