Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

An AI-driven framework for learning analytics and operational optimization in technology and vocational education: Bridging industrial engineering and informatics Heri Nurdiyanto; Leonel Hernandes; Jehad A.H Hammad; Aktansi Kindiasari
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 15 No. 3 (2025)
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpv.v15i3.95617

Abstract

This study aims to present an artificial intelligence-based framework that combines learning analytics with operational optimization, which can address the ever-present problems concerning technology and vocational education. In the case of vocational institutions, it has been noticed that while learning environments are increasingly embracing the incorporation of digital technologies, the connection between the use of data for educational outcomes and operational decision-making remains disconnected. In many instances, learning-related data is analyzed separately from production-oriented activities, which include scheduling, resource allocation, and process efficiency, despite the fact that these activities are part of the learning process in the factory and learning environments. This study aims to address the disconnect between the use of learning-related data and production-oriented activities through the incorporation of perspectives from industrial engineering and informatics, which are integrated into a single framework that is oriented towards artificial intelligence. Machine learning is utilized for the representation of learning processes, while optimization techniques are used for decision-making regarding task allocation, scheduling, and resource allocation. Instead of being restricted to a particular application domain, the framework is developed with the idea of adaptability so that it can be used across different contexts of vocational education. An empirical study was conducted within a particular context of a technology-oriented vocational education domain to assess the viability of the proposed framework. It was found that the integration of learning analytics with operational optimization provides a more consistent outcome compared to the individual analysis of these factors. It was also found that the proposed AI-based framework provides a better outcome for the assessment of competency as well as the prediction of performance, which leads to the efficiency of managing a production-oriented learning process. Such findings indicate the ability of the application of AI to support the field of vocational education more comprehensively. This study contributes to the field of research by proposing an interdisciplinary framework that goes beyond the idea of individual technological tools to offer a more comprehensive perspective on the adoption of AI within the context of vocational education.
Prototype of IoT-Enabled RFID Door Lock System Using n8n Workflow Integration Ilmawan Mustaqim; Dzul Fadli Rahman; Heri Nurdiyanto; Abdul Khaliq Pangestu; Fauzi Wijaya
International Journal of Artificial Intelligence Research Vol 10, No 1 (2026): June
Publisher : Universitas Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29099/ijair.v10i1.1733

Abstract

This study aims to develop a Radio Frequency Identification (RFID)-based door lock system integrated with the n8n automation platform as an innovative solution to enhance access security within an academic envi-ronment. The research employs a Research and Development (R&D) method with a Waterfall Model approach, consisting of requirement analysis, system design, hardware and software implementation, and prototype test-ing stages. The system utilizes an RFID RC522 module, an ESP8266 microcontroller, an I2C LCD, and a 12V Li-Ion battery, integrated through an n8n workflow to automatically record access data into an Excel data-base. The test results show that the system can perform user authentication and real-time access logging with 100% accuracy and an average response time of five seconds. The casing, printed using a 3D printer with PLA filament, provides a lightweight, durable, and easily assembled design. Overall, the developed system functions effectively as both a control and monitoring tool, demonstrating potential as a model for smart security system development in higher education institutions
Inovasi Galeri Virtual Seni Budaya Nusantara sebagai Media Edukasi dan Pelestarian Budaya di Era Digital Angga Sukma Permana; Nova Suparmanto; Heri Nurdiyanto; Bambang Sulistyo
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/b7v84883

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuka peluang baru dalam upaya pelestarian dan penyebarluasan seni budaya Nusantara. Namun, di sisi lain, minat generasi muda terhadap warisan budaya lokal cenderung menurun karena terbatasnya akses terhadap informasi dan media pembelajaran yang menarik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menghadirkan sebuah inovasi berupa Galeri Virtual Seni Budaya Nusantara yang dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi sekaligus sarana pelestarian budaya di era digital. Program ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, mulai dari identifikasi kebutuhan masyarakat, perancangan konsep galeri virtual, pengembangan platform berbasis web, hingga pelatihan pemanfaatan galeri kepada masyarakat dan komunitas seni. Galeri virtual yang dikembangkan menampilkan berbagai koleksi seni budaya Nusantara seperti karya seni rupa, artefak budaya, serta dokumentasi pertunjukan tradisional dalam format digital yang mudah diakses. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keberadaan galeri virtual mampu meningkatkan pemahaman dan ketertarikan masyarakat terhadap kekayaan budaya Indonesia. Selain itu, platform ini juga memberikan ruang baru bagi pelaku seni dan komunitas budaya untuk mempromosikan karya mereka kepada publik yang lebih luas. Dengan demikian, inovasi galeri virtual ini tidak hanya berfungsi sebagai media edukasi, tetapi juga menjadi salah satu strategi adaptif dalam menjaga keberlanjutan seni budaya Nusantara di tengah perkembangan teknologi digital.
Pemberdayaan SDM DIU untuk Peningkatan Kinerja Bisnis melalui Capacity Building Heri Nurdiyanto; Ahmad Nasrulloh; Yudan Hermawan; Riko Septiantoko; Agus Riyanto; Istiyani Nuryati; Deni Satriya Hidayat; Wahyu Kharina Praptiwi; Ida Kurniyati
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/yzspmh94

Abstract

Program Pemberdayaan SDM DIU untuk Peningkatan Kinerja Bisnis melalui Capacity Building merupakan salah satu upaya untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam mengelola dan mengembangkan usaha di lingkungan Direktorat Inovasi dan Usaha Universitas Negeri Yogyakarta. Dalam beberapa tahun terakhir, pengembangan unit usaha berbasis inovasi di lingkungan perguruan tinggi menunjukkan potensi yang cukup besar, namun sering kali masih dihadapkan pada keterbatasan kemampuan manajerial dan strategi bisnis yang terstruktur. Oleh karena itu, program ini dirancang untuk memberikan ruang pembelajaran sekaligus pendampingan bagi para pengelola usaha agar mampu mengembangkan bisnis secara lebih profesional dan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan capacity building yang mencakup pelatihan manajemen bisnis, workshop pengembangan strategi usaha, serta pendampingan implementasi model bisnis pada unit usaha yang terlibat dalam program. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep pengelolaan usaha, perencanaan strategi bisnis, serta pentingnya inovasi dalam pengembangan produk dan layanan. Selain itu, peserta juga mulai menyusun rencana pengembangan usaha yang lebih terarah sesuai dengan kondisi dan potensi yang dimiliki. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia serta mendukung peningkatan kinerja bisnis unit usaha di lingkungan DIU secara lebih terstruktur dan berkelanjutan
Analisis Implementasi Problem-Based Learning pada Kompetensi Keahlian Teknik Informatika di SMK Liquiçá, Timor-Leste Julio Alves dos Santos; Heri Nurdiyanto; Abi Amar Zubair; Domingos da Silva Correia
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 8, No 1 (2026): April
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v8i1.280

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran berbasis masalah (PBL) pada kompetensi Teknologi Informasi di SMK Liquiçá, Timor-Leste. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi kelas, wawancara semi-terstruktur dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen. Temuan penelitian mengungkapkan tiga kesimpulan utama. Pertama, implementasi PBL masih parsial, ditandai dengan dominasi presentasi masalah oleh guru (35% dari waktu) dibandingkan dengan investigasi independen oleh siswa (25% dari waktu). Guru lebih berperan sebagai teknisi (65% dari waktu) yang menangani masalah teknis daripada sebagai fasilitator pembelajaran (15% dari waktu), dan hanya 30% dari skenario masalah yang memenuhi kriteria keaslian dan relevansi industri. Kedua, faktor penghambat utama meliputi infrastruktur digital yang terbatas (rasio komputer 1:5), kesenjangan kompetensi teknologi-pedagogis guru (TPACK), dan ketidaksiapan siswa (70%) dalam pembelajaran mandiri. Di sisi lain, faktor pendukung yang teridentifikasi adalah motivasi intrinsik siswa, dukungan manajemen sekolah, serta dinamika kolaborasi dalam kelompok. Ketiga, meskipun menghadapi berbagai tantangan, PBL menunjukkan potensi untuk meningkatkan kompetensi praktis siswa, dengan peningkatan signifikan pada keterampilan pemecahan masalah teknis (45%), kemahiran pemrograman perangkat lunak (35%), dan keterampilan debugging (40%). Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model implementasi PBL kontekstual untuk pendidikan vokasi di lingkungan dengan sumber daya yang terbatas serta memberikan rekomendasi praktis untuk pengembangan kapasitas guru dan optimalisasi sumber daya yang tersedia.      Kata Kunci: Pembelajaran berbasis masalah; SMK Liquiçá; Teknik informatika; Timor-Leste; TVET