Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

HUBUNGAN KARAKTERISTIK PETANI TERHADAP KEBERHASILAN USAHATANI JAGUNG Bambang Arita; Andri Amaliel Managanta; Ita Mowidu
SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 19, No 1 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sepa.v19i1.55116

Abstract

Corn is an important food commodity after rice. Corn is used as food, animal feed, and industrial raw materials. The increase in harvested area is due to the increase in demand for corn from year to year. This study aims to determine the relationship between farmer characteristics and the success of corn farming and how much income is corn farmers in Dataran Bugi Village Tojo District Tojo Una-Una Regency. This study uses a survey method with descriptive correlational analysis. The results showed that land area and social capital are important factors in increasing the production and income of corn farmers in Dataran Bugi Village Tojo District Tojo Una-Una Regency. The average cost incurred by corn farmers is IDR 3,905,567/growing season and the average farmer income is IDR 14,912,433/growing season. Corn farming in Dataran Bugi Village is feasible with an R/C Ratio of 4.82
The Income and Factors Affecting Productivity of Durian Farmers Parniati; Andri Amaliel Managanta; Meitry Tambingsila
JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian Vol. 7 No. 5 (2022)
Publisher : Department of Agribusiness, Halu Oleo University Jointly with Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia - Indonesian Society of Agricultural Economics (PERHEPI/ISAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.619 KB) | DOI: 10.37149/jia.v7i5.66

Abstract

Durian produces high production and quality results if an area farming well and maximizes production inputs. Durian has a considerable advantage because durian fruit has a high economic value. The study was conducted to determine the income of durian farmers and the factors that influence the productivity of durian farmers in Beraban Village. This research was conducted from April to June 2020 in Beraban Village Balinggi District Parigi Moutong Regency. The population in this study were farmers in Beraban Village who carried out durian farming, as many as 37 people. Data were taken through interviews with all farmers who were respondents. Based on the results of this study, the income of durian farmers in Beraban Village is IDR 1.743.197 per month, with an R/C ratio value of 3.52 which means that durian farming is feasible to cultivate. The factors that influence the productivity of durian farmers, namely age, formal education, and the use of appropriate phonska fertilizers, can increase the productivity of durian farmers in Beraban Village.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Alih Fungsi Lahan dari Kakao menjadi Padi Sawah Sunarmin Sunarmin; Andri Amaliel Managanta; Dolfie DD Tinggogoy
Agropet Vol 17, No 1 (2020): Volume 17 No 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kakao salah satu komoditas unggulan yang memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Tahun 2017 – 2018 lahan kakao di Kabupaten Poso mengalami penurunan luas areal salah satu penyebabnya alih fungsi lahan, contohnya yaitu dilakukan alih fungsi lahan di Desa Masamba dari lahan kakao menjadi padi sawah. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui faktor–faktor yang memengaruhi alih fungsi lahan dan menganalisis perbedaan pendapatan kakao dan padi sawah. Sampel diperoleh dengan menggunakan metode sensus dengan responden 24 petani padi sawah dan 20 petani kakao kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif, analisis pendapatan, analisis R/C ratio, analisis uji beda nyata, dan analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan usahatani padi sawah lebih besar selama 1 tahun yaitu sebesar Rp 22.486.559 dan pada kakao sebesar Rp –9.155.064 selain itu variabel luas lahan dan produksi berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan petani melakukan alih fungsi lahan
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Minat Pemuda Pedesaan dalam Melakukan Usahatani Padi Sawah Wahyuni Wahyuni; Andri Amaliel Managanta; Ridwan Ridwan
Agropet Vol 16, No 2 (2019): Volume 16 No 2 Tahun 2019
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemuda pedesaan merupakan sumber daya manusia terbaik dalam pembangunan sektor pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik pemuda pedesaan, usahatani padi sawah, pemenuhan kebutuhan informasi, minat dan Mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi minat pemuda pedesaan dalam melakukan usahatani padi sawah. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini Minat pemuda di Desa Buyumpondoli untuk melakukan usahatani padi sawah berada dalam kategori sedang. Hal ini dikarenakan pemuda pedesaan lebih memilih bekerja di luar usahatani padi sawah. Tingkat kekosmopolitan yang tinggi cenderung mendorong pemuda untuk beralih dari bekerja di sektor pertanian ke sektor usaha lain yang lebih menguntungkan.
Pengaruh Badan Usaha Milik Desa Sumber Sejahtera terhadap Pendapatan Petani Padi Sawah Indah Kurnia; Andri Amaliel Managanta; Yulinda Tanari
Agropet Vol 17, No 1 (2020): Volume 17 No 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pertanian dapat memiliki kemampuan menghasilkan peningkatan pendapatan bagi petani. Saat pasca panen kapasitas penggilingan padi belum bisa menampung hasil panen petani yang berdampak pada bertumpuknya gabah.Sehingga Pemerintah Desa Masamba mendirikan usaha BUMDes pengilingan padi Sumber Sejahtera.Penelitian dilakukan untuk mengetahui tingkat pendapatan petani di Desa Masamba dan mengetahui pengaruh usaha pengilingan padi Sumber Sejahtera Terhadap Pendapatan Petani.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai bulan Juni 2019 di Desa Masamba kecamatan Poso Pesisir Kabupaten Poso. Penelitian ini menggunakan populasi yaitu seluruh petani yang tergabung dalam anggota penggilingan padi Sumber Sejahtera berjumlah 41 orang. Berdasarkan hasil penelitian ini, diperoleh pendapatan petani yang tergabung dalam anggota penggilingan Sumber Sejahtera sebesar Rp. 2.418.409 per bulan, dengan nilai R/C - ratio yaitu 1,84> 1 berarti petani yang tergabung dalam usaha BUMDes dikatakan untung. Adapun faktor yang memengaruhi pendapatan petani yaitu penjualan produk samping, penggunaan herbisida dan penggunaan insektisida, dimana penjualan produk samping dan penggunaan herbisida secara tepat dapat meningkatkan pendapatan petani, berbeda dengan penggunaan insektisida yang meningkat mengurangi pendapatan petani.
Efektivitas Website Cyber Extension Sebagai Media Komunikasi dan Informasi Penyuluh Managanta, Andri Amaliel; Wengkau, Rinaldi; Tambingsila , Meitry
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 19 No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51852/jpp.v19i1.771

Abstract

Penyuluh berperan penting dalam pembangunan sektor pertanian di Indonesia, dan keberhasilan pertanian ditentukan pada peran penyuluh. Cyber extension hadir sebagai salah satu media untuk menyebarkan teknologi pertanian. Kementerian Pertanian telah menghadirkan cyber extension sebagai sarana bagi penyuluh di tingkat pusat maupun daerah. Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap efektivitas website cyber extension sebagai alat komunikasi dan sumber informasi bagi penyuluh di Kabupaten Poso. Penelitian dilakukan bulan Mei hingga Desember 2020, melibatkan lima Kecamatan di Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian menggunakan metode survei pada 30 penyuluh yang telah mengakses website cyber extension. Data yang dikumpulkan merupakan tanggapan responden terhadap (Y) efektivitas website cyber extension sebagai media komunikasi dan informasi, (X1) karakteristik pengunjung, dan (X2) karakteristik website cyber extension sebagai media komunikasi dan informasi. Analisi data menggunakan analisis linier berganda untuk mengetahui pengaruh karakteristek pengunjung (X1), karakteristik website cyber extension sebagai media komunikasi dan informasi(X2) terhadap efektivitas website cybereExtension sebagai media komunikasi dan informasi (Y1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas website cyber extension sebagai media komunikasi dan informasi yaitu karakteristik website cyber extension yang terdiri atas perhatian, ketertarikan, keinginan, dan tindakan mampu menarik minat penyuluh mengakses cyber extension. Dapat disimpulkan bahwa Website cyber extension merupakan media komunikasi dan sumber informasi dalam bidang pertanian yang efektif bagi penyuluh.
The Role of Agricultural Extension in Increasing Competence and Income Rice Farmers Managanta, Andri Amaliel
Indonesian Journal of Agricultural Research Vol. 3 No. 2 (2020): InJAR, Vol. 3, No. 2, July 2020
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1859.093 KB) | DOI: 10.32734/injar.v3i2.3963

Abstract

The success of agricultural development in Indonesia in developing the ability of farmers is inseparable from the role of extension services carried out professionally. This study aims to (1) Analyzing the level of farmers 'perceptions about the role of extension workers in improving the competence of rice farmers in Tayawa Village, and (2) Analyzing factors that influence the level of farmers' perceptions about the role of extension workers in increasing the competence of rice farmers in Tayawa Village. This research uses a survey method with a descriptive analysis approach and a quantitative paradigm, supplemented with qualitative data information to support and sharpen quantitative analysis. The level of competence of middle rice farmers tends to be low, due to the weak role of agricultural extension workers. The role of the instructor as a communicator, facilitator, educator, and communicator turned out to have a positive effect on increasing the competence of rice farmers. But now these factors tend to be low so that it is still lacking in efforts to increase the competence of rice farmers.
The Increasing Capacity of Rice Farmers through the Role Agricultural Extension Bakari, Nurlailah; Managanta, Andri Amaliel; Tambingsila, Meitry
Indonesian Journal of Agricultural Research Vol. 4 No. 3 (2021): InJAR, Vol. 4, No. 3, November 2021
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/injar.v4i3.6348

Abstract

Agricultural extension agents are agents of change who are directly related to farmers The purpose of the extension is to change the behavior of farmers in terms of knowledge, attitudes, and skills so that farmers have a more prosperous life. Rice farmers in West Tojo District carry out farming activities that still rely on hereditary habits, causing farmers to lack the capacity to run food crop businesses, both technically in cultivation, harvesting, and marketing. The objectives of the study are (1) to determine the level of capacity of rice farmers in Kabalo Village Tojo Una-Una District and, (2) to determine the effect of the role of extension agents on increasing the capacity of rice farmers in Kabalo Village Tojo Una-Una District. This research was conducted from March 2020 to August 2020 in Kabalo Village West Tojo District Tojo Una-Una Regency. This study used a population sample of 56 rice farmers. Based on the results of this study, the role of agricultural extension agents had an effect on the success rate of rice farmers in Kabalo Village. Through increasing the role of extension workers, both facilitators, motivators, mediators, advisors, and communicators, could increase the capacity of farmers in managing capital, utilizing technology, labor, and marketing processes that benefit farmers.
The Prevalence of Helminthiasis in Bali Cattle in Pamona Puselemba District Poso Regency Managanta, Andri Amaliel
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 9, No 3 (2022): JITRO, September
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jitro.v9i3.25423

Abstract

Worms in the digestive tract of livestock are generally asymptomatic or chronic. The disease causes economic losses due to decreased body weight and productivity of livestock, and can even cause death. The study aimed to determine the prevalence of helminthic parasitic infections in the digestive tract of Bali cattle in Pamona Puselemba District Poso Regency. This type of research is an experimental laboratory and was carried out from January to December 2021. This study used 77 samples of Bali cattle feces obtained from cattle belonging to the community in Pamona Puselemba District and maintained intensively or extensively. The inspection process used the floating test method and the sedimentation test at the Maros Veterinary Center Laboratory Maros Regency South Sulawesi Province. Based on the results of the study, the prevalence of parasitic worm infection in the digestive tract of Bali cattle in Pamona Puselemba District Poso Regency was 71.45%. The types of worms that infect the digestive tract of Bali cattle include worms Paramphistomum spp, 32.47% and followed by worms Trichostrongylus spp, 5.19%, Strongyloides, spp 2.56%, and Cooperia 2.56%. There are liver flukes or Fasciola that infect 2.56% and are infected with protozoa, namely Eimeria, spp with a prevalence of 3.89%.
Peningkatan Produksi dan Pendapatan Melalui Penyuluhan Pada Petani Kakao Managanta, Andri Amaliel; Ridwan, Ridwan
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 02 (2024): Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/darmabakti.2024.5.02.222-228

Abstract

Sulawesi Tengah menjadi sentra komiditas kakao Sulawesi Tengah menjadi sentra komoditas kakao terbesar di Indonesia dan Kabupaten Poso merupakan wilayah pengembangan komoditas kakao. Desa Tangkura sebagai salah satu areal komoditas kakao di Kabupaten Poso. Adapun tujuan kegiatan untuk, meningkatkan kualitas sumberdaya manusia melalui peningkatan kompetensi petani, dan peningkatan produksi dan pendapatan petani kakao. Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat berbasis paradigma penyuluhan yang bersifat partisipatif. Metode meliputi pendampingan, demontrasi cara, kunjungan lapangan serta pendampingan dan monitoring evaluasi. Pengabdian kepada masyarakat pada petani kakao Rukun Majulea 1 di Desa Tangkura Kecamatan Poso Pesisir Selatan terbukti mampu meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan petani. Selain itu, meningkatkan 15 kg per bulan biji kering kakao dan penerimaan sebesar Rp. 390.000 per bulannya. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat berbasis paradigma penyuluhan bersifat partisipatif dan berfokus pada pengembangan sumber daya manusia dalam hal ini petani perlu diperhatikan pemerintah, sebagai program pemberdayaan masyarakat yang memandirikan petani.