Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Development of an Adaptive Outcome-Based Education Learning Model Integrating Merdeka Belajar Kampus Merdeka in Post-Disaster Higher Education Wiwik Gusnita; Titen Darlis Santi; Ade Irferamuna
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 2 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i2.14394

Abstract

This objective of study is adaptive Outcome-Based Education (OBE) model integrated with the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) policy to address learning needs in post-disaster areas of West Sumatra. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Participants included lecturers, Culinary Education students, and MBKM partners involved in humanitarian projects. Data were collected through interviews, observations, and Course Learning Outcome (CLO) assessments. The results indicate that experts rated the model as highly feasible with a validity score of 88.67%. Adaptation is specifically achieved through a flexible hybrid curriculum and direct student involvement in community economic recovery via culinary-based humanitarian projects. Model effectiveness was confirmed by a significant increase in average CLO achievement from 71.74 to 87.72%, with a moderate N-gain of 0.56 (p< 0.05). This study concludes that the adaptive OBE-MBKM model serves as an effective instructional innovation for post-disaster higher education. It successfully aligns academic competencies with community-based disaster resilience, providing a strategic framework for culinary education to contribute directly to regional recovery and social responsiveness. This model offers a replicable approach for higher education institutions operating in disaster-prone regions to maintain academic quality while fostering social impact.
The Role Of Social Media In Supporting Self Regulated Learning In Culinary Arts Education Ade Irferamuna; Wiwik Gusnita; Nurhasanah Nurhasanah
Jurnal Pendidikan Tata Boga dan Teknologi Vol 6, No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Tata Boga dan Teknologi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jptbt.v6i2.26876

Abstract

Di era digital saat ini, media sosial tidak lagi hanya digunakan untuk berbagi aktivitas sehari-hari atau hiburan semata. Bagi mahasiswa, terutama di bidang tata boga, media sosial mulai dimanfaatkan sebagai sumber belajar yang mudah diakses, menarik, dan mendukung pembelajaran yang fleksibel. Artikel ini mengulas berbagai literatur yang meneliti bagaimana penggunaan media sosial dapat mendorong tumbuhnya kemandirian belajar mahasiswa tata boga. Melalui pendekatan literatur review terhadap artikel ilmiah dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, ditemukan bahwa media sosial—seperti YouTube, Instagram, dan TikTok—mampu menyediakan materi visual, langkah-langkah praktis, serta ruang interaksi yang memperkuat keterampilan dan motivasi belajar secara mandiri. Meskipun begitu, tantangan tetap ada, seperti risiko informasi tidak valid dan distraksi dari konten lain. Oleh karena itu, media sosial perlu dimanfaatkan secara terarah agar benar-benar menjadi pendukung pembelajaran mandiri yang efektif. 
Pelatihan Pembuatan Sandwich Sehat sebagai Alternatif Jajanan Anak PAUD di PAUD Al-Ghani pada Era Makanan Instan Ade Irferamuna; Nurhasanah Nurhasanah; Reska Mayefis; Nabila Tasrif; Yolanda Intan Sari
Jurnal Abdidas Vol. 7 No. 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v7i3.1384

Abstract

Meningkatnya popularitas makanan instan dan siap saji telah memengaruhi kebiasaan makan anak-anak sejak usia dini, sehingga semakin penting untuk memperkenalkan pilihan camilan yang lebih sehat, bergizi, dan menarik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di PAUD Al-Ghani dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis guru dan anak-anak dalam menyiapkan sandwich sehat sebagai alternatif camilan untuk anak-anak prasekolah. Program ini menggunakan Pendekatan Participatory Training (Pelatihan Partisipatif) melalui pendidikan gizi, demonstrasi, dan kegiatan pembuatan sandwich secara langsung. Anak-anak didorong untuk aktif terlibat dalam memilih bahan, menyiapkan isian, dan membuat sandwich yang menarik bagi anak-anak sekaligus memenuhi kebutuhan nutrisi dasar. Sepanjang kegiatan, peserta yakni anak dan guru di PAUD Al-Ghani menunjukkan antusiasme dan minat yang besar dalam mempelajari cara-cara sederhana untuk menyediakan camilan yang lebih sehat menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat. Selain itu, kegiatan ini menciptakan peluang untuk diskusi tentang pentingnya nutrisi seimbang dan tantangan dalam menjaga kebiasaan makan sehat di lingkungan di mana makanan instan tersedia secara luas. Pelatihan ini menunjukkan bahwa kegiatan pendidikan yang sederhana, menyenangkan, dan interaktif dapat mendukung upaya untuk mempromosikan pilihan makanan yang lebih sehat bagi anak-anak usia dini. Sandwich sehat dapat menjadi alternatif praktis dan menarik pengganti camilan olahan komersial, membantu menumbuhkan kebiasaan makan yang positif sejak usia dini.