Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Sistem Rantai Pasok Farmasi: Evaluasi Kepatuhan Prosedural Penerimaan Logistik dan Implikasinya terhadap Patient Safety di Apotek Kota Makassar Irfan Kurniawan; Asyari Al Hutama; Salwah Suardi; Yani Pratiwi
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v5i1.6735

Abstract

The reception of health logistics represents a critical initial stage that determines the quality and safety of pharmaceutical preparations, medical devices, and medical consumables prior to their use in patient care. This study aims to analyze the implementation of health logistics reception procedures at PSJ, PT, and PP Pharmacies in Makassar City based on the Pharmaceutical Service Standards outlined in Ministry of Health Regulation Number 73 of 2016. An observational design with a descriptive quantitative and evaluative approach was employed through direct observation and interviews with the Pharmacist in Charge and relevant personnel. Data were collected using a checklist comprising nine reception indicators and analyzed using percentage calculations based on the Guttman scale. The findings show that all pharmacies consistently and comprehensively executed every required procedure. Each facility achieved the maximum evaluation score of nine out of nine, reflecting a one hundred percent compliance rate categorized as very good. All stages, including physical product inspection, document verification, batch number and expiration date checking, management of discrepancies through return procedures, and administrative validation, were conducted in accordance with regulatory requirements. These results indicate that the managerial aspects of health logistics reception across the three pharmacies are well structured and accurate, ensuring the quality and safety of products prior to patient use. The study recommends regular internal audits and the development of logistics management innovations to maintain and enhance reception performance in subsequent periods.
Promosi Kesehatan Masyarakat Berdasarkan Data Epidemiologi dan Dampaknya terhadap Penurunan Kasus Tuberkulosis: Tinjauan Sistematis Rezki Ramdani; Yasinta Indah Widyaningsih; Salwah Suardi
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v5i1.6928

Abstract

Tuberculosis (TB) remains a major global public health challenge, and effective disease control relies on the ability to target interventions to high-risk populations. Community health promotion based on epidemiological data offers a strategic approach to enhance case detection and reduce TB incidence through targeted community interventions. Articles for this systematic review were retrieved from Scopus, ScienceDirect, and Google Scholar using the keywords: “community health promotion,” “TB epidemiological data,” “active case finding,” “Digital Adherence Technologies,” and “community-based interventions.” Inclusion criteria encompassed publications from 2022–2025 that addressed the implementation of epidemiology-based health promotion, evaluation of community interventions, and the use of digital technologies to support TB case reduction. The review findings indicate that utilizing local data enables the identification of hotspots and high-risk populations, making community interventions more effective, while integrating digital technologies improves treatment adherence, early case detection, and resource allocation efficiency. Combining community education, engagement of local health cadres, and digital technologies enhances patient motivation and overall program effectiveness, although challenges such as infrastructure limitations, digital literacy, and program sustainability remain. Overall, epidemiology-based community health promotion supported by digital and community interventions offers an effective strategy to reduce TB cases, with success dependent on cross-sector integration, ongoing monitoring, and long-term commitment from stakeholders.
Dampak Akreditasi Rumah Sakit terhadap Budaya Komunikasi Interprofesional dan Keselamatan pasien : Tinjauan Literatur Sistematis. Azharatul jannah; Salwah Suardi; Irfan Kurniawan; Sri Sudarmi Amir Rumae; Enne Enne
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56164

Abstract

Latar Belakang : Keselamatan pasien dan mutu pelayanan kesehatan merupakan prioritas utama rumah sakit. Dalamlingkungan klinis yang kompleks, komunikasi interprofessional yang efektif menjadi faktor kunci dalam menjamin keselamatan pasien. Kegagalan komunikasi antar tenaga kesehatan sering diidentifikasi sebagai penyebab utama terjadinya insiden keselamatan pasien. Akrditasi rumah sakit diterapkan sebagai instrument regulatif untuk menstandarkan mutu dan keselamatan pelayanan, namun dampaknya terhadap budaya komunikasi dan keselamatan pasien masih perlu dikaji secara komprehensif. Tujuan : Systematic Literature Review ini bertujuan untuk mengkaji dampak akreditasi rumah akreditasi rumah sakit terhadap budaya komunikasi interprofessional dan keselamatan pasien. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review dengan menelurusi artikel ilmiah bereputasi dari basis data internasional. Seleksi artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi serta temuan dianalisis secara tematik. Hasil : Hasil kajian menunjukkan bahwa akreditasi rumah sakit meningkatkan komunikasi interprofessional, standarisasi prosedur, pelaporan insiden, dan keterlibatan pasien sehingga memperkuat budayakeselamatan. Efektivitasnya bergantung pada penerapan praktik komunikasi terstruktur, kolaboratif, dan berkelanjutan dalam budaya organisasi.Kesimpulan :Akreditasi rumah sakit berpotensi memperkuat budaya komunikasi interprofessional dan meningkatkan keselamatan pasien apabila diimplementasikan secara konsisten dan didukung oleh komitmen organisasi sebagai strategi transformasi budaya, bukan sekedar pemenuhan administratif.
Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program PILAH Yasinta Indah Widyaningsih; Zulkifli Walangadi; Rezki Ramdani; Azharatul Jannah; Salwah Suardi
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 02 (2026): Volume 03 Nomor 02 (Mei 2026)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v3i02.512

Abstract

Waste management remains a major environmental challenge in Bonto Perak Village, Pangkajene and Islands Regency. Low community awareness and unequal collection services contribute to environmental pollution. This community engagement program aimed to enhance residents’ knowledge and skills in waste segregation and composting through the PILAH (Integrative Waste Management Guide) program. The method included problem identification, root cause analysis, goal setting, activity design, field implementation, and monitoring and evaluation. Data were collected through field observations and interviews with 262 residents for baseline identification, as well as pre-test and post-test assessments of 17 key participants to measure behavioral changes. Results showed significant improvements in the intervention group, with average scores increasing for knowledge (5.35 to 6.41), attitude (22.29 to 22.47), and action planning (10.64 to 11.17). Participants demonstrated higher motivation for composting and reducing waste burning. The PILAH program proved effective in improving sustainable waste management behaviors and has high replication potential with local adaptations.
Optimalisasi PHBS melalui Edukasi Interaktif Terintegrasi pada Siswa SD di Desa Sengka, Gowa Irfan Kurniawan; Haeril; Dian Angraeni Rachman; Salwah Suardi; Ismi
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i2.2434

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan upaya penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya pada anak usia sekolah dasar yang berada pada fase pembentukan kebiasaan. Namun, penerapan PHBS di lingkungan sekolah masih belum optimal akibat keterbatasan pemahaman dan metode edukasi yang kurang variatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan penerapan PHBS melalui pendekatan edukasi interaktif terintegrasi pada siswa sekolah dasar di Desa Sengka, Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, storytelling berbasis media elektronik, simulasi dan praktik langsung enam langkah mencuci tangan, pemasangan poster edukatif, serta evaluasi melalui tanya jawab dan permainan edukatif. Kegiatan dilaksanakan dalam satu sesi selama 60 menit dengan melibatkan 30 siswa kelas I. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menerapkan PHBS, yang ditunjukkan melalui partisipasi aktif serta kemampuan mempraktikkan cuci tangan dengan benar. Pendekatan ini juga meningkatkan motivasi dan daya ingat siswa terhadap materi yang diberikan. Dengan demikian, edukasi interaktif terintegrasi efektif dalam membentuk perilaku hidup bersih dan sehat pada siswa serta berpotensi untuk diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.