Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH LAMA PENYIMPANAN EKSTRAK KASAR MAKROALGA Ulva lactuca TERHADAP KESTABILAN PIGMEN FOTOSINTESIS Nurani Hasanela; Nelson Gaspersz; Rosita Silaban; Mario Rowan Sohilait
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 1 No 3 (2020): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak kandungan senyawa kimia bermanfaat dalam makroalga yang bernilai ekonomi tinggi tetapi belum diteliti secara luas, seperti pigmen fotosintesis. Peningkatan kebutuhan pigmen fotosintesis pada dunia industri menyebabkan pencarian sumber alternatif pigmen fotosintesis masih terus dilakukan diantaranya dari makroalga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh lama penyimpanan ekstrak kasar makroalga Ulva lactuca terhadap kestabilan pigmen fotosintesis. Tahapan penelitian meliputi, isolasi pigmen fotosintesis, pemurnian menggunakan kromatografi kolom silika, karakterisasi pigmen fotosintesis dengan KLT dan spektrofotometer UV–Vis. Hasil KLT dari ekstrak kasar Ulva lactuca menunjukkan perbedaan jumlah dan jenis pigmen fotosintesis yang mencolok antara ekstrak kasar Ulva lactuca yang lansung diekstrak dan yang dibiarkan kurang lebih 3 hari. Pada hasil kromarogram menunjukkan ada 7 fraksi pigmen fotosintesis dan memiliki warna yang sangat mencolok yang diekstrak secara langsung sedangkan ekstrak kasar yang dibiarkan kurang lebih 3 hari menunjukkan hanya 5 fraksi pigmen fotosintesis dengan warna yang pucat. Fraksinasi dengan kromatografi kolom silika gel menunjukkan adanya pigmen fotosintesis sebanyak 29 fraksi. Setelah diindentifikasi dengan spektofotometer UV–Vis ada 4 fraksi utama yaitu ß-karoten, fukoxantin, klorofil a,dan feofitin a. Lama penyimpanan terhadap ekstrak kasar Ulva lactuca mempengaruhi pigmen fotosintesis secara kualitatif dan kuantitatif.
Dispersi: Studi Pendahuluan Revitalisasi Pemanfaatan Karbon Aktif sebagai Material Elektroda. Shielda Natalia Joris; Nelson Gaspersz; Mario Rowan Sohilait
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 12 No. 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 (Maret 2023)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Activated carbon is a cheap carbon material with high specific surface area, porosity, and electrical conductivity. This fact makes the various applications of activated carbon as an adsorbent, water treatment, and energy sector. Activated carbon dispersion studies facilitate the application of activated carbon as a primary material in the design of electrodes in fuel cells and batteries. In this study, dispersion studies of activated carbon were carried out in an aqueous system using surface active agents (surfactants) Cetyl Trimethyl Ammonium Bromide (CTAB), Sodium Dodecyl Sulfate (SDS), and Polysorbate 80 (Tween 80). The ratio of activated carbon to surfactants varies from 1:0–1:5 for each surfactant. The UV-Vis spectrophotometer measurements at a wavelength of 200–500 nm showed that Tween 80 surfactant with a 0,05 g activated carbon with 3 mL Tween 80 could disperse activated carbon in water solvents better than CTAB and SDS.