Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengolahan Nata de Coco sebagai Produk Potensial Limbah air Kelapa Asal Desa Tial Kecamatan Salahutu Hasanela, Nurani; Telussa, Ivonne; Kapelle, Imanuel Berly Delvis; Sohilait, Mario Rowan; Maahury, Mirella Fonda; Rahayu, Rahayu
Innovation for Community Service Journal Vol 1 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Department of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/icsj.v1i1.8392

Abstract

Masyarakat Tial memiliki lahan perkebunan kelapa yang sangat luas. Kekayaan alam ini menjadi salah satu sumber alam yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Pemanfaatan limbah buah kelapa oleh masyarakat tial merupakan salah satu alternative peningkatan nilai ekonomis buah kelapa. Masyarakat tial memiliki prospek yang besar dalam meningkatkan perekonomian dengan pengolahan limbah air kelapa menjadi produk potensial. Untuk itu dengan program pengabdian masyarakat, Jurusan kimia FMIPA mengembangkan produk-produk berbasis pemanfaatan kelapa salah satunya yaitu produk Nata de coco. Nata de coco merupakan produk microbial secara fermentasi yang memiliki nilai gizi yang cukup tinggi. Pembuatan Nata de Coco memerlukan waktu sekitar 7 sampai 14 hari. Hasil yang didapatkan memberikan ketebalan dan warna yang sangat baik sehingga produk ini menjadi bahan yang dapat diusahakan oleh masyarakat desa Tial sebagai peluang peningkatan perekonomian mereka.
Pemanfaatan Limbah Air Kelapa Dalam Pembuatan Produk Kecap Di Desa Solea, Kecamatan Taniwel Timur Pattiasina, Priska Marisa; Malle, Dominggus; Sohilait, Mario Rowan; Gaspersz, Nalson
Innovation for Community Service Journal Vol 2 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Department of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/icsj.v2i2.15593

Abstract

Salah satu potensi sumber daya alam yang terdapat di Maluku adalah kelapa. Kelapa diolah oleh masyarakat secara turun temurun sebagai komoditi ekonomi seperti kopra dan minyak goreng. Namun, pengolahan kopra memiliki hambatan ketika musim penghujan tiba dan sangat bergantung pada harga pasar. Pengolahan kelapa menjadi minyak goreng memiliki kekurangan dalam hal ketersediaan dan penggunaan bahan bakar kayu. Alternatif pemanfaatan kelapa terutama kelapa setengah tua yakni limbah airnya yang dapat diolah menjadi kecap. Salah satu Desa yang memiliki potensi kelapa yang melimpah terdapat di Desa Solea, Kecamatan Taniwel Timur, Kabupaten Seram Bagian Barat, sehingga mejadi pilihan untuk pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat di desa tersebut. Kegiatan meliputi pengarahan singkat oleh ketua tim, penyuluhan, dan pelatihan pembuatan kecap dari limbah air kelapa bagi masyarakat Desa Solea. Masyarakat diberikan pemahaman tentang bahan dan cara pembuatan kecap. Praktek pembuatan kecap dilakukan langsung oleh masyarakat didampigi oleh tim. Masyarakat juga dilatih bagaimana mengemas kecap ke dalam botol kemasan yang diberi label. Pengemasan yang baik memungkinkan produk olahan kecap dapat dijual lebih luas dan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Tim terus melakukan pendampingan dan evaluasi pasca kegiatan PKM. Disisi lain, masyarakat berharap bantuan seperti ini dapat dilakukan secara berkesinambungan, sehingga masyarakat dapat terberdayakan dan mandiri dalam peningkatan ekonomi.
PENGARUH LAMA PENYIMPANAN EKSTRAK KASAR MAKROALGA Ulva lactuca TERHADAP KESTABILAN PIGMEN FOTOSINTESIS Nurani Hasanela; Nelson Gaspersz; Rosita Silaban; Mario Rowan Sohilait
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 1 No 3 (2020): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak kandungan senyawa kimia bermanfaat dalam makroalga yang bernilai ekonomi tinggi tetapi belum diteliti secara luas, seperti pigmen fotosintesis. Peningkatan kebutuhan pigmen fotosintesis pada dunia industri menyebabkan pencarian sumber alternatif pigmen fotosintesis masih terus dilakukan diantaranya dari makroalga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh lama penyimpanan ekstrak kasar makroalga Ulva lactuca terhadap kestabilan pigmen fotosintesis. Tahapan penelitian meliputi, isolasi pigmen fotosintesis, pemurnian menggunakan kromatografi kolom silika, karakterisasi pigmen fotosintesis dengan KLT dan spektrofotometer UV–Vis. Hasil KLT dari ekstrak kasar Ulva lactuca menunjukkan perbedaan jumlah dan jenis pigmen fotosintesis yang mencolok antara ekstrak kasar Ulva lactuca yang lansung diekstrak dan yang dibiarkan kurang lebih 3 hari. Pada hasil kromarogram menunjukkan ada 7 fraksi pigmen fotosintesis dan memiliki warna yang sangat mencolok yang diekstrak secara langsung sedangkan ekstrak kasar yang dibiarkan kurang lebih 3 hari menunjukkan hanya 5 fraksi pigmen fotosintesis dengan warna yang pucat. Fraksinasi dengan kromatografi kolom silika gel menunjukkan adanya pigmen fotosintesis sebanyak 29 fraksi. Setelah diindentifikasi dengan spektofotometer UV–Vis ada 4 fraksi utama yaitu ß-karoten, fukoxantin, klorofil a,dan feofitin a. Lama penyimpanan terhadap ekstrak kasar Ulva lactuca mempengaruhi pigmen fotosintesis secara kualitatif dan kuantitatif.