Hatsama, Abdul Rahman
Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

STUDI KORELASI GERAKAN LITERASI SEKOLAH TERHADAP MINAT BACA SISWA DI MADRASAH IBTIDAIYAH AL ISHLAH SORONG Wardoyo, Wisnu; Kasri, Muhammad Ali; Hatsama, Abdulrahman
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 6 No. 1 (2025): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v6i1.3712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh dan Hambatan Gerakan Literasi Sekolah terhadap Minat Baca Siswa di Madrasah Ibtidaiyah Al Ishlah Sorong. Desain penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian siswa kelas 4, 5 dan 6 berjumlah 143 siswa. Pengumpulan data dengan metode angket, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis data dengan deskripsi data, persentase, uji prasyarat analisis, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Program Gerakan Literasi Sekolah terhadap Minat Baca Siswa di Madrasah Ibtidaiyag Al Ishlah Sorong, dengan rxy = 0,550, r2xy = 0,302, nilai thitung (7,332)> ttabel (1,657); artinya pengaruh Program Gerakan Literasi Sekolah terhadap Minat Baca Siswa signifikan. (2) Hambatan terjadi pada membaca nyaring, membaca dalam hati, kegiatan pojok baca kelas dan penghargaan sebagai peminjam buku teraktif, dari 143 sampel 36,06% jawabaan positif dan 63,94% jawaban negatif
BERANTAS BUTA AKSARA PADA MASYARAKAT SUKU ASLI PAPUA KAMPUNG WARMON KOKODA MENGGUNAKAN FLASH CARD Kasri, Muhamad Ali; Ardiansyah, Fuad; Hatsama, Abdulrahman; Hakim, Muhammad Arief; Patty, Graselia Elizabeth
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26512

Abstract

Abstrak: Masyarakat Kampung Warmon Kokoda yang belum bisa baca tulis dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar menjadikan prtumbuhan Ekonomi di kampung tersebut kurang berkembang. Tujuan dari progam pengabdian ini adalah mengurangi angka buta aksara pada kampung Warmon Kokoda Kabupaten Sorong Papua Barat Daya. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pembelajaran adalah pembelajaran berbasis media flashcard. Sedangkan tahapan pengabdian yaitu Persiapan: Survei lapangan, Observasi dan wawancara, Analisis kebutuhan; Pelaksanaan Program : Perancangan Program, Sosialisasi, Implementasi Progam; dan Pelaporan : Evaluasi dan Monitoring, dan Laporan Akhir. Adapun proses pembelajarannya menggunakan media flash card. Mitra dalam program pengabdian ini adalah Kampung Warmon Kokoda yang menjadi peserta adalah Masyarakat Kampung Warmon Kokoda sebanyak 45 orang. Pencapaian masyarakat kampung warmon kokoda pada PKM ini terjadi peningkatan kemampuan membaca dan penggunaan bahasa indonesia yang baik dan benar. Adapun presentase capaiannya adalah Kemampuan membaca meningkat sebesar 11,18% pada usia<15 tahun dan pada usia >15 tahun meningkat sebesar 7,31%. Sedangkan penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar mengalami peningkatan dengan presentasi 11,2% pada kategori usia<15 tahun dan pada kategori usia>15 tahun sebesar 4,8%. Capaian ini berdasarkan hasil post-test peserta atau masyarakat yang mengikuti pembelajaran keaksaraan dan pembelajaran penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Abstract: The people of Warmon Kokoda Village who cannot read, write and use good and correct Indonesian have made economic growth in the village less developed. The purpose of this community service program is to reduce the illiteracy rate in Warmon Kokoda Village, Sorong Regency, Southwest Papua. The method used in implementing learning is flashcard media-based learning. While the stages of community service are Preparation: Field survey, Observation and interview, Needs analysis; Program Implementation: Program Design, Socialization, Program Implementation; and Reporting: Evaluation and Monitoring, and Final Report. The learning process uses flashcard media. The partner in this community service program is Warmon Kokoda Village, which is participated by 45 Warmon Kokoda Village Community. The achievement of the Warmon Kokoda Village community in this PKM is an increase in reading ability and the use of good and correct Indonesian. The percentage of achievement is Reading ability increased by 11.18% at age <15 years and at age> 15 years increased by 7.31%. Meanwhile, the use of good and correct Indonesian language has increased with a presentation of 11.2% in the age category <15 years and in the age category> 15 years by 4.8%. This achievement is based on the results of the post-test of participants or the community who participated in literacy learning and learning the use of good and correct Indonesian language. 
PENGARUH PENERAPAN PERMAINAN ICE BREAKING TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 5 KABUPATEN SORONG: PENGARUH PENERAPAN PERMAINAN ICE BREAKING TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 5 KABUPATEN SORONG Ralahalu, Yotlin Chrisye; Hatsama, Abdulrahman; Rima, Rima
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 1 (2026): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v7i1.4373

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SMA sering menghadapi kendala berupa rendahnya konsentrasi dan motivasi siswa selama proses belajar, sehingga berdampak pada pencapaian hasil belajar. Salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif adalah penggunaan permainan ice breaking. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan permainan ice breaking terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas XI SMAN 5 Kabupaten Sorong. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pretest–posttest control group. Sampel penelitian terdiri atas 30 siswa yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol menggunakan teknik total sampling. Kelas eksperimen mendapatkan perlakuan pembelajaran menggunakan ice breaking, sedangkan kelas kontrol tidak diberikan perlakuan tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, angket, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji t untuk mengetahui perbedaan hasil belajar kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar yang signifikan pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Penerapan ice breaking terbukti mampu meningkatkan fokus, antusiasme, dan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran. Dengan demikian, ice breaking dapat direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia di tingkat SMA.
PENGARUH PENGGUNAAN LITERASI BACA TULIS TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS VII MTS AZ-ZIKRA KOTA SORONG: PENGARUH PENGGUNAAN LITERASI BACA TULIS TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS VII MTS AZ-ZIKRA KOTA SORONG Olive Marisa Mirachel Kambuaya, Olive Marisa Mirachel Kambuaya; Hatsama, Abdulrahman; Siti Fatihaturahmah Al Jumroh, Siti Fatihaturahmah Al Jumroh
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 1 (2026): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v7i1.5453

Abstract

This study aims to determine the effect of reading and writing literacy on the reading ability of seventh-grade students at MTs Az-Zikra Sorong City. Reading and writing literacy is considered an essential foundation for learning success as it relates to the ability to understand information, process ideas, and re-express them in oral and written forms. The method used in this research was quantitative with a descriptive approach. Data were obtained through questionnaires and reading ability tests involving twenty students as research respondents. The analysis was conducted by comparing the results of the pre-test and post-test after the implementation of literacy-based learning activities. The findings indicate an increase in the average score of students’ reading ability from a moderate to a better category after the treatment was applied. Students became more capable of identifying main ideas, understanding vocabulary, and drawing conclusions from texts. These findings prove that the habituation of reading and writing literacy has a positive contribution to the development of reading skills. Therefore, literacy programs need to be implemented continuously and integrated into the learning process at school.