Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi filsafat pendidikan Al-Ghazali, khususnya konsep Tazkiyat Al-Nafs (pembersihan jiwa), Riyadhah Al-Nafs (latihan jiwa), dan Ta'dib (pendidikan moral-agama), dalam pengembangan karakter peserta didik di MTs Darul Huffaz Lampung. Latar belakang penelitian didasari oleh tantangan degradasi moral di kalangan remaja, di mana pendidikan karakter berbasis Islam diperlukan untuk membentuk akhlak mulia sesuai ajaran Al-Ghazali. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus di MTs Darul Huffaz Lampung, melibatkan 15 informan (siswa, guru, dan kepala sekolah) melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi filsafat Al-Ghazali berhasil melalui program pembiasaan seperti muhasabah harian, pengajaran berbasis Hikmah-Syaja'ah-Iffah adalah, dan peran guru sebagai teladan. Karakter siswa meningkat dalam aspek kejujuran, disiplin, dan kedekatan spiritual. Namun, tantangan utama meliputi kurangnya pelatihan guru mendalam dan keterbatasan sumber daya. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa filsafat Al-Ghazali relevan untuk pengembangan karakter holistik di MTs Darul Huffaz Lampung, dengan rekomendasi peningkatan kurikulum terintegrasi dan workshop bagi pendidik. Penelitian ini berkontribusi pada pengayaan praktik pendidikan Islam di Indonesia