TNI Angkatan Udara memainkan peran sentral dalam menjamin keselamatan dan efisiensi operasi penerbangan militer. Kompetensi mereka harus mencakup pemahaman terhadap aerodrome darat maupun water-based aerodrome, terutama dalam konteks geografis Indonesia yang tersusun dari ribuan pulau dan perairan. Kesenjangan kompetensi personil ATC TNI-AU dalam pengelolaan aerodrome berbasis darat maupun perairan menjadi perhatian yang penting dalam peningkatan keselamatan di Bandar Udara perairan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman personel Air Traffic Controller (ATC) dari TNI Angkatan Udara mengenai aerodrome dan water-based aerodrome. Kegiatan diselenggarakan secara luring (tatap muka) selama dua hari di Lokasi Akademi Angkatan Udara (AAU), dengan metode ceramah, diskusi interaktif, serta studi kasus yang dipandu oleh narasumber dari PPI Curug. Materi yang disampaikan mengacu pada regulasi dari ICAO dan peraturan nasional terkait manajemen dan operasi aerodrome, khususnya dalam konteks militer dan sipil. Evaluasi program dilakukan melalui penyebaran angket di akhir sesi pelatihan yang mengukur kepuasan peserta terhadap isi materi, penyampaian, relevansi, dan manfaat kegiatan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kompetensi teknis peserta serta memperkuat sinergi antara dunia pendidikan penerbangan dan institusi pertahanan. Pelatihan ini dapat menjadi model bagi pelatihan lanjutan dalam mendukung keselamatan dan efisiensi pengelolaan ruang udara nasional.
Copyrights © 2025