Filter By Year

1945 2024


Found 1,305 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Implementasi Keamanan Informasi Menggunakan Metode Web Application Firewall terhadap Serangan SQL Injection Wahdana, Wahdana; Hanif, Kharis Hudaiby
Jurnal Informatika Polinema Vol. 11 No. 4 (2025): Vol. 11 No. 4 (2025)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v11i4.7376

Abstract

Era digital kontemporer telah membawa perubahan fundamental dalam lanskap keamanan aplikasi web, di mana sistem keamanan menghadapi eskalasi serangan yang mengancam konsistensi data. Kerentanan port terbuka pada platform web menjadi vektor utama eksploitasi oleh aktor jahat dalam dunia maya. Studi ini menginvestigasi implementasi Web Application Firewall (WAF) sebagai mekanisme defensif untuk mitigasi ancaman keamanan aplikasi web. ModSecurity digunakan sebagai solusi WAF yang mengoperasikan sistem pemblokiran traffic malicious melalui rule-based filtering. Serangan SQL Injection diteliti sebagai metode penetrasi sistem database melalui manipulasi query Structured Query Language. Metodologi penelitian melibatkan DVWA sebagai aplikasi target pada infrastruktur Apache2 dalam environment Kali Linux, dengan eksekusi 3 iterasi pengujian untuk menganalisis performa ModSecurity WAF. Temuan penelitian mengindikasikan tingkat efektivitas proteksi sebesar 99% yang sesuai dengan framework OWASP Web Security Testing Guide, dengan margin error 1% yang disebabkan oleh limitasi aksesibilitas database pada platform DVWA.
Pengaruh Etika Profesi Terhadap Keamanan Informasi dalam Konteks Kebocoran Data BSI (Bank Syariah Indonesia): Studi Literatur Sistematis Suci Anugrah; Muhammad Zaky Himawan; Nabila Raihana Qalby; Evy Nurmiati
Jurnal Tata Kelola dan Kerangka Kerja Teknologi Informasi Vol. 11 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jtk3ti.v11i2.17033

Abstract

Studi ini mengkaji publikasi ilmiah dari lima tahun terakhir yang menyoroti hubungan antara perilaku etis praktisi teknologi informasi dan pencegahan cybercrime, khususnya dalam konteks keamanan data organisasi. Sebagai ilustrasi empiris, insiden kebocoran data yang dialami BSI pada tahun 2023 digunakan untuk memperkuat temuan konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai etika seperti tanggung jawab, akuntabilitas, dan kesadaran terhadap keamanan informasi memiliki peran penting dalam membentuk budaya keamanan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran etika profesi dalam menjaga keamanan informasi dengan pendekatan kajian sistematis terhadap literatur ilmiah yang relevan. Dalam beberapa tahun terakhir, meningkatnya ancaman terhadap data organisasi menunjukkan bahwa aspek teknis saja tidak cukup untuk mencegah insiden kebocoran informasi. Metode penelitian yang digunakan berupa SLR dengan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis). Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman mengenai pentingnya integrasi prinsip etika dalam tata kelola teknologi informasi, serta menawarkan rekomendasi penguatan regulasi dan pelatihan etika di lingkungan profesional TI.
TINJAUAN KEAMANAN INFORMASI PASIEN MELALUI PEMELIHARAAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK DALAM PENYIMPANAN DIGITAL DI RSUD WELAS ASIH yusuf dwi; Suharto, Suharto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49408

Abstract

Pendahuluan: Transformasi digital di sektor kesehatan mendorong adopsi Rekam Medis Elektronik (RME), yang membawa efisiensi namun juga memunculkan isu krusial terkait keamanan informasi pasien. Ancaman siber dan kebocoran data menjadi risiko utama yang perlu dikelola secara sistematis. Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi, pemeliharaan RME, dan strategi keamanan informasi pasien di RSUD Welas Asih. Metode: Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan wawancara mendalam terhadap seorang petugas rekam medis pada 22 Juli 2025. Hasil: Ditemukan bahwa RSUD Welas Asih menggunakan sistem RME berbasis web bernama Telemedicine yang terintegrasi dengan BPJS dan Satu Sehat Kemenkes. Ancaman utama diidentifikasi sebagai kesalahan teknis dan serangan virus, yang diatasi dengan aplikasi antivirus. Praktik keamanan didukung oleh kebijakan tertulis, pelatihan staf, pembatasan hak akses berbasis profesi, dan sumpah rahasia kedokteran. Pemeliharaan sistem rutin dilakukan setiap bulan, dan data di-backup ganda pada server cloud dan internal. Kendala utama adalah jaringan internet yang tidak stabil, yang diatasi dengan peningkatan kapasitas server. Kesimpulan: RSUD Welas Asih telah membangun kerangka kerja solid untuk keamanan RME, namun efektivitasnya sangat bergantung pada infrastruktur teknis pendukung yang andal.Kata kunci: Keamanan informasi, pemeliharaan sistem, rekam medis elektronik, penyimpanan digital.
Blockchain & Sistem Informasi Akuntansi (B-SIA): Tinjauan Sistematis terhadap Transparansi dan Keamanan Data Sri Intan Purnama
E-Journal Studia Manajemen Vol 14 No 1 (2025)
Publisher : Universitas La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Blockchain technology has gained increasing attention in the field of accounting due to its potential to enhance the security, transparency, and efficiency of accounting information systems (AIS). The main issues in conventional AIS include vulnerability to data manipulation, limited transparency, and delays in auditing and reporting processes. This study aims to analyze the contribution of blockchain to improving the security, transparency, and efficiency of AIS, while also identifying its challenges and potential solutions. The research employed a systematic literature review approach following the PRISMA guidelines, with relevant articles collected from Google Scholar using specific keywords related to blockchain and accounting. After a rigorous screening process, nine high-quality and relevant articles were selected for analysis. The findings indicate that blockchain provides a high level of encryption, prevents data manipulation, supports continuous auditing, and accelerates transactions through the implementation of smart contracts. Furthermore, blockchain’s decentralized and transparent nature allows stakeholders, including auditors and regulators, to verify transactions in real time, thereby enhancing accountability. Nevertheless, several challenges remain, such as scalability issues, high implementation costs, integration with existing systems, and regulatory uncertainty across countries. Proposed solutions include developing alternative consensus mechanisms, strengthening human resource capacity through training, and establishing clearer regulatory frameworks. In conclusion, blockchain holds significant potential to revolutionize AIS by enhancing security, transparency, and efficiency. However, its successful adoption requires well-prepared implementation strategies, as well as adequate regulatory and infrastructural support.
Pengaruh Persepsi Kegunaan, Persepsi Kemudahan, Kecepatan, Keamanan 75 dan Kerahasiaan Serta Kesiapan Teknologi Informasi Wajib Pajak terhadap Penggunaan e-Filing Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi Di Kota Tangerang, Kecamatan Karawaci Devina, Shelby; Waluyo, Waluyo
Ultimaccounting Jurnal Ilmu Akuntansi Vol 8 No 1 (2016): ULTIMA Accounting
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/akuntansi.v8i1.578

Abstract

The objective of this research was to examine the effect of perceived usefulness, perceived ease of use, speed, security and privacy and readiness technology tax payers information to e-Filing usage. The object of this study is the individual tax payers in Tangerang City, Karawaci District. The selection of the sample is determined based on convenience sampling method. Data used in this study was primary data, id est: questionnaires. The respondent in this study were 110. Data analysis technique in this study using multiple linear regression. The result of this study were (1) perceived usefulness have a significant impact towards e-Filing usage; (2) perceived ease of use have a significant impact towards e-Filing usage; (3) speed does not have a significant impact towards e-Filing usage; (4) security and privacy does not have a significant impact towards e-Filing usage; (5) readiness technology tax payers information does not have a significant impact towards e-Filing usage; (6) perceived usefulness, perceived ease of use, speed, security and privacy and readiness technology tax payers information all simultaneously, have a significant impact towards e-Filing usage. Keywords: e-Filing usage, perceived usefulness, perceived ease of use, readiness technology tax payers information, security and privacy.
Mewujudkan Kesadaran Keamanan Data Pribadi Pada Masyarakat Di Era Teknologi Informasi Irwan Adhi Prasetya; Hermanto; Wandi Sujatmiko; Mira Wulandari; Muhammad Faqih Dzulqarnain
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 3 (2025): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v6i3.52336

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat membawa dampak besar terhadap kehidupan masyarakat, termasuk risiko terhadap keamanan data pribadi. Banyak individu masih kurang memahami pentingnya perlindungan informasi pribadi dalam aktivitas digital sehari-hari. Untuk itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga keamanan data pribadi di era digital. Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama menyasar mahasiswa Politeknik ‘Aisyiyah Pontianak dan dilaksanakan pada 22 November 2024 di aula kampus, dengan narasumber dari Univ. PGRI Pontianak. Tahap kedua awalnya direncanakan untuk komunitas tuna rungu, namun atas pertimbangan teknis dan efektivitas komunikasi edukasi, sasaran dialihkan ke masyarakat umum dan dilaksanakan pada 12 Juli 2025 di Balai Pertemuan Jl. Mutiara Villa Sepakat, Pontianak. Metode pelaksanaan berupa sosialisasi interaktif dan workshop yang meliputi materi dasar perlindungan data pribadi, simulasi pengamanan digital, dan diskusi kasus nyata. Setiap sesi ditunjang dengan media infografis dan poster edukatif. Evaluasi pada tahap kedua menunjukkan bahwa 68% peserta menilai materi sangat bermanfaat, 66% menyatakan sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dan 63% menyebut penyampaian sangat jelas dan menarik. Sebanyak 97% peserta merasa lebih memahami pentingnya menjaga data pribadi dan 76% menyatakan akan menerapkan pengetahuan yang diperoleh. Kegiatan ini berhasil menjangkau total 80 peserta dan mendapatkan antusiasme tinggi.
Optimasi Implementasi Kriptografi Kunci Publik dalam Meningkatkan Keamanan dan Otentikasi Data pada Sistem Informasi Kampus Jinan, Abwabul; Siregar, Manutur Pandapotan; Suryani, Dede Fika; Muis, Abdul; Gunung, Tar Muhammad Raja
Digital Transformation Technology Vol. 5 No. 2 (2025): Periode September 2025
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v5i2.6425

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan kebutuhan akan keamanan sistem informasi menjadi semakin penting, terutama di lingkungan universitas. Penelitian ini berfokus pada optimalisasi implementasi kriptografi kunci publik untuk meningkatkan keamanan data dan otentikasi dalam sistem informasi kampus. Algoritma yang digunakan antara lain RSA (Rivest-Shamir-Adleman) untuk enkripsi data dan DSA (Digital Signature Algorithm) untuk otentikasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi RSA dan DSA efektif dalam melindungi kerahasiaan dan integritas data, serta memastikan bahwa informasi tetap otentik selama transmisi. Implementasi sistem diuji berdasarkan kecepatan enkripsi, akurasi otentikasi, dan efektivitas keamanan. Selain itu, analisis pengoptimalan dilakukan untuk menyeimbangkan kinerja dan tingkat keamanan dengan menyesuaikan ukuran kunci dan proses enkripsi selektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan kriptografi kunci publik di lingkungan universitas tidak hanya meningkatkan keamanan tetapi juga meningkatkan kepercayaan pengguna dalam menggunakan sistem informasi akademik.
Evaluasi Tingkat Sistem Keamanan Teknologi Informasi Menggunakan Indeks Kami Dan Cobit 5 Hanif Hanif; Bambang Sugiantoro
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i4.6492

Abstract

Transformasi teknologi informasi telah mendorong institusi pendidikan tradisional seperti pondok pesantren untuk mengadopsi dan mengelola sistem teknologi informasi secara lebih sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kematangan tata kelola dan keamanan informasi pada pondok pesantren di Kabupaten Demak dengan menggunakan dua pendekatan evaluasi, yaitu Indeks Keamanan Informasi (Indeks KAMI) berbasis SNI ISO/IEC 27001:2022 dan kerangka kerja COBIT 5 pada domain Deliver, Service, Support (DSS). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan populasi 120 pesantren dan sampel sebanyak 12 pesantren terverifikasi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner Indeks KAMI dan instrumen penilaian kapabilitas COBIT 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata Indeks KAMI per area berkisar antara 56,3% hingga 70%, mengindikasikan bahwa tata kelola keamanan informasi masih berada pada tingkat sedang. Evaluasi domain DSS COBIT 5 juga menunjukkan bahwa sebagian besar pesantren masih berada pada Level 1 kapabilitas, yaitu proses berjalan namun belum terdokumentasi dengan baik. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan signifikan dalam dokumentasi, kontrol, dan inovasi proses keamanan informasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk penguatan kebijakan tata kelola TI di lingkungan pondok pesantren.
Pengukuran Kesadaran Keamanan Informasi Calon Tenaga Kerja Industri TPT Menggunakan HAIS-Q Chaq, Usaid Syawahidul; Imran, Nungky Amalia
Info Kripto Vol 19 No 2 (2025)
Publisher : Politeknik Siber dan Sandi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56706/ik.v19i2.123

Abstract

Transformasi digital di industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) memberikan dampak positif namun memberikan tantangan dan ancaman baru pada keamanan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kesadaran keamanan informasi calon tenaga kerja industri TPT menggunakan instrumen HAIS-Q (Human Aspects of Information Security Questionnaire) yang terdiri dari tiga dimensi: pengetahuan (knowledge), sikap (attitude), dan perilaku (behavior). Fokus penelitian pada sektor TPT dilakukan karena minimnya studi yang secara khusus membahas keamanan informasi pada bidang ini. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang diberikan kepada 112 responden di Kampus AKTEX. Analisis data menggunakan bobot dimensi berdasarkan model HAIS-Q serta metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan prioritas fokus area. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran keamanan informasi berada pada kategori sedang (average) dengan nilai 79,56%. Empat dari tujuh fokus area teridentifikasi sebagai prioritas peningkatan, yaitu manajemen kata sandi, penggunaan email, media sosial, dan penanganan informasi. Hasil temuan menunjukkan pentingnya integrasi edukasi keamanan informasi dalam kurikulum vokasi serta kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri untuk membentuk SDM yang lebih siap menghadapi ancaman keamanan siber.
Model Tata Kelola TI Terintegrasi untuk Keamanan Informasi di Sektor Fintech Lestari, Merryana; Puspita, Maria Entina; Wijaya, Agustinus Fritz; Vicky
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.943

Abstract

Penelitian ini menggali penerapan framework tata kelola TI yang tepat khususnya untuk keamanan informasi yaitu dengan mengkombinasikan ISO/IEC 27001:2022, ISO/IEC 27005:2018 dan NIST Cybersecurity Framework 2.0 dalam konteks Perusahaan fintech, serta bagaimana prinsip-prinsip tersebut membantu dalam mitigasi risiko terkait ancaman keamanan informasi. Model tata kelola tersebut terdiri dari 6 (enam) tahapan praktis untuk memperkuat keamanan informasi yang cocok diterapkan khususnya pada Perusahaan fintech, yaitu Inisiasi dan Tata Kelola Perusahaan, Desain dan Implementasi keamanan informasi, Penguatan sumber daya manusia, Keamanan operasional, Keamanan pengembangan, serta Evaluasi dan peningkatan. Model tata kelola ini mendukung perusahaan fintech dalam membangun sistem keamanan informasi yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan, yang mampu melindungi aset, menjaga kepercayaan pelanggan, serta dapat memastikan kelangsungan operasional di tengah ancaman siber yang terus berkembang.

Page 102 of 131 | Total Record : 1305