Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

Pengembangan Modul Ajar Aplikasi Basis Data Dengan Model Pembelajaran SQ3R untuk Siswa Kelas X Rekayasa Perangkat Lunak di SMK Negeri 1 Negara Ni Putu Prita Nugrahini; Made Windu Antara Kesiman, S.T.,M.Sc; I Gede Mahendra Darmawiguna, S.Kom.,M.Sc
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 1 No. 3 (2012)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/janapati.v1i3.9852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) merancang dan mengimplementasi pengembangan modul ajar aplikasi basis data dengan model pembelajaran SQ3R untuk siswa kelas X Rekayasa Perangkat Lunak di SMK Negeri 1 Negara; (2) menganalisis respon siswa terhadap pengembangan modul ajar aplikasi basis data dengan model pembelajaran SQ3R untuk siswa kelas X Rekayasa Perangkat Lunak di SMK Negeri 1 Negara. Pengembangan modul ajar ini dilakukan karena melihat permasalahan di lapangan dimana pemahaman kepada siswa kurang dan lambat dalam pemahaman konsep materi pembelajaran dan buku pedoman yang dimiliki siswa sangatlah kurang.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pembelajaran SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) atau di sebut juga dengan metode membaca cepat. Penelitian yang dilakukan sampai pada tahap pengembangan dan menganalisis respon siswa terhadap modul ajar yang dikembangkan. Model pengembangan yang digunakan mengacu pada model pengembangan Model Dick and Carrey. Modul ajar yang telah dikembangkan di uji coba oleh siswa kelas X Rekayasa Perangkat Lunak di SMK Negeri 1 Negara untuk diketahui respon siswanya. Penelitian ini mengambil populasi kelas X Rekayasa Perangkat Lunak di SMK Negeri 1 Negara dengan sampel penelitian kelas X RPL 2 dengan jumlah siswa sebanyak 35 orang.Berdasarkan hasil penelitian dari jumlah presentase respon siswa terhadap pengembangan modul ajar Aplikasi Basis Data dapat dikategorikan sangat positif. Respon sangat positif tersebut menunjukkan bahwa siswa senang dan termotivasi dalam belajar dengan menggunakan modul ajar. Hal ini disebabkan karena modul ajar ini berisi gambar – gambar untuk bahan diskusi, materi yang jelas langkah – langkahnya dan terorganisasi, terdapat rangkuman dan soal latihan untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi yang telah di paparkan serta bagian akhir dari modul ajar setelah mempelajari ke 6 bab terdapat bagian review, dimana siswa merangkum seluruh materi dari ke 6 bab pada lembar yang telah disediakan. Sehingga siswa lebih mengerti dan memahami isi materi Aplikasi Basis Data.
Pengembangan E – Modul Sebagai Bahan Ajar Alternatif Siswa Pada Materi Himpunan di SMP Muhammadiyah 8 Medan Nur Pasiuli Harahap, Rona
EduMatika: Jurnal MIPA Vol. 1 No. 1 (2021): EduMatika : Jurnal MIPA
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.198 KB) | DOI: 10.56495/emju.v1i1.73

Abstract

Jenis penelitian ini menggunakan pengembangan Research and Development (R&D). Penelitian pengembangan ini dilakukan untuk menghasilkan produk serta mengetahui validitas, respon siswa terhadap E – modul sebagai bahan ajar alternatif siswa yang telah dihasilkan. Produk ini dikembangkan dengan menggunakan model ADDIE yang dimodifiksi menjadi 3 tahap yaitu analisis (analysis), perancangan (design), serta pengembangan (development). Penelitian ini mengembangkan E – modul Matematika Sebagai Bahan Ajar Alternatif Siswa Pada Materi Himpunan Di SMP Muhammdiyah 8 Medan. Subjek dari penelitian ini merupakan siswa kelas VII – SMP yang terdiri dari 10 siswa, dimana peneliti memilih responden berdasarkan skala kecil. E – modul yang telah dibuat memehuni kriteria kevalidan yang ditunjukan dengan menggunakan lembar validasi ahli media dan ahli materi. Hasil validasi ahli media mencapai skor rata-rata 3.06 dengan kriteria “valid”, serta hasil validasi ahli materi mencapai skor rata- rata 3.15 dengan kriteria “valid”. Aspek kemenarikan berdasarkan respon siswa mencapai skor rata-rata 3.43 dengan kriteria “menarik”. Berdasarkan hasil penelitian serta pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa e – modul matermatika sebagai bahan ajar alternatif siswa pada materi himpunan layak dan menarik untuk digunakan yang ditinjau dari aspek kevalidan dan respon siswa.
Pengembangan Modul Ajar dengan Model Problem Based Learning Berorientasi Kemampuan Pemecahan Masalah Rezi Ariawan; Reza Utami -; Sari Herlina; Endang Istikomah
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v5i1.3930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan dari pengembangan modul ajar matematika dengan model Problem Based Learning (PBL) berorientasi kemampuan pemecahan masalah matematis pada materi pokok integral kelas XI SMA. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE yang dimodifikasi karena penelitian dilakukan pada masa Covid-19 yang terdiri dari tahap (Analysis, Design, dan Development). Objek penelitian ini adalah modul ajar matematika dengan model Problem Based Learning berorientasi kemampuan pemecahan masalah matematis pada materi pokok integal. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik nontes dengan meminta validasi dari 2 dosen Pendidikan MatematikaFKIP UIR dan 1 guru Matematika SMA N 14 Pekanbaru. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Berdasarkan uji validitas, modul ajar matematika dengan model Problem Based Learning berorientasi kemampuan pemecahan masalah dinyatakan valid dengan validitas indeks Aiken sebesar 0,68 (validitas sedang). Dari hasil tersebut, mengidentifikasikan bahwa modul yang dikembangkan valid. Kata kunci: Modul, Model Problem Based Learning, Kemampuan Pemecahan Masalah
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL DENGAN PENDEKATAN PROBLEM SOLVING BERBASIS SETTING ETNOMATEMATIKA NGADA PADA MATERI POLA BILANGAN Angelia Wako; Maria Carmelita Tali Wangge; Melkior Wewe
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan bahan ajar dengan pendekatan problem solving berbasis setting etnomatematika ngada pada materi pola bilangan, dengan prosedur pengembangan ADDIE yaitu (Analize) Analisis, (Design) Desain, (Development) Pengembangan, (Implementation) Implementasi, (Evalution) Evaluasi. Penelitian ini juga, bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar modul pola bilangan dengan pendekatan problem solving berbasis setting etnomatematika Ngada yang valid dan praktis. Subjek uji coba pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Citra Bakti sebagai calon pengguna produk yang berskala kecil dengan jumlah siswa sebanyak 5 orang. Jenis data yangg dipakai dalam penelitian pengembangan ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Dimana analisis kualitatif berupa komentar dan saran yang diperoleh dari para ahli, sedangkan analisis data kuantitatif yaitu mengukur kevalidan dan kepraktisan bahan ajar. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah interview atau wawancara dan kuisioner atau angket. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar kusioner ahli desain dan ahli materi untuk mengukur kevalidan bahan ajar, angket respon siswa dan angket respon guru untuk mengukur kepraktisan bahan ajar. Hasil dari penelitian ini adalah bahan ajar berupa modul dengan pendekatan problem solving berbasis setting etnomatematika Ngada pada materi pola bilangan. Dalam penelitian ini data yang diperoleh melalui instrumen dari validator serta kuisioner atau angket respon guru dan siswa. Hasil uji coba dari para ahli dengan rata-rata kevalidan bahan ajar modul adalah 4,1 atau berkriteria baik. Hasil uji kepraktisan terhadap guru dan siswa dengan menggunakan kuisioner atau angket diperoleh hasil 4,5 atau berkriteria sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar modul yang dikembangkan peneliti berkriteria valid dan praktis dan layak digunakan.
Pengembangan bahan ajar e-modul berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi laju reaksi Dibyantini, Ratu Evina; Sulastri
Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023): Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/educenter.v2i3.196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh: bahan ajar e-Modul berbasis masalah yang telah memenuhi kriteria kelayakan isi, kelayakan bahasa, kelayakan penyajiam, dan kelayakan kegrafikan sesuai dengan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan untuk mengetahui apakah kemampuan berpikir siswa menggunakan bahan ajar e-Modul berbasis masalah lebih tinggi dari nilai KKM. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang telah dimodifikasi sesuai kebutuhan. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Bandar, Perdagangan tahun Ajaran 2020/2021. Sampel ditetapkan dengan purposive sampling dengan mengambil satu kelas sebagai kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan: 1) e-Modul berbasis masalah pada materi laju reaksi yang dikembangkan telah memenuhi kriteria BSNP, dengan pengolahan data yang diperoleh: kelayakan isi = 3,69, kelayakan bahasa = 3,7, kelayakan penyajian = 3,62, dan kelayakan kegrafikan = 3,78 dengan kriteria valid dan tidak perlu revisi; 2) e-Modul berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis E-Modul pada Pembelajaran Komunikasi Perkantoran Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Nurul Isnaini; Harti Harti; Siti Sri Wulandari; Finisica Dwijayanti Patrikha
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 9 No 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.317 KB) | DOI: 10.26740/jpap.v9n3.p370-380

Abstract

The development research aims to develop E-Module teaching materials in office communication learning, office administration education study programs. In addition, research was conducted to determine the feasibility of e-modules and student responses to the developed e-modules. Thiagarajan's 4-D development model (Define-Design-Develop Desseminate) is used in the development of this e-module. This research was piloted on 20 students of the office administration education study program. The data collection instrument used a material expert validation sheet, a linguist, a media expert and a student response questionnaire sheet. Expert validation sheets and student response questionnaires were analyzed quantitatively using a Likert scale. The results showed the feasibility of expert validation of the e-module teaching materials developed, namely material validation obtained 84.34%, language validation 82.85%, and media validation 86.67% in the very strong interpretation category so that it can be used for learning activities. And the results of student responses obtained an assessment of 84.15% with very strong interpretation criteria.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis E-Modul Mata Kuliah Komunikasi Perkantoran Pada Mahasiswa S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran Di Unesa Risky Octa Vianis; Siti Sri Wulandari; Finisica Dwijayanti Patrikha
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 9 No 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.031 KB) | DOI: 10.26740/jpap.v9n3.p362-369

Abstract

This development research aims to determine the development process, feasibility, and student responses to module-based teaching materials in the office communication course in the UNESA Office Administration Education undergraduate study program. The data analysis technique used is quantitative descriptive analysis. The results of the study stated that the development of e-module-based teaching materials was carried out according to the 4D development model which only reached the development stage. The results of expert validation and the results of a limited trial of e-module-based teaching materials for students are categorized as very feasible. This shows that the e-module-based teaching materials that have been developed by researchers are declared very suitable for use in learning.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS SMK KOTA SURABAYA Rahmat Setiawan; Nukmatus Syahria; Ferra Dian Andanty; Salim Nabhan
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2022.002.02.05

Abstract

The following workshop is done with the aim to socialize the ways to develop teaching module for Independent Curriculum especially for English subject, since there are still many English teachers who are confused in arranging the teaching module. The data is taken from questionnaire. The participants in this study is the English eachers from Vocational High School in Surabaya. There are 5 questions in the questionnaire. The results showed that the English teachers from Vocational High School in Surabaya is enthusiastic to join the workshop and to create the teaching module after the workshop finished. Previously, many of them were still confused about preparing learning modules due to various perceptions, after attending the workshop they had the same perceptions in developing teaching module and they were more confident in creating it.
Pengembangan Modul Elektronik Materi Pteridophyta Di Taman Buah Lokal Kawasan Mangrove Rambai Center Sebagai Bahan Ajar Di SMA Nurmauli Dina; Sri Amintarti; Aminuddin Prahatama Putra
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2022): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.923 KB) | DOI: 10.55784/jupeis.Vol1.Iss3.171

Abstract

Taman Buah Lokal Kawasan Mangrove Rambai Center mempunyai curah hujan dengan kelembaban yang tinggi sesampai cocok sebagai habitat Pteridophyta. Hal ini mempunyai tujuan untuk mendeskripsikan keragaman jenis tumbuhan Pteridophyta yang diketahui di Taman Buah Lokal Kawasan Mangrove Rambai Center dan mendeskripsikan kelayakan modul elektronik tumbuhan Pteridophyta di Taman Buah Lokal Kawasan Mangrove Rambai Center. Pengembangan modul elektronik meggunakan model pengembangan Four D sampai langkah ke 3(Define, Design, Development). Modul elektronik yang dikembangkan diuji kelayakan kelayakan oleh 3 orang ahli dan diuji keterbacaan serta respon peserta didik dilakukan oleh 12 orang peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan maka ditemukan 7 jenis tumbuhan paku yaitu : Drynaria sparsisora, Asplenium nidus, Davalia dentriculata, Nephrolepis falcata, Stenoclaena palustris, Lygodium flexuosum, dan Lastreopsis effusa. Uji kelayakan memperoleh skor 4,67dengan kategori sangatLlayak. Ujikketerbacaan oleh peserta didik memperoleh skor 90% dengan kategori sangat baik dan menemukan respon positif dari peserta didik dengan skor 84,16%.
PENGEMBANGAN MODUL BAHAN AJAR SEJARAH BERBASIS PERJUANGAN MASYARAKAT TENGARAN SELAMA REVOLUSI FISIK UNTUK MENINGKATKAN NASIONALISME Dimas Anggoro; Wasino Wasino; Sariyatun Sariyatun
SWADESI: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol 1, No 1 (2020): SWADESI, Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.639 KB) | DOI: 10.26418/swadesi.v1i1.35944

Abstract

Bahan ajar sejarah lokal yang berhasil dikembangkan adalah sebuah modul berjudul “Sejarah Perjuangan Masyarakat Tengaran selama Revolusi Fisik 1947-1949”. Desain pengembangan modul menggunakan model ADDIE yang meliputi lima langkah : analisis kebutuhan, desain produk, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pakar pembelajaran dari Universitas Sebelas Maret Surakarta dan guru mata pelajaran sejarah Indonesia dari SMA Negeri 1 Tengaran memberi nilai terhadap modul pada aspek media sebesar 51 atau 92,72% (sangat baik) dan aspek materi sebesar 46,5 atau 93% (sangat baik). Modul diujicobakan kepada 35 siswa terbukti dapat dibelajarkan sebagai materi sejarah Indonesia pada pembahasan tentang Revolusi Nasional Indonesia. Uji efektifitas modul terhadap peningkatan nasionalisme menggunakan desain penelitian kuasi eksperimen melalui uji pretest dan posttest pada dua kelompok berbeda (kelompok eksperimental dan kontrol). Hasil uji beda (independent sample t test) menunjukan adanya perbedaan efek penggunaan bahan ajar terhadap peningkatan nasionalisme siswa mencapai 25,17% dengan nilai probabilitas = 0,00 lebih kecil daripada alpha = 0,05. Modul terbukti memberi pengaruh lebih besar terhadap peningkatan nasionalisme siswa dibanding bahan ajar konvensional (handout) dengan skor rerata posttest nasionalisme kelas eksperimen sebesar 85,53 (sangat baik) sedangkan kelas kontrol 77,00 (baik). Kata Kunci: Bahan Ajar, Modul, Sejarah Lokal, Nasionalisme Siswa

Page 15 of 90 | Total Record : 896