Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL BERBASIS SEJARAH LOKAL PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI DI SMA NEGERI 1 TANJUNG JABUNG TIMUR TA. 2021/2022 Nur Agustiningsih, Berta Septia Ningrum,
Istoria: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sejarah Universitas Batanghari Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (949.506 KB) | DOI: 10.33087/istoria.v5i2.126

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar modul dengan menggunakan aplikasi microsoft word 2010 untuk mendukung pembelajaran pada mata pelajaran sejarah dan mengetahui kelayakan bahan ajar modul. Penelitian dan pengembangan ini berawal dari permasalahan yang terjadi di SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Timur, pembelajaran sejarah lokal tidak ada di terapkan dalam pembelajaran sejarah indonesia dan pembelajaran dilakukan menggunakan media itu-itu saja sehingga siswa merasa bosan pada saat proses pembelajaran. Media pembelajaran bisa menjadi alternatif pada permasalahan yang terjadi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (Research and development) menggunakan model ADDIE yang dikembangkan oleh Lee and Owen yang terdiri dari lima tahap yaitu: 1). Analysis, 2) Design, 3) Development 4) Implementation, dan 5) Evaluation. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Timur dengan subjek siswa kelas XI IPS 2 yang berjumlah 3 orang untuk uji coba perorang, 10 orang siswa kelas XI IPS 2 untuk uji coba kelompok dan 30 orang siswa kelas XI IPS 2 untuk uji coba lapangan. Dari hasil validasi ahli media mendapatkan nilai 70% yang termasuk kategori baik, validasi ahli materi mendapatkan nilai 84% yang termasuk kategori baik dan validasi ahli bahasa mendapat nilai 85% yang termasuk kategori sangat baik baik, serta hasil uji coba reapon siswa mendapatkan nilai 81% yang masuk ke dalam kategori baik untuk diterapkan pada pembelajaran sejarah.Kata Kunci: Modul, Sejarah Lokal.AbstractThis study aims to develop module teaching materials using the Microsoft Word 2010 application to support learning in history subjects and determine the feasibility of module teaching materials. This research and development started from problems that occurred in SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Timur, local history learning was not applied in Indonesian history learning and learning was carried out using the same media so that students felt bored during the learning process. Learning media can be an alternative to the problems that occur. This research is a type of research and development using the ADDIE model developed by Lee and Owen which consists of five stages, namely: 1). Analysis, 2) Design, 3) Development 4) Implementation, and 5) Evaluation. This research was conducted at SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Timur with 3 students in class XI IPS 2 for individual trials, 10 students in class XI IPS 2 for group testing and 30 students in class XI IPS 2 for field trials. From the results of the validation of the media expert, it got a score of 70% which was included in the good category, the validation of the material expert got a score of 84% which was included in the good category and the validation of the linguist got a score of 85% which was included in the very good category, and the results of the student response test got a score of 81%. which fall into the good category to be applied to history learning.Keywords: Module, Local History.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERDIFERENSIASI UNTUK GURU MATA PELAJARAN IPA SMP/SEDERAJAT BERORIENTASI ESD Muhamad Arif Mahdiannur; Erman Erman; Martini Martini; Tutut Nurita; Laily Rosdiana; Ahmad Qosyim
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.529 KB) | DOI: 10.31949/jb.v3i4.3409

Abstract

Ide No Child is Left Behind (NCLB) yang dilanjutkan dengan program Education for Sustainable Development (ESD) telah menjadi agenda global yang harus dicapai tahun 2030. Pembelajaran berdiferensiasi adalah konsep yang telah lama dikenal sejak NCLB (2002-2015), kemudian dikuatkan kembali dalam Kurikulum Merdeka. Tujuan kegiatan pendampingan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para guru IPA SMP/Sederajat dalam mengembangkan modul ajar berdiferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi erat kaitannya dengan agenda pendidikan global, yakni menekankan pada literasi sains yang berasosiasi dengan isu-isu sosiosaintifik. Peserta kegiatan ini adalah 38 guru yang tergabung dalam satu Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA di salah satu Kabupaten yang ada di Jawa Timur. Kegiatan pendampingan menggunakan one-group pre-and post-test workshop design dengan sesi paparan materi dan sesi praktik dengan metode peer instruction. Kegiatan pendampingan ini disimpulkan efektif karena mampu meningkatkan gain peserta pada kategori sangat memuaskan. Selain itu, para guru juga mengalami pemahaman, kemampuan beradaptasi, dan fleksibilitas dalam mengembangkan modul ajar berdiferensiasi. Implikasi dari kegiatan ini adalah para guru IPA harus memunculkan kesadaran kolektif untuk terus belajar secara mandiri, sesuai prinsip ESD.
Pengembangan Bahan Ajar Modul Mata Kuliah Fisika Dasar I Untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Mahasiswa Prodi Pendidikan Fisika Fine Eirene Siahaan; Muktar. B Panjaitan; Ady Frenly Simanullang
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v8i1.481

Abstract

Pengembangan modul yang efektif akan dapat membentuk penguasaan konsep pada mahasiswa. Pentingnya mahasiswa untuk menguasai standar kompetensi lulusan tersebut, diharapkan peserta didik dapat mengaplikasikan konsep yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dikarenakan penguasaan konsep dalam pembelajaran fisika merupakan kemampuan mahasiswa dalam memahami konsep-konsep fisika setelah pembelajaran selesai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: Pengembangan bahan ajar fisika berbentuk modul pada mata kuliah fisika dasar I untuk meningkatkan penguasaan konsep mahasiswa; Hasil kelayakan bahan ajar fisika berbentuk modul pada mata kuliah fisika dasar I untuk meningkatkan penguasaan konsep mahasiswa; Respon peserta didik terhadap modul pada mata kuliah fisika dasar I untuk meningkatkan penguasaan konsep mahasiswa. Rata-rata penguasaan konsep tiap mahasiswa menggunakan bahan ajar fisika berbentuk modul pada mata kuliah fisika dasar I adalah 14,93 dengan peningkatan presentase tiap-tiap aspek pada penguasaan konsep yang didapat tiap mahasiswa adalah 91,58%. Penilaian materi tiap-tiap aspek dimana nilai rata-ratanya kelayakan isi 3,57; Kelayakan penyajian 3,4; Penilaian Bahasa 3,25 sehingga nilai keseluruhan nilai rata-rata didapat 3,4 denga persentase nilai keseluruhan 81%. Nilai keseluruh aspek penilaian media untuk nilai rata-rata ukuran modul 3,25; desain cover 3,43; desain isi modul 3,4; dan nilai rata-rata keseluruhan aspek 3,36 dan untuk nilai persentase keseluruhan 84% dalam kategori sangat baik. Respon mahasiswa terhadap modul pada mata kuliah fisika dasar 1 dapat dilihat aspek kelayakan isi dimana nilai rata-rata sebesar 3,17 dengan persentase 79,44%, aspek kebahasan dimana nilai rat-rata 3,04 dengan presentase 76%, dan aspek keterkaitan dimana nilai rata-rata 3,22 dengan persentase 80,68%. Hasil rata-rata yang didapat dari ketiga aspek tersebut 3,14 dengan persentase 78,7% yang berarti modul Fisika Dasar I yang dikembangkan oleh peneliti baik digunakan dalam pembelajaran.
Modul Menyusun Ulasan Novel Berbasis Kearifan Lokal: Pengembangan Bahan Ajar Sastra pada Siswa Kelas XI SMK Negeri 2 Musi Rawas Liberty Anggela; Agung Nugroho; Dian Ramadan Lazuardi
LJLEL: Linggau Jurnal Language Education and Literature Vol. 1 No. 2 (2021): Linggau Jurnal Language Education and Literature
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.657 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul menyusun ulasan novel berbasis kearifan lokal siswa kelas XI Negeri 2 Musi Rawas. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan atau Researcd and Development (R&D) dan menggunakan model Dick and Carey yang memiliki 9 Langkah yaitu: indentifikasi tujuan, melakukan analisis intruksional, mengindentifikasi tingkah laku awal dan Karakteristik siswa, merumuskan tujuan kinerja, pengembangan tes acuan patokan, pengembangan strategi pengajaran, pengembangan atau mrmilih pengajaran, merancang dan melakukan evaluasi formatif dan revisi pembelajaran sampel penelitian ini yaitu kelas XI RPL V SMK Negeri 2 Musi Rawas dengan jumlah 9 orang 3 untuk one to one dan 6 untuk kelompok kecil. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan kuisioner/angket. Sedangkan untuk teknik analisis data yaitu menggunakan skala likert uji validasi dan kepraktisan. Hasil penelitian ini untuk kevalidan dari validasi modul menyusun ulasan novel berbasis kearifan lokal tergolong dalam kategori valid dengan persentase 78,3%. Selanjutnya kepraktisan modul ini memperoleh persentase 74%. Berdasarkan dari hasil penelitian modul menyusun ulasan novel berbasis kearifan lokal telah Valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATERI HIMPUNAN BERBASIS E-MODUL DENGAN MODEL AUDITORY, INTELLECTUALLY, REPETITION (AIR) Samnur Saputra; Ayu Amelia
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v4i2.19127

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya sumber belajar untuk pembelajaran matematika yang berbasis E-Modul.  Oleh karena itu penulis mencoba mengembangkan bahan ajar materi himpunan melalui aplikasi dengan model Auditory, Intellectually, Repetition (AIR).  Tujuan dari penelitian bahan ajar ini adalah untuk mengetahui validitas bahan ajar yang dikembangkan dengan model AIR.  Metode yang digunakan adalah Research and Development  yang dikenal dengan istilah R&D.  Adapun instrumen yang digunakan adalah lembar validasi untuk mengetahui validitas bahan ajar. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa bahan ajar materi himpunan berbasis e-modul dengan model AIR memperoleh kategori tingkat validitas sangat baik dengan rata-rata nilai validasi 3,34.
Integrasi Kearifan Lokal Baduy Pada Pengembangan Bahan Ajar Modul IPA Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Konservasi Lingkungan Vania Ayushandra; Sri Wuryastuti
Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 5 No. 3 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/perseda.v5i3.1724

Abstract

The existence of globalization and modernization is the cause of various changes in a life, one of which is local wisdom. Local wisdom is now fading along with the rapid development of the times. The process of learning at the basic education level is to use the 2013 curriculum with integrative thematic learning, namely a learning model which consists of various themes in an integrated manner so that a meaningful experience can be obtained by students. The 2013 curriculum is based on cultural appreciation or local wisdom as stated in Permendikbud Nomor 79 Tahun 2014 concerning Local Content for the 2013 Curriculum. Teaching materials for thematic books are used nationally so that there is not enough local cultural wisdom for students. In the 2013 curriculum, science is one of the compulsory subjects. The principle of science learning is scientific inquiry with the surrounding environment, so it is very suitable if there is the involvement of Baduy local wisdom because in it Baduy is one of the Indonesian ethnic groups who are very close to nature. Therefore, researchers designed teaching materials in which there is local Baduy wisdom in an effort to instill environmental conservation values. In conducting this research, the researcher uses the R&D method, namely the ADDIE model with five stages. The teaching materials have been validated by material experts and media experts and given an assessment by the teacher which is stated in the appropriate category and without revision. The teaching materials developed were effective because all respondents gave positive responses and there was an increase in student learning outcomes before and after using the product.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BANGUN RUANG SISI DATAR DENGAN METODE EXAMPLE NON EXAMPLES TERKAIT KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Asep Rahmat Maulana
Jurnal Dimensi Matematika Vol 5 No 02 (2022): JURNAL DIMENSI MATEMATIKA
Publisher : Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jdm.v5i02.5955

Abstract

This research is motivated by the low critical thinking ability of students in the mathematics learning process. One alternative learning that can be applied to improve students' mathematical critical thinking skills is the example non-examples method. The purpose of this study was to determine the validity of the teaching module, the effectiveness of the design of the teaching module, the practicality of the design of the teaching module, and to increase the response after using the example non examples method. The approach used in the research is a quantitative and qualitative approach. The method used in this research is the Design-Based-Research (DBR) development research method. The research subjects were all students of class VIII MTs Nur Rohmah Bandung City. The data collection instruments used consisted of formative tests, questionnaires, observation sheets, and teaching modules. In this study, quantitative and qualitative data were obtained. Quantitative data was obtained from the results of formative tests, while qualitative data was obtained from the results of observation sheets, questionnaires and teaching modules. The data analysis technique is done by looking at the average and percentage of the data. The results of the analysis concluded that the example non examples method had a positive impact on increasing students' mathematical critical thinking skills. In addition, students give a positive response to learning mathematics by using the method of non-examples.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL DI KELAS 7 SMPN 5 BANGKALAN Holili; Ahmad Syifak
Milenial Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : STAI Al-Hamidiyah Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34556/millennial.v2i2.192

Abstract

Peningkatan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah, membutuhkan inovasi pembelajaran, termasuk didalamnya adalah penggunaan bahan ajar. Modul merupakan bahan ajar cetak yang dirancang untuk dapat dipelajari secara mandiri oleh peserta pembelajaran. Penggunaan bahan ajar modul yang meliputi berbagai aspek kontektual peserta didik dan elemen-elemennya. Bahan ajar modul disebut juga media untuk belajar mandiri karena di dalamnya telah dilengkapi petunjuk untuk belajar sendiri. Artinya, pembaca dapat melakukan kegiatan belajar tanpa kehadiran pengajar secara langsung. Bahasa, pola, dan sifat kelengkapan lainnya yang terdapat dalam modul ini diatur sehingga ia seolah-olah merupakan “bahasa pengajar” atau bahasa guru yang sedang memberikan pengajaran kepada murid-muridnya. Artinya, peserta didik dapat melakukan kegiatan belajar tanpa kehadiran pengajar secara langsung. Kurikulum 2013 yang yang sedang diuji cobakan pada sekolah sasaran, yang sekarang ini hanya 5 sekolah sasaran ( di Bangkalan ), pada kelas 7 adalah sarana yang tepat untuk dilaksanakan penelitian. Selanjutnya bagaimana bahan ajar ini dapat di implementasikan di sekolah dan dapat aplikasikan kepada peserta didik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif diskiptif, diharapkan mampu menyajikan penelitian yang akuntabel. Karena penelitian kualitatif berusaha menampilkan sebuah keadaan secara holistik (utuh), yang menumbuhkan kecermatan dalam pengamatan. Sehingga kita dapat memahami secara menyeluruh tentang hasil penelitian.Dari hasil analisa terhadap data yang di peroleh dilapangan, tergambar bahwa penggunaan modul yang tepat, yang sesuai dengan karakteristik kurikulum 2013 dapat disimpulkan bahwa penggunaan modul PAI dapat meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di SMP dari ranah pengetahuan, sikap dan keterampilan peserta didik. Keyword: , , ,
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS ETNOMATEMATIKA PADA MATERI LINGKARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 GEGER Adinda Putri Fajarsari; Ika Krisdiana; Titin Masfingatin
UNEJ e-Proceeding 2022: E-Prosiding Seminar Nasional Matematika, Geometri, Statistika, dan Komputasi (SeNa-MaGeStiK)
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This development research aims to develop mathematics teaching materials in the form of learning modules on culturally based circle materials. Culture-based learning allows students and teachers to actively participate in the introduction of cultures they already know in order to improve student learning outcomes. One that can bridge between culture and mathematics is Ethnomathematics. The research method used is ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). This research was conducted at SMP Negeri 2 Geger. This research was used to determine the level of validity, practicality, and effectiveness of the teaching modules developed. The resulting product is in the form of an Ethnomathematics-based teaching module. The results showed that the combined score of two validators to determine the level of validity was 95.35% (very valid), and the results of the teaching module practicality test got a score with a final percentage of 79.60% (practical), an effectiveness test through a learning outcomes test with an average score of 85.06 with a percentage of completion of 90.62%. Based on the research conducted, it can be concluded that the development of ethnomathematics-based teaching modules on class VIII circle materials that are developed is valid, practical, and effective to improve student learning outcomes. Keywords: Modul Ajar, Matematika, Etnomatematika, Lingkaran.
Pengembangan Modul Ajar Fisika Berdiferensiasi Berbasis Kurikulum Merdeka Leni Marlina; Nuriz Dariyani; Ida Sriyanti; Sudirman Sudirman; Meilinda Meilinda
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 8 No. 5 (2022): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v8i5.2061

Abstract

A differentiated teaching module based on kurikulum merdeka has been successfully developed on measurement materials in good and practical scientific work. The Alessi and Trollip development model, which consists of three stages, was used in this study. These stages are the planning stage, the design stage, and the development stage. During the planning stage, the researcher performed the following tasks: 1) an analysis of the needs of driving school teachers in three districts, namely Banyuasin, OIC, and East OKU, and 2) a diagnostic analysis of student learning styles at SMA Negeri 1 Semendawai Suku III OKU Timur, and 3) observation and analysis of the independent curriculum structure. Following the planning and design stages, researchers conduct alpha and beta tests during the development stage. The Alpha test is used to determine the level of validity of the developed teaching module. Meanwhile, the Beta test is being conducted to determine the practicability of the developed teaching module. The results of the second Alpha test yielded an excellent percentage of 100%. The acceptable rate of the second Beta test results is 100%. Based on the findings of this study, the independent curriculum-based differentiated teaching module on measurement materials in scientific work developed is valid and practical, making it suitable for use in high school physics learning

Page 17 of 90 | Total Record : 896