Filter By Year

1945 2024


Found 233 documents
Search TEKNOLOGI INFORMASI PERPUSTAKAAN

Evaluasi Maturity Level Tata Kelola Teknologi Informasi di Perpustakaan Perguruan Tinggi Menggunakan Cobit 5 Mambang Mambang; Finki Dona Marleny; Septyan Eka Prastya; Muhammad Zulfadhilah; Subhan Panji Cipta; Jaya Hari Santoso; Miranda Miranda; M Samsul Hasmi; M Samsul Hasbi
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 5, No 4 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v5i4.4546

Abstract

Abstrak- Solusi teknologi informasi harus diidentifikasi atau layanan yang diimplementasikan dan diamanatkan termasuk penyediaan layanan, manajemen keamanan dan kontinuitas, layanan dukungan  pengguna, manajemen data, dan fasilitas operasi. Untuk mengukur tingkat kematangan perpustakaan di lakukan audit tata kelola teknologi informasi untuk mengevaluasi, menganalisis, mengawasi, kepatuhan regulasi teknologi informasi apakah dalam manajemen risiko dalam perpustakaan layak digunakan atau tidak layak digunakan di perpustakaan. Metode dalam mendapatkan data dan informasi dari proses tata kelola TI pada Perpustakaan XYZ dengan kuesioner dan wawancara langsung. Berdasarkan rata - rata nilai maturity level di semua domain proses yang dilakukan audit dengan kerangka kerja COBIT 5 berada pada nilai 3,3 atau pada level 3 (Established). Pada level ini secara keseluruhan proses standar didefinisikan dan digunakan di seluruh organisasi. Rata-rata gap analisis berada pada nilai 1,63 yang menunjukan proses Tata Kelola IT di Perpustakaan XYZ sudah berjalan dengan baik. Semakin kecil nilai rata-rata gap analisis dengan nilai ekspektasi maka semakin bagus bagi pengeloaan TI pada sebuah Instansi, perusahaan dan bidang industry lainnya yang menggunakan infrastuktur IT baik pada pengelolaan perangkat keras, perangkat lunak dan pengelolaan sumber daya manusia. Untuk penelitian selanjutnya, bisa menambahkan lebih banyak lagi domain proses baik pada area Tata Kelola (Governance) dan area Manajemen (Management), sehingga proses audit dengan kerangka kerja COBIT 5 dapat dilakukan dengan komprehensif.Kata kunci: Maturity Level, Tata Kelola Teknologi Informasi, Perpustakaan, COBIT 5 Abstract- Information technology solutions should be identified or services implemented and mandated, including service provision, security and continuity management, user support services, data management, and operations facilities. Methods of obtaining data and information from the IT governance process at the XYZ Library with questionnaires and direct interviews. To measure the library's maturity level, an information technology governance audit is carried out to evaluate, analyze, supervise, and comply with information technology regulations whether in risk management in the library is feasible to use or unfit for use in the library. The average maturity level value in all process domains audited with the COBIT 5 framework is 3.3 or at level 3 (Established). The overall standard process is defined and used throughout the organization at this level. The average analysis gap is at a value of 1.63, which shows that the IT Governance process in the XYZ Library is already running well. The smaller the average value of the analysis gap with the expectation value, the better it is for IT management in an agency, company and other industrial fields that use IT infrastructure in hardware management, software and human resource management. For further research, we can add more process domains both in the Governance and Management areas so that the audit process with the COBIT 5 framework can be carried out comprehensively.Keywords: Maturity Level, Information Technology Governance, Library, COBIT 5
Strategi Perpustakaan Universitas Widyatama dan Institut Teknologi Nasional dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Keysha Husna Muchtarom; Evi Nursanti Rukmana
Media Pustakawan Vol. 31 No. 1 (2024): April
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v31i1.4926

Abstract

Widyatama University Library and National Institute of Technology Library are college libraries that manage collections and all information sources in higher education. This study aims to determine the strategy of college libraries in providing information sources through cooperation between Widyatama University Library and the National Institute of Technology Library. The research method is a qualitative approach with case study research, while the data collection techniques are observation, interview, document study, and literature study. The research participants involved in this study were the Head of Widyatama University Library and the librarians of the National Institute of Technology based on purposive sampling. The result of this study is a cooperation that has been carried out by Widyatama University Library and the National Institute of Technology Library, namely providing information sources in digital and printed form. Digital collection information sources are in the form of e-journals, learning videos, and e-books, while print collections are books, magazines, journals, and other learning materials in print. The conclusion of this research is that the cooperation carried out by both parties uses four strategies for providing information sources and provides eight positive impacts so that the two libraries extend their cooperation.
PERENCANAAN STRATEGIS SISTEM INFOMASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (SI/TI) PERPUSTAKAAN DI SMA NEGERI SATU BALEENDAH j-sika; Hanhan Hanafiah; edi junaedi
J-SIKA|Jurnal Sistem Informasi Karya Anak Bangsa Vol. 2 No. 01 (2020): J-SIKA Edisi Bulan Juni 2020 |Jurnal Sistem Informasi Karya Anak Bangsa
Publisher : Program Studi Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam sebuah organisasi bertujuan untuk meningkatkan daya saing di berbagai bidang. Dalam era globalisasi pengunaan SI/TI menjadi sangat penting sebagai media untuk membantu perusahaan dalam mencapai tujuan dan sasaran bisnis yang telah ditetapkan, dimana yang nantinya sistem informasi ini akan memastikan bahwa sistem informasi yang telah ada, telah digunakan secara keseluruhan untuk strateginya. Perencanaan strategis sistem informasi merupakan pendekatan sistematis mengenai apa yang dianggap paling efektif dan efisien untuk memenuhi kebutuhan informasi. Pendekatann perencanaan strategis sistem informasi yang dikemukakan oleh Ward dan Peppard (2002) yang mendasari penelitian ini menggunakan beberapa metode analisis antara lain, Political Economic Social Technology, dan Strengths,Weaknesses Opportunities and Threats. Hasil penelitian ini adalah blue print perencanaan strategis yang mengacu pada rencana bisnis organisasi berdasarkan data yang diperoleh melalui metode analisis yang digunakan serta melibatkan seluruh komponen organisasi
Disain Implementasi Sistem Informasi Perpustakaan Institut Teknologi dan Bisnis Pelita Raya Masgo; Santoso; Abe Wisnu Syaputra
Jurnal Manajemen Teknologi Dan Sistem Informasi (JMS) Vol 4 No 1 (2024): JMS Vol 4 No 1 Maret 2024
Publisher : LPPM STIKOM Dinamika Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33998/jms.2024.4.1.1533

Abstract

Pengolahan data perpustakaan Institut Teknologi dan Bisnis Pelita Raya sebelumnya dengan cara mencatatnya dalam buku. Cara ini dinilai tidak efektif dan efisien karena datanya tidak terintegrasi satu sama lain. Oleh karena itu, pihak berwenang menghadapi kesulitan ketika mereka perlu merangkum data ketika membuat laporan, karena mereka juga harus merekonstruksi data lama. Beberapa data masih disimpan dalam format arsip, sehingga tingkat keamanan data masih rendah dan terdapat risiko kehilangan data dan tidak efesien dan efektif dalam memanajemen katalog. Tujuan dari penelitian ini adalah mendisain sistem dan membangun sistem informasi perpustakaan berbasis website. Metodologi air terjun dan alat UML (Unified Modeling Language) yang digunakan dalam penelitian ini. Sistem ini penggunaan bahasa pemrograman PHP dan DBMS MySQL dalam mendukung pengelolaan data, pengambilan data dan pencetakan laporan sehingga memudahkan dalam mencari informasi buku yang diperlukan. Selain itu sistem juga dapat mengidentifikasi minat membaca mahasiswa dan memberikan peringkat berdasarkan poin minat membaca tertinggi
Transformasi Perpustakaan Umum Gunungkidul Yogyakarta Dalam Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Teknologi Informasi Narendra, Albertoes Pramoekti; Lestari, Elizabeth Sri; Wibawa, Agung; Gloryanta, Year; Sindu, Ambrosius; Theodorus, Anugrah
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 10, No 1 (2024): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v10i1.60199

Abstract

IFLA atau International Federation Library Association menyatakan  bahwa perpustakaan diharapkan secara aktif mendukung  tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) demikian juga dilakukan  di Indonesia. Perpustakaan bertransformasi   membuka akses  terhadap informasi dengan memanfaatkan perangkat teknologi informasi untuk dapat mencapai tujuan SDGs. Perpustakaan Umum Gunungkidul Yogyakarta mengembangkan berbagai kegiatan capacity building  bidang teknologi informasi  khususnya di perpustakaan desa Gelis Pinter Maca dan perpustakaan desa Balai Pintar. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan deskriptif analisis.  Suatu pendekatan untuk menggali dan memahami makna individu atau kelompok yang dianggap berasal dari masalah sosial atau manusia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan Perpustakaan Umum Gunungkidul dalam mengembangkan transformasi perpustakaan di di perpustakaan desa Gelis Pinter Maca dan perpustakaan desa Balai Pintar  mampu menjadi penggerak transformasi di perpustakaan desa   dengan  memanfaatkan perkembangan teknologi informasi  antara lain di peningkatan pengetahuan dan wawasan masyarakat, peningkatan  kesejahteraan masyarakat melalui usaha yang didukung dengan perkembangan teknologi informasi.
EVALUASI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DI PERPUSTAKAAN SEKOLAH SMK TELEKOMUNIKASI TUNAS HARAPAN Prastya, Krisna Budi; Latuperissa, Rudy; Koerniawati, Tintien
Journal Papyrus : Sosial, Humaniora, Perpustakaan dan Informasi Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jp.v3i1.26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem informasi serta keberhasilan pengembangan teknologi informasi di ruang lingkup perpustakaaan SMK Telekomunikasi tunas harapan, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang proses evaluasinya menggunakan proses evaluasi model PIECES sebagai landasan untuk melakukan evaluasi. Hasil dari penelitian ini untuk sistem informasi yang digunakan oleh perpustakaan SMK Telekomunikasi Tunas Harapan sudah cukup baik serta sudah memenuhi landasan model PIECES yang mengevaluasi dengan melihat performance, Information and Data, Economics, Control and Security, Efficiency, Service. penelitian ini juga menghasilkan rekomendasi yang dapat digunakan perpustakaaan SMK Telekomunikasi Tunas Harapan untuk mengembangkan teknologi informasi di perpustakaan tersebut. untuk masalah atau kendala yang masih terjadi di perpustakaan mungkin hanya jaringan yang masih mengikuti perangkat jaringan dari SMK Telekomunikasi Tunas Harapan, jadi untuk perpustakaan penulis merekomendasikan untuk menggunakan atau menambah perangkat jaringan sendiri yang digunakan di perpustakaan, sehingga perpustakaan dapat menjalankan pekerjaannya dengan maksimal.Perkembangan perpustakaan penulis juga merekomendasikan bahwa perpustakaan SMK Telekomunikasi Tunas Harapan bisa segera mulai merancang dan melakukan perencanaan untuk membuat sebuah sistem sendiri, hal tersebut dikarenakan supaya perpustakaan bisa menambah layanan yang diberikan ke pemustaka serta sesuai dan mendukung dengan fokus bidang dari SMK Telekomunikasi Tunas Harapan itu sendiri yaitu pada bidang Teknologi Informasi.
PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA PERPUSTAKAAN Muis, Abd.; Fendy, Fendy
Journal Papyrus : Sosial, Humaniora, Perpustakaan dan Informasi Vol. 3 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jp.v3i2.49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran teknologi informasi pada perpustakaan dalam pengelolaan informasi, pemenuhan informasi, dan memberikan pelayanan prima kepada pemustaka, dengan hadirnya teknologi dalam perpustakaan dapat memudahkan pustakawan dalam bidang pelayanan serta mengolah dan menyebarkan informasi kepada pengguna lebih cepat. Pemanfaatan teknologi informasi seperti SLIMS dan OPAC yang berbasis online, serta perpustakaan berbasis website memberikan kemudahan dalam bidang pelayanan pemustaka, dalam mecari koleksi bahan pustaka secara online, sehingga peran teknologi diperpustakaan saat ini bertujuan dalam memberikan kemudahan serta kecepatan, efisien dan efektif dalam pelayanan di perpustakaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kajian literatur dari karya ilmiah, dan jurnal sebagai referensi. Dalam penelitian ini fokus penelitiannya yaitu penerapan teknologi informasi pada perpustakaan sebagai penyedia informasi, pengelolaan informasi dan pengolahan dan penelusuran informasi. Manfaat dari teknologi informasi di perpustakaan sebagai peningkatan pelayanan secara cepat,tepat dan akurat. Hasil penelitian ini dapat memanfaatkan aplikasi SLIMS (Senayan Library Management System), OPAC (Online Public Access Catalog) yang berbasis online dan Perpustakaan berbasis website dengan maksimal di perpustakaan dan dalam pelayanan pemustaka dapat memberikan pelayanan prima kepada pemustaka.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PENINGKATAN MANAJEMEN PERPUSTAKAAN Elvan Rifiyanto Pane
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 9 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v2i9.1500

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam peningkatan manajemen perpustakaan telah menjadi suatu keharusan dalam menghadapi perkembangan pesat dunia informasi dan teknologi saat ini. Perpustakaan, sebagai lembaga penting dalam dunia pendidikan dan penelitian, memiliki peran vital dalam menyediakan akses terhadap berbagai sumber daya informasi. Dalam era ini, mengelola perpustakaan dengan cara konvensional tidak lagi cukup efisien. Teknologi informasi telah mengubah cara perpustakaan mengelola koleksi, memberikan layanan kepada pengguna, dan menjalankan operasi sehari-hari. Pemanfaatan teknologi seperti Artificial Intelligence, automasi perpustakaan, media sosial, database jurnal, digital library, dan gamifikasi telah membawa perubahan signifikan dalam manajemen perpustakaan. Teknologi ini telah meningkatkan efisiensi, kualitas layanan, dan keterlibatan pengguna dalam berbagai aspek perpustakaan. Dalam kesimpulan, pemanfaatan teknologi dalam perpustakaan modern telah membantu menjaga relevansi perpustakaan, meningkatkan efisiensi, dan memenuhi tuntutan pengguna di era digital ini.
PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP PENGEMBANGAN PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR Herman, Herman; Rusadi, La Ode; Suriadi, Suriadi; Fendy, Fendy; Mantasa, Kamaluddin
JURNAL ILMU PERPUSTAKAAN (JIPER) Vol. 4, No. 2 (2022): September
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiper.v4i2.21218

Abstract

Teknologi informasi berperan dalam mengembangkan Perpustakaan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar. Tujuan penelitian adalah mengetahui strategi pengembangan perpustakaan berbasis teknologi informasi dan mengetahui pemanfaatan teknologi informasi di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Makassar. Jenis penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data primer diperoleh melalui observasi atau pengamatan secara langsung pemanfaatan teknologi informasi di Perpustakaan Unismuh Makassar sehingga akan diperoleh hasil yang lebih komprehensif, sumber data sekunder yang bersumber dari buku, jurnal, majalah ilmiah, serta dokumen penting lainnya. Metode pengumpulan data yang digunakan (1) observasi partisipatif; (2) wawancara; dan (3) dokumentasi. Analisis data dilakukan dalam bentuk reduksi data, penyajian data, dan penarikan atau verifikasi kesimpulan untuk memperoleh hasil akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan perpustakaan berbasis teknologi informasi di perpustakaan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar dilakukan dengan:  1) Kebijakan Pengembangan Perpustakaan Unismuh Makassar dengan melakukan pengembangan koleksi berbasis teknologi informasi, Melakukan pembenahan tata ruang perpustakaan, Memperbaiki pelayanan teknis dan pelayanan pemustaka, Menerapkan sistem otomasi perpustakaan, dan Memperkuat jaringan informasi. 2) Penyediaan dana dengan uraian kebijakan pendanaan dan sumber dana, 3. SDM (Sumber Daya Manusia) Perpustakaan. Meliputi kualifikasi pendidikan formal dan pelatihan kepustakawanan dan Perencanaan Pengembangan SDM.Kata Kunci: Teknologi Informasi, Pengembangan Perpustakaan, Perpustakaan Perguruan Tinggi
Atificial intellegence sebagai kebutuhan perpustakaan pada era teknologi informasi Saputra, Khairani Nispy; Ilhami, Hamidi
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 12 No. 1: Juni 2024
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/pk.v12i1.12069

Abstract

Teknologi informasi membawa perubahan yang signifikan terhadap kebiasan masyarakat dalam mencari informasi, maka perpustakaan dapat menggunakan teknologi informasi dalam meningkatkan layanannya. Kebutuhan akan layanan yang berbasis teknologi seperti Artificial Intellegence menjadi pilihan dalam meningkatkan layanan di perpustakaan. Akan tetapi perpustakaan tidak dapat menerapkan AI jika dalam persiapan akan hal tersebut tidak diusahakan. Menjadi penting jika dalam penelitian ini bertujuan untuk dilakukan pendalaman penelitian terkait layanan apa saja yang dapat diterapkan dengan AI di perpustakaan kemudian hal apa saja yang perlu dipersiapkan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menganalisis dari hasil-hasil penelitian terdahulu, lalu membacanya kemudian mencatat poin penting yang memang relevan dengan penelitian, setelah itu menghimpunnya menjadi data pendukung dari penelitian. Hasil yang ditemukan dari penelitian ini yaitu bidang-bidang AI yang dapat diterapkan di perpustakaan, seperti pengenalan bahasa alami, visi komputer, pengenalan percakapan, dan robotika. Adapun persiapan dari perpustakaan itu sendiri dalam menerapkan AI dapat dengan mengalokasikan biaya, memperhatikan pengguna perpustakaan, memperhatikan komponen-komponen perangkat keras dan lunak, kemudian dibantu dengan jaringan yang memadai. Ketersediaan teknologi informasi ini tidak menutup kemungkinan perpustakaan memiliki potensi untuk terus berkembang secara dinamis dan akhirnya Artificial Intellegence dapat diterapkan di perpustakaan.

Page 18 of 24 | Total Record : 233