Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

Pengembangan Modul Ajar Berbasis Kurikulum Merdeka Pada Materi Persamaan Linear Di Kelas VII SMP Negeri 13 Medan Henny I. Sitanggang; Agusmanto J.B Hutauruk; Samuel Juliardi Sinaga; Adi Suarman Situmorang
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pengembangan modul ajar berbasis kurikulum merdeka pada materi persamaan linear yang valid serta untuk mengetahui bagaimana kepraktisan dan keefektifan modul ajar berbasis kurikulum merdeka di SMP Negeri 13 Medan. Jenis penelitian yang dilakukan pada penelitian ini adalah Research & Development (R&D) dengan menggunakan model 4-D. Subjek dalam penelitian dan pengembangan ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 13 Medan yang terdiri dari 1 kelas dengan jumlah siswa 24 orang. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah modul ajar berbasis kurikulum merdeka pada materi persamaan linear untuk SMP kelas VII. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar validasi, angket, wawancara, soal tes dengan teknis analisis data validasi, kepraktisan dan keefektifan. Berdasarkan hasil validasi ahli, lembar angket respon siswa, dan hasil soal tes siswa diperoleh modul ajar berbasis kurikulum merdeka pada materi persamaan linear memenuhi kriteria sangat valid dengan presentase 85.96%, sangat praktis dengan presentase 76.58% dan sangat efektif berdasarkan hasil ketuntasan soal tes peserta didik dengan presentase 83.3%. Abstract This study aims to find out how the process of developing independent curriculum-based teaching modules on valid linear equation material and to find out how the practicality and effectiveness of independent curriculum-based teaching modules at SMP Negeri 13 Medan. The type of research conducted in this research is Research & Development (R&D) using the 4-D model. The subjects in this research and development were class VII students of SMP Negeri 13 Medan consisting of 1 class with 24 students. While the object of this study is a teaching module based on the independent curriculum on linear equation material for class VII junior high school. The research instruments used in this study were validation sheets, questionnaires, interviews, test questions with validation data analysis techniques, practicality and effectiveness. Based on the results of expert validation, student response questionnaires, and the results of student test questions, it was obtained that teaching modules based on the independent curriculum on linear equation material met the criteria of being very valid with a percentage of 85.96%, very practical with a percentage of 76.58% and very effective based on the results of the completeness of student test questions with a percentage of 83.3%. Keyword: Independent Curriculum , Module,Teaching Module
Pengembangan Modul Ajar Pembelajaran IPA Menggunakan Pendekatan Kurikulum Merdeka Kelas IV Sekolah Dasar Sri Melan Tanango; Masri Kudrat; Rustam I Husain
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1461

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengembangan modul ajar IPA bermuatan IKM, kevalidan produk moduldan keefektifan produk modul pada guru Sekolah Dasar di Kabupaten Gorontalo Utara Penelitian ini merupakan penelitian pengambangan menggunakan model ASSURE. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simbulan bahwa Pengembangan modul ajar IPA bermuatan kurikulum merdeka yang telah dikembangka pada guru Sekolah Dasar di Kabupaten Gorontalo Utara sangat layak digunakan. Kevalidan produk modul ajar IPA pendekatan kurikulum merdeka kelas IV Sekolah Dasar di Kabupaten Gorontalo Utara menggunakan model ASSURE berdasarkan hasil validasi pembelajaran, bahasa dan kepraktisan memiliki nilai dengan rentang 3.25 < x < 4 dengan kategori sangat layak Modul ajar sangat efektif digunakan guru karena produk dalam bentuk modul menggunakan model ASSURE belum tersedia, sehingganya keberadaan modul ini dapat digunakan guru dalam melaksanakan pembelajaran pada kurikulum merdeka.
Pengembangan Modul Ajar Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV Sekolah Dasar Dalam Kurikulum Merdeka Wiwik Okta Susilawati; Sonia Yulia Friska; Easy Eroza
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1487

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya perangkat ajar kurikulum merdeka yang sesuai dengan kebutuhan sekolah. SDN 01 Sitiung membutuhkan perangkat ajar salah satunya modul ajar Pendidikan Pancasila di Kelas IV. Maka upaya yang dilakukan adalah dengan mengembangkan modul ajar mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV sekolah dasar dalam kurikulum merdeka yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini yaitu penelitian Research and Development yang menggunakan model pengembangan ADDIE yang memiliki beberapa tahap yaitu (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Instrumen penilaian dilakukan oleh tiga validator yaitu validator isi, validator bahasa dan validator kegrafikaan. Pengisian lembar instrumen menggunakan lembar validasi untuk validator dan lembar praktikalitas yang dinilai oleh praktisi. Hasil yang didapat dari pengembangan Modul Ajar Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV Sekolah Dasar Dalam Kurikulum Merdeka Di SDN 01 Sitiung yaitu dari hasil validator memperoleh nilai rata-rata 83,16% dengan kategori sangat valid, nilai praktikalitas memperoleh nilai rata-rata 87,5% dengan kategori sangat praktis
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS KURIKULUM MERDEKA PADA MATERI BENTUK ALJABAR DI KELAS VII SMP NEGERI 13 MEDAN Endang Novi Trisna Siloto
Sepren Vol 4 No 02 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/sepren.v4i02.1155

Abstract

This study aims to obtain teaching modules based on the independent curriculum on algebraic material in class VII SMP Negeri 13 Medan that are vali, practical, and effective. The type is research used in this study is Research and Development (R&D). The teaching module development process is oriented based on the ADDIE model. The subjects in this study were all students of class VII SMP Negeri 13 Medan (chosen one class out of five classes randomly). While the object of this study is teaching material in the form of teaching modules based on the independent curriculum on algebraic material. The research instruments used in this study were validation sheets, interview, questionnaires with validation data analysis techniques, practicality and effectiveness. Based on the results of expert validation, student response questionnaries, and student assessment results, it is known that independent curriculum-based teaching modules in algebraic form material meet the very valid criteria with a percentage of 85,93%, very practical with a percentage of 86,03%, and very effective based on the results of the completeness assessment of students with a percentage of 83,33%.
Pengembangan Modul Ajar Program Sekolah Penggerak Berbasis Problem Based Learning Roisatun Nisa&#039;; Minahus Sholihah
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1040.642 KB) | DOI: 10.33603/jnpm.v6i4.7199

Abstract

Kementerian Pendidikan dan kebudayaan menetapkan kurikulum baru yang dikenal sebagai “Program Sekolah Penggerak” sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas Pendidikan di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul ajar yang layak dari aspek valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model Plomp yaitu analisis pendahuluan, pengembangan atau pembuatan prototype, dan penilaian. Adapun Teknik pengumpulan dan instrumen penelitian berupa wawancara, lembar validasi, lembar angket, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dan lembar tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas modul ajar yang dihasilkan berdasarkan aspek kevalidan memperoleh skor 4,4 yang masuk kategori valid. Nilai kepraktisan diperoleh dari angket respon guru dengan skor 3,8 dan observasi keterlaksanaan pembelajaran dengan skor 0,88 yang masuk dalam ketgori praktis. Selanjutnya, aspek keefektifan diperoleh dari tes berupa asesmen formatif dengan skor 77,65 yang masuk dalam kategori efektif. Penelitian ini menunjukkan bahwa modul ajar dikatakan valid, praktis, efektif. Sehingga modul ajar ini bisa digunakan sebagai pegangan siswa dan guru pada sekolah yang menerapkan Kurikulum Merdeka. 
Pengembangan Modul Inspiring Leadership Training (SPIRIT) Sebagai Bahan Ajar Program Latihan Dasar Kepemimpinan Tingkat Mahasiswa Mustari S. Lamada; Muliadi; Andi Nurfadila
Information Technology Education Journal Volume 1, Issue 3, September 2022
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.72 KB) | DOI: 10.59562/intec.v1i3.255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil validitas, kepraktisan, dan keefektivan pengembangan modul Inspiring Leadership Training (SPIRIT) Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika dan Komputer Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Research and Development (R&D) dengan menggunakan pengembangan model 4-D. Subjek pada penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Teknik Informatika dan Komputer FT UNM. Instrumen pengumpulan data dilakukan melalui lembar uji validasi, angket respon mahasiswa, dan instrumen penilaian hasil penggunaan modul. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul Inspiring Leadership Training (SPIRIT) Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika dan Komputer FT UNM, berada pada nilai sebesar 97% oleh validasi ahli materi dan 95% oleh validasi ahli media dengan kategori sangat valid. Modul Inspiring Leadership Training (SPIRIT) dinyatakan praktis dari hasil analisi respon mahasiswa dengan nilai 83,37% dengan kategori sangat praktis, dan dinyatakan efektif karena ditinjau dari hasil penggunaan mahasiswa mencapai rata-rata 80% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan modul Inspiring Leadership Training (SPIRIT) diterima untuk digunakan sebagai media dalam pelaksanaan SPIRIT Himpunan mahasiswa Jurusan Teknik Informatika dan Komputer Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Materi “Menggunakan Data” Titin Suryani; Syarifah Fadillah Al Hadad; Jamilah Jamilah
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2023): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v5i1.2457

Abstract

This research is by using research and development (RnD) method. The model used is the 3-D model approach or development, which stands for Define, Design, and Development. The purpose of this research is to develop teaching modules based on differentiated learning on material using data. The research subjects were 20 students of class VII SMP Assalam Pontianak Islamic Boarding School. Data analysis techniques used are interviews, indirect communication techniques, and measurement techniques. The instruments used in this study were test sheets for learning outcomes, validation sheets, and response questionnaires. Differentiation-based teaching modules have media and material validity levels of 90.26% and 83.58%, respectively, in the "very valid" category. From the questionnaire filled out by the teacher and students, the practicality value of the teacher and student response questionnaire was 100% and 90.5% respectively with the "very practical" category. The effectiveness of the module is seen from the results of student learning using the t test. It can be seen from the results of the t test which shows that tcount (2.2202649) > ttable (2.0930241) which means Ha is accepted where learning outcomes after being given learning with teaching modules based on learning differ beyond KKM score is 73..
Analisis Kebutuhan Pengembangan Bahan Ajar Berupa Modul Elektronik Berbasis STEM Rasmi, Dian Pertiwi; Hendri, Menza; Azriyanti, Riza
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 6 (2023): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i6.2683

Abstract

The purpose of this study was to analyze the needs of teachers for the development of teaching materials in the form of STEM-based electronic modules. Development using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementatin, Evaluation). The data obtained through interviews with one of the physics teachers in Kerinci district, the results of the interviews are that in the learning process teachers have not used electronic modules with the STEM approach and require electronic modules with the STEM approach because the STEM approach focuses more on real-world problems or problems in everyday life. based on a combination of four aspects, namely  Science, Technology, Engineering, and Mathematics, making it easier for students to understand the material, besides that it can also improve students' scientific literacy. So that researchers will carry out the development of STEM-based electronic modules.
Pengembangan Modul Ajar Mata Pelajaran IPAS Dalam Kurikulum Merdeka Pada Kelas IV Sekolah Dasar M. Anggrayni; Sonia Yulia Friska; Eny Retnawati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar mata pelajara IPAS dalam kurikulum merdeka. Karena modul ajar ini dapat membantu dan mempermudah guru dalam proses pembelajaran. Rancangan penelitian yang digunakan penelitian dan pengembangan (R&D) yang bertujuan untuk menghasilkan suatu produk baru dari hasil pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation), pengembangan modul ajar meliputi analisis kebutuhan, analisis karakteristik peserta didik, analisis modul ajar dan analisis materi. Kemudian melalui uji validitas oleh ahli (isi, kegrafikaan, Bahasa) dan uji praktikalitas (guru kelas IV, kepala sekolah, dan guru penggerak). Hasil dari uji validitas diperoleh rata-rata 83,98% kategori sangat valid, sedangkan uji praktikalitas memperoleh rata-rata 92,85% kategori sangat praktis
Validasi Pengembangan Modul Ajar Bioteknologi Berbasis Problem Based Learning Zharifa Afifi; Syamsurizal Syamsurizal; Helendra Helendra; Ria Anggriyani
ISLAMIKA Vol 5 No 3 (2023): JULI
Publisher : Pendidikan Agama Islam STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/islamika.v5i3.3620

Abstract

The Independent Curriculum requires teachers to compile teaching tools consisting of Learning Outcomes (CP), Learning Objectives Flow (ATP) and teaching modules as a mandatory task of a teacher. The teaching module is a form of learning implementation plan in the Independent Curriculum which is accompanied by student worksheets and teaching materials in it. This research uses a type of development research with a 4D model. The 4D model consists of four stages of Define, Design, Develop and Disseminate. Due to time constraints, this study did not carry out the disseminate stage. The subjects of this study consisted of lecturers from the Biology Department, FMIPA UNP, seven Biology teachers. Based on the research data, a problem-based learning biotechnology teaching module is obtained which is very valid with a validation value of 95.59%.

Page 24 of 90 | Total Record : 896