Filter By Year

1945 2024


Found 395 documents
Search ANALISIS PERENCANAAN LABA , by title

Analisis Break Even Point dan Margin of Safety Sebagai Alat Perencanaan Laba Pada Usaha Tahu Lancar Kabupaten Gowa Famelia Agata Garut; Muhammad Azis; Warka Syachbrani
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2879

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan laba menggunakan perhitungan Break Even Point (BEP) dan Margin of Safety (MOS) pada Usaha Tahu Lancar Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data yang diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi. Data yang digunakan adalah data biaya dan volume penjualan periode Mei hingga Oktober 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya tetap sebesar Rp73.709.013 per bulan dan biaya variabel sebesar Rp46.333 per ember, dengan margin kontribusi sebesar Rp48.667 per ember atau rasio margin kontribusi sebesar 51%. BEP berada pada 1.515 ember per bulan atau setara Rp143.882.417, berada di bawah volume penjualan aktual bulanan yang berkisar antara 3.923 hingga 4.474 ember. Nilai MOS berkisar antara 61% hingga 66%, mengindikasikan tingkat keamanan usaha yang cukup baik terhadap risiko penurunan penjualan. Untuk mencapai target laba Rp135.000.000 per bulan, Usaha Tahu Lancar perlu menjual 4.288 ember per bulan atau setara Rp407.406.857. Dengan demikian, analisis BEP dan MOS terbukti efektif sebagai alat perencanaan laba yang terstruktur dan memberikan gambaran yang jelas mengenai batas aman operasional usaha.
Peran Analisis Cost-Volume-Profit (CVP) Dalam Perencanaan Laba Untuk Mencapai Target Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Jasa Penyedia Air Minum Acep Paruk; Dewi Ratnasari Astuti
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.19847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Cost-Volume-Profit (CVP) terintegrasi Non-Revenue Water (NRW) dalam menyusun perencanaan laba strategis dan menguji efektivitasnya dalam memprediksi pencapaian target kinerja keuangan pada perusahaan penyedia air minum. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan melalui metode studi kasus pada PDAM “X” menggunakan analisis sensitivitas (what-if analysis) berbasis spreadsheet (Microsoft Excel) untuk memodelkan skenario deterministik-matematis. Kebaruan penelitian ini terletak pada penyajian proyeksi analisis "bagaimana-jika" (what-if analysis) terhadap perubahan tingkat Non-Revenue-Water (NRW) sebagai faktor krusial dalam menyusun perencanaan laba strategis dan memprediksi pencapaian target kinerja keuangan pada BUMD penyedia air minum (PDAM “X”). Hasil simulasi menunjukkan bahwa penurunan tingkat NRW ke standar nasional 25% mampu melipatgandakan pertumbuhan laba usaha sebesar 196,15% dan memperluas Margin of Safety (MoS) dari 8,05% menjadi 20,58% tanpa memerlukan kenaikan tarif. Implikasi teoretis memperkuat Teori Kontingensi dalam menyelaraskan informasi akuntansi dengan ketidakpastian teknologi. Secara praktis, model ini berfungsi sebagai early warning system bagi direksi dalam menjamin status Full Cost Recovery (FCR) yang berkelanjutan serta mengoptimalkan pencapaian skor indikator kinerja keuangan audit BPKP.
Analisis Break Even Point Sebagai Alat Perencanaan Laba Pada PDAM Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa Nurisma Khadijah; Palipada Palisuri; Ahmad Jumarding
Journal of Economy Business Development Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Economy Business  Development, April 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v3i1.2553

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PDAM Kabupaten Gowa selama periode 2017–2021 dengan menggunakan pendekatan analisis rasio keuangan dan evaluasi Break Even Point. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif untuk menggambarkan perubahan kinerja keuangan dan faktor-faktor yang memengaruhi kinerja tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDAM Kabupaten Gowa mengalami peningkatan pendapatan yang stabil, pengelolaan biaya yang efektif, serta pemeliharaan margin kontribusi yang optimal. Selain itu, perusahaan mampu menjaga posisi Break Even Point yang menguntungkan, memberikan ruang untuk pengembangan lebih lanjut. Penelitian ini juga menemukan bahwa manajemen biaya yang efisien dan penggunaan teknologi informasi yang baik menjadi faktor penting dalam pencapaian keberhasilan ini. Dengan demikian, PDAM Kabupaten Gowa dapat menjadi model dalam pengelolaan keuangan yang berkelanjutan bagi perusahaan daerah lainnya. Saran yang diberikan adalah perlunya penguatan kapasitas kelembagaan dan penerapan teknologi yang lebih inovatif untuk mendukung kelangsungan jangka panjang. This study aims to analyze the financial performance of PDAM Gowa Regency during the period of 2017–2021 using financial ratio analysis and Break Even Point evaluation. The research method employed is descriptive analysis with a quantitative approach to depict changes in financial performance and the factors influencing those changes. The findings indicate that PDAM Gowa Regency experienced stable revenue growth, effective cost management, and the maintenance of an optimal contribution margin. Additionally, the company managed to sustain a favorable Break Even Point, allowing room for further development. This study also reveals that efficient cost management and the proper utilization of information technology are critical factors in this success. Therefore, PDAM Gowa Regency can serve as a model for sustainable financial management in regional public companies. The recommendations include strengthening institutional capacity and the application of more innovative technologies to support long-term sustainability.
Relevansi Analisis Cost-Volume-Profit (CVP) sebagai Dasar Pengambilan Keputusan Manajerial dalam Perencanaan Laba Perusahaan: Systematic Literature Review Andini Intan Ramadhani Siregar; Atikah Azwah Mrp; Zuhrah Khalilah Diael Harahap
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 4 No 2 (2026): Oktober, Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Perkumpulan Konsultan Manajemen Pendidikan Indonesia (PKMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65510/jieb.v4i2.397

Abstract

This study aims to analyze the relevance of Cost-Volume-Profit (CVP) analysis as a basis for managerial decision-making in corporate profit planning. A Systematic Literature Review (SLR) method was employed, examining ten research articles regarding the application of CVP. The findings indicate that CVP assists companies in determining the contribution margin, break-even point (BEP), margin of safety, and target profit, while also supporting cost control and sales strategies. However, the application of CVP has limitations, as it relies on assumptions of stable prices, costs, and sales volumes. Thus, CVP remains relevant as a tool for profit planning and managerial decision-making, provided it is adapted to the company's specific conditions.
Analisis Break Even Point dalam Perencanaan Laba pada UMKM (Studi pada Rumah Makan Ayam Geprek di Kota Gorontalo) Ismail Idrak; Rio Monoarfa; Surya Handrisusanto Ahmad
Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 2 (2026): Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin (Agustus 2026 - Januari 2027)
Publisher : Transbahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/researchreview.v5i2.619

Abstract

This study aims to analyze the application of Break Even Point (BEP) as a profit planning instrument for two ayam geprek MSMEs in Gorontalo City, namely Geprek Uyat and Geprek Tiar. A descriptive quantitative approach with a case study design was employed, analyzing three years of financial records through cost classification, contribution margin, BEP calculation, profit planning, and margin of safety. The findings reveal that Geprek Uyat experienced a sustained rise in its break even threshold that eventually surpassed actual sales, pushing the business into a loss position. Geprek Tiar, by contrast, consistently maintained sales above its break even point and continued generating positive net profit, despite a declining margin of safety trend. The root cause of this divergence lies not in product or pricing differences, but in the structural gap in fixed cost burdens between the two enterprises. This study concludes that BEP analysis is an effective instrument for profit planning in culinary MSMEs, enabling owners to set minimum sales targets and make data-driven decisions.

Page 40 of 40 | Total Record : 395