Filter By Year

1945 2024


Found 1,176 documents
Search l3 BIPA

Implementasi Lingkungan Pembelajaran Virtual (LPV) dalam Pelatihan BIPA Tingkat Pemula
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 2: November 2022
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v11i2.49710

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendiskripsikan penerapan Lingkungan Pembelajaran Virtual (Virtual Learning Environment) dalam pelatihan BIPA untuk Tingkat Pemula yang dilaksanakan oleh Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Implementasi Lingkungan Pembelajaran Virtual (LPV) tersebut dilakukan dengan menggunakan empat platform sebagai media pembelajaran secara daring dan jarak jauh selama pandemi Covid-19. Keempat platform tersebut adalah media zoom sebagai bentuk pembelajaran sinkronus, serta pembelajaran asinkronus melalui penggunaan LMS Virlenda yang dibuat dan dikelola oleh Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, media sosial Telegram serta Surat Elektronik atau email. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif yakni mendeskripsikan kegiatan proses pembelajarn BIPA secara daring dan jarak jauh. Data meliputi kegiatan pembelajaran yang diolah berdasarkan kategori kegiatan pemelajar dan platform yang digunakan dalam pembelajaran yang selanjutnya dianalisis. Berdasarkan temuan, integrasi LPV dalam pembelajaran BIPA Tingkat Pemula dengan pemelajar lintas negara memberikan tawaran yang menjanjikan bagi proses pembelajaran secara daring dan jarak jauh. LPV menyediakan sarana pembelajaran yang interaktif serta komunikatif sehingga proses pembelajaran bisa berterima oleh pemelajar dimana pun mereka berada. Oleh karena itu, integrasi LPV untuk pembelajaran BIPA bisa menjadi pillihan handal dalam pembelajaran daring dan lintas negara. Akan tetapi, penyempurnaan integrasi LPV untuk BIPA khususnya Tingkat Pemula harus terus dikembangkan ke depannya sehingga cita-cita Bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional bisa segera terwujud. Kata kunci: Lingkungan Pembelajaran Virtual (LPV), BIPA tingkat pemula, virlenda Abstract This article aims to describe the application of a Virtual Learning Environment (VLE) in BIPA Training for Beginner Level conducted by Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. The implementation of the Virtual Learning Environment was carried out by using four platforms as online and distance learning media during the Covid-19 pandemic. The four platforms are zoom as media of synchronous learning, as well as asynchronous learning through the use of the LMS Virlenda which was created and managed by Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Telegram and email. This paper used a qualitative method that describes the activities of the online and remote BIPA learning process. The data included learning activities that were processed based on the category of student activities and the platforms used in learning which were then analyzed. Based on the findings, the integration of VLE in BIPA of Beginner Level learning followed by cross-country students provides a promising offer for online and distance learning processes. VLE provides interactive and communicative learning facilities so that the learning process can be accepted by students wherever they are. Therefore, the integration of VLE for BIPA learning can be a reliable choice in online and distance learning. However, the improvement of VLE integration for BIPA learning, especially for the Beginner Level, should be developed in the future so that the ideals of Indonesian as an international language can be reached soon. Keywords: Virtual Learning Environment (VLE), BIPA for beginner level, virlenda
Budaya Maritim dalam Cerpen Kutukan Keturunan Bajak Laut Karya Bagus Sulistio Sebagai Materi Pengenalan Budaya BIPA Fatma Anggita Putri
Indonesian Journal of Teaching and Teacher Education Volume 2, No 1 (2022) January - June
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/ijtte.v2i1.68

Abstract

This study aims to explain and describe the cultural elements contained in an Indonesian short story entitled Kutukan Keturunan Bajak Laut by Bagus Sulistio as Indonesian language teaching material for Foreign Speakers (BIPA) level C1 and C2. The subject of this research is a short story entitle Kutukan Keturunan Bajak Laut by Bagus Sulistio. This study uses a qualitative descriptive approach to systematically describe phenomena, namely cultural elements as BIPA teaching materials. Data collection techniques used reading-note techniques, literature study, and data cards. This research shows that the short story Kutukan Keturunan Bajak Laut by Bagus Sulistio contains cultural elements in the form of language, knowledge system, livelihood system, religious system and art. Elements of culture can be used as teaching materials or as an introduction to culture, especially maritime culture as a support for the language skills of BIPA teachers.
PEMANFAATAN APLIKASI DISCORD SEBAGAI ALTERNATIF PEMBELAJARAN BIPA DARING Helmi Muzaki; Caesar Adlu Hakim
ESTETIKA: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : STKIP PGRI SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36379/estetika.v4i1.231

Abstract

The Covid-19 pandemic has made learning that was initially carried out offline become online. Although several educational institutions have started to carry out offline learning now learning Indonesian for Foreign Speakers (BIPA) is still being carried out online. In online learning, BIPA teachers need applications that can be used both synchronously and asynchronously. Discord is an application that can be used in BIPA learning both synchronously and asynchronously. This study aims to describe the Discord application as an alternative in online BIPA learning and describe the use of Discord in online BIPA learning. The method used is library research. The data in this study are in the form of national, international journal articles, books, and references that are relevant to the use of Discord as an online BIPA learning medium. The results of this study indicate that Discord has features that support online BIPA learning. Therefore, Discord can be used as a medium in online BIPA learning. These features include Roles, Text Channels, Voice Channels, Video Conferences, and Bots. This study also shows the use of Discord in online BIPA learning with four basic language skills, namely listening, speaking, reading, and writing.
ANALISIS DIPLOMASI BUDAYA INDONESIA DALAM INTERNASIONALISASI BAHASA INDONESIA MELALUI BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING (BIPA) DI THAILAND PADA TAHUN 2016 – 2019 Indah Zaitun Sari; Umi Oktyari Retnaningsih
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9: Edisi II Juli - Desember 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the language internationalization efforts carried out by Indonesia is through the Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing/ Indonesian Language for Foreign Speakers (BIPA) Program that is specially intended for foreign societies. One of BIPA’s target is the foreign citizen in South East Asian Region, one of the intended country is Thailand. This research analyze how internationalization of Indonesian Language through BIPA in Thailand. The process in promoting Indonesian Language did through art performance, food and batik bazaar, festival, educational cooperation. BIPA become an effective way to convey the Indonesian Language and also Indonesian culture in Thailand. The perspective that is being used in this research is the Constructivism Perspective and Cultural Diplomacy Theory. The use of these Perspective and Theory are in line with the global development that is being more advanced from time to time in all aspects, and this research is analyzing the Soft Power effort that is being carried out by Indonesian Government through BIPA focused in Thailand. This qualitative research collected the primary and secondary data. The primary data get by online interview with Indonesian Language teacher in Thailand, Afwin Sulistiawati, M.Hum. The secondary data get by journal, book,e-book, article, thesis, youtube, and website. The result of this research shows some problems in learning standard, communication, and infrastructure. The effort to spread the Indonesian Language through BIPA in Thailand is not operated is it was expected to be due to the language barrier between the teachers and the students. However, through the cultural approach (the exposure of Indonesian traditional Arts, Crafts and Foods) has been positively responded by the intended Thai citizen. Keywords: BIPA, Indonesian Culture, Cultural Diplomacy, Language Internationalization.
PERUBAHAN PELAFALAN BUNYI [s] DAN [r] OLEH PEMELAJAR BIPA KOREA TINGKAT DASAR (KAJIAN FONETIK) Afina Naufalia; Lia Maulia Indrayani
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 10, No 2 (2022): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v10i2.74-85

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan pelafalan berbagai bunyi bahasa Indonesia oleh pemelajar BIPA asal Korea, salah satunya adalah fonem [s] dan [r]. Perbedaan tersebut disebabkan oleh perbedaan aturan fonologi antara bahasa dengan bahasa Korea. Dalam bahasa Indonesia, huruf s dilafalkan dengan [s] sedangkan di dalam bahasa Korea, bisa dilafalkan dengan [s] dan [š]. Begitu pun pada fonem /r/ yang dalam bahasa Korea bisa dilafalkan dengan [r] atau [l]. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perbedaan pelafalan fonem oleh pemelajar BIPA Korea ketika melafalkan kosakata bahasa Indonesia dan mendeskripsikan perbedaan sistem fonologi antara bahasa Korea dengan bahasa Indonesia sebagai penyebab perubahan pelafalan fonem tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitiannya adalah pemelajar asal BIPA Korea tingkat dasar sebanyak 18 pemelajar dari Balai Bahasa UPI. Penelitian dilakukan dengan teknik wawancara. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, disimpulkan hasil bahwa sebanyak 40 bunyi [s] dilafalkan berbeda oleh pemelajar BIPA, yaitu menjadi bunyi [š]. Selanjutnya, perubahan pelafalan bunyi [r] terjadi sebanyak 27 jenis masalah yang dilafalkan menjadi [l]. Perbedaan pelafalan tersebut disebabkan oleh adanya interferensi bahasa ibu pemelajar BIPA ketika melafalkan bunyi bahasa Indonesia. Hasil temuan dalam ini, yakni berupa data perbedaan pelafalan fonem oleh pemelajar BIPA Korea dan data berupa perbedaan sistem fonologi bahasa Indonesia dan bahasa Korea bisa dimanfaatkan oleh pengajar BIPA sebagai bahan pembelajaran agar pemelajar bisa beradaptasi melafalkan bunyi bahasa Indonesia. Hal ini karena pelafalan adalah aspek penting dalam pembelajaran bahasa kedua. Peneliti berharap penelitian ini bisa memperkaya penelitian dalam bidang BIPA dan Fonologi.
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA JARAK JAUH BAGI BIPA ANAK BERBASIS KONSEP HIPERMEDIA Mochamad Whilky Rizkyanfi; Anggi Saputra Simorangkir; Nuri Novianti Afidah
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.3680

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) menuntut pemelajar untuk dapat menggunakan empat keterampilan berbahasa (membaca, berbicara, menulis, mendengarkan) dengan cepat. Pembelajaran yang dilakukan pada penelitian ini berbasis konsep hipermedia dalam pembelajaran BIPA jarak jauh bagi BIPA anak di KBRI Kopenhagen, Denmark. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data-data berupa hasil observasi terhadap pemelajar BIPA anak. Selain menjadi sarana pembelajaran jarak jauh, hipermedia mempermudah penyampaian materi dan informasi yang akan diberikan. Keefektifan pembelajaran BIPA jarak jauh menggunakan berbasis konsep hipermedia ini dapat dikatakan berhasil diterapkan pada BIPA anak. Konsep hipermedia dalam pembelajaran BIPA dapat diterapkan kepada pemelajar di kelas daring guna mengakomodasi semua kebutuhan pemelajar. Penggunaan hipermedia menjadi satu di antara cara yang dapat dilakukan dalam pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran e-learning dapat dilakukan dengan menggunakan konsep hipermedia sehingga pembelajaran jarak jauh menjadi fleksibel.
Analisis Kesalahan Berbahasa pada Karangan Mahasiswa BIPA Darmasiswa RI (Kajian terhadap Hasil Karangan Mahasiswa Darmasiswa 2016-2017) Alifia Khoirunnisa; Arif Budi Wurianto; M. Isnaini
Kode : Jurnal Bahasa Vol 11, No 3 (2022): Kode: Edisi September 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v11i3.38823

Abstract

Buku Kumpulan Juara Jurnal Bahasa Indonesia Mahasiswa BIPA 2016-2017 memiliki karangan yang berjumlah 22 karangan menceritakan pengalaman mahasiswa asing selama berada di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa yang terdapat dalam karangan mahasiswa BIPA darmasiswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif. Prosedur pengumpulan data penelitian ini adalah (1) pengumpulan karangan, pembacaan karangan, penandaan dengan menggarisbawahi, pengklasifikasian dengan tabel, pembuatan diagram. Data penelitian ini diambil dari Jurnal Bahasa Indonesia Mahasiswa Darmasiswa tahun 2016/2017. Data yang diambil berupa kalimat yang diidentifikasi berupa hasil kesalahan berbahasa yang meliputi : kesalahan struktur kalimat, kesalahan pemilihan diksi, dan kesatuan wacana. Sumber data penelitian ini adalah buku kumpulan juara jurnal Bahasa Indonesia tahun 2016/2017. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Darmasiswa. Objek Penelitian adalah karangan mahasiswa Darmasiswa yang terkumpul dalam buku juara jurnal Bahasa Indonesia tahun 2016/2017.
BIPA Learning Design Based On Buginese Culture Arisnawati, Nurlina; Rahmatiah; Yulianti, Andi Indah
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 1 No. 4 (2022): September
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v1i4.447

Abstract

Learning and studying a language are essentially learning and examining its culture because language activities are also considered an activity to convey cultural messages to the community. Learning BIPA is a significant and prospective field in introducing a language and its culture. This research aims to develop the contextual BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) teaching materials based on the local culture: Bugis culture. The fundamental concept of this research is research and development (R&D). This teaching material is based on the local culture of South Sulawesi, especially related to weddings and traditional South Sulawesi snacks such as Barongko. The goal is to learn the Indonesian language and introduce the Bugis culture, such as Bugis traditional marriage, which has several stages and each of which has its own ritual. Likewise, the traditional snacks topic aims to introduce South Sulawesi traditional snacks. The students are expected to be communicative and master some vocabulary and terms related to the Bugis culture based on the discourse’s explanation of this learning material.
Developing E-Pub for Improving the Competence of BIPA (Indonesian Language for Foreign Speakers) Instructor in The Digital Era Susi Darihastining; Sujinah Sujinah; Umi Nur Qomariyah; Suyoto Suyoto; Chalimah Chalimah
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 7, No 9: SEPTEMBER 2022
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v7i9.15639

Abstract

Abstract: Efforts to internationalize the Indonesian language have resulted in the establishment of BIPA programs at several Indonesian and foreign universities. There is no doubt that Indonesian exists on the international stage. Numerous universities in Asia and Europe already include Indonesian as a required subject in their curricula. According to researchers' observations of the BIPA program at several universities in Indonesia, there are still numerous shortcomings of a good management system: lecturers' teaching materials do not reflect local culture, teaching strategies are not yet applicable, and media development is less diverse and innovative. The issue at hand is how to use E-PUB media in the digital era to build the capacity of Indonesian language teachers for foreign speakers (BIPA). This research employed a qualitative study with a descriptive approach, thus the data analysis used descriptive statistical analysis. The subjects of this study, or data sources, were LPPI tutors. In BIPA learning, E-PUB applications form data. Data collection methods include observation, interviewing, and documenting. The research findings have resulted in the implementation of E-PUB, which has the potential to increase the professionalism of BIPA tutors.Abstrak: Upaya untuk menginternasionalisasikan Bahasa Indonesia telah menyebabkan adanya pendirian program BIPA pada beberapa universitas di Indonesia dan di universitas di negara-negara asing lainnya.  Tidak diragukan lagi bahwa Bahasa Indonesia diakui keberadaannya di kancah internasional. Banyak universitas di Asia dan di Eropa sudah memasukkan Bahasa Indonesia sebagai matakuliah tambahan dalam kurikulum mereka. Berdasarkan observasi para peneliti terdahulu dalam program BIPA di beberapa universitas di Indonesia, masih terdapat banyak variasi kekurangan pada sistem manajemen yang baik: bahan materi ajar oleh dosen tidak merefleksikan budaya lokal, strategi mengajar yang belum diaplikasikan, dan perkembangan media yang kurang variatif dan inovatif.  Isu penelitian yang muncul dalam penelitian ini adalah bagaimana menggunakan media E-PUB untuk membangun kapasitas dari guru-guru Bahasa Indonesia yang mengajar penutur asing (BIPA). Penelitian ini menggunakan studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan demikian data analisis menggunakan analisis desckriptif statistikal. Subjek penelitian atau sumber data dalam penelitian ini adalah tutor LPPI. Dalam pembelajaran BIPA, aplikasi E-PUB digunakan untuk mendapatkan data. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, interview, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan implementasi E-PUB memiliki potensi meningkatkan tingkat profesionalisme tutor BIPA.
Afiksasi Pada Karangan Pemelajar BIPA Abdul Sahri Asmoko; Muhammad Ridwan; Siti Humairoh; Nuryani Nuryani
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v8i1.24771

Abstract

Pembentukan kata baru sangat diperlukan sebagai upaya menyampaikan ilmu kebahasaan, terutama bagi pemelajar BIPA. Tujuannya agar pikiran atau gagasan manusia dapat disampaikan dan dipahami dengan baik. Untuk itu, perlu adanya pembentukan kata yang secara tata Bahasa dapat dilakukan melalui cabang morfologi yaitu afiksasi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kesalahan afiksasi, mendeskripsikan jenis afiksasi, pengelompokan kelas kata yang mengalami afiksasi yang ada dalam karangan pemelajar BIPA. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Prosedur pengumpulan data dengan cara pengumpulan karangan, pembacaan karangan, penandaan, pengklasifikasian dengan tabel, dan pendeskripsian. Data penelitian ini diambil dari karangan pemelajar BIPA 4 di kelas daring BIPA 4 PPB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 2020. Terdapat 24 karangan yang digunakan sebagai data dalam penelitian ini. Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa ketepatan penulisan afiksasi terbilang tinggi. Kemudian afiksasi yang paling sering digunakan yaitu berjenis prefiks me-. Dan kelas kata yang produktif yaitu kelas kata verba.

Page 48 of 118 | Total Record : 1176