Filter By Year

1945 2024


Found 1,176 documents
Search l3 BIPA

PEMBELAJARAN KESANTUNAN BERBAHASA UNTUK BIPA Neneng Maelasari
METAMORFOSIS | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya Vol. 12 No. 1 (2019): METAMORFOSIS Edisi Bulan April 2019 | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Peng
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.517 KB) | DOI: 10.55222/metamorfosis.v12i1.126

Abstract

Kajian dalam penulisan ini bertujuan untuk pembelajaran kesantunan berbahasa bagi bahasa Indonesia penutur asing (BIPA). Adapun sebagai tolok ukur kesantunan yang digunakan dalam tulisan ini adalah tolok ukur yang dirumuskan oleh Leech dengan menggunakan maksim-maksimnya. Maksim-maksim tersebut di antaranya maksim kebijaksnaan, kedermawanan, penghargaan, kesederhanaan, pemufakatan, dan maksim kesimpatisan. Pengaktualisasian kesantunan di era milenium ini menjadi penting agar tidak lahir bentuk-bentuk ketidaksantunan seperti ujaran kebencian, cacian, dan sindiran yang telah membanjiri media sosial saat ini. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Kesantunan berbahasa sebagai bagian dari pendidikan umum memerlukan proses pendidikan yang tidak hanya melakukan kegiatan belajar mengajar yang mentransformasikan pengetahuan bahasa yang bertata nilai, tetapi menanamkan nilai dan mengaktualisasikannya dalam pergaulan sehari-hari. Mutu dan peranan pembelajaran BIPA perlu dikembangkan dengan memantapkan kurikulum, mengembangkan materi pembelajaran yang bersifat pragmatis, dan meningkatkan mutu pendidik BIPA dalam pengetahuan linguistik, metode pembelajaran serta kemampuan berbahasa Indonesia dengan baik.
Validitas Modul Pembelajaran BIPA 1 Materi Pekerjaan Berbasis Pendekatan Komunikatif Intan Nadia; Refa Lina Tiawati; Indriani Nisja
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.71 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.3919

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mahasiswa BIPA dalam belajar mengajarkan BIPA kepada pemelajar asing. Kebutuhan mahasiswa berupa bahan belajar BIPA. Bahan belajar yang digunakan terbatas bahan yang diterbitkan oleh kemendikbud. Seharusnya sumber belajar dalam pembelajaran BIPA ditambahkan lagi. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan hasil pengembangan modul pembelajaran BIPA 1 materi pekerjaan berbasis pendekatan komunikatif yang valid dari segi aspek kelayakan isi, penyajian, bahasa dan keterbacaan, dan kegrafikaan. Teori dalam penelitian ini, yaitu: Pertama, pengertian, sejarah perkembangan, tingkatan pembelajaran, karakteristik Pengajaran, dan tujuan pembelajaran BIPA. Kedua, pengertian, fungsi dan tujuan, unsur-unsur, struktur penulisan, kegrafikan modul pembelajaran. Ketiga, hakikat, sejarah munculnya, ciri-ciri, aspek, dan prosedur pendekatan komunikatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan metode research and development (R&D). Penelitian ini difokuskan kepada validitas modul pembelajaran BIPA 1 materi pekerjaan berbasis pendekatan komunikatif yang diujikan di kelas BIPA universitas PGRI Sumatera Barat dengan hasil analisis instrumen validasi yaitu sebesar 73,30% dengan kategori valid
Pola Kesalahan Berbahasa pada Pembelajaran BIPA Program Darmasiswa Emy Rizta Kusuma; Afiyah Nur Kayati
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 8, No 1 (2023): Metalingua, Edisi April 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v8i1.19210

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola kesalahan berbahasa pada pemelajar BIPA program Darmasiswa. Pembahasan tentang pola kesalahan berbahasa dibagi menjadi tiga tataran, yaitu fonologi, morfologi, dan sintaksis. Data diambil dari hasil produksi tulis berupa jurnal harian mahasiswa dan data tuturan dari interaksi kelas mahasiswa. Hasil analisis menandakan bahwa ditemukan tiga pola kesalahan berbahasa pada tataran fonologi, dua pola kesalahan berbahasa pada tataran morfologi, serta empat pola kesalahan berbahasa pada tataran sintaksis. Pembahasan tentang pola kesalahan berbahasa mahasiswa dilakukan untuk meminimalisir pola kesalahan yang sama tidak terjadi lagi dalam pembelajaran BIPA. Dengan demikian, program pembelajaran BIPA akan lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia mahasiswa asing.
CERITA RAKYAT SEBAGAI BAHAN AJAR DALAM PEMBELAJARAN BIPA Paramita Ida Safitri; Zainal Rafli; Syamsi Setiadi
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v8i1.19711

Abstract

Cerita rakyat sebagai bahan ajar dalam pembelajaran BIPA berguna untuk meningkatkan kemampuan literasi serta membentuk pengalaman bagi pemelajar BIPA. Pembelajaran BIPA tidak semata hanya mempelajari bahasa Indonesia sebagai ilmu pengetahuan dan keterampilan saja, tetapi juga budaya Indonesia. Wawasan budaya yang diintegrasikan dalam pembelajaran BIPA dapat menjadi potensi untuk mengenalkan jati diri bangsa Indonesia. Cerita rakyat lahir, hidup, dan berkembang dalam masyarakat Indonesia. Cerita rakyat merupakan gambaran masa lalu tentang masyarakat setempat sehingga pemelajar BIPA dapat melihat wajah Indonesia melalui cerita rakyat. Dengan menggunakan cerita rakyat, pembelajaran BIPA dapat dibuat menjadi menarik dan variatif sesuai jenjangnya.
BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA RANAH SOSIAL BUDAYA BAGI PENUTUR ASING (BIPA) Arisul Ulumuddin; Agus Wismanto
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 Januari (2014): sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v2i1 Januari.917

Abstract

Interest in foreign learners learn Indonesian poorly supported by the availabilityof teaching materials on the market. Therefore, the need for teaching materials BIPA asbalancing the amount of interest a foreign nation to learn Indonesian. In addition,teaching materials are very beneficial for the BIPA BIPA program for the teachingmaterials BIPA socio-cultural sphere we can put the wealth of identity, character, andour culture as a nation of Indonesia. Until now interactive learning books BIPA notdevelop optimally in Indonesia. One of the obstacles the development of interactivelearning media is less interactive media development technology mastered by theteachers and managers of BIPA in Indonesia. From the development of teachingmaterials BIPA social sphere obtained integrative teaching materials prepared andtailored to the learner's ability BIPA primary and secondary level, the aim of learningIndonesian to improve kemunikatif. Therefore, all material in this teaching materialaims to train the Indonesian language communicative ability for learners to be inIndonesia. Not to forget, an integrative model of teaching materials BIPA intermediatelevel presents records as a social and cultural responsibility of teachers in maintainingthe character and identity of Indonesia. in addition, and learning new vocabulary wordsthat exist in this teaching material can be fully used in everyday life.Keywords: teaching materials, BIPA, social sphere
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN BIPA DARING PADA MASA PANDEMI Helmi Muzaki
ESTETIKA: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : STKIP PGRI SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36379/estetika.v4i2.341

Abstract

The covid-19 pandemic makes BIPA learning cannot be done face-to-face as usual. Now BIPA learning is carried out online to facilitate learning and teaching activities so that they can continue during the Covid-19 pandemic as it is now. Such sudden changes often lead to obstacles in BIPA learning, such as the emergence of anxiety in BIPA students. The purpose of writing this research is to describe students' problems in online learning BIPA and find the right learning strategies. The method in this research uses a literature study. The results of this study found that several problems or problems resulted in a decrease in the learning motivation of BIPA students in online learning due to technical obstacles such as internet disturbances, learning methods that tend to be monotonous, and learning that is not done face-to-face and only stares at the laptop screen or computer screen, cell phones make them feel bored
BIPA (Indonesian for Foreign Speakers) as an Educational Tourism Program in Bali: Opportunities and Challanges I Gusti Ngurah Agung Suprastayasa; Nyoman Reni Ariasri
LACULTOUR: Journal of Language and Cultural Tourism Vol. 2 No. 1 (2023): LACULTOUR: Journal of Language and Cultural Tourism
Publisher : Unit Pelayanan Bahasa & Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekpar Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/lacultour.v2i1.1102

Abstract

One form of tourism that has grown significantly around the world is educational tourism. The potential of Indonesian for Foreign Speakers (BIPA) as an educational tourism destination offering educational experiences is discussed in this study. The study's methodology is a qualitative one because the issues under investigation concern actors in the tourism and education industries' attitudes and perspectives on BIPA as one of Bali's main interests for international tourists. Data were collected by interviewing a number of key informants including the BIPA program director of the Balai Bahasa Bali, BIPA teachers, a faculty member who is also involved in an international program at Udayana University, a number of individuals involved in the tourism industry, including the current and previous president of the Indonesian Tour Guide Association, tourism observers, and academics. The study's findings indicate that BIPA has the potential to become one of Bali's top draws for visitors looking to learn the Balinese and Indonesian languages.
Pengembangan Materi Ajar Model Survival untuk Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Universitas Negeri Makassar Iskandar Iskandar; Andi Anto Patak; Abdul Azis
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 9
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.929 KB)

Abstract

Abstrak. Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA)  saat ini lagi tren, baik di Indonesia maupun di mancanegara. Pembelajaran BIPA ini dimaksudkan guna memperkenalkan bahasa Indonesia kepada para penutur asing  untuk berbagai kepentingan, baik pengajaran maupun komunikasi praktis. Berbagai lembaga telah didirikan untuk mengorganisasi pelaksanaan pembelajaran BIPA, namun sampai saat ini belum ada kurikulum yang standar yang dapat dijadikan acuan pembelajarannya. Unit Pelaksana Teknis Bahasa Universitas Negeri Makassar, sebagai salah satu lembaga penyelenggara pembelajaran BIPA memiliki kurikulum sendiri yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan para pengajar dan pembelajar BIPA di unit tersebut. Salah satu program yang dijalankan oleh unit tersebut adalah program BIPA Surival, yakni program pembelajaran BIPA jangka pendek yang ditujukan kepada para penutur asing yang datang berkunjung ke Makassar untuk tujuan non akademik, semisal turis yang datang melancong. Namun karena program ini relatif baru diluncurkan, ketersediaan materi ajar untuk program ini boleh dikatakan belum sesuai dengan karakteristik pembelajar yang hanya membutuhkan belajar bahasa Indonesia untuk kepentingan survival. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi ajar  yang sesuai dengan kebutuham yang dimaksud di atas. Penelitian ini dalah penelitian tipe Research and Development (R&D) dan menerapkan model ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi ajar yang sangat dibutuhkan oleh para pembelajar BIPA program Survival adalah materi-materi yang berkenaan dengan perkenalan diri, kuliner khas Sulawesi Selatan/Makassar, moda transportasi, akomodasi, kehidupan bertetangga, belanja ke pasar tradisional, dan adat-istiadat. Materi-materi ini didesain untuk dibelajarkan dalam bentuk one-to-one tutorial.Kata Kunci:Pembelajaran BIPA, Program Survival, Materi Ajar
PENGGUNAAN KLAUSA RELATIF DALAM ARTIKEL “RAGAM PERMAINAN DALAM PEMBELAJARAN BERBICARA BIPA” OLEH RENI ARTANA Shafariana Shafariana
KLASIKAL : JOURNAL OF EDUCATION, LANGUAGE TEACHING AND SCIENCE Vol 4 No 3 (2022): Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52208/klasikal.v4i3.622

Abstract

This qualitative descriptive research focuses on relative clauses found in the functions of subject, predicate, and object. Relative clauses from "Ragama Permainan dalam Pembelajaran Berbicara BIPA" by Reni Artyana served as the research's source of data. The scientific article by Reni Artyana titled "Ragam Permainan dalam Pembelajaran Berbicara BIPA" that was published online at the ASILE 2014 Conference with a total of 42 pages serves as the research's data source. Reading and taking notes were used as the primary data collection methods. The data were analyzed using qualitative descriptive analysis, involving data reduction (selection, numbering labels, sorting by focus, and grouping by attributes), data presentation, and formulation of conclusions. The findings of this study are as follows: (1) Of the 40 data, 33 were identified as relative clauses with relativized subject positions. Six different clause patterns are used when using relative clauses: S-P-O, S-P-K, S-P, S-P-Pel, S-P-O-Pel, and S-P-O-K. The application of relative clauses with the S-P-O clause pattern, which relativizes the subject position, was discovered in 8 data, the S-P-K pattern in 9 data, the S-P pattern in 9 data, the S-P-Pel pattern in 2 data, the S-P-O-Pel pattern in 2 data, and the S-P-O-K pattern in 3 data; (2) none of the 40 data were classified as relative clauses with relativized predicate position. There were 2 data that seemed to be relative clauses but weren't; and (3) out of 40 data, 5 were classified as relative clauses with relativized object position. The use of relative clauses has six variations of clause patterns, namely S-P-O (3 data), S-P-Pel (1 data), and S-P-Pel-K (1 data).
VALIDITAS DAN KEPRAKTISAN BUKU AJAR MATA KULIAH BIPA BERBASIS OUTCOME BASED EDUCATION (OBE) PADA MAHASISWA UNIVERITAS PGRI SILAMPARI Tri Astuti; Nur Nisai Muslihah; Rusmana Dewi
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 1 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 1 Juni 2023
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v17i1.2203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrisikan kevalidan dan kepraktisan buku ajar mata kuliah BIPA berbasis Out Come Based Education (OBE) pada mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development, dengan populasi dan sampel penelitian seluruh mahasiswa semester VII Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, yang mengambil mata kuliah BIPA, dengan jumlah 32 mahasiswa. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik tes, angket, dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan analisis persentase dan rerata hasil belajar. Hasil validasi terhadap buku ajar dari ahli desain memperoleh persentase 0,70 kategori valid, ahli materi dengan persentase 0,80 kategori valid, dan ahli bahasa mendapatkan persentase nilai 0,85 kategori valid. Kepraktisan buku ajar mata kuliah BIPA diketahui dengan cara evaluasi one to onediperoleh respon yang positif dari mahasiswa dengan persentase nilai angket sebesar 92,67% kategori sangat praktis dan evaluasi kelompok kecil sebesar 91,44% kategori sangat praktis. Rerata hasil belajar sebesar 88,25 menunjukkan tingkat keterbacaan buku ajar mata kuliah BIPA yang sangat baik.. Dengan demikian, produk buku ajar mata kuliah BIPA berbasis OBE dinyatakan valid dan parktis, serta menunjukkan tingkat keterbacaan yang sangat baik, sehingga buku tersebut layak digunakan sebagai buku ajar

Page 56 of 118 | Total Record : 1176