Filter By Year

1945 2024


Found 1,176 documents
Search l3 BIPA

Identification of curriculum and empirical needs for the writing BIPA 4 GBL model Dewi Suharyanti; Suci Sundusiah; H. Halimah
Inovasi Kurikulum Vol 21, No 1 (2024): Inovasi Kurikulum, February 2024
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v21i1.65868

Abstract

As a skill that experts place at the highest level in language acquisition, writing skills become considered the most difficult. BIPA level 4 is the initial level of complex writing according to the SKL BIPA Permendikbud No. 27 of 2017. Writing skills considered difficult should be packaged with a fun and meaningful learning model, one of which is developing a Game-based Learning model. Identifying curriculum and empirical needs is the initial stage carried out in developing Game-based Learning. This research aims to identify the curriculum and syllabus of BIPA 4 writing, which aligns with identifying empirical learning needs through field studies of BIPA teachers at home and abroad. The results showed that argumentation text is the most challenging text to learn, while the most accessible text to learn is persuasion text. In terms of grammar, the affixes me-kan, ke-an, and ter- are the most difficult languages to learn, while the most accessible grammar to learn is sentence expansion, conjunctions, rephrases, and technical terms. The results also found that BIPA 4 learners need to read texts related to Indonesian insights, including culinary, biodiversity, culture, local wisdom, and tourism. AbstrakKeterampilan menulis sebagai keterampilan yang ditempatkan para ahli pada tataran paling tinggi dalam pemerolehan bahasa menjadi sebuah keterampilan yang dianggap paling sulit. Jenjang BIPA 4 merupakan jenjang awal pembelajaran menulis yang kompleks menurut Standar Kompetensi Lulusan BIPA Permendikbud No. 27 Tahun 2017. Keterampilan menulis yang dianggap sulit sebaiknya dikemas dengan model pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna, salah satunya dengan mengembangkan model pembelajaran berbasis game edukasi atau Game-based Learning. Identifikasi kurikulum dan kebutuhan empiris di lapangan merupakan tahap awal yang dilakukan dalam pengembangan Game-based Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kurikulum dan silabus menulis BIPA 4 yang kemudian diselaraskan dengan identifikasi kebutuhan pembelajaran secara empiris melalui studi lapangan terhadap pengajar BIPA di dalam dan luar negeri. Hasil penelitian didapatkan bahwa teks argumentasi merupakan teks yang paling sulit dipelajari sedangkan teks yang paling mudah dipelajari adalah teks persuasi. Dari segi kebahasaan, imbuhan me-kan, ke-an, dan ter- merupakan kebahasaan yang paling sulit dipelajari sedangkan kebahasaan yang paling mudah dipelajari adalah perluasan kalimat, kata hubung, kata ulang dan istilah teknis. Hasil penelitian juga menemukan bahwa pemelajar BIPA 4 memerlukan teks-teks bacaan yang berkaitan dengan wawasan nusantara atau wawasan ke-Indonesiaan, di antaranya yaitu kuliner, keanekaragaman hayati, budaya, kearifan lokal dan wisata.Kata Kunci: BIPA 4; GBL; identifikasi kurikulum; kebutuhan pembelajaran empiris; keterampilan menulis
Strategi Pembelajaran Bipa Dengan Pendekatan Konstruktivisme Berbasis Kebudayaan Lokal Istiana, Berti; Nurlina, Laily
Jurnal Manajemen, Ekonomi, Hukum, Kewirausahaan, Kesehatan, Pendidikan dan Informatika Vol 2 No 2 : Desember (2023): Jurnal Manajemen, Ekonomi, Hukum, Kewirausahaan, Kesehatan, Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is [1] to provide a description of the constructivist approach for BIPA students, [2] to explain the role of local culture as a source of learning materials for BIPA students, and [3] as a basis for implementing a constructivist approach based on local culture in BIPA learning. The method used in this research is a library study using books and journal articles as data sources. Data collection was carried out by accessing sources to deepen understanding of BIPA learning strategies, constructivist approaches and local culture. Data analysis was carried out through comparative methods and validation of validity using source triangulation. The research results concluded that applying a constructivist approach can enrich BIPA learning vocabulary. Apart from that, introduction to local culture can make a significant contribution, creating a more enjoyable classroom atmosphere and increasing interest in learning so that differentiated learning is formed.
Proses Kreatif Drama Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Mahasiswa BIPA Primadi, Tedi; Nurlina, Laily
Jurnal Manajemen, Ekonomi, Hukum, Kewirausahaan, Kesehatan, Pendidikan dan Informatika Vol 2 No 2 : Desember (2023): Jurnal Manajemen, Ekonomi, Hukum, Kewirausahaan, Kesehatan, Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cases were found where BIPA students studying in Indonesia did not have good language skills, especially in the speaking aspect. Meanwhile, speaking skills are one of the main skills in communication that are most often used in everyday life. For this reason, BIPA students' speaking skills need to be improved. Drama games are elementally close to communication. Because in drama games language is used to convey stories to the audience. This research aims to determine the effectiveness of the drama creative process in improving BIPA students' speaking skills. This research uses descriptive qualitative methods. The approach used is literature study. Data is collected through sources that are considered relevant, such as books, articles and other sources in the last ten years. The results of this research are that drama games have content that is closely related to aspects contained in speaking skills, both from a verbal perspective which includes intonation, articulation and power and from a non-verbal perspective, namely gestural and facial expressions. his speaking skills. Based on research findings and previous research results, drama is known to improve speaking skills.
Analisis Kurikulum BIPA bagi Ekspatriat Jepang Rosmalela Sidik
Artikulasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didorong oleh terbatasnya kurikulum pembelajaran BIPA bagi ekspatriat Jepang. Untuk memenuhi kesesuaian kurikulum BIPA bagi ekspatriat Jepang diperlukan analisis pada kurikulum maupun silabus yang sudah ada yang selama ini digunakan pada pengajaran BIPA bagi ekspatriat Jepang. Penelitian ini merupakan studi kasus kurikulum berupa silabus pada salah satu perusahaan yang melayani pengajaran BIPA bagi ekspatriat Jepang selama 20 tahun. Silabus yang digunakan dalam penelitian ini merupakan silabus yang ditujukan bagi klien dengan target kelulusan ujian i-kentei pada level E. Dengan menggunakan analisis secara eksplanasi, penelitian ini berupaya menjelaskan tiga sumber data berupa wawancara, observasi dan analisis dokumen silabus. Wawancara dilakukan pada divisi pendidikan dan pelatihan perusahaan mengenai kurikulum yang digunakan dan bagaimana proses penyusunannya dalam pembelajaran BIPA bagi ekspatriat Jepang pada jenjang BIPA 1, observasi dilakukan sendiri oleh penulis pada salah satu klien yang mengikuti program pembelajaran selama 7 bulan dan mengikuti ujian i-kenti level E pengamatan juga dilakukan pada bagaimana silabus ini digunakan pada saat pembelajaran BIPA bagi ekspatriat Jepang selama satu kali periode program. Analisis silabus yang sudah digunakan juga dilakukan dengan tujuan memahami penggunaan teori pada silabus yang digunakan.
Pengembangan Bahan Ajar Menyimak Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Berbasis Video Animasi di KBRI Ankara Suhendra, Nadha Nuur Annisa; Muliastuti, Liliana; Eriyani, Reni Nur
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbs.v12i1.127931

Abstract

This study developed teaching materials to improve listening skills for learners of Indonesian as a Foreign Language (BIPA) at the Indonesian Embassy in Ankara. Following Thiagarajan's 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate), a needs analysis identified learner requirements. The design phase focused on creating materials, particularly animated videos, to enhance listening comprehension. Development involved creating the materials and obtaining feedback from subject matter and media experts for BIPA 1 learners. Dissemination included internal validation by BIPA instructors and user testing with learners and teachers. Validation results from subject matter and media experts categorized the materials as "Feasible" and "Very Feasible," respectively. User feedback yielded an average score of "Very Feasible." These findings suggest the developed materials are highly suitable for enhancing BIPA 1 listening skills at the Indonesian Embassy in Ankara.
The Influence of Online Self-Regulated Learning on BIPA Teaching Material Development Skills Using the Canva Application Indriyani, Vivi; Fendi, Hasri; Haron, Rohaidah Binti
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 10 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v10i1.27812

Abstract

Creating instructional materials is an essential responsibility for educators during the process of teaching and learning. Prospective instructors can learn skills in compiling instructional materials during their undergraduate studies. This technique entails the utilization of students' writing proficiency and autonomous capabilities in developing inventive instructional resources. The CANVA program is a useful tool for creating educational materials. Presently, higher education can be pursued through both traditional in-person instruction and online platforms. This project employs the Online Self-Regulated Learning (SRL) technique and utilizes e-learning tools to generate Indonesian language teaching materials for Foreign Speakers (BIPA). The research is to examine the influence of Online Self-Regulated Learning on the proficiency in creating BIPA teaching materials using the Canva application among aspiring Indonesian language instructors at Padang State University. This research employed experimental methodologies and quasi-experimental designs, specifically utilizing a posttest only control design. The group under study comprises students enrolled in the 2020 cohort of the PBSI Study Program. Purposive sampling strategies were employed to choose two classes as samples for this investigation. The research instrument is an assessment tool. The data analysis process included conducting normality and homogeneity tests on the data, followed by performing the Independent Sample T Test. The results indicated that the data did not follow a normal distribution, thus it was analyzed using Mann U Whitney non-parametric statistics. The test results indicate a notable disparity in the mean learning outcomes between students who employ the Online Self-Regulated Learning technique to create BIPA teaching materials using the Canva application, and students who utilize the assignment method.
ANALISIS KELAYAKAN ISI BUKU AJAR SAHABATKU INDONESIA DALAM PEMBELAJARAN BIPA Lina Handayani; Siti Isnaniah
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 8, No 1 (2020): Januari - Juni 2020
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/j.8.1.25-35

Abstract

Buku ajar merupakan salah satu komponen penunjang pembelajaran yang sangat  penting keberadaannya. Baik dalam konteks pendidikan formal maupun non formal. Untuk itu pemilihan bahan ajar yang baik dan berkualitas dapat dilihat dari isi bahan ajar tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kelayakan isi pada buku ajar Sahabatku Indonesia untuk Anak Sekolah B1. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif  kualitatif  dan kuantitatif. Hasil penelitian pada buku ajar Sahabatku Indonesia  sudah layak digunakan dalam kegiatan belajar BIPA. Persentase kelayakannya pada buku ajar tersebut, pada bab pertama pertansenya kelayakannya sebesar  87,50%, bab  kedua persentasenya kelayakannya sebesar 77,50 %, bab tiga persentasenya kelayakannya sebesar 75,00%, bab empat persentase kelayakannya sebesar 72,50%, dan, pada bab lima persentase kelayaknnya sebesar 67,50%. Jadi antara bab satu sampai bab limapersentase kelayakan dalam buku ajar tersebut semakin menurun. Berdasarkan persentase kelayakan lima bab buku tersebut kelayakan isi secara keseluruhan diperoleh 76,00%. Hal tersebut mencakup, 1) Kesesuaian Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar meliputi tiga indikator yaitu, kelengkapan materi, keluasan materi dan,  kedalaman materi. 2) Keakuratan materi terdapat tiga indikator yaitu, akurasi prosedur, akurasi soal dan, akurasi fakta, contoh, dan isi. 3) Materi pendukung pelajar terbagi menjadi empat indikator yaitu, keterkinian fitur, contoh, dan rujukan, penalaran, penerapan dan, kemenarikan materi. 
Pemanfaatan Media Digital pada Pembelajaran BIPA: Sebuah Kajian Literatur Alfi Ardhiati Solikhah; Laily Nurlina
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 11, No 1 (2024): April
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v11i1.20746

Abstract

Perkembangan dunia pendidikan tidak terlepas dari kemajuan teknologi, di antaranya ialah digitalisasi di segala lini kehidupan. BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) menjadi salah satu strategi efektif mengenalkan Indonesia kepada masyarakat dunia. Maka dari itu, dalam pelaksanaan pembelajaran BIPA perlu menyuguhkan cara-cara yang segar dan aktual. Media digital menjadi salah satu teknologi yang memudahkan aktivitas manusia. Media digital pada penelitian ini meliputi teknologi informasi dan komunikasi berupa perangkat lunak maupun perangkat keras yang dapat menunjang kegiatan belajar mengajar agar lebih efektif. Pada penelitian ini akan mengkaji beberapa literatur mengenai pemanfaatan media digital pada pembelajaran BIPA agar pembaca dapat memperoleh referensi yang akurat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran BIPA di lembaga atau instansinya masing-masing. Metode yang digunakan pada kajian ini adalah studi literatur (literature review). Metode ini dilakukan dengan mengumpulkan sembilan artikel ilmiah pada jurnal dan artikel prosiding berbahasa Indonesia yang diperoleh dari database Google Scholar. Literatur yang didapat berkisar pada rentang tahun 2018 – 2023. Dari sembilan artikel yang dianalisis, penelitian mengenai pemanfaatan media digital pada pembelajaran BIPA berbicara penerapan media teknologi yang dimanfaatkan dalam pembelajaran BIPA pada tingkatan tertentu. Dari keseluruhan artikel tersebut banyak menghasilkan informasi sarat guna untuk pengembangan pembelajaran BIPA yang lebih efektif dan menarik.
Analisis Kebutuhan GABI (Game Android Bahasa Indonesia) Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembelajaran BIPA Hanindya Restu Aulia; Afrinar Pramitasari; Ariesma Setyarum
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 10, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v10i2.19523

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan media pembelajaran BIPA berbasis game android yang dapat digunakan untuk mengenalkan aspek budaya tanpa melalui kunjungan atau pengamatan. Pendekatan penelitian ini ialah deskriptif-kualitatif. Kebutuhan media pembelajaran BIPA berbasis game android dan konten didalamnya diperoleh berdasarkan hasil analisis bahan ajar, analisis media pembelajaran, dan analisis materi pembelajaran BIPA. Analisis bahan ajar dilakukan telaah pada buku ajar BIPA Sahabatku Indonesia baik dari level A1 hingga C2. Analisis media pembelajaran dilakukan melalui FGD dengan Dosen PBSI Unikal dan Pengajar di Sekolah Indonesia Bangkok. Sementara analisis kebutuhan materi dijaring dengan menyebar kuesioner bagi pembelajar BIPA di Sekolah Indonesia Bangkok dan pembelajar di Jawa Tengah yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah FGD dan penyebaran kuesioner. Analisis data penelitian ini menggunakan model siklus interaktif berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh hasil bahwa media pembelajaran game android  sebagai pilihan yang  paling sesuai dengan kondisi pembelajar  BIPA yang dapat menumbuhkan minat pembelajar BIPA. Game android juga dapat digunakan dalam pembelajaran daring dan diharapkan akan digemari karena aplikasi yang menyerupai game dapat dioperasikan pada android.
Kolaborasi Kegiatan Belajar Mengajar BIPA Universitas International Batam dan Sekolah Global Indo-Asia Marsevani, Maya; Balqis, Nurhayati; Purba, Angelina Trisnauly; Data, Aga; Jap, Gabriella
Community Education Engagement Journal Vol. 5 No. 2 (2024): APRIL
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v5i2.15316

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penanaman nilai-nilai karakter, pengenalan budaya indonesia serta keterampilan peserta didik melalui praktek mengajar BIPA di sekolah Global Indo-Asia, kota Batam. Dengan mencapai tujuan pembelajaran, yakni para peserta didik dapat membedakan, menyebutkan, dan menganalisis pohon keluarga, serta mendapatkan evaluasi positif dari guru, kolaborasi pembelajaran dan pengajaran ini dapat dianggap sukses. Para peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga terlibat aktif dalam proses pembelajaran, meningkatkan keterampilan interpersonal, dan merasakan keuntungan mendalam dari kolaborasi ini. Oleh karena itu, kegiatan kolaboratif semacam ini memiliki dampak positif yang signifikan bagi kedua belah pihak, membuktikan bahwa pembelajaran dapat menjadi pengalaman yang bermanfaat dan memuaskan. Mahasiswi memiliki peran yang krusial dalam praktek mengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Sekolah Global Indo-Asia. Peran mereka tidak hanya sebatas sebagai pengajar, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam mendukung pembelajaran lintas budaya. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini yaitu dengan memberikan materi yang melingkupi kosa kata keluarga dan penggunaan kata ganti dalam tokoh keluarga terkenal di indonesia kepada murid di Global Indo-Asia, Kota Batam yang dilakukan melalui kegiatan implementasi. Para peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga terlibat aktif dalam proses pembelajaran, meningkatkan keterampilan interpersonal, dan merasakan keuntungan mendalam dari kolaborasi ini.

Page 65 of 118 | Total Record : 1176