Filter By Year

1945 2024


Found 1,304 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

INSTRUMEN KUALITAS KEAMANAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK BERBASIS MODEL KUALITAS Ino Sulistiani
Jurnal Sains dan Informatika Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Sains dan Informatika
Publisher : Teknik Informatika, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jsi.v9i1.466

Abstract

Perangkat lunak sistem informasi akademik yang ada saat ini tidak sepenuhnya aman dan memberikan jaminan mutu sebuah perangkat lunak sistem informasi akademik (AISS). Diperlukan instrument kualitas yang berasal dari model kualitas sebagai penentu kualitas software sistem informasi akademik. Model kualitas ISO/IEC 25010 adalah instrument kualitas keamanan yang harus terdapat pada sebuah software sistem informasi akademik. Quality Model ISO/IEC 25010 Questionnaire adalah metode paling tepat menggambarkan model kualitas ISO/IEC 25010 sebagai instrument model kualitas yang dibutuhkan sebuah software sistem informasi akademik (SSIA). Lima instrumen kualitas yang harus terdapat pada sebuah software sisitem informasi akademik (SSIA) untuk menciptakan keamanan yaitu confidentiality, integrity, accountability, authenticity, dan security compliance. Instrumen model kualitas ISO/IEC 25010 merupakan jaminan mutu perangkat lunak yang aman dan memiliki tingkat keandalan tinggi yang sangat dibutuhkan sebuah software sistem informasi akademik (SSIA). Dengan mengimplementasikannya maka akan tercipta sebuah sistem informasi akademik yang memiliki jaminan kualitas keamanan.
Analisis Manajemen Risiko Keamanan Sistem Informasi Rocketic.id menggunakan Metode OCTAVE dan FMEA Muhammad Surya Adhi Setiawan; Eristya Maya Safitri; Muhammad Asyam Thoriq Taufiqurahman; Muhammad Aldi Pratama
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 11, No 3 (2023)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/justin.v11i3.66628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur risiko keamanan informasi yang mungkin terjadi pada sistem informasi Rocketic.id, sebuah startup pendidikan di Indonesia. Keamanan sistem informasi menjadi krusial dalam era sekarang karena berkaitan dengan keberhasilan proses bisnis dan keamanan data pengguna. Metode manajemen risiko yang digunakan dalam penelitian ini adalah OCTAVE (Operationally Critical Threat, Asset, and Vulnerability Evaluation) dan FMEA (Failure Mode and Effects Analysis). Metode OCTAVE digunakan untuk mengidentifikasi ancaman, aset yang berharga, dan kerentanan dalam sistem informasi perusahaan, sementara FMEA digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi kegagalan serta dampaknya terhadap sistem. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data kualitatif melalui wawancara langsung dengan pihak Rocketic.id.Studi sebelumnya telah menunjukkan bahwa OCTAVE dan FMEA efektif dalam mengidentifikasi dan mengurangi risiko keamanan informasi. Namun, penggunaan kedua metode tersebut dapat rumit dan memakan waktu. Penelitian ini akan mengisi kesenjangan literatur dengan memberikan analisis komprehensif mengenai penggunaan OCTAVE dan FMEA dalam manajemen risiko keamanan informasi di lingkungan startup. Penelitian ini juga akan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam menggunakan metode ini di lingkungan startup dan merekomendasikan strategi untuk mengatasinya.Hasil penelitian ini akan memberikan manfaat bagi Rocketic.id dengan memberikan analisis komprehensif terhadap risiko keamanan informasi. Risiko-risiko kritis terhadap sistem informasi perusahaan akan diidentifikasi, dan rekomendasi strategi mitigasi akan diberikan untuk mengurangi risiko-risiko tersebut. Hal ini akan membantu Rocketic.id dalam melindungi data sensitif dan mengoperasikan sistem informasinya dengan lebih aman.
Evaluasi dan Peningkatan Keamanan Pada Sistem Informasi Akademik Universitas XYZ Palembang Fajarino, Aldo; Kunang, Yesi Novaria; Yudha, Hendra Marta; Negara, Edi Surya; Damayanti, Nita Rosa
J-SAKTI (Jurnal Sains Komputer dan Informatika) Vol 7, No 2 (2023): EDISI SEPTEMBER
Publisher : STIKOM Tunas Bangsa Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30645/j-sakti.v7i2.702

Abstract

As one of the universities in Palembang City, XYZ University has its own web server that functions as an information system in the academic and financial activities of its users. Testing of security systems on information systems needs to be done, web server security is very important to avoid destruction, data theft, data manipulation, and so on. In this study, the OWASP framework and the ISSAF framework were used and then the two methods were compared. The results of this study found several security holes that have been recommended to developers and successfully repaired. There needs to be a comprehensive improvement starting from server configuration, sanitization improvement of character input filters from users, installation of Intrusion Detection System and Intrusion Prevention System.
ANALISIS TINGKAT KEAMANAN SISTEM INFORMASI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 2 LAMPUNG UTARAMENGGUNAKAN METODE INDEKS KAMI ismail, Rendy; pratama, rinaldi satria; Lestari, Sri; Safira, Zahra
Jurnal informasi dan komputer Vol 11 No 02 (2023): Jurnal Informasi dan Komputer yang terbit pada tahun 2023 pada bulan 10 (Oktobe
Publisher : LPPM Institut Teknologi Bisnis Dan Bahasa Dian Cipta Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35959/jik.v11i02.512

Abstract

Teknologi merupakan hal penting dalam pada saat ini, karena kegiatan sehari-hari seringkali bergantung pada perangkat elektronik, tetapi juga dalam dunia pendidikan, yang juga merupakan salah satu elemen yang secara langsung mempengaruhi perkembangan teknologi saat ini di mana sistem elektronik diperkenalkan di sekolah. Tujuannya adalah untuk memfasilitasi integrasi timbal balik. Ini adalah salah satu celah di dunia maya yang memungkinkan dilakukannya aktivitas kriminal dengan mencuri data yang tidak terlindungi dengan baik. Keamanan sistem informasi merupakan aspek penting dalam pengelolaan informasi sensitif di lingkungan organisasi. meninjau kesiapan implementasi keamanan sistem informasi merupakan langkah kunci untuk memastikan keamanan yang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meninjau kesiapan implementasi keamanan sistem informasi dengan menggunakan kerangka kerja Indeks Keamanan Informasi (KAMI) di MTsN 2 Lampung Utara. Namun berdasarkan hasil asesmen, terlihat bahwa tingkat keamanan informasi di MTsN 2 Lampung Utara masih belum memadai. Beberapa kelemahan yang teridentifikasi termasuk praktik keamanan yang tidak memadai, kurangnya audit teknis, dan kesadaran keamanan yang rendah. Rekomendasi dibuat untuk meningkatkan praktik keamanan, kontrol teknis, kesadaran keamanan informasi, dan manajemen risiko secara keseluruhan. Rekomendasi ini diharapkan dapat membantu MTsN 2 Lampung Utara meningkatkan keamanan informasinya.
Sistem Manajemen Keamanan Informasi Perlindungan Nilai Matakuliah berbasis ISO 27001 Tuti Hartati; Gema Parasti Mindara; Citra Lestari Mindara
Jurnal ICT: Information Communication & Technology Vol. 23 No. 1 (2023): JICT-IKMI, Juli 2023
Publisher : LPPM STMIK IKMI Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) menjadi semakin krusial dalam bidang pendidikan tinggi. SMKI berfokus pada perlindungan data yang sensitif dan informasi penting dari ancaman keamanan yang mungkin ada di lingkungan akademik. Seperti halnya data pribadi mahasiswa, nilai matakuliah, keuangan dan lain-lain. Tujuan dari SMKI ini adalah untuk menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data akademik, sehingga dapat memastikan kebenaran dan keandalan informasi akademik yang berdampak pada penilaian dan pengambilan keputusan. SMKI diterapkan untuk mencegah manipulasi data, perubahan nilai, dan akses tidak sah yang dapat merugikan mahasiswa, dosen, dan staf akademik. Penerapan SMKI melibatkan langkah-langkah seperti penilaian risiko keamanan, pengembangan kebijakan dan prosedur keamanan, serta pelatihan dan kesadaran bagi seluruh anggota komunitas akademik. Dalam lingkungan yang semakin terhubung secara digital, risiko keamanan semakin meningkat. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan SMKI dengan tepat, memastikan bahwa infrastruktur teknologi dan sistem informasi memiliki lapisan keamanan yang memadai, serta menyediakan akses yang terbatas dan terkontrol bagi pihak yang berwenang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Luaran dari penelitian ini adalah sebuah prosedur dan kebijakan dalam monitoring dan evaluasi untuk perlindungan nilai mata kuliah.
Analisis Perbandingan Algoritma Kriptografi Simetris Dan Asimetris Dalam Meningkatkan Keamanan Sistem Informasi Arif, Zaenul; Nurokhman, Akhmad
Jurnal Teknologi Sistem Informasi Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Teknologi Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Universitas Multi Data Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35957/jtsi.v4i2.6077

Abstract

Keamanan informasi menjadi sangat penting di masa sekarang ini. Ada teknik yang digunakan untuk meningkatkan keamanan data adalah dengan menggunakan teknologi kriptografi. Ada dua kriptografi yang umum digunakan yaitu kriptografi simetris dan kriptografi asimetris. Kedua kriptografi ini mempunyai keunggulan dan kelemahan masing-masing yang bisa mempengaruhi tingkat keamanan informasi yang dihasilkan. Oleh karena itu, perbandingan kinerja dan keamanan dari kedua jenis kriptografi tersebut perlu dilakukan untuk menentukan jenis kriptografi mana yang paling cocok digunakan dalam sistem informasi tertentu. Dalam penelitian ini, kami melakukan analisis perbandingan algoritma kriptografi simetris dan asimetris dalam meningkatkan keamanan sistem informasi. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan tinjauan literatur dari studi sebelumnya, dan mempertimbangkan faktor-faktor seperti keamanan, efisiensi, dan kemudahan implementasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kriptografi simetris lebih cepat dan lebih efisien dalam memproses data daripada kriptografi asimetris. Namun, kriptografi asimetris lebih aman dan dapat memberikan keamanan yang lebih baik terutama dalam komunikasi jarak jauh dan pembuatan tanda tangan digital. Oleh karena itu, pemilihan jenis kriptografi harus disesuaikan dengan kebutuhan sistem informasi yang digunakan.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PEMBAYARAN IURAN KEAMANAN DAN KEBERSIHAN PADA PERUMAHAN BONJOVI BERBASIS WEB Nicolas Saing, David; Sharyanto, Sharyanto; Gunawan Sudarsono, Bernadus
Jurnal Sains dan Teknologi Widyaloka (JSTekWid) Vol. 3 No. 1 (2024): JSTekWid (January 2024)
Publisher : Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Widya Loka Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54593/jstekwid.v3i1.195

Abstract

Perumahan Bonjovi adalah perusahaan penjual tanah kaveling, akan tetapi saat ini sudah banyak terbangun rumah sebagai lingkungan tempat tinggal dengan prasarana lingkungan. Proses pembayaran iuran warga pada Perumahan Bonjovi masih melalui penagihan langsung yang dilakukan oleh satpam dengan datang ke rumah-rumah warga, kemudian akan dicatat pada kartu iuran setiap kali ada transaksi pembayaran iuran. Dari permasalahan yang ada maka dirancang dan dibangun sistem informasi pembayaran iuran keamanan dan kebersihan pada Perumahan Bonjovi yang diharapkan dapat menangani masalah diatas. Dalam mendefenisikan kebutuhan dan analisa pengembangan sistem dilakukan metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan pengkajian pustaka dari berbagai sumber informasi. Metode analisa dan perancangan yang digunakan adalah Unfield Modelling Languange (UML). Adapun bahasa pemrograman yang digunakan dalam penelitian ini adalah Hypertext Prepocessor (PHP) dan MySQL sebagai databasenya. serta DBMS yang digunakan adalah MySQL. Dengan adanya sistem informasi pembayaran iuran keamanan dan kebersihan pada Perumahan Bonjovi maka dapat memudahkan warga untuk melihat informasi pembayaran iuran.
Kebijakan Keamanan Teknologi Informasi Pada Perangkat Keras Di Perusahaan Distributor Sepatu Andry, Johanes Fernandes; Wijaya, Andreas; Bernanda, Devi Yurisca; Geasela, Yemima Monica; Yusup, Cristiano Ronaldo; Chandra, Johansen Christian; Alexandre, Jonathan
Jurnal Pengabdian dan Kewirausahaan Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/jpk.v7i2.4775

Abstract

A shoe distributor company is a company engaged in the distribution of shoes to consumers. In its daily practice, shoe distributor companies have not implemented the IT Security Policy properly. Then the Community Service program is carried out with the aim of enforcing the established information security policy. The method is in the form of exposing material to shoe distributor companies regarding the importance of having and implementing an IT Security Policy, especially an IT Security Policy on Hardware. The implementation of the program was carried out in two major stages, namely the pre-implementation stage where the research team received data on company problems, conducted an analysis of these problems, prepared presentation materials/materials and the implementation stage where the PKM implementing team coordinated and executed the PKM material presentation activities. The presentation of the material was carried out face to face at the Head Office of the shoe distributor company. The activity began with an opening & introductory session, followed by presentation of material, which was divided into five major topics, namely explanation of system security, explanation of Policy, Standards, Procedures, Guidelines, explanation of Sample Template Policy, Standards, Procedures, Guidelines, explanation of Hardware security, and explanation of company Case Study. Then, the activity continued in the question-and-answer session and after that continued with the evaluation activities carried out by filling out the Google feedback link in the program implementation form for the participants. The results obtained in the PKM activities were that the implementation was carried out well and was beneficial for the shoe distributor company with several suggestions for improvement, namely the delivery of material that could be slower, examples that were more specific and appropriate.
EVALUASI KEAMANAN INFORMASI PADA SMAN 1TANGGAMUS MENGGUNAKAN INDEKS KAMI VERSI 4.2 Muhammad said hasibuan; Rizky Yulizar Rahman
JURNAL FASILKOM Vol 13 No 02 (2023): Jurnal FASILKOM (teknologi inFormASi dan ILmu KOMputer)
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jf.v13i02.4916

Abstract

The importance of the process of evaluating information system security for a company, organization, or government agency whose goal is to carry out early detection of information leaks and even disruption of information systems. In this research conducted at SMAN 1 XYZ. The research being conducted was to determine the level of readiness and governance of information security based on ISO/IEC 27001:2013 standardization by using tools, namely the KAMI Information Security Index Version 4.2. In this research the method used to carry out the data collection process is to make direct observations on the objects used as research and questions and answers with the IT department that handles related information systems. Based on the research conducted, it was found that the maturity level of information security is that at the level of need for electronic devices, a score of 20 points is in line with the high KAMI index and is still Level I to Level II. Even though the result of the readiness assessment has a value of 245, this is a safety level of 1 which applies to SMAN 1 XYZ. To achieve a qualification level in accordance with the ISO/IEC 27001: 2013 standard, SMAN 1 XYZ must improve information security internally and externally, in this case external parties, and carry out security assessments on an ongoing and continuous basis.
Analisis Keamanan Sistem Informasi Website SMA Negeri 1 Sokaraja Menggunakan Metode Penetration Testing Execution Standard (PTES) Muhammad Nur Fikri; Bita Parga Zen; Rifki Adhitama; Eryan Ahmad Firdaus
Jurnal Informatika Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Informatika
Publisher : LPPM Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/ji.v2i2.1046

Abstract

Technological developments in the world continue to advance along with current developments. It is also in line with the development of the internet today, where users are increasingly increasing. That way, it will be very vulnerable to hacker attacks. An attack that is often used by hackers to break into a database using SQL Injection techniques. SQL Injection is a hacking technique used to enter or infiltrate a website's database system, which aims to find out the contents of the database and the information contained on the site. In this research, researchers used the Penetration Testing Execution Standard (PTES) method to analyze vulnerabilities and also penetrate the SMA Negeri 1 Sokaraja website. The Penetraton Testing Execution Standard (PTES) method has 7 stages. The results of the security analysis of the SMA Negeri 1 Sokaraja website, found 11 vulnerabilities which were successfully scanned using the OWASP ZAP tool. Of the 11 vulnerabilities that were successfully scanned, there was 1 vulnerability that had the highest risk. This vulnerability is found in SQL Injection attacks. In this study, researchers managed to enter the MySQL database system of the SMA Negeri 1 Sokaraja website using the SQL Injection attack technique. In the SMA Negeri 1 Sokaraja website database, researchers managed to find important data such as the SMA Negeri 1 Sokaraja website admin username and password.

Page 67 of 131 | Total Record : 1304