Filter By Year

1945 2024


Found 1,176 documents
Search l3 BIPA

BENTUK TUGAS DAN EVALUASI EMPAT KETERAMPILAN BERBAHASA PADA BAHASA INDONESIA UNTUK PENUTUR ASING (BIPA) defina defina
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v4i2.6260

Abstract

Abstract : This paper is a part of research and development. The result, for listening skills, forms of duties and tests can be listened to elections, listening comprehensively and listening broadly. For speech skills, the tasks and tests are imitative, intensive, listening, responsive, interpersonal and broader speaking. For reading skills, the form of tasks and tests are intensive reading of short text. For writing skills, the form of the task and the test is to write an artificial, intensive or controlled, self-writing, literary display, and actual writing. To assess the tasks and tests of listening and reading, can use the assessment based on the number of correct answers. Conversely, to determine the aspects to be assessed and job scoring and speaking test can be used Brown and Ur concepts, namely accents, structure, vocabulary, pity, and understanding. To determine the aspects to be assessed and job scoring and writing tests can be used the concept of Brown and Jacob et al, namely content, organization, discourse, language, and mechanics. In conclusion, the task form can be aligned with the test form.   Abstrak : Penelitian ini membahas bentuk-bentuk tugas  dan evaluasi empat keterampilan berbahasa BIPA. Hasilnya, untuk keterampilan menyimak, bentuk tugas dan tesnya dapat menyimak pemilihan, menyimak menyeluruh, dan menyimak luas sedangkan  keterampilan berbicara, bentuk tugas dan tesnya  adalah tiruan, intensif, mau mendengarkan, tanggapan, antarperseorangan dan berbicara lebih luas.  Bentuk tugas dan tes untuk keterampilan membaca adalah membaca intensif yang teksnya singkat dan untuk keterampilan menulis, bentuk tugas dan tesnya  adalah menulis tiruan, intensif atau terkontrol, menulis sendiri, mempertontonkan tulisan, dan menulis sebenarnya. Untuk menilai tugas dan tes menyimak dan membaca, dapat menggunakan penilaian berdasarkan jumlah jawaban yang benar. Sebaliknya, untuk penilaian  dan penskoran tugas dan tes berbicara dapat digunakan konsep Brown dan Ur, yakni aksen, struktur, kosakata, kepasihan, dan pemahaman sedangkan untuk  menulis dapat digunakan konsep Brown dan Jacob et al, yakni isi, organisasi, wacana, bahasa, dan mekanik. Kesimpulannya, bentuk tugas dapat diselaraskan dengan bentuk tes. Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/dialektika.v4i2.6260 
PENULISAN JURNAL HARIAN SEBAGAI ALTERNATIF TUGAS PEMBELAJAR BIPA (BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING) TINGKAT PEMULA: STUDI KASUS DI LEMBAGA BAHASA UNIVERSITAS SANATA DHARMA Setyaningrum, Rooselina Ayu; Sari, Christine Permata; Novena Kusumaningsih, Sisilia
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v10i2.29606

Abstract

Abstract In accordance with SKL BIPA Permendikbud number 27 of 2017, BIPA students in beginner level are expected to be able to use Indonesian language to self introducing and fulfillment of concrete daily needs with simple way, such as asking direction, order food, shopping in the market, and ect. That abality can be mastered by students with varying fluency on every students. That things is influenced by lack of language structure of the learner and there is interference mother tongue to Indonesian language. Teacher need prepare task activities that support students to achieve expected abilities and help students more fluent Indonesian language. One of task form that can be given is daily journal writing. This research is qualitative descriptive research. Reseacher use participant observation method. Reseacher also documenting students daily journal. Subject in this research is BIPA students in the beginner level in Language Institute of Sanata Dharma University. The purpose of this research is to describe daily journal assignment form and what are the assignment step using daily journal for BIPA learner in the beginner level. Based on the research result, the form of daily journal assignment are two activities, that is outdoor activity and in door activity. Both of activities covers authentic assignment. The assignment can be done with three activities, that is (1) daily journal prewriting activity, (2) daily journal writing process, and (3) post writing daily journal.  Key word: BIPA, beginner level, authentic task, daily journal Abstrak Sesuai dengan SKL BIPA Permendikbud nomor 27 tahun 2017, pemelajar BIPA tingkat pemula diharapkan mampu menggunakan bahasa Indonesia untuk perkenalkan diri dan pemenuhan kebutuhan konkret sehari-hari dengan cara sederhana, seperti bertanya arah, memesan makanan, berbelanja di pasar, dan sebagainya. Kemampuan tersebut dapat dikuasai oleh pemelajar dengan kelancaran yang berbeda-beda pada setiap pemelajar. Hal tersebut dipengaruhi oleh masih minimnya pengetahuan struktur kebahasaan pemelajar dan adanya interferensi bahasa ibu terhadap bahasa Indonesia. Pengajar perlu menyiapkan aktivitas-aktivitas tugas yang mendukung pemelajar untuk mencapai kemampuan yang diharapkan dan membantu pemelajar semakin lancar berbahasa Indonesia. Salah satu bentuk tugas yang dapat diberikan adalah penulisan jurnal harian. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif. Peneliti menggunakan metode observasi partisipan. Peneliti juga mendokumentasi hasil tulisan jurnal harian pemelajar. Subjek dalam penelitian ini adalah pemelajar BIPA tingkat pemula di Lembaga Bahasa Universitas Sanata Dharma. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk penugasan jurnal harian dan bagaimana langkah penugasan dengan jurnal harian bagi pemelajar BIPA tingkat pemula. Berdasarkan hasil penelitian, tugas penulisan jurnal harian berbentuk dua aktivitas, yaitu aktivitas di luar kelas dan di dalam kelas. Kedua aktivitas tersebut mencakup tugas-tugas bersifat autentik. Penugasannya dapat dilakukan dengan langkah (1) aktivitas pramenulis jurnal harian (2) proses menulis jurnal harian dan (3) pascamenulis jurnal harian. Kata kunci: BIPA, tingkat pemula, tugas autentik, jurnal harian 
Membangkitkan Motivasi Belajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Melalui Media Komik Randi Ramliyana
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v3i1.4183

Abstract

Abstract: This research used a qualitative method with case study approach. The aim of this research is to describe the use of media comic to raise the motivation to learn in learning Indonesian for Foreign Speakers (BIPA) at Trisakti University Language Center. One of the biggest problems facing the BIPA learning is learning motivation of participants. There are many reasons the participants are less motivated to learn BIPA, one of which is a boring classroom atmosphere. One thing we know to raise the motivation to study participants is to give something extraordinary and new in BIPA learning, especially among participants adolescence and early adulthood. The results showed that comics can be used efficiently to generate motivation to learn BIPA participants. Therefore, the use of comics into learning will have the same impact with the use of the method of learning the game in BIPA. It provides a pleasant atmosphere in the classroom. Comics are not just entertaining and engaging participants, but also there are many reasons to use it in teaching BIPA. Keywords: universal pragmatism; motivation; comic; media; BIPA Abstrak: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan penggunaan media komik untuk membangkitkan motivasi belajar pada pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Pusat Bahasa Universitas Trisakti Jakarta. Salah satu masalah terbesar yang dihadapi dalam pembelajaran BIPA ialah motivasi belajar peserta.  Banyak alasan peserta kurang  termotivasi  dalam  belajar  BIPA,  salah  satunya  adalah suasana kelas yang membosankan. Salah satu yang dapat membangkitkan  motivasi  belajar  peserta adalah dengan memberikan suatu  hal  yang luar biasa dan baru di dalam pembelajaran BIPA, terutama di antara peserta usia remaja dan dewasa awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komik dapat digunakan secara efisien untuk membangkitkan motivasi belajar peserta BIPA. Oleh karena itu, penggunaan komik ke dalam pembelajaran akan memiliki  dampak  yang sama dengan penggunan metode permainan  di dalam pembelajaran BIPA.  Hal  tersebut  memberikan atmosfer yang menyenangkan di dalam kelas. Komik tidak hanya menghibur  dan  menarik peserta, tetapi  banyak manfaat menggunakannya di dalam pembelajaran BIPA. Kata Kunci: motivasi; komik;  media;  BIPA 
PELAFALAN DAN PENGENALAN KOSAKATA PADA PEMELAJAR BIPA DI DALAM TES KEMAHIRAN BERBICARA Rosida Erowati; Neneng Nurjanah
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v7i1.8514

Abstract

Abstract: The speaking skills of BIPA 1 learners include the ability to pronounce Indonesian phonemes accurately. The accuracy of phoneme pronunciation is not only intended for fluency in speaking, but so that students are able to distinguish the meaning of words. By utilizing a qualitative descriptive approach, this study aims to describe the pronunciation of BIPA learners in Egypt in a speaking ability test. This pronunciation description indicates the ability of BIPA learners to recognize vocabulary, the meaning of words, as well as the difficulty of pronunciation in tests of speaking ability. The results of this study indicate that beginner BIPA learners in Egypt have difficulty at the phonological level, namely the phonetic articulation of consonant sounds / b /, / p /, / ŋ /, / ɲ /, / k /, / ʔ / and consistently having difficulty to map sound / b / to / p /. In addition, it tends to double the sound / ŋ / with / ɡ /, also avoiding the sound / ɲ /.Abstrak: Kemahiran berbicara pemelajar BIPA 1 mencakup kemampuan melafalkan fonem bahasa Indonesia dengan jitu. Ketepatan pelafalan fonem tidak semata ditujukan untuk kelancaran berbicara, namun agar pemelajar mampu membedakan makna kata. Dengan memanfaatkan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelafalan pemelajar BIPA di Mesir dalam tes kemampuan berbicara.  Deskripsi pelafalan ini mengindikasikan kemampuan pemelajar BIPA dalam mengenali kosakata, makna kata-kata, serta kesulitan pelafalan dalam tes kemampuan berbicara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemelajar BIPA pemula di Mesir memiliki kesulitan pada level fonologis, yaitu pada artikulasi fonetik pada bunyi konsonan /b/, /p/, /ŋ/, /ɲ/, /k/, /ʔ/ dan secara konsisten kesulitan untuk memetakan bunyi /b/ ke /p/. Selain itu, cenderung menggandakan bunyi /ŋ/ dengan /ɡ/, juga menghindari bunyi /ɲ/.
ANALISIS BAHAN AJAR BIPA BERMUATAN BUDAYA LOKAL SUMATERA UTARA MELALUI PENDEKATAN KUALITATIF DESKRIPTIF Khadavi; Sunarti; Luci Epita Banjarnahor; Putri Enjel Tarigan; Yemima Rina Yanti Panjaitan; Rina Lusiana Pangaribuan; Ulfah Maulidiah Marwah Siregar; Tri Indah Prasasti
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis menganalisis bahan ajar BIPA dengan memuatkan budaya lokal Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan sumber data dari bahan ajar BIPA dengan memuatkan budaya lokal Sumatera Utara. Teknik analisis data menggunakan konsep teori Prastowo. Hasil penelitian ini yaitu bahan ajar BIPA dengan budaya etnis Batak Angkola sangat membantu penutur bahasa asing dalam memahami bahasa Indonesia dengan nuansa budaya dari suku etnis Batak Angkola, Adapun hal tersebut dapat diketahui dari materi yang disusun secara sistematis dan terstruktur.
Mengantisipasi Gegar Budaya Melalui Pembelajaran BIPA Alat Musik Tradisional Batak Toba Citra Riskya Simanjuntak; Maria Aulia Pratama Sinaga; Najwa Sabrina Putri; Ratih Susanti; Rika Trinawati Sinaga; Rut Dorma Silaban; Tri Indah Prasasti; Yesi Jesika Sitepu
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengalaman, pemahaman, dan interaksi siswa Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) dengan alat musik tradisional Batak Toba dalam proses pembelajaran budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk memperoleh wawasan mendalam mengenai fenomena yang diselidiki. Menurut Bogdan dan Taylor (dalam Moleong, 2009), metode kualitatif menghasilkan informasi berupa penjelasan tulisan atau ucapan manusia serta tindakan mereka. Penelitian ini berfokus pada penginterpretasian informasi untuk menguraikan sifat-sifat, latar belakang, dan keterkaitan antara variabel yang diamati. Metode induktif digunakan dengan mengumpulkan informasi terlebih dahulu sebelum dianalisis dan diinterpretasikan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung, wawancara, dan analisis dokumen. Observasi digunakan untuk mengamati tindakan, komunikasi, dan keadaan dalam lingkungan penelitian. Wawancara memungkinkan pemahaman yang lebih mendalam melalui interaksi langsung dengan subjek penelitian. Analisis dokumen mencakup sumber-sumber tulisan seperti jurnal, buku, dan dokumen resmi terkait subjek penelitian. Informasi yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis kualitatif, termasuk pemetaan kode, pengelompokan tema, dan narasi deskriptif. Analisis ini bertujuan menemukan pola, tren, atau keterkaitan dari informasi yang dikumpulkan. Pendekatan deskriptif kualitatif mampu menciptakan pemahaman mendalam tentang fenomena yang diteliti, dengan mengeksplorasi faktor-faktor sosial, budaya, dan situasional yang mempengaruhi fenomena tersebut. Namun, pendekatan ini juga mengandung subyektivitas peneliti dalam interpretasi dan generalisasi yang terbatas. Penelitian ini menyajikan informasi yang jelas mengenai respon dan pemahaman siswa BIPA terhadap penggunaan alat musik tradisional Batak Toba dalam pembelajaran budaya, dengan teknik pengumpulan informasi seperti observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan metode pembelajaran BIPA yang lebih efektif dan kaya akan muatan budaya lokal.
Penerapan Media Bahan Ajar Smartbox Dalam Pembelajaran Bipa Pada Materi Pengenalan Kuliner Etnis Simalungun Siti Fatimah Handayani Hsb; Nurul Intan Humairah; Marini Joy Stella Simanjuntak; Fika Salsabilla Amar; Shopia Veronica Manurung; Putri Luthfiah Ritonga; Joy Firdaus Hamonangan Silalahi; Tri Indah Prasasti
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu aspek penting dalam pembelajaran BIPA yaitu media pembelajaran. Media pembelajaran dapat menjadi sesuatu yang sangat membantu dalam pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan media bahan ajar smartbox dalam pengenalan makanan etnis simalungun dapat memudahkan pemelajar BIPA dalam memahami dan menghafal materi dengan baik dan lebih aktif. Metode yang dipilih dalam penelitian ini adalah Desain Quasi Experimental dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi pada pengamatan dan pencatatan secara sistematis terhadap fenomena yang diselidiki. Hasil dan pembahasan pada penelitian ini membahas tentang kelebihan dan kekurangan yang dimiliki pada Media Smartbox dan pemelajar BIPA dalam mempelajari kuliner etnis simalungun serta memberikan solusi dari kekurangan-kekurangan tersebut. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dari kelebihan- kelebihan yang dimiliki tentunya memiliki kekurangan yang dapat diatasi dengan berbagai solusi oleh pengajar BIPA.
Penerapan Prinsip-Prinsip Model Pembelajaran Kolaboratif dalam Pembelajaran BIPA: Suatu Tinjauan Literatur Luisa, Adellia; Rangkuty, Amelia Nurul Oktaviani; Sitompul, Ayu Wardani; Harahap, Safinatul Hasanah
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 4 No. 3 (2024): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v4i3.2233

Abstract

This research aims to conduct a literature review on the application of collaborative learning model principles in teaching Indonesian as a Foreign Language (BIPA). Collaborative learning models have become increasingly popular approaches in today's educational context, as they promote active participation, social interaction, and group-based learning. In the context of BIPA teaching, the application of collaborative learning models is crucial to facilitate effective learning for students studying Indonesian as a second language. In this literature review, we identify the main principles of collaborative learning models and analyze how these principles can be applied in the context of BIPA teaching. This literature review also explores previous studies that have investigated the application of collaborative learning models in BIPA teaching and evaluated their impact on student learning achievement. The findings of this literature review are expected to provide better insights into the potential and challenges of implementing collaborative learning models in BIPA teaching and provide guidance for further research in this field.
Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing: Mengoptimalkan Pembelajaran BIPA dengan Aplikasi Digital Zira, Khairana; Noor, Muhammad El Fahrizi; Siringoringo, Natalia Debriyanti; Sitohang, Olly Risfa; Harahap, Safinatul Hasanah
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 4 No. 3 (2024): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v4i3.2234

Abstract

In the current era of modernization, digital applications have brought revolutionary changes in the way we acquire knowledge and skills, including language learning. Seeing the large number of uses of digital applications for language learning today, the author is interested in discussing the use of tandem applications in learning Indonesian for foreign speakers. In this research, qualitative descriptive research is aimed at describing and illustrating existing phenomena, both natural and human engineered, which pays more attention to characteristics, quality, and interrelationships between activities. The subjects of this research are foreigners who have joined or used the Tandem application which connects language learners with native speakers. The material taught is BIPA level A1 learning where students can use Indonesian in daily communication. Then, data collection in this research used primary data collection techniques. This research shows that the use of BIPA (Indonesian for Foreign Speakers) with digital applications has the potential to provide great benefits in expanding access and increasing the effectiveness of Indonesian language learning for foreign learners. This shows that the optimal use of digital applications in learning foreign languages can make a significant contribution to Indonesian language learning at the international level.
Menyusun Strategi Pembelajaran BIPA yang Efektif untuk Penutur Asing Tingkat Pemula Monika Aprilia; Romauli Angelika; Safinatul Hasanah Harahap; Yesi Jesika Sitepu
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 4 No. 5 (2024): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v4i5.3063

Abstract

BIPA's strategy in planning teaching must involve the use of 3D animated films and e-book media because these two tools are very important to achieve learning objectives. The preparation of strategies and materials needs to be done carefully so that learning is effective. This research uses the library study method, which is a research approach carried out by examining books, literature, notes, reports and literary works that are relevant to the problem being researched. The goal is so that students can easily understand the material taught by the teacher. One way to achieve this is by elaborating on strategies and material related to elections, as well as adding local elements so that the material is not too difficult for students to understand. Therefore, strategic management and organization are essential to ensure learning is structured in the most effective and efficient way to achieve the desired goals.

Page 69 of 118 | Total Record : 1176