Filter By Year

1945 2024


Found 1,176 documents
Search l3 BIPA

Strategi Belajar BIPA dengan Aplikasi dan Platform Digital-Kajian Literatur Kurniawati, Heni; Nurlina, Laily
Journal of Knowledge and Collaboration Vol. 1 No. 8 (2024): Journal of Knowledge and Collaboration
Publisher : Arbain Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/e2032n84

Abstract

Studi ini membahas strategi pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) menggunakan aplikasi dan platform digital melalui kajian literatur. Pemanfaatan teknologi digital menjadi solusi signifikan dalam mengatasi tantangan konvensional pengajaran BIPA, seperti keterbatasan geografis, waktu, dan keterlibatan peserta. Beberapa aplikasi seperti Duolingo, Tandem, dan platform Zoom telah digunakan secara luas untuk memfasilitasi pembelajaran yang interaktif, fleksibel, dan terstruktur. Penelitian ini mengidentifikasi manfaat utama dari media digital, termasuk peningkatan motivasi belajar, fleksibilitas waktu dan tempat, serta kemudahan akses bagi peserta dari berbagai negara. Selain itu, platform-platform tersebut memungkinkan pengalaman belajar yang lebih personal melalui pendekatan gamifikasi dan interaksi langsung dengan penutur asli. Namun, tantangan juga ditemukan, terutama terkait kebutuhan akan koneksi internet yang stabil, keterampilan digital pengajar, dan potensi distraksi saat menggunakan media interaktif. Hasil kajian menunjukkan bahwa media digital efektif dalam meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pembelajaran BIPA, serta memperkaya pengalaman budaya bagi peserta. Studi ini menyarankan pengembangan lebih lanjut dalam pemanfaatan teknologi yang tepat guna, serta perlunya dukungan infrastruktur untuk memaksimalkan efektivitas pembelajaran BIPA secara digital. Penelitian mendatang diharapkan dapat mengeksplorasi lebih dalam tentang dampak jangka panjang pembelajaran digital terhadap penguasaan bahasa dan pemahaman budaya. 
Kesalahan Bunyi Simakan Pemelajar BIPA Tingkat Pemula Asal Tiongkok Nirmalasari, Yohanna
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v1i2.2692

Abstract

Keterampilan menyimak merupakan keterampilan berbahasa yang berpengaruh terhadap perkembangan pembelajaran bahasa, khususnya bagi pemelajar bahasa kedua. Pada proses pembelajaran keterampilan menyimak sering terjadi kesalahan. Hal ini bisa terjadi karena adanya pengaruh bahasa pertama pada proses pembelajaran bahasa kedua. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan kesalahan bunyi simakan pemelajar BIPA tingkat pemula asal Tiongkok yang tidak menggunakan alfabet dalam bahasa pertama mereka. Penelitian ini merupakan penelitian analisis kajian teks yang menganalisis kesalahan bunyi simakan tulis pemelajar BIPA. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan dapat diperoleh hasil bahwa ada tiga kategori kesalahan bunyi simakan, yakni perubahan bunyi di awal kata, tengah kata, dan akhir kata. Masing-masing kategori tersebut memiliki perubahan, penghilangan, dan bahkan penambahan bunyi. (1) Pada kesalahan di awal kata, pemelajar banyak melakukan kesalahan pada bunyi bilabial, dental, dan hambat velar. (2) Pada kesalahan di tengah kata, pemelajar banyak melakukan kesalahan pada bunyi hambat, nasal, getar, dan lateral, serta penghilangan bunyi nasal dan penambahan bunyi konsonan getar. (3) Pada kesalahan di akhir kata, pemelajar melakukan penghilangan konsonan akhir bunyi hambat dan frikatif, serta perubahan bunyi nasal, bunyi frikatif menjadi getar, dan bunyi frikatif glotal menjadi bunyi dental plosif.
Tingkat Kemampuan Berbicara Pemelajar BIPA (Bahasa Indonesia Penutur Asing) Tingkat Pemula Menggunakan Tes Teks Deskripsi Faiza, Fikis Silmi; Irsyad, Rosida Erowati
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v2i2.3883

Abstract

Dalam pengajaran BIPA, berbicara menjadi aspek keterampilan berbahasa yang fundamental. Komunikasi lisan atau kemampuan berbicara merupakan salah satu keterampilan bahasa yang penting. Hal ini menyangkut keluasan identifikasi persoalan berbicara. Kemampuan berbicara pemelajar BIPA tingkat pemula mencakup kemampuan dalam mendeskripsikan secara lisan, ketepatan kalimat, ketepatan pelafalan dan ketepatan kosakata. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kemampuan berbicara pemelajar BIPA tingkat pemula asal Belanda menggunakan tes teks deskripsi dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan tes dan penilaian berdasarkan penilaian Common European Framework of Reference for Languages (CEFR) yang disesuaikan. Penelitian ini juga menggunakan transkripsi fonetik untuk mengetahui ketidaktepatan pelafalan pada beberapa artikulasi fonetik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemelajar BIPA tingkat pemula menggunakan tes teks deskripsi memiliki kesulitan namun berada dalam kategori baik dalam penilaian.
INSERTING AREK CULTURE IN A SYLLABUS PROPOSED FOR BIPA CLASS IN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA
NOBEL: Journal of Literature and Language Teaching Vol. 6 No. 2 (2015): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/NOBEL.2015.6.2.186-198

Abstract

In view of the need of multiculturalism and Indonesian cultures introduction to BIPA learners, the teaching and learning Indonesian cultures develop into essential part beyond the learning of Bahasa Indonesia itself. Countless studies mentioned that learning a foreign language is more meaningful if there is an involvement of the teaching of its culture. In addition to Bahasa Indonesia materials, the materials and references provided for BIPA learners contain rich-cultural Indonesian values, yet – too extensively. In this research, the writers tried to propose a syllabus that supports not only linguistic competence in Bahasa Indonesia but also more local culture values which is close to BIPA learners’ context. The local culture context applied in this research is Surabaya culture, Arek culture. R&D research method was used and the framework of teaching culture by Brooks (1968) was included in this study. The finding of this study provided valuable implications to BIPA learners as well as BIPA instructors with regards to Bahasa Indonesia competences and the introduction of one of local culture values in Indonesia.
The Effectiveness Of Cultural Literacy Based BIPA Course Teaching Materials To Improve Students' Indonesian Language Proficiency Nyayu Masnun Arief; Ramadan Lazuardi, Dian; Istiyah Yulianisah; Annisa Hidayati
Jurnal Scientia Vol. 13 No. 04 (2024): Education and Sosial science, September-December 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/scientia.v13i04.2665

Abstract

This research aims to determine the effectiveness of cultural literacy-based teaching materials for the Indonesian Language for Foreign Speakers (BIPA) course to improve students' Indonesian language proficiency. The research method used was an experiment with a pretest-posttest design with control group research design. Data collection uses interviews and tests. The research population is students of the Indonesian Language and Literature Education Study Program, semester VI of the 2024/2025 academic year who are taking BIPA subjects. The samples in the research were classes A and B. Research sampling was carried out using the intact group technique which resulted in class A as the experimental class and class B as the control class. The data analysis technique to determine the effectiveness of cultural literacy-based teaching materials for the Indonesian Foreign Speakers (BIPA) course to improve students' Indonesian language proficiency is carried out by analyzing pretest and posttest class learning outcomes using N-gain scores. Next, to determine the increase in Indonesian language proficiency of students in the control and experimental classes, a t-test was carried out using the SPSS program. The results of the research show that the teaching materials for the Indonesian Language for Foreign Speakers (BIPA) course based on cultural literacy to improve students' Indonesian language proficiency based on the n-gain score and n-gain score percent are effective to use. Based on the independent samples test output table, it is known that the Sig. (2-tailed) is 0.000 < 0.05, thus there is a significant difference in effectiveness in the control and experimental classes after using cultural literacy-based Indonesian Language for Foreign Speakers (BIPA) teaching materials to improve students' Indonesian language proficiency. So it can be concluded that students' Indonesian language proficiency increases after using cultural literacy-based Indonesian Language for Foreign Speakers (BIPA) teaching materials.
STUDENT’S SPEAKING SKILL OF FOREIGN SPEAKER IN BIPA LEARNING Noviani Radna Sari; Syafriyadin Syafriyadin
Jurnal Kata Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Kata : Penelitian tentang Ilmu Bahasa dan Sastra
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/kata.v8i2.2681

Abstract

Although BIPA students possess the speaking skill to communicate in Indonesian, the noticeable influence of foreign languages is still evident. Therefore, this study aims to analyze and describe student’s speaking skills as foreign speakers in BIPA learning. In order to accomplish this goal, a qualitative research method was used to gather data from a BIPA student who was still struggling to speak Indonesian fluently. The results show that he frequently ceased to speak Indonesian, used the sentences in accordance with their context, and extended a greeting to his teacher during an online Zoom meeting. Additionally, he addressed questions presented by the teacher. He continued to lack understanding of Indonesian grammar and structure, as well as vocabulary mastery. The video suggests that the BIPA student was reading the notebook while practicing counting. It lacked authenticity. As a result, the Indonesian language became the native tongue. Based on this research, the teacher needs to request that the BIPA student engage in additional practice.
STUDI KASUS BERBASIS KORPUS TERHADAP PENGGUNAAN VERBA DALAM MATERI BIPA SAHABATKU INDONESIA TINGKAT DASAR Inas Rofidah; Raden Yusuf Sidiq Budiawan; Icuk Prayogi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.3625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan studi kasus berbasis korpus terhadap penggunaan verba dalam materi BIPA Sahabatku Indonesia tingkat dasar. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dengan metode agih sebagai teknik analisis. Hasil menunjukkan bahwa dalam buku BIPA 1 ditemukan verba dasar sebanyak 692 kali dan buku BIPA 2 sebanyak 720 kali. Lalu, buku BIPA 1 dan buku BIPA 2 lebih sering menggunakan berprefiks meN-. Prefiks meN- dalam buku BIPA 1 digunakan sebanyak 253 kali, sementara dalam buku BIPA 2 dijumpai sebanyak 474 kali. Selanjutnya, tidak dijumpai sufiks dalam buku BIPA 1 dan hanya dijumpai 1 sufiks dalam buku BIPA 2 pada sufiks -kan. Kemudian, hanya dijumpai konfiks ber--an dalam buku BIPA 1 dan buku BIPA 2. Konfiks ber--an dalam buku BIPA 1 digunakan sebanyak 80 kali, sementara dalam buku BIPA 2 digunakan sebanyak 71 kali.
KESILAPAN PENGUCAPAN KOSAKATA DALAM MEMBACA TEKS FABEL OLEH PEMELAJAR BIPA KELAS BINDO LEVEL A1 Bagus Devanda Putra Mildan; Agus Syahrani; Mellisa Jupitasari
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Vol 10, No 10 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jppk.v10i10.49903

Abstract

AbstractVocabulary Pronunciation Skills in Reading Fable Texts by BIPA CLASS BINDO Students Level Al. Thesis. Department of Language and Arts Education. Indonesian Language Education Study Program. Faculty of Teacher Training and Education. Pontianak Tanjungpura University. The problem of this research is the pronunciation mistakes of vocabulary and the factors that influence the reading of fable texts by BIPA KELAS BINDO students level A1. The aim of the study in general was to describe the speech of vocabulary in reading fable texts by BIPA KELAS BINDO level A1 students. Its specific objective is to describe the inconvenience of vocabulary pronunciation and the factors that affect the pronunciation errors of vocabulary. The method used in this research is descriptive method. The form of this research is qualitative. The research data collection was carried out using the tes technique. Sources of data in this study were foreign speakers from three countries, namely Egypt, the Philippines, and the United States of America. Based on the research data, the conclusion is that BIPA KELAS BINDO level Al students have a reduction in phonemes, the addition of phonemes, and the replacement of phonemes, the factors that influence are the first language of each student. Then the output of this research can be in the form of a practical guide to teaching basic Indonesian for foreign studentsKeywords: BIPA, KELAS BINDO, level A1
Pengembangan Bahan Ajar Pandang dengar Bermuatan Budaya Melayu Riau Aspek Keterampilan Menulis untuk BIPA Tingkat Pemula Juliana Simanjuntak; Charlina Charlina; Mangatur Sinaga
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4561

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu menjelaskan desain, kualitas, dan respons pengguna serta menghasilkan bahan ajar pandang dengar bermuatan budaya Melayu Riau aspek keterampilan menulis untuk BIPA tingkat pemula. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) karena sesuai dengan tujuan penelitian ini. Data dalam penelitian ini didapatkan dari hasil angket kebutuhan, penilaian validator ahli materi, bahasa, media, dan budaya, hasil repsons pengguna (pembelajar dan pemelajar) BIPA dan nilai hasil uji pretest dan posstest. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa internasional angkatan 2023 yang berasal dari Patani Selatan Thailand dan melanjutkan Pendidikan di Pekanbaru sebanyak 14 orang. Berdasarkan nilai dari validator dan respons pengguna dengan rata-rata 4,6 menandakan bahan ajar pandang dengar yang dikembangkan sangat layak digunakan dan efektif untuk pembelajaran BIPA tingkat pemula. Secara keseluruhan bahan ajar pandang dengar BIPA yang dikembangkan dapat memenuhi kebutuhan pemelajar dan sangat baik untuk meningkatkan keterampilan menulis pemelajar BIPA tingkat pemula dan menambah wawasan pemelejar BIPA tentang kebudyaan Melayu Riau.
Penggunaan Strategi Metakognitif oleh Pemelajar BIPA dalam Membaca Teks Berbahasa Indonesia Hyang Jin Chen; Dwi Puspitorini
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4747

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan strategi metakognitif oleh pemelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) saat membaca teks berbahasa Indonesia dan membandingkan perbedaan penggunaan strategi antara pembelajar berprestasi tinggi dan rendah. Dengan menggunakan Survey of Reading Strategies (SORS), penelitian ini mengidentifikasi tiga kategori utama strategi: Strategi Global (GLOB), Strategi Problem-solving (PROB), dan Strategi Support (SUP). Temuan menunjukkan bahwa pemelajar BIPA umumnya menggunakan strategi metakognitif dengan frekuensi tinggi, dengan PROB sebagai strategi yang paling sering digunakan. Tidak ditemukan perbedaan signifikan antara pemelajar berprestasi tinggi dan rendah dalam penggunaan strategi mereka. Namun, hasil ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menegaskan peran strategi metakognitif dalam pemelajaran bahasa kedua (L2). Penelitian ini juga menyarankan bahwa meningkatkan program BIPA dan mengintegrasikan pengajaran strategi metakognitif dapat membantu pembelajar meningkatkan keterampilan membaca mereka secara efektif.

Page 80 of 118 | Total Record : 1176