cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Medives
Published by IKIP Veteran Semarang
ISSN : 25498231     EISSN : 25495070     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal of Medives (p-ISSN 2549-8231, e-ISSN 2549-5070) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang pada bulan Januari dan Juli setiap tahunnya. Penulis adalah dosen, guru, peneliti, dan bahkan mahasiswa. Jurnal ini menerbitkan artikel asli hasil penelitian atau kajian pustaka di bidang pendidikan matematika meliputi pembelajaran matematika, evaluasi pembelajaran matematika, atau pengembangan media pembelajaran matematika.
Arjuna Subject : -
Articles 78 Documents
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MATERI KOMPOSISI TRANSFORMASI Sugiarto, Wahyoe
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 1 No 1 (2017): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLatar belakang penelitian ini adalah rendahnya motivasi dan prestasi belajar khususnya dalam materi komposisi transformasi. Data hasil tes tengah semester ganjil tahun 2016/2017 menunjukkan bahwa dari 38 siswa hanya 21,05% yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan prestasi belajar matematika. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XII MIPA-6 SMA Negeri 1 Jepara. Pengumpulan data melalui tes dan non-tes. Teknik tes untuk mengetahui prestasi belajar dengan menggunakan butir soal sedangkan teknik non tes untuk mengetahui perkembangan motivasi belajar dengan menggunakan lembar pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa meningkat dari rendah menjadi tinggi dan nilai rata-rata prestasi belajar matematika siswa naik 31,86% dari 62,97 menjadi 83,03 dengan tingkat ketuntasan naik hampir tiga kali lipat dari 21,05% menjadi 81,58%, sehingga disimpulkan penerapan pembelajaran berbasis masalah berbantuan GeoGebra dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar matematika materi komposisi transformasi.Kata Kunci: pembelajaran berbasis masalah; geogebra; motivasi belajar; prestasi belajar. ABSTRACTThe decreasing of students’ mathematics motivation and achievement particularly in composition of transformation is the backgournd of this study. The mid-term test shows that there were 21,05% of 38 students who passed KKM. Purpose of this study is to improve students’ achievement and motivation towards mathematics. This is an action research that carried out students grade  XII MIPA-6 of SMA Negeri 1 Jepara. Data of students’ achievement is assessed by giving test, while data of students’ motivation is observed by observation sheet. The result shows that students’ motivation improve from low level to high level. Means of students’ mathematics achievement increase as much as 31,86% , from 62,97 to 83,03. Students which passed KKM increase from 21,05% to 81,58%. Thus implementation of problem based learning with GeoGebra increases students’ achievement and motivation in composition of transformation.Keywords: problem based learning; geogebra; students’ motivation; learning achievement.
PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL OPEN ENDED PROBLEM SOLVING DENGAN KOMIK MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH Kurniati, Lenny
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 1 No 1 (2017): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran model kontekstual open ended problem solving dengan komik matematika untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan modifikasi Plomp. Data dianalisis dengan deskriptif, uji ketuntasan belajar menggunakan uji t, uji proporsi z, uji regresi, dan uji normalitas gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perangkat yang dikembangkan telah dinyatakan valid oleh validator dengan skor rata-rata 4,13 untuk silabus, 4,11 untuk RPP, 4,20 untuk LKS, 4,18 untuk Komik, dan (2) pembelajaran praktis ditandai dengan respon positif siswa dan kemampuan guru baik; (3) Efektifitas ditandai dengan (a) rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah melampaui KKM 70; (b) keterampilan pemecahan masalah dan minat belajar secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah; c) kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol;dan d) rata-rata keterampilan pemecahan masalah meningkat sebesar  31%, kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol.Kata Kunci: pembelajaran kontekstual, open ended problem solving, komik matematika, pemecahan masalah.ABSTRACTThe aim of this research to develop a mathematics learning instrument using contextual open ended problem solving with mathematic comic to increase the problem solving skill which valid, practical and effective. The type of research used in this study is development research using modification of Plomp model. Learning instrumen that have been develop are: syllabus, Lesson plan, worksheet, mathematics comic, and problem solving ability test. The results showed: (1) device developed valid; (2) practical learning is characterized by the positive response of students and good teachers ability, (3) Effectiveness characterized by (a) problem solving ability score of the experimental class higher than minimum completeness criterion, (b) learn interest and problem solving skill, both affected the problem solving ability positively,  (c) problem solving ability of the experimental class score is higher than the control class, (d) problem solving skill of the experimental class is increasing by 31%, the problem solving ability of the experimental class higher than the control class.. Because of the learning instrument develope are valid, practice and effective, it is shows that the research has ben reach out.Keywords: contextual teaching and learning, open ended problem solving, mathematics comic, problem solving.
IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN AKTIVITAS SISWA Fariana, Mudzrika
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 1 No 1 (2017): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep dan aktivitas siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa di kelas VIII yang berjumlah 33 siswa. Prosedur penelitian menggunakan dua siklus dengan metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu metode tes, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase untuk pemahaman konsep ditunjukkan dengan hasil belajar, pada siklus I keaktifan klasikal untuk kriteria aktif pada siklus I mencapai 59,09% dan pada siklus II mencapai 68,94%, sedangkan siswa yang memperoleh kriteria tuntas mencapai 72,73% dan pada siklus II mencapai 87,88%. Untuk hasil akhir aktivitas siswa tergolong kriteria cukup aktif. Dengan demikian, pemahaman konsep dan aktivitas siswa dapat ditingkatkan melalui implementasi model problem based learning.Kata kunci: pemahaman konsep; aktivitas; model problem based learning.ABSTRACTThe aim of this research is to improve mathematics learning quality and students’ activity. this action research were carried out 33 students of grade 8th. Data collection method used in this research are two cycle of test, observation and documentation, the data was analyzed by descriptive precentage. The result shows that the percetage of concept understanding is represented by students’ achievement. Students which have passed the KKM is 72,73% in 1st cycle, and 87,88%in 2nd cycle. Students which active during mathematic lesson is 59,09% in 1st cycle and 68,94% in 2nd cycle.Thus, students’ activity and understanding conceptcan be improved by implementing problem based learning.Keywords: concept understanding, students’ activity, problem based learning. 
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS SELF-DIRECTED LEARNING ORIENTED ASSESSMENT TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Hidayati, Destia Wahyu
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 1 No 1 (2017): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan problem based learning berbasis self-directed learning oriented assessment terhadap kemampuan pemecahan masalah. Sampelpenelitian ini adalahsiswa Kelas VIII A dan VIII B SMP Empu Tantular Semarang. Teknik pengumpulan datanyaadalahtes tertulis denganinstrumen soal tes kemampuan pemecahan masalah matematika pada materi garis singgung lingkaran. Hasil penelitian menunjukkan siswa di kelas eksperimen yang mempunyai rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika mencapai KKM lebih dari 75%. Rata-rata nilai kemampuan pemecahan masalah matematika di kelas eksperimen lebih dari pada rata-rata nilai kemampuan pemecahan masalah matematika di kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan problem based learningberbasis self-directed learning oriented assessmentefektif pada pencapaian kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.Kata kunci: problem based learning; self-directed learning oriented assessment; kemampuan pemecahan masalah. ABSTRACTThis study aims to know the effectivity of problem based learning based self-directed learning oriented assessmentto students’ problem solving ability. Sampel penelitian ini adalah siswa Keas VIII A dan VIII B SMP Empu Tantular Semarang.The samples were studentsin class  VIII A and VIII B SMP Empu Tantular Semarang.Kelas eksperimen adalah kelas VIII B yang menggunakan pembelajaran PBL berbasis SLOA.Data is collected by written test which contains mathematical problems oncircle tangent line.Hasil penelitian menunjukkan siswa di kelas eksperimen yang mempunyai rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika mencapai KKM lebih dari 75%.The results showed that students in the experimental class whose average score of mathematical problem solving passed the KKM, is more than 75%.Rata-rata nilai kemampuan pemecahan masalah matematika di kelas eksperimen lebih besar dari pada rata-rata nilai kemampuan pemecahan masalah matematika di kelas kontrol.The average score of mathematical problem solving ability in the experimental class is bigger than in the control class.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan PBL berbasis SLOA efektif pada pencapaian kemampuan komunikasi matematika siswa.Thus, the use of problem based learningbased on Self-directed Learning Oriented Assessmentis effective to increase students mathematical problem solving.Keywords: problem based learning; self-directed learning oriented assessment; mathematics problem solving.
PENGARUH METODE SCAFFOLDING BERBASIS KONSTRUKTIVISME TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Indrawati, Indrawati
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 1 No 1 (2017): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi banyak siswa mengalami kesulitan belajar matematika khususnya siswa SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode scaffolding berbasis kontruktivisme terhadap hasil belajar matematika. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Desain penelitian ini adalah one group pretest and posttest design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIIIE sebanyak 32 siswa. Uji analisis data menggunakan t-test dan n-gain test. Hasil uji t dengan bantuan SPSS menunjukkan bahwa sig = 0.000  0,05, nilai rata-rata klasikal mengalami kenaikan sebesar 15,63 dan berdasarkan g faktor (N-Gain) siswa mengalami peningkatan kompetensi yang cukup baik. Dengan demikian ada pengaruh metode pembelajaran scaffolding berbasis kontruktivisme terhadap hasil belajar matematika siswa. Metode pembelajaran scaffolding berbasis kontruktivisme dapat diterapkan dalam setiap pembelajaran, karena selain dapat meningkatkan hasil belajar, siswa juga akan mendapatkan variasi pembelajaran sehingga mengurangi kejenuhan dan meningkatkan semangat maupun aktivitas siswa dalam belajarKata kunci: hasil belajar; konstruktivisme; scaffolding.ABSTRACTThis study is motivated by the fact that many students have difficulties in learning mathematics especially for junior highschool students. This study aims to know the implementation of scaffolding method based on constructivism to students’ mathematics achievement. This is an experimental study with one group pretest and posttest design. The sample were 32 students grade VIII. Data is analyzed by t-test and n-gain test. T-test result shows that sig=0,000<0,05, The average score increases 15,63 and based on N-gain test shows that students competence increases too. It means that scaffolding method based on constructivism influence students’ mathematics achievement significantly. Thus scaffolding method based on constructivism can be implemented in any instruction, because it can increase students’ achievement and students will get learning variation that can reduce boredom and motivate them to learn actively. Keywords: mathematics achievement; constructivism; scaffolding. 
PENERAPAN PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI DAN KEAKTIFAN SISWA MATERI STATISTIKA S, Sri Lestari
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 1 No 2 (2017): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPnelitian tindakan kelas ini dilatarbelakangi oleh prestasi dan keaktifan siswa yang masih rendah pada pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran Group Investigation (GI) dalam meningkatkan prestasi dan keaktifan siswa pada pembelajaran Statistika. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah 36 siswa kelas XI IPA semester gasal SMA Negeri 1 Semarang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja guru dan aktivitas siswa telah memenuhi indikator dengan pelaksanaan PTK selama 2 siklus, sedangkan hasil belajar siswa dan prosentase ketuntasan 100% tercapai dengan penerapan PTK selama 3 siklus. Jadi, Group Investigation direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran matematika karena dapat meningkatkan prestasi dan keaktifan siswa khususnya pada pembelajaran statistika.Kata kunci: grup investigasi, prestasi matematika, keaktifan siswa, statistika. ABSTRACTThis research is motivated by the low students’ mathematics achievement and learning attitude. This is an action research which aimed to know the implementation of Group Investigation to improve mathematics achievement and to trigger them to participate the lesson actively. The subject of this research were 36 students of XI IPA SMA Negeri 1 Semarang. It needed 2 cycles of the research to improve teachers’ and students’ performance while it needed 3 cycles to increase students’ mathemathics achievement and to get 100% of students who passed the requirement score. Thus, Group Investigation is recomended to be applied to mathematics instruction especially statistics in order to improve students’ mathematics achievement and to learn actively. Keywords: group investigation, mathematics achievement, students’activity, statistics.
Pembelajaran Matematika pada Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi Irawan, Ari; Febriyanti, Chatarina
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 2 No 1 (2018): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medives.v2i1.509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana proses pembelajaran yang terjadi pada anak autis berkategori sedang dan rendah di sekolah inklusi. Metode penelitian yang digunakan adalah survey eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara dan pengamatan langsung. Pengolahan data berupa analisis dari hasil wawancara dan pengamatan. Lokasi penelitian berada di SD Lentera Insan Kecamatan Cimanggis Kota Depok. Hasil penelitian menunjukan bahwa anak autis yang berkategori sedang dan rendah dapat mengikuti proses pembelajaran dikelas bergabung dengan anak reguler. Pembelajaran matematika yang diberikan juga memiliki tingkat kesulitan materi yang lebih sederhana atau yang biasa disebut sebagai kurikulum adaptasi. Anak autis juga diberikan kurikulum tambahan berupa pengembangan kurikulum individual dengan anak berkebutuh khusus dilatih untuk dapat lebih mandiri. Selain itu kurikulum juga diberlakukan untuk anak bersosialisasi. Kata kunci: pendidikan inklusi, autis, pembelajaran matematika.   ABSTRACT This study aims to reveal the process of learning that occurs in autistic children with special needs in medium and low achiever in inclusive school. The research method used was survey exploratory with a qualitative approach. The research location is in SD Lantera Insan District of Cimanggis Depok. The results show that the middle and low achiever of autistic children can follow the learning process along with the regular children. Mathematics content for those children is less difficult with simplified material or commonly referred to curriculum adaptation. Children with autism also given an additional form of curriculum development where children with special needs curriculum individual specially trained to be more independent. Besides the curriculum also apply for children to socialize. Keywords: inclusive education, autism, mathematics learning.
Penerapan Model Pembelajaran Conceptual Understanding Procedures (CUPS) sebagai Upaya Mengatasi Miskonsepsi Matematis Siswa Gita, Asri; Murnaka, Nerru Pranuta; Sukmawati, Klara Iswara
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 2 No 1 (2018): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medives.v2i1.521

Abstract

Kesalahan dalam memahami konsep menjadi salah satu faktor yang menyebabkan miskonsepsi pada pelajaran matematika. Miskonsepsi pada materi bangun datar disebabkan oleh cara belajar siswa yang hanya menghafalkan bentuk dasar tanpa memahami hubungan antar bangun datar dan sifat-sifatnya. Upaya yang dilakukan dalam mengatasi miskonsepsi tersebut adalah dengan menerapkan pembelajaran konstruktivis. Salah satu model pembelajaran konstruktivis adalah Conceptual Understanding Procedures (CUPs). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures (CUPs) sebagai upaya mengatasi miskonsepsi matematis siswa pada materi sifat-sifat bangun datar segiempat. Subjek penelitian adalah 12 orang siswa SMP yang mengalami miskonsepsi pada materi sifat-sifat bangun datar segiempat. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui tes, video, observasi, dan wawancara. Validitas dan reliabilitas data melalui credibility, dependability, transferability, dan confirmability. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures (CUPs) yang terdiri dari fase individu, fase kelompok triplet, dan fase interpretasi seluruh kelas dapat mengatasi miskonsepsi siswa pada materi sifat-sifat bangun datar segiempat. Perubahan miskonsepsi siswa juga dapat dilihat dari nilai tes yang mengalami peningkatan nilai berdasarkan nilai tes awal dan tes akhir siswa. Kata Kunci: Conceptual Understanding Procedures (CUPs), miskonsepsi, segiempat.   ABSTRACT Mistakes in understanding the concept became one of the factors that led to misconceptions in mathematics. The misconceptions in plane shapes are caused by the way of learning of students who only memorize the basic form without understanding the relationship between the plane shapes and its properties. Efforts made in overcoming these misconceptions is to apply constructivist learning. One of the constructivist learning models is Conceptual Understanding Procedures (CUPs). The purpose of this research is to know the application of conceptual learning model Conceptual Understanding Procedure (CUPs) as an effort to overcome students mathematical misconception on the properties of quadrilateral. Research subjects were 12 students who experienced misconceptions on the properties of quadrilaterals. Data collection was conducted through test, video, observation, and interview. Validity and reliability of data through credibility, reliability, transferability, and confirmability. The results of this study indicate that the application of learning models. Comprising individual phases, triplet group phases, and all-class interpretation phenomena can overcome student misconceptions on quadrilateral properties. Changes in student misconceptions can also be seen from tests that have improved Keywords: Conceptual Understanding Procedures (CUPs), misconception, quadrilateral.
Pengembangan Teorema Morley pada Segiempat Barutu, Fabelia Andani; Mashadi, Mashadi; Gemawati, Sri
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 2 No 1 (2018): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medives.v2i1.526

Abstract

Pada umumnya teorema Morley diberlakukan pada segitiga, dalam tulisan ini akan dikembangkan ide teorema Morley untuk bangun datar dengan sisi yang lebih banyak (dalam hal ini segi empat) dan menentukan rumus panjang sisi segiempat Morley tersebut. Segiempat yang dibahas yakni persegi, persegi panjang, belah ketupat, layang-layang, dan trapesium sama kaki. Pembuktian dalam tulisan ini menggunakan cara yang lebih sederhana dengan konsep kesebangunan dan konsep trigonometri. Kata kunci: Teorema Morley, konsep kekongruenan, trigonometri.   ABSTRACT Morley’s Theorem generally applies in triangle. This paper applied Morley’s Theorem in quadrilateral to determine the side lenght of Morley’s quadrilateral. Quadrilaterals discussed in this paper are square, rectangle rhombus, kite, and isoscelestrapezium. Simpler way is used to prove by applying congruence and trigonometric concepts. Keywords: Morley’s Theorem, congruence concept, trigonometry.
Pengembangan Teorema Napoleon pada Segienam Yuliardani, Novita; Mashadi, Mashadi; Gemawati, Sri
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 2 No 1 (2018): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medives.v2i1.527

Abstract

Pada umumnya teorema Napoleon diberlakukan pada segitiga. Dalam tulisan ini dibahas teorema Napoleon pada segienam, yaitu segienam yang memiliki tiga pasang sisi sejajar dan sama panjang dengan kasus segienam beraturan yang dibangun mengarah ke luar. Pembuktian pada teorema Napoleon ini dengan menggunakan konsep kesebangunan dan konsep trigonometri. Kata kunci: Teorema Napoleon, konsep kekongruenan, trigonometri.   ABSTRACT Napoleon’s Theorem generally applies in triangle. This paper applied Napoleon’s Theorem in hexagons that have three pairs of parallel sides in same length and regular hexagons that are built outward. Provided proofs use the congruence and trigonometric concepts. Keywords:  Napoleon’s Theorem, congruency concept, trigonometry.