cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Medives
Published by IKIP Veteran Semarang
ISSN : 25498231     EISSN : 25495070     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal of Medives (p-ISSN 2549-8231, e-ISSN 2549-5070) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang pada bulan Januari dan Juli setiap tahunnya. Penulis adalah dosen, guru, peneliti, dan bahkan mahasiswa. Jurnal ini menerbitkan artikel asli hasil penelitian atau kajian pustaka di bidang pendidikan matematika meliputi pembelajaran matematika, evaluasi pembelajaran matematika, atau pengembangan media pembelajaran matematika.
Arjuna Subject : -
Articles 78 Documents
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Lingkaran Ramadhan, Imaniar; Minarti, Eva Dwi
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 2 No 2 (2018): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medives.v2i2.624

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematik siswa SMP dalam menyelesaikan soal lingkaran. Subjek penelitian yaitu siswa kelas IX dari salah satu SMP Negeri di Cimahi tahun ajaran 2017/2018. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Untuk mendapatkan data dalam penelitian ini, digunakan 6 tes soal uraian kemampuan komunikasi matematik dan wawancara. Berdasarkan pada hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa  kemampuan komunikasi matematik siswa belum mencapai hasil yang maksimal terutama pada kemampuan mejelaskan ide, situasi matematik secara tulisan dengan gambar, dan aljabar; kemampuan menyatakan peristiwa sehari-hari dalam bahasa simbol matematika, dan kemampuan membuat konjektur, menyusun argumen dan generalisasi, serta membuat pertanyaan tentang matematika yang telah dipelajari. Penyebab siswa belum memiliki kemampuan komunikasi matematik yang baik adalah siswa menganggap menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan itu merupakan hal yang tidak penting. Siswa kurang memahami konsep dasar dalam melakukan proses operasi hitung baik dalam bentuk aljabar maupun operasi hitung matematika yang lain. Siswa cenderung ceroboh dalam mengerjakan soal karena ingin cepat selesai dan kurangnya konsep pemahaman mengenai materi lingkaran. Kata kunci: kemampuan komunikasi matematik, materi lingkaran. ABSTRACT This study aims to analyze the mathematical communication ability of junior high school students in solving circle problems. The research subjects are ninth grade students from one of State Junior High School at Cimahi in the academic year 2017/2018. The method of this research is qualitative descriptive. The data are obtained from the analysis of 6 mathematical communication skill tests and interview. Based on the result of the research, it can be concluded that the students’ mathematical communication ability has not achieved optimal results, especially in the ability to explain ideas, mathematical situation in writing with pictures, and algebra; the ability to express everyday events in the language of mathematical symbols; and the ability to make conjectures, to formulate arguments and generalizations, and to form a questions based from the previous topics have been learned. The students do not have a good mathematics communication ability because they assume that writing down anything given and asked is not important. Students do not understand the basic concept of algebraic operation or other mathematical operations. Students tend to be careless in working because they want to finish quickly and they need better concept to understand the circle topics. Keywords: mathematical communication ability, circle topics.
Efektivitas Penggunaan Bahan Ajar English Mathematics Melalui E-Learning terhadap Pemahaman Geometri Mahasiswa Ningsih, Siska Candra; Wijayanti, Palupi Sri
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 2 No 1 (2018): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medives.v2i1.508

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan bahan ajar English Mathematics melalui e-learning terhadap pemahaman geometri mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain Pre-test and Post-test Group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Pendidikan Matematika yang mengambil mata kuliah English Mathematics pada tahun akademik 2016/2017 yang terdiri dari empat kelas. Sampel penelitian adalah salah satu kelasnya yang dipilih dengan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data melalui tes pemahaman geometri yang dilakukan sebelum dan sesudah tindakan. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji t one sample. Banyak kemudahan yang diperoleh dengan menggunakan e-learning diantaranya bahan ajar dapat diunggah sebelum pembelajaran di kelas, diskusi dapat dilakukan tak terbatas waktu dan ruang dan kuis online dapat dilakukan untuk mengetahui pemahaman mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar English Mathematics materi Geometri melalui e-learning efektif digunakan dalam pembelajaran terhadap pemahaman geometri mahasiswa. Kata kunci: bahan ajar, English Mathematics, pemahaman geometri   ABSTRACT This study aims to determine the effectivenes of learning material through e-learning in terms of student’s comprehension of geometry. This study is quasy experimental research with Pre-test and Post-test Group design. The population is all the Mathematics Education students who taked English Mathematics course in academic year 2016/2017. The sample consists of one class that is selected using random sampling. Data is collected by comprehension test of Geometry before and after treatment. Hypothesis test is anylized by t test one sample. There are some conveniences obtained using e-learning such as material learning can be uploaded before learning in the class, discussion can be done not limited by space and time, and online quiz can be done to know the student’s understanding. The result show that learning material of English Mathematics for Geometry theory through e-learning was effective in terms of student’s comprehension of Geometry. Keywords: material learning, English Mathematics, comprehension of geometry
Penerapan Metode Pembelajaran Guided Inquiry untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Murnaka, Nerru Pranuta; Dewi, Sri Ratna
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 2 No 2 (2018): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medives.v2i2.637

Abstract

Kemampuan pemahaman konsep matematis merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh siswa. Hal ini dikarenakan suatu konsep yang dipahami akan mengantarkan siswa pada proses pembelajaran yang bermakna. Namun berdasarkan beberapa hasil penelitian yang pernah dilakukan oleh peneliti lainnya menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa masih rendah. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis adalah dengan menerapkan metode pembelajaran guided inquiry pada proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah rata-rata peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang menggunakan metode pembelajaran guided inquiry lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang menggunakan metode pembelajaran secara konvensional. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan tipe penelitian non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII C - VIII I SMP Negeri 16 Kota Tangerang Selatan. Adapun sampel yang digunakan adalah kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan VIII F sebagai kelas kontrol dengan banyak siswa ada 37 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes tertulis berbentuk essai. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Pengujian hipotesis dengan uji parametrik (uji t equivalent). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa besarnya rata-rata peningkatan antara siswa yang menggunakan metode pembelajaran guided inquiry lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang menggunakan metode pembelajaran secara konvensional. Kata Kunci: kemampuan pemahaman konsep matematis, metode pembelajaran guided inquiry, kuasi eksperimen. ABSTRACT The ability of understanding mathematical concepts is one of the abilities that must be possessed by students. This is because a concept that is understood will lead the students to a meaningful learning process. However, based on some research results that have been done by other researchers show that the ability to understand the mathematical concepts of students is still low. One effort to improve the ability of understanding mathematical concepts is to apply guided inquiry learning method in the learning process. The purpose of this study is to determine whether the average increase in the ability of understanding of mathematical concepts between students using guided inquiry learning method is higher than students using conventional learning methods. The type of research used is quasi experiment with non equivalent type control group design research. The population in this study is the students of class VIII C - VIII I SMP Negeri 16 City Tangerang Selatan. The sample used is class VIII C as experimental class and VIII F as control class with many students there are 37 people. The sampling technique uses cluster sampling. The instrument used is essay writing essay writing. Data collection techniques use tests, observations, and documentation. Hypothesis testing with parametric test (t test equivalent). The results of this study indicate that the magnitude of the average increase between students using guided inquiry learning method is higher compared with students using conventional learning methods. Keywords: Understanding of mathematical concepts, guided inquiry learning methods, quasi experiments.
Efektivitas Teknik SCAMPER dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Cahyati, Hani; Muin, Abdul; Musyrifah, Eva
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 2 No 2 (2018): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medives.v2i2.641

Abstract

Teknik SCAMPER awalnya banyak digunakan di ruang lingkup perusahaan untuk menciptakan produk-produk baru. Seiring dengan perkembangan zaman, teknik SCAMPER kini digunakan sebagai teknik pelatihan berpikir kreatif di berbagai bidang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas teknik SCAMPER dalam mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dalam matematika. Penelitian ini dilakukan di salah satu SMP di Tangerang Selatan pada siswa kelas IX tahun ajaran 2017/2018. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan randomized post-test only control group design. Sampel penelitian yang digunakan terdiri dari 30 siswa kelas eksperimen dan 30 siswa kelas kontrol yang dipilih secara acak dengan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes berupa soal uraian untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif matematis yang meliputi indikator: 1) fluency, 2) flexibility, dan 3) originality. Analisis data didasarkan pada perbedaan dua proporsi yaitu proporsi ketuntasan belajar siswa yang diuji dengan Chi-Square Test pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknik SCAMPER efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Selain itu, teknik SCAMPER juga lebih efektif dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini dapat dijadikan rujukan bagi guru tentang penggunaan teknik SCAMPER sebagai teknik pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kreatif matematis. Kata kunci: Teknik SCAMPER, fluency, flexibility, originality. ABSTRACT The SCAMPER technique was originally widely used in the companys scope to create new products. But now SCAMPER technique is used as a creative thinking training in various fields. This study aims to analyze the effectiveness of SCAMPER techniques in developing mathematics creative thinking skills. This research was conducted to IX grade junior high school students in South Tangerang in 2017/2018 academic year. The research uses quasi experiment with randomized post-test only control group design. The samples were 30 students of experimental class and 30 students of control class which were selected randomly by cluster random sampling technique. The research instrument used was a test of a description to measure the ability of mathematical creative thinking which assesses 3 indicators. They are 1) fluency, 2) flexibility, and 3) originality. The research wants to know about two mastery learning proportions difference tested with Chi-Square Test at 5% significance level. The results are SCAMPER technique is effective in developing students mathematical creative thinking ability. In addition, SCAMPER technique is more effective than conventional learning. This research can be used by teachers as an effective learning techniques in developing the ability of mathematical creative thinking. Key words: SCAMPER technique, fluency, flexibility, originality.
Uji Kelayakan Perangkat Pembelajaran Open-Ended Berbasis Etnomatematika Ditinjau dari Gaya Kognitif Siswa Ulya, Himmatul; Rahayu, Ratri
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 2 No 2 (2018): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medives.v2i2.645

Abstract

Pembelajaran matematika yang terjadi selama ini belum memfasilitasi siswa untuk mengembangkan kemampuan representasi matematisnya. Kemampuan representasi matematis siswa dapat ditinjau dari berbagai dimensi, salah satunya yaitu gaya kognitif. Gaya kognitif mempengaruhi siswa dalam memahami materi dan permasalahan. Selain itu, disposisi matematis sebagai salah satu kompetensi sosial juga perlu dikembangkan agar siswa gigih dalam menyelesaikan masalah, menyukai matematika, dan dapat belajar dengan penuh tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran open-ended berbasis etnomatematika ditinjau dari gaya kognitif siswa untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis dan disposisi matematis siswa yang layak digunakan. Berdasarkan uji validitas yang dilakukan oleh ahli, diperoleh nilai silabus yaitu 3,63, RPP sebesar 3,71, modul sebesar 3,74, ADM sebesar 3,86, TRM sebesar 3,83, dan pedoman wawancara sebesar 3,80. Seluruh perangkat pembelajaran dan instrumen tes termasuk pada kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut maka disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran open-ended berbasis etnomatematika ditinjau dari gaya kognitif siswa valid digunakan untuk meningkatkan kemampuan representasi dan disposisi matematis siswa. Kata kunci: disposisi matematis, gaya kognitif, open-ended, perangkat pembelajaran, representasi matematis. ABSTRACT Mathematics learning so far has not facilitated students to develop their mathematical representation ability. The students mathematical representation ability can be reviewed from various dimensions, one of them is cognitive style. Cognitive style affects the students in understanding the material and the problems. Moreover, mathematical disposition as one of social competence also needs to be developed so the students persevere in solving problems, like mathematics, and can learn with full of responsibility. The purpose of this study was to develop an open-ended learning instrumens based on ethnomatematics in terms of students cognitive style to improve mathematical representation and mathematical disposition of students which are eligible to use. Based on validity test conducted by the expert, the values of obtained syllabus, lesson plan, module, ADM, TRM, and interview guidance respectively are 3.63, 3.71, 3.74, 3.86, 3.83, and 3.80. All of learning and test instrumens included on very good criteria. Based on these results, the open-ended learning instrumens based on ethnomatematics in terms of the cognitive style of students valid to be used to improve students mathematical representation and disposition. Keywords: mathematical disposition, cognitive style, open-ended, learning instrumens, mathematical representation.
Pendekatan RME Berbantuan Alat Peraga Manipulatif untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas V SD Sambiroto Kanastren, Oktavera Riri; Bintoro, Henry Suryo; Zuliana, Eka
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 2 No 2 (2018): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medives.v2i2.609

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan komunikasi matematika siswa kelas V SD Sambiroto menggunakan pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) berbantuan alat peraga manipulatif. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian guru dan 32 orang siswa. Penelitian berlangsung selama 2 siklus, setiap siklus terdiri 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Variabel bebas pada penelitian ini adalah pendekatan RME berbantuan alat peraga manipulatif. Sedangkan variabel terikatnya yaitu kemampuan komunikasi matematika siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan mengajar guru dengan pendekatan RME berbantuan alat peraga manipulatif pada siklus I sebesar 2,91 (kriteria “Baik”) meningkat di siklus II 3,51 (kriteria ”Sangat Baik”), adanya peningkatan aktivitas belajar siswa pada siklus I 2,85 (kriteria “Baik”) menjadi 3,18 (kriteria “Sangat Baik”) pada siklus II, terjadi peningkatan kemampuan komunikasi matematika siswa pada siklus I sebesar 75% dengan kriteria baik menjadi 84,37% dengan kriteria sangat baik pada siklus II. Kata kunci: pendekatan RME, komunikasi matematika, luas trapesium dan layang-layang. ABSTRACT The purpose of this research is to improve the student’s mathematics communication ability on fifth grade SD Sambiroto by using RME approach with manipulative media. This research is a classroom action research. The subjects are the teacher and 32 students. The research consists of 2 cycles, that is cycle I and cycle II. Each cycle consists of four steps: plan, action, observation, and reflection. The independent variable in this research is Realistic Mathematic Education approach with manipulative media, while the dependent variable is the mathematics communication ability. Data was collected by interview techniques, observation, tests, and documentation. The data analysis of the research was quantitative and qualitative analysis. The result shows that the teacher teaching skill with RME approach assisted by manipulative media was improved from 2.91 (Good criteria) on cycle I to 3.51 (Very Good criteria) on cycle II, the student learning activity is increasing from 2,85 (Good criteria) on cycle I to 3,18 (Very Good criteria) on cycle II, and there was an improvement of student’s mathematics communication ability from 75% (Good criteria) on cycle I to 84.37% (Very Good criteria) in cycle II.  Keywords: RME approach, communication ability, the are of trapezoid and kite.
Analisis Kemampuan Literasi Statistis Siswa Madrasah Tsanawiyah dalam Materi Statistika Maryati, Iyam; Priatna, Nanang
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 2 No 2 (2018): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medives.v2i2.640

Abstract

Rendahnya Kemampuan literasi statistis pada siswa menengah pertama merupakan fokus masalah dari penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kemampuan literasi statistis siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kabupaten Garut Tahun Ajaran 2016/2017 kelas VIII dalam materi statistika khususnya yang berkaitan dengan bahasan penyebaran data dan pemusatan data berdasarkan indikator-indikator kemampuan literasi statistis ditinjau dari membaca data statistika, memahami konsep statistika, mengkomunikasikan proses pengolahan data statistika, dan mempresentasikan hasil pengolahan data statistika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan bentuk studi kasus. Subyek dalam penelitian ini berjumlah 35 orang siswa. Hasil analisis data menunjukkan kemampuan siswa dalam membaca data statistika yang diberikan dalam bentuk tabel, diagram dan grafik sebesar 35%, kemampuan siswa dalam memahami konsep sebesar 32%, kemampuan siswa dalam mengkomunikasikan proses pengolahan data sebesar 30%, serta kemmapuan siswa dalam mempresentasikan hasil pengolahan data sebesar 28%. Adapun kesimpulan dari analisis tersebut dapat dikategorikan rendah karena masih berada di bawah kriteria ketuntasan minimum. Kata kunci: literasi statistis ABSTRACT The low statistical literacy ability of junior high school students is the focus of the problem from this study. The purpose of this study is to analyze the ability of students statistical literacy on Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Garut 2016/2017 grade VIII in statistics topics especially related to the discussion of data dispersion and central tendency based on indicators of statistical literacy ability in terms of reading statistical data, understand the concept of statistics, communicating the process of statistical data processing, and presenting the results of data processing statistics. The research method used is a qualitative descriptive method with a case study. Subjects in this study amounted to 35 students. The data analysis showed that students ability in reading statistical data given in the form of tables, diagrams, and graphs is on 35%, students ability in understanding the concept is on 32%, students ability in communicating data processing process is on 30%, and students ability in presenting then processing result data is on 28%. The conclusions of the analysis can be categorized as low because it is still below the criteria of mastery learning Keywords: statistical literacy
Analisis Pemahaman Konsep Matematika Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal Teori Grup Hanifah, Hanifah; Abadi, Agung Prasetyo
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 2 No 2 (2018): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medives.v2i2.626

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pemahaman konsep mahasiswa, menganalisis kesalahan dan penyebab mahasiswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal Teori Grup. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester IV kelas D Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Singaperbangsa Karawang. Instrumen dalam penelitian ini berupa uraian dan wawancara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis data penelitian, diperoleh persentase pemahaman konsep mahasiswa dalam menyelesaikan soal Teori Grup pada indikator menyatakan ulang sebuah konsep 73,46%, indikator mengklasifikasikan objek menurut sifat tertentu 37,69%, indikator memberikan contoh dan non contoh dari konsep 90,38%, indikator menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis 99,04%, indikator mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup suatu konsep 14,1%, indikator menggunakan, memanfaatkan, dan memilih prosedur atau operasi tertentu 67,18% dan indikator mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecahan masalah 41,15%. Kesalahan yang dilakukan mahasiswa meliputi kesalahan konsep, kesalahan data, kesalahan menggunakan logika untuk menarik kesimpulan, kesalahan menggunakan definisi atau teorema, penyelesaian tidak diperiksa kembali dan kesalahan strategi. Penyebab mahasiswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal tersebut yaitu: mahasiswa kurang teliti dalam membaca soal, kurang mampu memahami soal abstrak, kurang paham dengan konsep pembuktian, kurang paham bagaimana cara mengawali sebuah pembuktian, kesulitan dalam memahami dan mengingat definisi pada konsep pembuktian, kesulitan memanfaatkan definisi dalam menyusun sebuah pembuktian dan kurang percaya diri dalam menjawab sebuah soal. Kata kunci: pemahaman konsep, kesalahan siswa, teori grup ABSTRACT The purpose of this study is to analyze the students’ concept and students’ mistake while solving the Theory Group task. This experiment used the qualitative descriptive methode. The Subjects of this experiment were the students in 4th semester on D Class of Mathematic Education in Singaperbangsa Karawang University. data were collected by observation and interview method. The result shows that the percentage of students’ concept understanding while solving the Theory Group is 73,46%, the result of object clarification according to another character is 37,69%, giving sample and non sample is 90,38%, presenting concept by the right form mathematic representation is 99,04%, developing the need-qualification and enough-qualification concept is 14,1%, using the benefit and chosing the certain procedure is 67,18% and applying concept and algorithm to solve problem is 41,15%. The students’ mistakes while solving the Teory Group task are: conceptual mistake, calculation mistake, using the wrong logic to draw the conclusion, using the wrong theorem, not checking the task. Some indicators such as: the students don’t understand enough about the abstract question, conceptual proof, how to start the proof, they get difficulties to remember the definition in conceptual proofing and use them to construct the proof, the students are not paying attention while reading the question, and they are having less confidence to answer the questions are the causes of the students’ mistake while solving Theory Group. Keyword: conceptual Understanding, students’ mistake, theory group.
Pengaruh Model Pembelajaran Self Directed Learning terhadap Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Matematika Diskrit Rifanti, Utti Marina; Pujiharsono, Herryawan
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 2 No 2 (2018): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medives.v2i2.650

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar mahasiswa antara mahasiswa yang belajar menggunakan model pembelajaran self directed learning dengan mahasiswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkontrol. Hasil penelitian diuji menggunakan uji hipotesis untuk mengetahui adanya perbedaan hasil belajar mahasiswa antara mahasiswa yang belajar menggunakan model pembelajaran self directed learning dengan mahasiswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Selain itu juga digunakan analisis statistik deskriptif untuk melihat perubahan sebelum dan sesudah perlakuan. Dari hasil penelitian menggunakan uji hipotesis dan analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar mahasiswa yang menggunakan model pembelajaran self directed learning. Model pembelajaran self directed learning dapat meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa sehingga terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara kelompok mahasiswa yang belajar menggunakan model pembelajaran self directed learning dan kelompok mahasiswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional. Kata kunci: self directed learning ABSTRACT This study aims to determine differences in student learning outcomes between students using self directed learning method and students using conventional method. This research is an experimental research to find the effect of certain treatment on others in controlled condition. Hypothesis testing is used to analyze the result of the research and to know the difference of student learning result. Descriptive statistical analysis is used to determine changes before and after treatment. From the results of the study showed that there are differences in student learning outcomes using self directed learning method. The self directed learning model can improve students self-reliance so that there is a significant difference between the groups of students using self directed learning method and students using conventional method. Keywords: self directed learning
Pengaruh Kreativitas terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa ditinjau dari Jenis Kelamin (Studi Kasus di MAN 1 Kolaka) Tahir, Tahir; Marniati, Marniati
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 2 No 2 (2018): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medives.v2i2.656

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya prestasi belajar matematika siswa. Akan dicari faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya prestasi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kreativitas terhadap prestasi belajar matematika siswa ditinjau dari perbedaan jenis kelamin. kemudian untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mendukung serta menghambat kreativitas siswa. Sampel penelitian yang diambil adalah siswa kelas X yang bersekolah di MAN 1 Kolaka berjumlah 4o orang. Penelitian ini merupakan penelitian expost-facto. Data-data penelitian diambil dari angket siswa dan dokumentasi prestasi belajar matematika siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kreativitas belajar ditinjau dari jenis kelamin dan terdapat perbedaan yang signifikan dari prestasi belajar matematika siswa ditinjau dari perbedaan jenis kelamin. Selain itu, terdapat  pengaruh   yang searah antara kreativitas siswa ditinjau dari perbedaan jenis kelamin terhadap prestasi belajar. Kata kunci: kreativitas, jenis kelamin, prestasi belajar matematika. ABSTRACT This research is based on the low achievement of students mathematics learning. Will be sought factors that affect the high level of achievement. The purpose of this study is to determine whether there is influence of creativity to students mathematics learning achievement in terms of gender differences. then to know what factors that support and hinder the creativity of students. The sample of the research taken is the X class students who attend school in MAN 1 Kolaka amounted to 4o people. This research is an expost-facto research. The research data is taken from student questionnaire and documentation of students mathematics learning achievement. The results showed that there was a difference of learning creativity in terms of gender and there was a significant difference from students mathematics learning achievement in terms of gender differences. In addition, there is a direct influence between student creativity in terms of gender differences on learning achievement. Keywords: creativity, gender, mathematics learning achievement.