cover
Contact Name
Ali Mashuri
Contact Email
mediapsi@ub.ac.id
Phone
+628976322223
Journal Mail Official
mediapsi@ub.ac.id
Editorial Address
Department of Psychology Building A, 4th Floor Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Brawijaya Jalan Veteran, Malang, 65145, East Java - Indonesia Phone: +628976322223 Email: mediapsi@ub.ac.id
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
MEDIAPSI
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 24776459     EISSN : 25492004     DOI : http://dx.doi.org/10.21776/ub.mps
MEDIAPSI accepts original research papers covering all areas of psychology including: general and experimental, industrial and organizational, social, developmental, educational, and clinical. Unfortunately, we currently do not accept review articles to be published in MEDIAPSI.
Articles 255 Documents
SELF-ESTEEM DAN HARDINESS SEBAGAI PREDIKTOR SUCCESSFUL AGING LANSIA YANG TINGGAL SENDIRI Amaheka, Briskia Grace Augita; Christiana, Soetjiningsih Hari
Mediapsi Vol 5 No 1 (2019): JUNE
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2019.005.01.3

Abstract

The purpose of this study is to examine the effect of self-esteem and hardiness on successful aging in the elderly who live alone. This research is a quantitative study with 142 participants who lived alone (at least living with a partner, not with children) in 6 cities in Central Java, which were obtained using a purposive sampling technique. Data were obtained using Successful Aging Scale (Rowe and Kahn), Rosenberg Self-Esteem Scale (Rosenberg) and Short Hardiness Scale (Bartone). The results of this study indicate that simultaneous self-esteem and hardiness as predictors of successful aging in elderly people who live alone (minimum life with a partner, not with children), seen from the obtained Fcount value of 35.963 and Ftable of 2.670 (Fcount>Ftable) and a significance value of 0.000 (p<0.05). That is, this study provides practical implications, namely when the elderly who live alone have high self-esteem and hardiness, it will affect the high successful aging of the elderly in their old age.Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk menguji pengaruh self-esteem dan hardiness terhadap successful aging pada lansia yang tinggal sendiri. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan partisipan berjumlah 142 orang lanjut usia yang tinggal sendiri (minimal hidup bersama pasangan, tidak bersama dengan anak) yang berdomisili di 6 kota di Jawa Tengah, yang diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh menggunakan Skala Successful Aging (Rowe dan Kahn), Rosenberg Self-Esteem Scale (Rosenberg) dan Short Hardiness Scale (Bartone). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa self-esteem dan hardiness secara simultan dapat menjadi prediktor successful aging pada lansia yang tinggal sendiri (minimal hidup bersama pasangan, tidak bersama dengan anak), dilihat dari diperolehnya nilai Fhitung sebesar 35.963 dan Ftabel sebesar 2.670 (Fhitung>Ftabel) serta nilai signifikansi 0.000 (p<0.05). Artinya, penelitian ini memberikan implikasi praktis yaitu ketika lansia yang hidup sendiri memiliki self-esteem dan hardiness yang tinggi maka akan berpengaruh pada tingginya successful aging lansia di masa tuanya.
Kolaborasi Antara Kepala Sekolah, Guru, dan Siswa dalam Menciptakan Sistem Pendidikan yang Berkualitas Ramdani, Zulmi; Amrullah, Silmi; Tae, Lidwina Felisima
Mediapsi Vol 5 No 1 (2019): JUNE
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2019.005.01.4

Abstract

A good education system is created when the school is led by a competent and creative principal, as well as those who are able to foster good relationships with teachers at the school. In addition, teachers with appropriate personalities and competencies will support the creation of a good learning environment and encourage their students to actively perform and make them personal. This study aims to provide clear information about the importance of collaboration among elements of educational support. The study used a mixed case study methodology, an open questionnaire, and a descriptive statistical analysis of 173 subjects consisting of two principals, 43 teachers, and 130 students. The results of case studies explain how the role of principals is crucial in shaping the character and performance of schools, especially with regard to their leadership style and creativity. While the analysis of open questionnaires categorizes that students expect to become dream teachers are those who are able to become partners, those who have the competence, and those who are experienced. The role of the principal, the presence of a qualified teacher, and the similarity of students' perceptions to their school will result in a collaboration that is mutually supportive of one another.Sistem pendidikan yang baik tercipta ketika sekolah dipimpin oleh kepala sekolah yang kompeten dan kreatif, juga mereka yang mampu membina hubungan yang baik dengan guru-guru di sekolah tersebut. Selain itu guru-guru dengan kepribadian dan kompetensi yang sesuai akan mendukung terciptanya suasana belajar yang baik dan mendorong siswanya untuk aktif berprestasi dan menjadikan mereka pribadi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi yang jelas mengenai pentingnya kolaborasi di antara elemen-elemen penunjang pendidikan tersebut. Studi ini menggunakan metodologi campuran studi kasus, kuesioner terbuka, dan analisis statistik deskriptif terhadap 173 subjek yang terdiri dari dua orang kepala sekolah, 43 orang guru, dan 130 orang siswa. Hasil dari studi kasus menjelaskan tentang bagaimana peran kepala sekolah sangat penting dalam membentuk karakter dan performa sekolah, terutama berkaitan dengan gaya kepemimpinan dan kreativitas mereka. Sedangkan analisis terhadap kuesioner terbuka mengategorikan bahwa siswa mengharapkan untuk menjadi guru idaman adalah mereka yang mampu menjadi partner, mereka yang memunyai kompetensi, dan mereka yang berpengalaman. Peran kepala sekolah, keberadaan seorang guru yang mumpuni, dan kesamaan persepsi siswa dengan sekolah mereka akan menghasilkan satu kolaborasi yang saling mendukung satu dengan yang lainnya.
Peran Gaya Mengemudi Terhadap Perilaku Mengemudi Beresiko pada Pengendara Sepeda Motor di Kota Malang Megawati, Yunda; Dewayani, Shinta
Mediapsi Vol 4 No 2 (2018): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2018.004.02.5

Abstract

This study aims to investigate the role of driving style towards risky driving behaviour among motorcyclists in the City of Malang. This study applied quantitative approach by using correlational technique with total sample of 89 motorcyclists in Malang. Data collection instruments employed in this study were Multidimensional Driving Style Inventory adapted and modified from Taubman-Ben-Ari, Mikulincer, and Gillath’s (2004) scale and Risky Driving Behaviour Scale by Iversen (2004). Data analysis for this study was multiple linear regression to find the most contributing aspects of driving style to risky driving behaviour. The results showed that driving style has a role to risky driving behaviour among motorcyclists in Malang. The construct can serve as a basis for community intervention, such as socialisation and safety campaign.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran gaya mengemudi terhadap perilaku mengemudi beresiko pada pengendara sepeda motor di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif  korelasional dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 89 responden yang merupakan pengemudi sepeda motor di Kota Malang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Multidimensional Driving Style Inventory (MDSI) yang diadaptasi dan dimodifikasi oleh peneliti berdasarkan dari teori Taubman-Ben-Ari, Mikulincer, dan Gillath (2004) dan Skala Risky Driving Behavior (RDB) yang diadaptasi dan dimodifikasi oleh peneliti berdasarkan dengan teori dan dimensi dari Iversen (2004). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda untuk menemukan dimensi gaya mengemudi yang paling berperan terhadap perilaku mengemudi beresiko. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peran gaya mengemudi secara signifikan terhadap perilaku mengemudi beresiko pada pengendara sepeda motor di Kota Malang. Konstruk tersebut dapat menjadi dasar untuk mengadakan intervensi dalam bentuk sosialisasi dan propaganda kepada masyarakat untuk mengemudi secara aman.
Kerangka Konseptual Integritas: Studi Eksplorasi pada Guru-guru Sekolah Dasar di Yogyakarta Widyarini, Ika; Yuniarti, Kwartarini Wahyu; Nugraha, Leo Aditya
Mediapsi Vol 5 No 1 (2019): JUNE
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2019.005.01.2

Abstract

Integrity is commitment to positive values i.e. honesty, trust, fairness, respect, responsibility and courage. To encourage children to commit to such positive values, elementary school educatorsare expected to understand the essential values of integrity. This study is an exploratory qualitative study attemptingto buildan understanding on the Indonesian school teacher’s concepts ofintegritywith an indigenous approach. An open ended survey was conducted to a sample of 121 elementary school teachers from Kabupaten Sleman Yogyakarta. A group of elementary school teachers from the sample was recruited to assist the data analysis process, to ensure a data coding in accordance to their conception. The categories were analyzed by descriptive statistics. The result of this research revealed the perspective of elementary school teachers on the importance of certain values involved in integrity, how they teach their students to embrace the values. Theoretical and applied implementation of this research results is discussed.Integritas adalah komitmen terhadap nilai-nilai positif yaitu kejujuran, kepercayaan, keadilan, rasa hormat, tanggung jawab dan keberanian. Untuk mendorong siswa SD berkomitmen pada nilai-nilai positif seperti itu, pendidik sekolah dasar diharapkan memahami nilai-nilai penting dari integritas. Penelitian ini merupakan studi kualitatif eksploratif yang mencoba membangun pemahaman tentang konsep integritas guru sekolah Indonesia dengan pendekatan indijenous. Survei open-ended disebarkan dan diisi 121 guru sekolah dasar dari Kabupaten Sleman Yogyakarta. Kemudian sekelompok guru sekolah dasar dari partisipan tersebut direkrut untuk membantu proses analisis data, untuk memastikan pengkodean data sesuai dengan konsepsi mereka. Kategori dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini mengungkapkan perspektif guru sekolah dasar tentang pentingnya nilai-nilai tertentu yang terlibat dalam integritas dan bagaimana mereka mengajar siswa mereka untuk mengadopsi nilai-nilai luhur. Penerapan teoritis dan praktis dari hasil penelitian ini akan dibahas.
Resolusi Konflik dan Kepuasan Pernikahan: Analisis Perbandingan berdasarkan Aspek Demografi Muhid, Abdul; Nurmamita, Prayinda Elsa; Hanim, Lailatul Muarofah
Mediapsi Vol 5 No 1 (2019): JUNE
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2019.005.01.5

Abstract

The purpose of this study is to examine the effect of conflict resolution on marital satisfaction and examine differences in conflict resolution and marital satisfaction in terms of demographic aspects including ethnic background, level of education, occupation, number of children, length of marriage, ownership status of residence, and shared residence. The subject of this study was a married couple who lived in the northern city of Surabaya with a sample of 150 people. Data collection is done using research instruments, namely the Conflict Resolution Scale to measure conflict resolution, and ENRICH Marital Satisfaction Scale used to measure marital satisfaction. Statistical analysis techniques used were descriptive statistical analysis, analysis of regression (ANAREG), and analysis of variances (ANOVA). The results showed R=0.659, R Square=0.434; F=113.399; t=10.649 (p=0.000 p<0.05) it shows a significant influence between conflict resolution on marital satisfaction. Based on the comparison analysis shows there are significant differences in conflict resolution and marital satisfaction in terms of demographic aspects including ethnic background, level of education, occupation, number of children, length of marriage, ownership status of residence, and shared residence.Tujuan penelitian ini menguji pengaruh resolusi konflik terhadap kepuasan pernikahan dan menguji perbedaan resolusi konflik dan kepuasan pernikahan ditinjau dari aspek demografi meliputi latar belakang etnis, tingkat pendidikan, pekerjaan, jumlah anak, lama pernikahan, status kepemilikan tempat tinggal, dan tempat tinggal bersama. Subjek penelitian ini adalah pasangan suami istri yang tinggal di Kota Surabaya bagian Utara dengan jumlah sampel 150 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen penelitian yaitu Skala Resolusi Konflik untuk mengukur resolusi konflik dan ENRICH Marital Satisfaction Scale digunakan untuk mengukur kepuasan pernikahan. Teknik analisis statistik yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif, analisis regresi (ANAREG) dan analisis varian (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan harga R=0.659, R Square=0.434; harga F=113,399; harga t=10.649 (p=0.000 p<0.05). Hal itu menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara resolusi konflik terhadap kepuasan pernikahan. Berdasarkan analisis perbandingan menunjukan ada perbedaan yang siginikan resolusi konflik dan kepuasan pernikahan ditinjau dari aspek demografi meliputi latar belakang etnis, tingkat pendidikan, pekerjaan, jumlah anak, lama pernikahan, status kepemilikan tempat tinggal, dan tempat tinggal bersama.
Front Matters Vol. 4 No. 2 Mediapsi, Mediapsi
Mediapsi Vol 4 No 2 (2018): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2018.004.02.6

Abstract

Front Matters Vol. 4 No. 2
Back Matters Vol. 4 No. 2 Mediapsi, Mediapsi
Mediapsi Vol 4 No 2 (2018): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2018.004.02.7

Abstract

Back Matters Vol. 4 No. 2
Consideration of Future Consequences dan Kecanduan Internet pada Mahasiswa Meutia, Hijir Yoesryna; Sulistyani, Arum
Mediapsi Vol 5 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2019.005.02.1

Abstract

The internet is a medium to easily and quickly access various information. In addition to this positive impact, the internet also causes a negative impact, such as addiction. Consideration of future consequences is one factor that affects internet addiction. The purpose of this study was to examine the relationship between consideration of future consequences and internet addiction among students from Syiah Kuala University. This research used a quantitative method with an incidental sampling technique. The overall sample of the study was 220 students consisting of 118 men and 102 women. The data were analysed using Product-Moment Pearson. The results revealed that there was a negative relationship between the consideration of future consequences and internet addiction, indicating how the higher the consideration of future consequences (CFC) the lower the internet addiction, or vice versa, the lower the consideration of future consequences (CFC) the higher the internet addiction among students of Syiah Kuala University. Internet merupakan media untuk memperoleh atau mengakses berbagai informasi dengan mudah dan cepat. Selain berdampak positif, internet juga menimbulkan dampak negatif, seperti kecanduan. Consideration of future consequences (pertimbangan terhadap konsekuensi masa depan) merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kecanduan internet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara consideration of future consequences dengan kecanduan internet pada mahasiswa Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik sampling insidental. Keselurahan sampel penelitian adalah 220 mahasiswa yang terdiri 118 laki-laki dan 102 perempuan. Data penelitian dianalisis menggunakan Pearson Product Moment Correlation.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara consideration of future consequences dengan kecanduan internet. Artinya, semakin tinggi consideration of future qonsequences (CFC) maka semakin rendah kecanduan internet, ataupun sebaliknya, semakin rendah consideration of future qonsequences (CFC) maka semakin tinggi kecanduan internet pada mahasiswa Universitas Syiah Kuala. 
Efektifitas Career Decision-Making Course dalam Upaya Menanggulangi Kesulitan Siswa untuk Mengambil Keputusan Karier Yudiana, Whisnu; Dewanti, Annisa Laksmi; Suherik, Ocha Ananda; Cahyadi, Surya
Mediapsi Vol 7 No 2 (2021): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2021.007.02.2

Abstract

Entering the transition period from early adolescence to late adolescence, senior high school students oftentimes experience uncertainty in determining what they should do after completing their education. This research aimed to examine the effectiveness of the Career Decision-Making Course (CDMC) as an intervention to deal with senior high school students' career decision-making difficulties. The three main categories of career decision-making difficulties investigated in this research included lack of readiness, lack of information, and inconsistency of information. Participants were 35 private high school students in the city of Bandung. The effectiveness of CDMC was tested through a pretest-posttest only design experiment. The results revealed that CDMC was effective in helping students deal with career decision-making difficulties, especially those related to lack of readiness and lack of information. However, CDMC did not significantly reduce the difficulty originating from the problem of inconsistency of information. The findings in this research imply that senior high school students should be provided with adequate information about various alternative careers that they can choose so that they are ready to determine the next step after finishing their education. Memasuki masa transisi dari remaja awal ke remaja akhir, siswa sekolah menengah atas seringkali mengalami kebimbangan dalam menentukan apa yang harus mereka lakukan setelah menyelesaikan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengujikan efektivitas dari Career Decision-Making Course (CDMC) sebagai sebuah interventi untuk menangani kesulitan penentuan karier tersebut. Tiga kategori utama dalam kesulitan karier yang diteliti adalah kurangnya kesiapan, kurangnya informasi, dan inkonsistensi informasi. Partisipan adalah 35 siswa menengah atas swasta di kota Bandung. Efektivitas CDMC diuji melalui eksperimentasi pretest-posttest only design. Hasil menunjukkan bahwa CDMC efektif menangani kesulitan siswa untuk mengambil keputusan karier, terutama yang berkaitan dengan kesulitan pengambilan keputusan karena kurangnya kesiapan dan kurangnya informasi. Sementara itu, CDMC tidak berpengaruh signifikan dalam menurunkan kesulitan karena permasalahan inkonsistensi informasi. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwa siswa sekolah menengah atas perlu dibekali informasi yang memadai mengenai berbagai macam alternatif karier yang bisa mereka pilih agar mereka siap menentukan langkah ke depan setelah menyelesaikan pendidikan.
Peran Efikasi Diri dalam Memediasi Hubungan antara Keterlibatan Orang Tua dan Motivasi Berprestasi Wardani, Kumala Ayu; Iswinarti, Iswinarti; Karmiyati, Diah
Mediapsi Vol 5 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2019.005.02.2

Abstract

Achievement motivation is very important for students because it is the driving force that enables them to achieve what they desire. Parental involvement becomes one factor that influences achievement motivation. The purpose of this study was to examine the relationship between parental involvement and achievement motivation as mediated by self-efficacy. Among a sample of 200 junior high school students, using a quantitative approach,  data in the current research showed that self-efficacy significantly mediated the relationship between parental participation and achievement motivation.  Motivasi berprestasi sangat penting bagi siswa karena motivasi berprestasi berperan sebagai daya dorong yang memungkinkan mereka mencapai apa yang mereka cita-citakan. Keterlibatan orang tua menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi berprestasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji peran efikasi diri dalam memediasi hubungan antara keterlibatan orang tua dan motivasi berprestasi. Sampel atau subjek penelitian dalam penelitian ini adalah 200 siswa sekolah menengah pertama. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dalam penelitian ini menunjukkan bahwa efikasi diri berperan signifikan dalam memediasi hubungan antara keterlibatan orang tua dan motivasi berprestasi.