cover
Contact Name
Karel Karsten Himawan
Contact Email
karel.karsten@uph.edu
Phone
+62412950075
Journal Mail Official
jpu@k-pin.org
Editorial Address
Secretariat JPU Faculty of Psychology, Universitas Pelita Harapan Jl. M. H. Thamrin No. 1, Lippo Karawaci, Tangerang, Banten, INDONESIA
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology
ISSN : 20884230     EISSN : 25801228     DOI : https://doi.org/10.24854/jpuxxx
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology (JPU) is a peer-reviewed scientific journal that stands as a forum to facilitate communication, dissemination, and enhancement of ideas within scholars in the field of psychology and social sciences by showcasing high-quality works while acknowledging its relevance in the indigenous perspective. The journal is published in print (p-ISSN: 2088-4230) and electronic (e-ISSN: 2580-1228) formats. JPU is published bi-annually (every June and December) by Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara. We welcome submissions from scholars, including students, whose work shares relevance to our focus and scope. JPU adheres to the high standard of publication process by abiding to the double-blind peer review process to maintain fair and indiscriminatory submission process. Submissions are open at any time.
Articles 332 Documents
Pengaruh orientasi religiositas terhadap perfeksionisme maladaptif pada mahasiswa Loveilia Geovani; Yonathan Aditya
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 8 No 2 (2021)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu225

Abstract

Several studies have found that religion linked to perfectionism can harm mental health. Conversely, most research found that religion resulted in positive effects on mental health. Therefore, the current study was conducted to better understand this phenomenon by examining religious orientation's influence on maladaptive perfectionism among 82 college students with high levels of perfectionism as indicated by the designated instrument. The data was subject to parametric statistical analysis using Pearson Product-Moment correlation and multiple linear regression. The results showed that intrinsic religious orientation negatively influences maladaptive perfectionism, while extrinsic religious orientation positively influences maladaptive perfectionism. The study highlights the importance for college students to develop an intrinsic religious orientation to achieve an adaptive perfectionism.
Belas kasih diri pada narapidana kasus terorisme yang menjalani program deradikalisasi Achmad Mauluddin Alfithon; Muhammad Syafiq
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi belas kasih diri pada narapidana terorisme. Tiga responden dipilih dan direkrut dari lembaga pemasyarakatan Kelas I Surabaya (Porong) Indonesia dengan bantuan staf penjara berdasarkan partisipasi dalam program deradikalisasi. Data dikumpulkan menggunakan wawancara semi-terstruktur dan dianalisis dengan analisis tematik menggunakan konsep belas kasih diri dari Neff (2003). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga responden melaporkan pikiran, perasaan, dan tindakan yang mengindikasikan belas kasih diri yang dapat terjadi sebagai bagian dari hasil partisipasi dalam program deradikalisasi. Perlakuan positif petugas, yang merupakan bagian dari program deradikalisasi, diyakini telah membuka pikiran para responden. Secara khusus, keyakinan mereka atas ampunan Tuhan dan dukungan sosial petugas penjara telah membantu mereka untuk terhindar dari sikap menyalahkan diri sendiri secara berlebihan. Kesadaran bahwa tidak ada manusia yang sempurna membuat responden dapat menerima kesalahannya di masa lalu dan memupuk rasa empati pada orang lain. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa belas kasih diri dapat digunakan sebagai indikator psikologis dari efektivitas proses deradikalisasi narapidana terorisme.
"Kail sejengkal janganlah menduga dalam lautan": Mengapa psikologi perlu lebih daripada studi empiris Karel Karsten Himawan
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu348

Abstract

Mayoritas studi di bidang psikologi menekankan pada paradigma berbasis pada bukti yang mengandalkan observasi objektif (positivisme) maupun integritas dan kompetensi peneliti (konstruktivisme) dalam menginterpretasikan sebuah realita. Paradigma ini seringkali diimplementasikan secara reduksionistik, di mana studi ilmiah di bidang psikologi hanya dapat dilakukan melalui metode empiris yang mengandalkan data primer. Ini adalah realita yang terjadi, terutama di Indonesia, di mana kebanyakan publikasi ilmiah di bidang psikologi mengisyaratkan studi empiris dengan metode kuantitatif dan/atau kualitatif. Dalam catatan ini, saya memperkenalkan berbagai metode alternatif selain studi yang mengandalkan data primer untuk menjustifikasi nilai kebenaran dan kegunaan dari suatu argumen. Berkenaan dengan hal itu, catatan ini juga hendak menginformasikan langkah strategis Jurnal Psikologi Ulayat untuk mewadahi bentuk publikasi dengan telaah sejawat selain studi empiris demi mewujudkan diseminasi yang cepat dan akurat mengenai perkembangan pengetahuan di bidang psikologi ulayat di Indonesia.
Pengaruh kepribadian, letak kendali perilaku, dan motivasi terhadap otonomi remaja memilih perguruan tinggi Hanrezi Dhania Hasnin
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu386

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh dimensi kepribadian, letak kendali perilaku dan motivasi terhadap otonomi remaja dalam memilih perguruan tinggi. Responden terdiri dari 222 remaja, berusia antara 16 hingga 20 tahun, telah lulus dari sekolah menengah umum, telah memilih perguruan tinggi yang ingin dimasuki dan sedang mengikuti bimbingan belajar sebagai persiapan ujian masuk perguruan tinggi. Data yang dikumpulkan berasal dari kuesioner The Big Five Personality Traits, Levenson’s IPC Locus of Control, motivasi dan otonomi perilaku yang diadaptasi untuk kepentingan penelitian ini. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa beberapa dimensi dari kepribadian, letak kendali perilaku dan motivasi berpengaruh terhadap otonomi remaja dari pengaruh ayah, ibu, atau keduanya dalam memilih perguruan tinggi. Lebih lanjut, hasil-hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) chance dan motivasi dorongan orang lain berpengaruh negatif, sedangkan motivasi karir berpengaruh positif terhadap otonomi remaja dari pengaruh ayah dalam memilih perguruan tinggi. (2) tidak ada pengaruh dari semua dimensi kepribadian, letak kendali perilaku, dan motivasi terhadap otonomi remaja dari pengaruh ibu. (3) chance berpengaruh negatif terhadap otonomi remaja dari pengaruh orangtua.
Spiritualitas kerja dan komitmen organisasi pada Pegawai Negeri Sipil (PNS) Rezqa Putra Pobri; Eka Dian Aprilia
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu411

Abstract

Studi sebelumnya menunjukkan bahwa kualitas kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) Indonesia berada di bawah negara-negara Asia tenggara lainnya. Tinjauan literatur menunjukkan bahwa komitmen individu terhadap organisasi dan spiritualitas kerja mungkin dapat berkontribusi terhadap kualitas kerja seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara spiritualitas kerja dan komitmen organisasi pada PNS di Banda Aceh. Sebanyak 323 pegawai negeri sipil di Banda Aceh berpartisipasi dalam studi ini, di mana mereka diminta mengisi skala Spirit at Work Scale (SAWS) dan Organizational Commitment Questionnaire (OCQ) untuk mengukur spiritualitas kerja dan komitmen organisasi mereka. Hasil menunjukkan bahwa spiritualitas kerja memiliki kontribusi yang signifikan untuk meningkatkan komitmen organisasi.
"Bukan hanya sekedar kumpulan kutipan wawancara": Meningkatkan kualitas riset kualitatif bidang psikologi di Indonesia Made Diah Lestari
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu481

Abstract

Relativitas merupakan kata kunci yang menggambarkan irisan antara psikologi ulayat dan pendekatan penelitian kualitatif. Paradigma pendekatan kualitatif mengapresiasi keberagaman dan subjektivitas realitas, yang oleh hegemoni paradigma kuantitatif (positivisme) dianggap kurang ilmiah dan kurang ajeg. Saya mengkritisi perkembangan kualitas dan kuantitas studi kualitatif pada artikel-artikel yang diterbitkan di Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology. Pada periode 2017–2020, jumlah artikel kualitatif pada jurnal ini menempati posisi yang sebanding dengan artikel dengan pendekatan lainnya. Meski jumlah yang sebanding ini menunjukkan minat dan persepsi yang positif terhadap pendekatan kualitatif, namun masih ada beberapa ruang perbaikan yang perlu dipikirkan untuk meningkatkan kualitas studi kualitatif. Dalam catatan editorial ini, saya mengedepankan beberapa argumen yang menekankan pentingnya mengintegrasikan tradisi kritik untuk membuat studi kualitatif lebih bermakna dan holistik dalam menggambarkan realita yang dikonstruksikan subjek penelitian.
Pengaruh persepsi komunikasi efektif dengan orang tua terhadap kecenderungan kenakalan remaja di SMA X Jakarta Cyntia Verina Christian; Devy Jatmika
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu77

Abstract

Komunikasi merupakan hal terpenting dalam interaksi orang tua dan remaja dalam keluarga. Komunikasi orang tua dengan remaja menciptakan suasana dan interaksi yang positif antara orang tua dan remaja. Persepsi remaja mengenai komunikasi orang tua turut membantu remaja mengembangkan dan mencapai kematangan sebagai orang dewasa. Pada komunikasi orang tua terdapat penyampaian nilai-nilai, aturan, dan budaya yang dianut oleh keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh persepsi komunikasi orang tua dan remaja terhadap kecenderungan kenakalan remaja di SMA X Jakarta. Desain penelitian ini ialah kausal komparatif dengan pendekatan kuantitatif terhadap 316 siswa di salah satu SMA di Jakarta. Instrumen yang digunakan untuk mengukur persepsi komunikasi dengan orang tua dibuat berdasarkan teori komunikasi efektif dan kecenderungan kenakalan remaja yang diadaptasi dari Wijaya, Widiastuti, dan Nisfiannoor (2010). Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara persepsi komunikasi efektif orang tua dan remaja terhadap kecenderungan kenakalan remaja.
Regulasi diri kesehatan dan welas diri sebagai prediktor perilaku pencegahan COVID-19 pada sampel Indonesia Dicky Sugianto; Jessica Amelia Anna; Sandra Handayani Sutanto
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu409

Abstract

The negligence of health protocols of COVID-19 prevention in Indonesia arises concerns in the mitigation of the pandemic. This study aims to examine health self-regulation and self-compassion as predictors of COVID-19 preventive behavior. A sample consisting of 366 participants in Indonesia recruited through non-probability sampling completed an online survey. Findings showed that health self-regulation and self-compassion predict COVID-19 preventive behavior. Age is also positively correlated with COVID-19 preventive behavior. The results indicate the importance of health self-regulation and self-compassion promotion to flatten the pandemic curve.
Eksplorasi perilaku belajar akademik: Studi pada mahasiswa di Yogyakarta Titik Kristiyani; Faturochman Faturochman
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perilaku belajar akademik mahasiswa di Yogyakarta. Partisipan dalam penelitian ini adalah 509 mahasiswa di Yogyakarta yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Desain penelitian ini adalah analisis isi kualitatif dengan menggunakan kuesioner terbuka dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa terdapat lima elemen utama dalam perilaku belajar mahasiswa, yaitu strategi belajar, aktivitas selingan, isi kegiatan belajar, persiapan belajar, dan unsur sosial dalam belajar. Di antara unsur-unsur perilaku belajar dalam temuan tersebut, aktivitas selingan menjadi temuan khas yang menarik dalam konteks penelitian ini karena memiliki perbedaan orientasi dengan unsur-unsur lainnya. Temuan khas tersebut dapat dijadikan acuan untuk mengubah konsep belajar yang memasukkan teknologi informasi agar tidak menjadi selingan yang mengganggu, tetapi justru menjadi bagian dari proses belajar.
Hubungan antara gaya kepemimpinan melayani dan kreativitas karyawan: Peran budaya inovatif sebagai mediator Cintya Pradnya Pratita; Alice Salendu
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi peran budaya inovatif sebagai mediator pada hubungan antara kepemimpinan melayani dan kreativitas karyawan. Penelitian dilakukan secara cross-sectional melalui survei daring pada karyawan perusahaan BUMN dari berbagai sektor yang sedang bekerja dari rumah (N= 164). Variabel pada penelitian ini diukur dengan menggunakan Servant Leadership Scale, Organizational Culture Scale, dan Employee Creativity Scale. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model mediasi dari Hayes pada SPSS PROCESS Macro. Penelitian ini menemukan bahwa kepemimpinan melayani berpengaruh positif terhadap budaya inovatif dan kreativitas karyawan. Budaya inovatif terbukti memediasi hubungan antara kepemimpinan melayani dan kreativitas karyawan. Studi ini menekankan pentingnya memperhatikan faktor kontekstual dalam meningkatkan kreativitas karyawan.