cover
Contact Name
Karel Karsten Himawan
Contact Email
karel.karsten@uph.edu
Phone
+62412950075
Journal Mail Official
jpu@k-pin.org
Editorial Address
Secretariat JPU Faculty of Psychology, Universitas Pelita Harapan Jl. M. H. Thamrin No. 1, Lippo Karawaci, Tangerang, Banten, INDONESIA
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology
ISSN : 20884230     EISSN : 25801228     DOI : https://doi.org/10.24854/jpuxxx
Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology (JPU) is a peer-reviewed scientific journal that stands as a forum to facilitate communication, dissemination, and enhancement of ideas within scholars in the field of psychology and social sciences by showcasing high-quality works while acknowledging its relevance in the indigenous perspective. The journal is published in print (p-ISSN: 2088-4230) and electronic (e-ISSN: 2580-1228) formats. JPU is published bi-annually (every June and December) by Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara. We welcome submissions from scholars, including students, whose work shares relevance to our focus and scope. JPU adheres to the high standard of publication process by abiding to the double-blind peer review process to maintain fair and indiscriminatory submission process. Submissions are open at any time.
Articles 332 Documents
Pembelajaran jarak jauh di masa pandemi COVID-19: Peran literasi digital dan task value terhadap self-regulated learning mahasiswa Husnul Muasyaroh; Lucia R.M. Royanto
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 8 No 2 (2021)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu172

Abstract

Pembelajaran jarak jauh (PJJ) menjadi metode pembelajaran yang semakin banyak digunakan sebagai alternatif selama masa pandemi COVID-19 pada mahasiswa. Hal ini menyebabkan mahasiswa harus lebih mampu meregulasi proses belajarnya secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh literasi digital dan task value terhadap self-regulated learning (SRL) pada mahasiswa jenjang sarjana yang mengikuti PJJ di masa pandemi COVID-19. Partisipan merupakan 420 mahasiswa dari berbagai fakultas di 10 perguruan tinggi negeri Indonesia yang bersedia mengisi survei daring, yang terdiri dari tiga alat ukur yang telah divalidasi. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari literasi digital dan task value secara bersama-sama terhadap kemampuan SRL. Task value juga diketahui memiliki kontribusi relatif yang lebih besar dibandingkan dengan literasi digital dalam memprediksi SRL mahasiswa. Temuan ini dapat menjadi dasar dalam menentukan kebijakan atau intervensi untuk meningkatkan kemampuan SRL pada mahasiswa yang mengikuti PJJ.
Peran motivasi sebagai mediator antara kesiapan belajar daring dan pengalaman belajar mahasiswa di masa pandemi COVID-19 Ninette Putri Mustika; Lucia R. M. Royanto
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 8 No 2 (2021)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu187

Abstract

Transisi dari pembelajaran tatap muka ke pembelajaran daring di masa pandemi COVID-19 ini membentuk pengalaman belajar yang unik bagi pelajar, termasuk bagaimana pelajar mempersepsikan pengalaman belajar, kesiapan dalam belajar daring, dan motivasi akademik yang dimiliki. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kesiapan belajar daring dan pengalaman belajar yang dimediasi oleh motivasi akademik. Partisipan pada penelitian ini adalah mahasiswa sarjana yang sedang melakukan pembelajaran jarak jauh (N = 381). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi akademik secara signifikan memediasi hubungan antara kesiapan belajar daring dan pengalaman belajar pada mahasiswa yang melakukan pembelajaran jarak jauh. Hasil dari penelitian ini dapat memberikan referensi kepada dosen, mahasiswa, maupun universitas mengenai pentingnya memiliki kesiapan belajar dan motivasi yang tinggi untuk mencapai pembelajaran jarak jauh yang efektif, terutama di masa pandemi ini.
Studi fenomenologi tentang perempuan yang bangkit dari hubungan berpacaran penuh kekerasan Cynthianissa Amanda; Winarini Wilman Mansoer
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu188

Abstract

Kekerasan dalam berpacaran (KDP) merupakan bagian dari kekerasan terhadap pasangan intim. Penelitian ini dilakukan untuk memahami pengalaman perempuan yang menjalani dan keluar dari hubungan KDP, serta bangkit dan menjalin hubungan baru. Wawancara mendalam dan observasi dilakukan terhadap tiga orang partisipan yang merupakan perempuan dewasa muda. Data dianalisis dengan pendekatan fenomenologi hermeunetik. Keseluruhan proses disampaikan dalam lima fase. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 10 tema utama yang berkaitan dengan proses bangkit dari hubungan KDP. Ditemukan bahwa hubungan baik dengan keluarga pelaku menjadi faktor penghambat partisipan untuk keluar dari hubungan KDP. Pada proses bangkit, partisipan melakukan berbagai macam upaya untuk menemukan kekuatan dan kelebihan diri, sehingga percaya diri untuk membina hubungan baru. Dukungan teman ditemukan menjadi faktor penting dalam proses bangkit dari hubungan KDP. Penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi korban KDP untuk mengakhiri hubungan yang menyakitkan dan menjalin hubungan baru yang positif.
Memprediksi kepuasan hidup karyawan Kristen di Indonesia: Menguji peran religiositas, persepsi dukungan organisasi, dan makna kerja Yusak Novanto; Seger Handoyo; Jenny Lukito Setiawan
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu189

Abstract

Life satisfaction plays important role in employees’ work performance and is related to the internal factors of religiosity, perceived organizational support, and meaningful work. This research aims to investigate the influence of religiosity and perceived organizational support on life satisfaction through meaningful work as a mediator for 263 respondents from 118 organizations in Indonesia. This research found that a significant number of participants (71.86%) were satisfied with their life. The findings show that religiosity and perceived organizational support enhance their life satisfaction such that meaningful work is a partial mediator for these relationships. Organization leaders should maintain employees’ life satisfaction through religious activities and provide them with organizational support.
Mengapa dan bagaimana saya marah? Studi eksplorasi mengenai penyebab dan pilihan ekspresi marah pada remaja Islam beretnis Sunda F Fridayanti; Elis Anisah Fitriah
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu193

Abstract

This study aimed to explore how the Islamic Sundanese adolescents experience and express their anger. A total of 697 students from two high school in Bandung and Tasikmalaya participated in the survey. Data was qualitatively collected using a questionnaire that recorded the causes and expressions of the participants’ anger. The obtained data was analyzed using content analysis. The findings suggest three emerging themes regarding the causes of anger among the Sundanese adolescents: 1) related to disturbing situations, 2) related to people (attitudes, behaviors and personal characteristics), and 3) related to other things (mood, feelings of depression, and physiological conditions). Participants mostly expressed their anger through passive and non-verbal expressions. Their reactions towards anger appeared to be associated with their Islamic religious values (which most participants were affiliated with), such as taking wudhu, istigfhar, pray, be patient and sincere, as well as perform sholat.
Pengaruh dukungan sosial terhadap pertumbuhan pasca trauma pada korban difabel akibat bencana gempa Yudi Tri Harsono; Femmi Nurmalitasari; Sofia Retnowati
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu195

Abstract

The earthquake occurring in Yogyakarta in 2006 left long term consequences, especially to those who experienced disability as a result of the disaster. Post traumatic growth is an individual’s positive interpretation of negative experiences or feelings as result of his struggles in overcoming life challenges. This research aims to explore the role of social support in post traumatic growth on diffable survivors of Yogyakarta earthquake. The subjects were survivors of Yogyakarta earthquake in 2006 (N = 51) who suffered upper and lower limbs disability in arms, feet, and spinal cord. Data were collected using Post Traumatic Growth Scale and Sosial Support Scale. The multiple regression analysis suggested that social support significantly contributed to posttraumatic growth among survivors with disabilities of the Yogyakarta earthquake.
Karyawan inovatif menghadapi COVID-19: Bagaimana peran pengaturan kerja fleksibel, beban kerja, dan keterikatan kerja? Pricilla Mourine Ham; Arum Etikariena
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu204

Abstract

Pandemi COVID-19 menghadapkan perusahaan pada tantangan baru. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk bertahan adalah dengan berinovasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji peran keterikatan kerja dalam memediasi hubungan antara pengaturan kerja yang fleksibel dengan perilaku kerja yang inovatif, di mana beban kerja diajukan sebagai variabel moderator dalam hubungan antara pengaturan kerja fleksibel dan keterikatan kerja. Metode pengumpulan data dilakukan melalui survei secara daring untuk mengukur perilaku kerja inovatif, pengaturan kerja yang fleksibel, keterikatan kerja, dan beban kerja kuantitatif. Partisipan penelitian ini adalah 262 orang karyawan di Indonesia (Mage= 33.70; SD = 10.79). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja yang rendah dapat membantu karyawan yang menerapkan pengaturan kerja fleksibel untuk menjadi lebih terikat dengan pekerjaannya sehingga dapat meningkatkan perilaku inovatif. Hasil studi ini menyajikan informasi yang bermanfaat bagi perusahaan di Indonesia, terutama yang menerapkan pengaturan kerja yang fleksibel, dalam mengatur beban kerja karyawan sehingga karyawan tetap merasa menjadi bagian di dalam pekerjaannya dan mampu berinovasi.
Kesiapan belajar daring dan kesejahteraan psikologis mahasiswa Indonesia di masa pandemi: Stres akademik sebagai moderator Sari Zakiah Akmal; Dewi Kumalasari
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu206

Abstract

The pandemic forces students to change their learning process from face to face into online learning. Not all students demonstrate readiness to overcome this pandemic and some of them experience academic pressure. This study aims to investigate whether stress caused by online learning is a moderator of the relationship between online learning readiness and college students’ well-being amid COVID-19 pandemic. Participants of this study were 293 undergraduate students (Mage = 20.42, SD = 1.87) hired using accidental sampling methods. The variables were measured through College Student Subjective Well-Being Questionnaire, Online Learning Readiness Scale, Stressor Scale for College Student (Study-Related Stressor subscale). Results showed that academic stress reduces the positive effect of online learning readiness toward college students’ well-being. The theoretical and practical implications are further discussed.
Eksplorasi dampak negatif dan positif pengalaman body shaming melalui pendekatan autoetnografi Annisa Dwi Astuti; Winarini Wilman D. Mansoer
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 8 No 2 (2021)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu212

Abstract

Body shaming, atau mempermalukan seseorang karena bentuk tubuhnya, baik yang dilakukan oleh diri sendiri maupun orang lain, dapat memicu respons negatif terhadap korban. Studi autoetnografi ini bertujuan untuk menggali bagaimana individu memaknai pengalaman malu terkait tubuh. Partisipan adalah peneliti sendiri dan dua orang wanita dewasa muda yang memiliki pengalaman malu terkait tubuh. Hasil studi ini menunjukkan bahwa pengalaman malu terkait tubuh memunculkan emosi negatif pada semua partisipan. Akan tetapi, terdapat dampak yang berbeda di setiap partisipan. Hasil studi dirangkum dalam tujuh tema besar, yaitu kemunculan malu terkait tubuh, alasan melakukan diet, dampak negatif, strategi koping, malu terkait tubuh saat dan setelah diet, dampak positif, dan dukungan menghadapi malu terkait tubuh. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang fenomena malu terkait tubuh, dampaknya, dan berbagai strategi untuk mengatasi pengalaman tersebut.
Efektivitas terapi kelompok kognitif perilaku untuk menangani kecemasan akademik pada mahasiswa rantau Sonny Tirta Luzanil; Adhityawarman Menaldi
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu221

Abstract

Kekhawatiran sebagai komponen dalam kecemasan akademik memengaruhi persepsi mahasiswa terhadap suatu situasi atau hasil sebagai ancaman. Mahasiswa rantau rentan terhadap kekhawatiran selama menjalani kehidupan akademik. Menurunkan kekhawatiran dan meningkatkan optimisme menjadi upaya untuk membantu mahasiswa rantau dalam menyelesaikan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari CBT yang dilakukan dalam kelompok melalui media daring untuk mengurangi kekhawatiran dan meningkatkan optimism pada mahasiswa rantau dengan masalah kecemasan akademik. Terapi diberikan secara berkelompok kepada enam mahasiswa dalam lima sesi dengan tiga kali pengukuran menggunakan The Student Worry Questionnaire dan Life Orientation Test-Revised (LOT-R). Penelitian ini dianisis secara deskriptif melalui perubahan dari setiap hasil pengukuran dan analisis kualitatif yang diperoleh dari observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan terdapat penurunan pada tingkat kekhawatiran meskipun tidak terdapat perubahan pada optimisme. Evaluasi kualitatif juga menunjukkan perubahan yang terjadi antara sebelum dan setelah intervensi. Penelitian ini menunjukkan bahwa CBT kelompok berpotensi dalam menurunkan kekhawatiran pada mahasiswa rantau dengan masalah kecemasan akademik.