cover
Contact Name
Benny Nawa Trisna
Contact Email
mathdidactic@stkipbjm.ac.id
Phone
+6282255002263
Journal Mail Official
mathdidactic@stkipbjm.ac.id
Editorial Address
STKIP PGRI Banjarmasin Sultan Adam Street, Complex H. Iyus Number 18 RT 23, Jingah River, North Banjarmasin, 70121 Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia Telp./Fax: (0511) 4315443
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 24423041     EISSN : 25793977     DOI : https://doi.org/10.33654/math
Core Subject : Education,
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika welcomes high-quality manuscripts resulted from a research project or literature review in the scope of mathematics education, which includes, but is not limited to the following topics: Realistic Mathematics Education, Design/Development Research in Mathematics Education, PISA Task, Mathematics Ability, ICT in Mathematics Education, Lesson Study for Learning Community, Cooperative Learning Models, Higher-Order Thinking Skills in Mathematics Education, Learning Evaluation, Metacognitive in Mathematics Education, and Ethnomathematics.
Articles 329 Documents
Appy Pie integrated mobile learning: Design and feasibility to help the 3D geometry learning process in the time of Covid 19 pandemic Mochammad Taufan; Luthfiyati Nurafifah
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2021)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v7i2.1329

Abstract

Banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa penggunaan ICT memberikan warna baru dalam interaksi proses pembelajaran. Namun, masih banyak kendala yang dihadapi ketika mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran khususnya pembelajaran matematika. Oleh sebab itu, tujuan penelitian ini menyoroti kelayakan dari mobile learning berbantuan Appy Pie pada pembelajaran matematika di masa pandemi Covid 19. Untuk mencapai tujuan tersebut penelitian ini menggunakan desain pengembangan ADDIE yang terdiri dari tahapan-tahapan analisis, pendesainan, pengembangan, implementasi, evaluasi. Pada penelitian ini tahap evaluasi tidak dilakukan karena keterbatasan waktu pelaksanaan. Tahap analisis yang dilakukan yakni analisis masalah dan kebutuhan, analisis ruang lingkup materi, analisis proses integrasi dan pengumpulan bahan pendukung. Selanjutnya untuk tahap pendesainan melakukan proses penyusun desain instruksional, menyusun alur kerja dan alur cerita dan menyiapkan aset-aset elemen pembuatan produk. Tahap pengembangan yakni menghasilkan aplikasi berbantuan Appy Pie materi geometri bangun ruang. Tahap implementasi melakukan proses pengujian internal, penilaian ke ahli media dan ahli materi, uji lapangan. Berdasarkan hasil temuan diperoleh bahwa aplikasi mobile learning terintegrasi Appy Pie layak digunakan untuk pembelajaran geometri di kelas VIII SMP. Oleh karena itu, aplikasi mobile learning terintegrasi Appy Pie memiliki potensi meningkatkan pemahaman geometri siswa sekolah.
Development learning media of circle using android-based augmented reality for the deaf students Andriyani Andriyani; Joko Lianto Buliali
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2021)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v7i2.1353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran lingkaran dengan augmented reality berbasis Android yang valid dan praktis bagi siswa tunarungu. Media pembelajaran tersebut akan dinilai kelayakannya dari segi kevalidan dan kepraktisan. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri atas empat tahap yaitu analisis, pendesainan, pengembangan, implementasi dan tahap evaluasi. Subjek dalam penelitian ini adalah 17 siswa tunarungu kelas VII, VIII dan IX di SLBN 2 Bantul. Instrumen penelitian ini terdiri dari instrumen angket penilaian kevalidan dari segi materi dan media, serta lembar angket respon siswa. Analisis data skor validasi ahli dan skor respon siswa yang berbentuk skor skala lima (kategori kuantitatif), dikonversi ke dalam kategori kualitatif. Hasil penelitian berupa media lingkaran dengan augmented reality berbasis Android yang valid dan praktis. Ditinjau dari hasil penilaian ahli materi dan ahli media, kevalidan media termasuk kategori sangat baik. Sedangkan dari penilaian respon siswa, kepraktisan media termasuk kategori sangat baik. Siswa tunarungu terlihat antusias menggunakan media pembelajaran yang mengakomodir keterbatasan indra pendengarannya, melalui penyajian teks sebagai pengganti audio dalam mengilustrasikan konten visual konsep lingkaran. Meskipun sudah memenuhi kriteria kevalidan dan kepraktisan, namun media yang dikembangkan masih memiliki keterbatasan yang memerlukan adanya penelitian lebih lanjut menurut penilaian guru.
Strategic competence of junior high school students in solving geometry problems reviewed from sex differences Winda Firdiana; Dwi Juniati; Janet Trineke Manoy
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2022): Januari - April 2022
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v8i1.1602

Abstract

This study aims to describe the strategic competence of junior high school students in solving geometry problems in terms of gender differences. The indicators assessed include formulating, representing and solving problems. The subjects of this study were 1 male student and 1 female student in class IX-F of SMPN 1 Tulangan who had equal abilities. Furthermore, the subject worked on the task of solving geometry problems. The results showed that both subjects understood the problem by reading and drawing. In the first problem, the two subjects represented the problem by shading, calculating the area of ​​the warehouse and land using a rectangular area and then solving the problem by calculating the area of ​​the cut grass multiplied by the cost of cutting services. However, the female subject did not describe the shape of the object accurately and did not give a precise reason for the shape that had been described. In the second question, the two subjects chose the wrong strategy in representing the problem because they were unable to make another cardboard arrangement, as a result the process of solving the problem was wrong. Students need to be trained on non-routine geometry questions to develop their strategic competencies.
Jenis matematika yang sesuai bagi siswa yang bekerja di doorsmeer dalam menyelesaikan masalah matematis: Sebuah diskusi tentang matematika informal siswa Mulia Putra; Rita Novita; Usman Usman
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2022): Januari - April 2022
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v8i1.1464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi matematika informal siswa dan cara guru dalam menyelesaikan masalah matematika informal tersebut. Penelitian ini melibatkan 5 orang guru dan 1 orang siswa yang bekerja pada perusahaan pencuci sepeda motor. Sebagai gambaran, matematika seorang pekerja (siswa) doorsmeer (pekerjaannya mencuci motor), yang dianggap sebagai jenis matematika di luar sekolah (matematika informal) bisa menyelesaikan masalah matematika siswa yang terkait dengan kegiatan keseharian siswa yang bekerja pada tempat doorsmeer. Akan tetapi, matematika formal yang digunakan oleh guru dan yang diajarkan di sekolah, tidak bisa menyelesaikan masalah yang sesuai dengan realita yang dihadapi siswa doorsmeer, walaupun algoritmanya sudah benar. Sebagai kesimpulan, guru matematika mengira bahwa matematika yang dipelajari di sekolah sudah cocok untuk siswa yang bekerja di doorsmeer dengan kata lain, matematika yang diberikan di sekolah bisa aplikasikan di tempat siswa bekerja. Akan tetapi, cara matematika yang diaplikasikan oleh siswa doorsmeer tidak sama dengan matematika yang diajarkan oleh guru di sekolah yang berpikir bahwa matematika sekolah cocok di tempat siswa bekerja.
The effectiveness of mathematical literation based teaching books for “persamaan kuadrat dan fungsi kuadrat” materials Erlin Ladyawati; Sri Rahayu
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2021): September - Desember 2021
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v7i3.1177

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan suatu produk buku ajar berbasis literasi matematika serta untuk mengetahui keefektifan pengembangan buku ajar berbasis literasi. Syarat kevalidan buku ajar ini ditentukan dari kelayakan isi, sajian dan grafik sedangkan keefektifan ditentukan dari angket respon siswa yang bernilai positif dan ketuntasan belajar secara klasikal. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D), sedangkan pengembangan buku ajar ini menggunakan model ADDIE kependekan dari Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Produk yang dihasilkan pada penelitian ini adalah bahan ajar matematika yang berbasis literasi untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama dengan model pengembangan ADDIE. Subyek penelitian ini adalah siswa SMP Mutiara Bunda kelas IX yang berjumlah 15 orang. Dari penelitian ini dihasilkan produk buku ajar Persamaan Kuadrat dan Fungsi Kuadrat untuk kelas IX Sekolah Menengah Pertama yang memenuhi hasil uji kelayakan isi, sajian dan grafik mencapai kriteria “sangat baik” dengan revisi secukupnya dan uji keterbacaan diperoleh kriteria “sangat baik” tanpa revisi. Data respon siswa terhadap penggunaan buku ajar memenuhi kriteria positif dan tes hasil belajar mencapai ketuntasan klasikal. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pengembangan buku ajar berbasis literasi matematika untuk materi Persamaan Kuadrat Dan Fungsi Kuadrat memenuhi kriteria valid dan efektif.
Development of augmented reality applications as a medium for learning mathematics Lia Rahmawati; Dwi Sulisworo
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2021): September - Desember 2021
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v7i3.1316

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan hasil media pembelajaran matematika berbasis augmented reality, yaitu sebuah aplikasi augmented reality. Aplikasi augmented reality merupakan aplikasi yang dapat mengubah gambar 2D menjadi 3D, sehingga tepat digunakan dalam materi bangun ruang. Penggunaan animasi 3D menjadi lebih menarik bagi siswa sehingga diharapkan siswa lebih termotivasi dalam belajar matematika. Metode dalam penelitian ini, yaitu pengembangan dengan hasil akhir yaitu media pembelajaran matematika. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen uji beta dengan menggunakan model ARCS. Langkah-langkah pengembangan dalam penelitian ini yaitu peneliti melakukan analisis kebutuhan, kemudian desain awal, dan pengujian dengan item-item yang dinilai dalam instrumen penelitian. Aspek-aspek yang dinilai dengan media pembelajaran yang dihasilkan dalam penelitian meliputi relevansi, perhatian, keyakinan, dan kepuasan. Model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Peneliti menggunakan subjek penelitian siswa SD kelas 6 dari berbagai sekolah.
The effect of learning activities and disciplines on students' mathematics learning outcomes Heni Pujiastuti; Erlinda Fitriani
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2021): September - Desember 2021
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v7i3.1351

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh proses pembelajaran siswa terhadap hasil belajar matematika melalui aktivitas dan kedisiplinan belajar di dalam kelas, dengan tujuan agar peneliti mengetahui (1) pengaruh aktivitas dan kedisiplinan terhadap hasil belajar matematika, (2) pengaruh aktivitas belajar pada hasil belajar matematika, (3) pengaruh kedisiplinan pada hasil belajar matematika. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian ex post facto. Populasi dalam penelitian ini yakni siswa kelas VIII MTs Daar El-Huda tahun ajaran 2020/2021 sebanyak 28 peserta didik, dengan teknik pengumpulan data angket. Hasil penelitian menunjukkan (1) aktivitas belajar dan kedisiplinan dengan bersamaan berpengaruh pada hasil belajar matematika, (2) aktivitas pembelajaran berpengaruh pada hasil belajar matematika, (3) kedisiplinan belajar berpengaruh pada hasil belajar matematika. Berdasarkan hasil perhitungan program SPSS didapatkan koefisien korelasi antara variabel independen dengan variabel dependen yaitu 0,86. Nilai tersebut memperlihatkan bahwa aktivitas dan disiplin belajar berkorelasi erat dengan hasil belajar matematika, yang menentukan koefisiennya sebesar 86,0%. Hal ini dapat diketahui bahwa aktivitas dan disiplin belajar matematika berpengaruh pada hasil belajar, dan sisanya pengaruh dari faktor lain.
Articulate storyline 2 interactive learning media in transformation materials for class IX junior high school Hafiza Ulfa; Suripah
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2021): September - Desember 2021
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v7i3.1391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran interaktif berbasis android pada materi transformasi menggunakan Articulate Storyline 2 yang valid. Metode penelitian ini adalah research and development menggunakan model ADDIE. Model ini selanjutnya dimodifikasi sesuai kebutuhan dari peneliti menjadi 1) Analysis, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation, dan 5) evaluation. Pengumpulan data menggunakan angket kevalidan dan angket kepraktisan dari siswa. Teknik analisis data digunakan analisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian ini merupakan dua validator ahli dan praktisi, serta siswa SMP kelas IX sebanyak 15 orang. Hasil penilaian dari empat validator diperoleh rata-rata penilaian sebesar 87,19 dengan kategori sangat valid. Kemudian hasil analisis respon siswa terhadap media pembelajaran diperoleh rata-rata sebesar 94,72 yang termasuk kategori praktis. Berdasarkan hasil analisis data dari validasi ahli dan praktisi serta angket respon siswa dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis android menggunakan Articulate Storyline 2 pada materi transformasi yang dikembangkan sangat valid dan sangat praktis.
Development of android-based mathematics learning media with wet land environment context for junior high school student Iskandar Zulkarnain; Indah Budiarti; Antung Saudah
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2022): Januari - April 2022
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v8i1.1458

Abstract

Pandemi Covid-19 yang mensyaratkan pembelajaran di kelas sesuai dengan protokol kesehatan menjadikan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam dunia pembelajaran meningkat. Inovasi dalam pendidikan sangat diperlukan untuk mengurangi kejenuhan siswa khususnya pada media pembelajaran. Sistem operasi android membantu pengembangan media pembelajaran dalam bentuk aplikasi. Konsep TIK dan kearifan lokal dapat disandingkan selaras dalam pembelajaran lewat bantuan media pembelajaran yang baik untuk pembelajaran yang lebih bermakna. Kalimantan selatan kaya akan kebudayaan dan kearifan lokal yang bercirikan lingkungan lahan basah berupa sungai, rawa, dan pesisir pantai. Media pembelajaran matematika berbasis android dengan konteks lahan berguna bagi guru di sekolah dengan lingkungan lahan basah dalam melaksanakan pembelajarannya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pengembangan dan menghasilkan media pembelajaran matematika berbasis android dengan konteks lingkungan lahan basah untuk siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model DDD-E yang terdiri decide, design, develop, dan evaluate. Media pembelajaran yang dikembangkan valid berdasarkan penilaian 3 validator dengan skor 3,87, praktis berdasarkan respon siswa dengan skor 3,42 kualifikasi sangat baik dan efektif berdasarkan tes hasil belajar siswa dimana 85,7% siswa mendapat nilai minimal 70.
Student response to teacher performance: A review based on teacher's mathematics anxiety level Kristianus Viktor Pantaleon; Marselus Ruben Payong; Apolonia Hendrice Ramda; Gabariela Purnama Ningsi
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2022)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v8i2.1645

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkapkan hubungan teoretis antara kecemasan matematika guru dan respon siswa terhadap kinerja guru dalam proses pembelajaran. Penelitian mix-method ini melibatkan dua orang calon guru matematika, yaitu HA dan LA. HA mempunyai tingkat kecemasan matematika tinggi, sedangkan LA mempunyai tingkat kecemasan matematika rendah. Selain itu, penelitian ini juga melibatkan 64 orang siswa yang ditugaskan untuk menilai kinerja HA dan LA. Instrumen yang digunakan adalah angket, tes, penugasan, pengamatan, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan uji chi-square. Hasil analisis deskriptif memperlihatkan bahwa 97% siswa memberikan respon positif terhadap kinerja LA, dan hanya 76% siswa yang memberikan respon positif terhadap kinerja HA. Selain itu, hasil analisis memperlihatkan bahwa nilai = 45,86 > nilai kritis =3,84, yang berarti bahwa ada perbedaan yang signifikan respon siswa terhadap kinerja kedua orang guru. Berdasarkan hasil analisis ini disimpulkan bahwa siswa memberikan respon yang lebih baik terhadap guru dengan tingkat kecemasan matematika lebih rendah.