Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis
Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan hasil-hasil penelitian sosial ekonomi pertanian. Jurnal ini bertujuan untuk memperluas dan menciptakan inovasi dalam konsep, teori, paradigma, perspektif dan metodologi dalam ilmu sosial ekonomi pertanian. Ruang lingkup Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis meliputi: Ekonomi Pertanian Sosiologi pertanian Kebijakan pertanian Pembangunan pertanian Penyuluhan pertanian Komunikasi pertanian Kelembagaan pertanian Usahatani dan pascapanen Agroindustri Perdagangan internasional Ketahanan pangan Manajemen agribisnis Manajemen produksi Manajemen operasi Manajemen pemasaran Pembiayaan agribisnis Rantai pasok Perencanaan wilayah pertanian Ekonomi sumberdaya alam.
Articles
9 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4, No 1 (2018): Januari 2018"
:
9 Documents
clear
PENENTUAN KOMODITAS UNGGULAN TANAMAN PANGAN DAN TERNAK RUMINANSIA DI KABUPATEN TASIKMALAYA
Riantin Hikmahwidi
Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 4, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Galuh Ciamis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (114.08 KB)
|
DOI: 10.25157/ma.v4i1.868
Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk menentukan: (1) Komoditas unggulan tanaman pangan di Kabupaten Tasikmalaya, dan (2) Komoditas unggulan ternak ruminansia di Kabupaten Tasikmalaya. Data yang digunakan berupa data sekunder yang dianalisis dengan menggunakan Static Location Quotient (SLQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Komoditas tanaman pangan (padi sawah, jagung, ubi kayu, ubi jalar) merupakan komoditas unggulan pada beberapa kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, dan (2) Komoditas ternak ruminansia (sapi potong, kambing, domba) merupakan komoditas unggulan pada beberapa kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya. Kata kunci: Komoditas unggulan, tanaman pangan, ternak ruminansia
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PENDAPATAN USAHA TERNAK AYAM SENTUL DI KABUPATEN CIAMIS
Sudrajat Sudrajat;
Agus Yuniawan Isyanto
Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 4, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Galuh Ciamis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (84.544 KB)
|
DOI: 10.25157/ma.v4i1.770
Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan usaha ternak ayam Sentul dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan usaha ternak ayam Sentul. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode survai pada 10 kecamatan di Kabupaten Ciamis yang merupakan sentra produksi ayam Sentul. Sampel penelitian sebanyak 100 peternak. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan dianalisis dengan menggunakan persamaan regresi berganda dimana pendugaan parameter dilakukan dengan menggunakan SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kepemilikan ayam, pendidikan, jumlah tanggungan keluarga, tenaga kerja dan akses terhadap kredit berpengaruh signifikan terhadap pendapatan peternak ayam Sentul.. Sedangkan umur dan pengelaman peternak tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan peternak ayam Sentul.Kata kunci: Ayam Sentul, Faktor-faktor, Pendapatan
PENENENTUAN KAWASAN UNGGULAN AGRIBISNIS TERNAK DOMBA DI JAWA BARAT
Achmad Firman;
Linda Herlina;
Maman Paturochman;
M Munandar Sulaeman
Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 4, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Galuh Ciamis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (229.691 KB)
|
DOI: 10.25157/ma.v4i1.869
Perkembangan ternak domba di wilayah Jawa Barat tidak terlepas dari dukungan potensi wilayah dan kultur beternak masyarakat. Terdapat beberapa wilayah di Jawa Barat sebagai sentra pengembangan ternak domba. Namun, apakah sentra-sentra tersebut telah sesuai dengan daya tampung dan menjadi wilayah unggulan ternak domba. Oleh karena itu penelitian ini ditujukkan untuk melihat daya tampung wilayah terhadap ternak domba, wilayah unggulan ternak domba, dan wilayah pengembangan ternak domba di Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Lokasi yang dijadikan tempat studi adalah Provinsi Jawa Barat. Adapun hasil penelitiannya menunjukkan bahwa wilayah-wilayah di Jawa Barat yang memiliki Indeks Daya Dukung (IDD) hijauan berkateogri aman sebanyak 22 kabupaten/kota. Sedangkan wilayah-wilayah yang masuk kategori ternak domba sebagai ternak unggulan (LQ > 1) ada sebanyak 13 kabupaten/kota. Akan tetapi, berdasarkan hasil 2 analisis, yaitu IDD dan LQ menunjukkan hanya 8 kabupaten dan 3 perkotaan (Kota Bogor, Kota Sukabumi, dan Kota Cirebon) yang berpotensi untuk pengembangan ternak domba ke depan.Kata Kunci: Wilayah, Pengembangan, Domba, Daya Tampung, Komoditas Unggulan
PERILAKU KEWIRAUSAHAAN PETANI MANGGA DALAM SISTEM AGRIBISNIS DI KABUPATEN MAJALENGKA PROVINSI JAWA BARAT
Gema Wibawa Mukti;
Elly Rasmikayati;
Rani Andriani Budi Kusumo;
Sri Fatimah
Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 4, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Galuh Ciamis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (87.398 KB)
|
DOI: 10.25157/ma.v4i1.791
Indonesia adalah produsen mangga terbesar ke-5 di dunia setelah India, Cina, Kenya dan Thailand. Kabupaten Majalengka, salah satu Kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Barat, merupakan salah satu sentra produksi mangga terbesar di Indonesia. Mangga telah menjadi komoditas unggulan di wilayah ini dan menjadi sumber pendapatan utama sebagian besar petani mangga di kabupaten Majalengka. Permintaan buah mangga di dalam dan luar negeri cenderung mengalami peningkatan seiring dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi buah sebagai produk yang bermanfaat bagi kesehatan. Tuntutan akan kualitas dan juga kontinuitas produk tentunya menjadi peluang sekaligus tantangan bagi petani mangga untuk memenuhi tuntutan tersebut. Fokus penelitian ini adalah untuk melihat perilaku kewirausahaan petani mangga dalam menghadapi permintaan pasar yang semakin berkembang. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan teknik penelitian studi kasus. Lokasi penelitian di Kabupaten Majalengka dengan jumlah responden sebanyak 100 orang yang tersebar di wilayah Majalengka. Responden ditentukan secara purposive, yaitu petani yang menjadikan usahatani mangga sebagai sumber penghasilan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian petani (15 %) menjalankan usaha agribisnis mangga dengan tujuan untuk memperoleh pendapatan dan berorientasi pada pengembangan usaha mereka (Petani sebagai pengusaha), sedangkan sebagian lagi masih berorientasi pada pendapatan (85 %), namun belum berorientasi pada pengembangan usahanya menjadi lebih baik (Petani belum sebagai pengusaha).Kata kunci: Mangga, Perilaku kewirausahaan, Petani, Bisnis, Sistem Agribisnis
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PETANI MANGGA DALAM MENGGUNAKAN TEKNOLOGI OFF SEASON DI KABUPATEN CIREBON
Budi Kusumo, Rani Andriani;
Rasmikayati, Elly;
Mukti, Gema Wibawa;
Fatimah, Sri;
Saefudin, Bobby Rachmat
Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 4, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Galuh Ciamis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (92.149 KB)
|
DOI: 10.25157/ma.v4i1.789
Kabupaten Cirebon merupakan salah satu sentra penghasil mangga di Provinsi Jawa Barat. Namun berbagai kendala menyebabkan ketidakstabilan produksi mangga di Kabupaten Cirebon, dimana salah satunya disebabkan adopsi teknologi off season yang masih terbilang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) karakteristik sosial ekonomi petani mangga di Kabupaten Cirebon; 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani mangga dalam menggunakan teknologi off season di Kabupaten Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Responden dalam penelitian ini adalah 130 orang petani mangga yang diambil secara acak. Data dianalisis secara deskriptif serta analisis regresi logistic. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden menanam mangga di lahan milik sendiri, dengan jumlah kepemilikan pohon < 100 pohon, Sebagian besar responden menggunakan modal sendiri dalam berusahatani mangga, dan menjual hasil panen kepada perusahaan pemasok buah. Frekuensi kegiatan penyuluhan, kemitraan dalam hal pemasaran, persepsi petani mengenai permintaan dan ketersediaan sarana produksi merupakan faktor – faktor yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan petani dalam menggunakan teknologi off season. Dukungan berbagai pihak sangat diperlukan untuk mendorong peningkatan kuantitas dan kualitas mangga di Kabupaten Cirebon.Kata kunci: keputusan, mangga, off season, petani, pengaruh
DAMPAK PENERAPAN PROGRAM DESA ORGANIK TERHADAP PETANI DI DESA CIBODAS KAB.BANDUNG BARAT
Anne Charina;
Rani Andriani;
Yosini Deliana
Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 4, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Galuh Ciamis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (51.959 KB)
|
DOI: 10.25157/ma.v4i1.849
Dalam upaya meningkatkan kedaulatan pangan, pemerintah memproklamirkan Pembangunan Desa Pertanian Organik. Program ini bertujuan untuk menerapkan sistem usahatani ramah lingkungan dengan input pertanian mandiri berdasarkan potensi agroekosistem dan keanekaragaman hayati, serta produksi komoditas berkualitas dan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Program ini dilaksanakan di 600 desa untuk pengembangan pertanian organik komoditas pangan, 250 desa hortikultura, dan 150 desa perkebunan dan peternakan. Desa Cibodas Kecamatan Lembang merupakan salah satu desa organik untuk komoditas hortikultura. Penelitian ini mencoba mempelajari pelaksanaan program desa organik di Cibodas dan untuk melihat dampak program desa organik yang dirasakan oleh masyarakat tani Desa Cibodas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan responden 60 petani horti di Cibodas. Model analisis data Miles dan Huberman digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan program Desa Organik di Cibodas belum berjalan dengan maksimal. Dari 12 item kegiatan pengembangan desa organik, baru 6 item yang telah diterapkan. Dampak dari program yang dirasakan oleh petani diantaranya terdapat perubahan tingkat kognitif dan psikomotorik petani terkait pembuatan pestisida alami, pupuk kandang serta pembentukan Desa Sehat. Jumlah calon petani organik pun terjaring 54 orang. Tujuan program desa organik yaitu menciptakan banyak petani organik belum sepenuhnya berhasil karena belum adanya sosialisasi, pendampingan dan evaluasi dari pemerintah sebagai pembuat program. Alat dan bahan pendukung yang diminta tidak sesuai dengan yang didapat.Kata kunci: Dampak, Desa Organik, Pertanian Organik
ANALISIS TEKANAN PENDUDUK TERHADAP PETANI PADI SAWAH
Anne Herlindawati;
Lucyana Trimo;
Trisna Insan Noor
Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 4, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Galuh Ciamis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (113.005 KB)
|
DOI: 10.25157/ma.v4i1.715
Pertanian merupakan salah satu sektor penting di Indonesia, karena sektor pertanian mempunyai peranan dari keseluruhan perekonomian nasional guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Namun, seiring dengan berkembangnya teknologi, kawasan perkotaan mengalami perkembangan yang mengarah kepada industrialisasi yang menyebabkan terjadinya konversi lahan pertanian menjadi kawasan yang berbasis bisnis dan memicu terjadinya percepatan migrasi yang merupakan sebuah tantangan karena dapat menimbulkan permasalahan kependudukan akibat terjadinya laju pertumbuhan penduduk. Laju pertumbuhan penduduk terjadi dengan sangat cepat. Tingginya laju pertumbuhan penduduk mendorong semakin meningkatnya kebutuhan lahan untuk perumahan, industri dan jasa, ditambah dengan adanya rencana pembangunan pelabuhan berskala Internasional yang merupakan proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di Cilamaya tentunya akan kembali menggerus lahan pertanian yang dapat menimbulkan terjadinya tekanan penduduk dan menyebabkan berkurangnya lahan pertanian sehingga berpengaruh terhadap daya dukung lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat tekanan penduduk serta tingkat daya dukung lahan di Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik survei dengan mengambil lokasi penelitian di Kecamatan Cilamaya Kulon. Metode perhitungan menggunakan rumus Otto Soemarwoto Model III. Hasil penelitian secara umum di Kecamatan Cilamaya Kulon telah terjadi tekanan penduduk dengan nilai rata-rata TP 2,99 dan nilai rata-rata DDL 0,03 yang menunjukkan bahwa Kecamatan Cilamaya Kulon memiliki nilai daya dukung lahan yang relatif rendah.Kata Kunci : daya dukung lahan, laju pertumbuhan penduduk, migrasi, pembangunan, tekanan penduduk.
UPAYA PENINGKATAN PEMASARAN BENUR UDANG VANNAMEI (Litopenaeus Vannamei) DI PT. ARTHA MAULANA AGUNG (AMA) DESA PECARON, KECAMATAN BUNGATAN KABUPATEN SITUBONDO
Wachidatus Sa'adah;
Ahmad Fathur Roziqin
Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 4, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Galuh Ciamis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (83.137 KB)
|
DOI: 10.25157/ma.v4i1.850
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pembenihan benur udang vannamei yang baik dan peningkatan hasilnya melalui bauran pemasaran. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Artha Maulana Agung (AMA) Desa Pecaron, Kecamatan Bungatan Kabupaten Situbondo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Dari hasil penelitian bahwa pembenihan yang dilakukan di PT. Artha Maulana Agung (AMA) dimulai dari nauplius sampai post larva 12, sedangkan upaya peningkatan pemasaran benur udang vannamei dilakukan dengan strategi bauran pemasaran, yaitu produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan lingkungan fisik.Kata kunci: Pembenihan, Benur Udang Vannamei, Upaya Peningkatan Pemasaran
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PRODUKTIVITAS USAHATANI MINA PADI DI KOTA TASIKMALAYA
Dedi Herdiansah Sujaya;
Tito Hardiyanto;
Agus Yuniawan Isyanto
Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 4, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Galuh Ciamis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/ma.v4i1.834
Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui: (1) Tingkat produktivitas usahatani minapadi, dan (2) Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produktivitas usahatani minapadi. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan studi kasus pada kelompok tani Ligar Jaya di Kelurahan Cibunigeulis, Kecamatan Bungusari, Kota Tasikmalaya yang memiliki anggota kelompok sebanyak 12 orang dan diambil seluruhnya sebagai sampel penelitian. Produktivitas usahatani minapadi didekati dengan menggunakan produktivitas faktor total dimana tingkat produktivitas diukur dengan menggunakan TFPIP. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produktivitas dianalisis dengan menggunakan persamaan regresi linier bergandar dimana pendugaan parameter dilakukan dengan menggunakan SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas minimum sebesar 0,7351, maksimum 1,0000, dan rata-rata 0,8775. Umur dan pendidikan berpengaruh signifikan terhadap produktivitas usahatani minapadi, sedangkan pengalaman, ukuran keluarga dan jenis kelamin tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas usahatani minapadi.Kata kunci: usahatani, minapadi, produktivitas, faktor-faktor