cover
Contact Name
Astuti Salim
Contact Email
saintifika@unkhair.ac.id
Phone
+6282134577785
Journal Mail Official
saintifika@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl. Bandara Sultan Baabullah Kampus 1 FKIP Universitas Khairun, Kelurahan Akehuda Kota Ternate Utara
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
SAINTIFIK@ : Jurnal Pendidikan MIPA
Published by Universitas Khairun
ISSN : 20873816     EISSN : 25983822     DOI : https://doi.org/10.33387/sjk
Core Subject : Education, Social,
JURNAL ini memuat tentang topik-topik bidang ilmu MIPA dan pembelajarannya, bagi dosen yang akan diterbitkan sesuai kajian akademik. RUANG LINGKUP JURNAL INI ADALAH AKAN MENERBITKAN TOPIK SEBAGAi BERIKUT: 1. Bidan Matematika dan Pembelajarannya 2. Bidang Fisika dan Pembelajarannya 3. Bidang Biologi dan Pembelajarannya 4. Bidang Biologi dan pembelajarannya
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2019): EDISI MARET 2019" : 8 Documents clear
Pengaruh Model Pembelajaran kooperatif Tipe Script Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Kota Ternate Pada Konsep Gerak Astuti Salim; Rohima Wahyu Ningrum; Nurlaela Muhammad; Maryana Cebba
SAINTIFIK@ Vol 4, No 1 (2019): EDISI MARET 2019
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.164 KB) | DOI: 10.33387/sjk.v4i1.2056

Abstract

Rendahnya hasil belajar peserta didik terutama pada mata pelajaran IPA khususnya fisika di sekolah SMP Negeri 2 Kota Ternate. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh model pembelajaran koperatif tipe script terhadap Hasil Belajar siswa SMP Negeri 2 Kota Ternate pada konsep Gerak dengan Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Data hasil belajar siswa melalui tes tertulis, diperoleh skor terendah 29 dan skor tertinggi 49 dengan rentang skor 20, dari hasil analisis data yang diperoleh rata-rata skor sebesar 41 standar deviasi 4,87 dan varians 27,6, dari hasil tersebut dibuat distribusi frekuensi data variabel hasil belajar siswa SMP Negeri 2 Kota Ternate ternyata Fhit > Ftab atau 52,73>4, 26 pada taraf nyata 0,05. sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, dengan demikian menunjukkan bahwa persamaan regresi tersebut berarti/signifikan sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran Kooperatif tipe script terhadap hasil belajar siswa SMP Negeri 2 Kota Ternate pada konsep gerak. Besar pengaruh penggunaan model pembelajaran Kooperatif tipe script terhadap hasil belajar siswa SMP Negeri 2 Kota Ternate pada konsep gerak adalah 68,89%.   Kata Kunci :  Model script, hasil belajar siswa, gerak
Peningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Mahasiswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada Materi Program Linier Nurma Angkotasan; Ariyanti Jalal
SAINTIFIK@ Vol 4, No 1 (2019): EDISI MARET 2019
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.861 KB) | DOI: 10.33387/sjk.v4i1.2057

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mendiskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis mahasiswa dengan menggunakkan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada mahasiswa semester IV-A Universitas Khairun Ternate tahun ajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah Penelitian ini merupakan penelitian eksperiment.Desain penelitian eksperiment ini menggunakan bentuk Pre Experimental tipe One Group Pretest-postest. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa semester IV program studi pendidikan matematika fakultas keguruan dan ilmu pendidikan universitas khairun Ternate tahun ajaran 2015/2016 berjumlah91 orang.Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes kemampuan berpikir kritis matematis mahasiswa.Untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis matematis setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe TAI, data dianalisis per indikator dan keseluruhan menggunakan analisis deskriptif yaitu menggunakan Penelitian Acuan Patokan (PAP) skala 5 dan Gein Ternormalisasi (N-g). Hasil analisis data menunjukkan bahwa 1 Peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis mahasiswa setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individuallization (TAI) diinterpretasikan sedang. Kata Kunci: TAI dan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis.
Analisis Kesalahan Prinsip dalam Menyelesaikan Soal Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel pada Studi Kasus Siswa Kelas X MIA 6 SMA Negeri 4 Kota Ternate Sitra Hasan; Yahya Hairun; Ahmad Afandi
SAINTIFIK@ Vol 4, No 1 (2019): EDISI MARET 2019
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.514 KB) | DOI: 10.33387/sjk.v4i1.2058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan prinsip apa yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal sistem pertidaksamaan linear dua variabel. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif tipe studi kasus, subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 6 SMA Negerei 4 Kota Ternate. Pengumpulan data penelitian ini mengunakan instrumen tes soal sistem pertidaksamaan linear dua variabel berbentuk essay sebanyak 3 nomor serta telah divalidasi oleh 2 penguji dan instrumen non tes wawancara tak terstruktur. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan: 1) Butir Soal nomor 1,pada Butir Soal nomor 1a, terdapat 9  siswa  (45%) yang mengalami kesalahan prinsip pada indakator menerjemahkan dalam menyelesaikan butir dalam sistem pertidaksamaan linear dua variabel terkait dengan grafik. Pada butir 1b terdapat 15 atau  (75% ) siswa yang mengalami kesalahan prinsip pada indikator mengaitkan beberapa objek dalam matematika terkait dengan menentukan model matematika. 2). Butir soal nomor 2 terdapat 5 atau (25%) siswa yang mengalami kesalahan prinsip pada indikator mengaitkan beberapa objek dalam matematika dalam menyelesaikan soal sistem pertidaksamaan linear dua variabel terkait dengan metode gabungan substitusi eliminasi. 3) Butir soal nomor 3, 3a, terdapat 4 atau (20%) siswa yang mengalami kesalahan prinsip pada indikator menerjemahkan Butir dalam menyelesaikan soal sistem pertidaksamaan linear dua variabel terkait dengan apa yang diketahui pada soal cerita dan  pada butir 3b, terdapat 9 atau (45%) siswa yang mengalami kesalahan prinsip pada indikator mengaitkan beberapa objek dalam matematika dalam menyelesaikan soal sistem pertidaksamaan linear dua variabel terkait dengan menentukan model matematika dari soal cerita. Kata Kunci : Kesalahan Prinsip dan Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan Pendekatan Saintifik Berbantuan Modul Siswa untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Keterampilan Proses Siswa Kelas XI SMA Negeri 3 Tidore Kepulauan pada Materi Termokimia Nur A. Limatahu; Nurfatimah Sugrah; Nurul Aulia Rahman
SAINTIFIK@ Vol 4, No 1 (2019): EDISI MARET 2019
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.91 KB) | DOI: 10.33387/sjk.v4i1.2053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan keterampilan proses sain siswa dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan pendekatan saintifik berbantuan modul siswa kelas XI IPA SMA Negeri 3 Tidore Kepulauan pada Materi Termokimia. Jenis Penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimen dengan desain one group pretest posttest­. Sampel dalam penelitian berjumlah 20 siswa kelas XI IPA SMA Negeri 3 Tidore Kepulauan mengunakan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal essay sebanyak 10 item untuk mengukur hasil belajar dan keterampilan proses sains siswa dan lembar observasi untuk mengukur ranah afektif, psikomotorik dan keterampilan proses sains siswa. Teknik analisis data adalah analisis statistik inferensial menggunakan IBM SPSS 22.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar dan keterampilan proses sain siswa dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan pendekatan saintifik berbantuan modul siswa kelas XI IPA SMA Negeri 3 Tidore Kepulauan pada Materi Termokimia dengan hasil uji hipotesis diperoleh signifikansi (ɑ) < 0.05 atau 0.00< 0.05 dan persentase gain yang didapatkan adalah 83.5% dengan interpretasi tinggi, sedangkan hasil analisis ranah afektif mencapai 71,  ranah psikomotorik 66 dan keterampilan proses sains 69.Kata Kunci: Inkuiri Terbimbing, Pendekatan Saintifik, Keterampilan Proses Sains.
Pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) dan Aktivitas Siswa Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X IPA2 SMA Negeri 4 Halmahera Utara pada Konsep Gerak Lurus Trisno Ikram; Mardia Hi. Rahman; Rohima Wahyu Ningrum
SAINTIFIK@ Vol 4, No 1 (2019): EDISI MARET 2019
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.32 KB) | DOI: 10.33387/sjk.v4i1.2059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap hasil belajar siswa pada konsep gerak lurus. 2) Pengaruh aktivitas siswa terhadap hasil belajar siswa pada konsep gerak lurus. 3) pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap hasil belajar siswa kelas X IPA2 SMA Negeri 4 Halmahera Utara pada konsep gerak lurus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional untuk melihat pengaruh tiga variabel yaitu dua variabel independen (X1 dan X2) dan satu variabel dependen (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIPA SMA Negeri 4 Halmahera Utara yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IPA1 dan kelas IPA2 yang berjumlah 47 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA2 dengan jumlah 22 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik tes dalam bentuk soal essay dan non tes berupa angket, kemudian data dikumpulkan dan dianalisis menggunakan uji statistik regresi dan korelasi.Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dan aktivitas siswa terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan uji hipotesis dengan menggunakan uji statistik keberartian regresi dan keberartian korelasi guna untuk melihat pengaruh model pembelajaran contxtual teaching and learning terhadap hasil belajar diperoleh nilai Fhitung > Ftabel atau 12,031 > 4,35 dan thitung> ttabel atau 3,469 > 2,086 sehingga hipotesis yang menyatakan terdapat pengaruh antara model pembelajaran contxtual teaching and learning terhadap hasil belajar siswa diterima. Uji statistik yang sama diperlakukan untuk melihat pengaruh aktivitas belajar siswa terhadap hasil belajar siswa diperoleh nilai Fhitung > Ftabel atau 20,771 > 4,35 dan thitung> ttabel atau 4,558 > 2,086, sehingga berdasarkan pengujian hipotesis tersebut menunjukkan bahwa hipotesis Ha diterima dan H0 ditolak. Hal ini menunjukkan  terdapat pengaruh anatar aktivitas belajar siswa terhadap hasil belajar siswa. Sedangkan untuk melihat pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dan aktivitas siswa secara bersama-sama terhadap hasil belajar siswa yaitu dengan menggunakan uji statistik regresi dan korelasi ganda dimana diperoleh nilai Fhitung > Ftabel atau 11,944 > 4,35 dan thitung> ttabel atau 7,522 > 2,086. Hal ini menunjukkan terdapat pengaruh signifikan antara model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dan aktivitas siswa terhadap hasil belajar siswa SMA Negeri 4 Halamahera Utara pada konsep gerak lurus. Kata kunci: Hasil Belajar, Model pembelajaran CTL, dan Aktivitas Belajar Siswa
Pengaruh Model Pembelajaran Guided Inquiry Terhadap Keterampilan Pemecahan Masalah Fisika Siswa pada Materi Gerak Lurus Kelas X IPA 1 SMA Negeri 5 Kota Ternate Fitri karepsina; Sumarni Sahjat; Mardia Hi. Rahman
SAINTIFIK@ Vol 4, No 1 (2019): EDISI MARET 2019
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.99 KB) | DOI: 10.33387/sjk.v4i1.2054

Abstract

Penelitian ini berupa penelitian eksperimen, yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran guided inquiry terhadap keterampilan pemecahan masalah siswa SMA kelas X IPA 1 pada materi gerak lurus dengan menggunakan paradigma penelitian sederhana yaitu terdiri atas satu variabel independen dan satu variabel dependen.Setelah diperoleh data keterampilan pemecahan masalah siswa melalui tes tertulis, diperoleh skor terendah 17 dan skor tertinggi 65 dengan rentang skor 48 dari hasil analisis data yang diperoleh rata-rata skor sebesar 35,58  standar deviasi 16,49 dan varians 271,64 dari hasil tersebut dibuat distribusi frekuensi data variabel keterampilan pemecahan masalah siswa SMA Negeri 5 Kota Ternate. Ternyata Fhit > Ftab, atau > 4,30 pada taraf nyata  = 0,05 sehingga H0 ditolak dan diterima Ha, dengan demikian menunjukkan bahwa persamaan regresi tersebut berarti/signifikan. Terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran inquiri terbimbing (guided inquiry) terhadap keterampilan pemecahan masalah fisika siswa kelas X IPA 1 SMA Negeri 5 Kota Ternate pada materi gerak lurus. Besar pengaruh penggunaan model pembelajaran inquiri terbimbing (guided inquiry) terhadap keterampilan pemecahan masalah fisika siswa kelas X IPA 1 SMA Negeri 5 Kota Ternate pada materi gerak lurus adalah 39,44% . Kata Kunci : Guided Inquiry, Keterampilan Pemecahan Masalah  Dan Gerak Lurus.
Peran Motivasi Belajar dan Kemampuan Numerik Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa pada Matakuliah Fisika Dasar I Astuti Salim
SAINTIFIK@ Vol 4, No 1 (2019): EDISI MARET 2019
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (974.433 KB) | DOI: 10.33387/sjk.v4i1.2060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (a) mengetahui pengaruh kedua variabel terhadap hasil belajar fisika dasar I (b) mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar mahasiswa (b) mengetahui pengaruh kemampuan numerik terhadap hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini adalah penelitian ex-post facto. Populasi penelitian  97 mahasiswa yang kontrak matakuliah fisika dasar I di program studi pendidikan fisika yang tersebar di 2 kelas, sampel penelitian adalah semester IA tahun 2017 sebanyak 43 orang dengan teknik pengambilan sampel secara random sampling. Data penelitian diperoleh dari kuesioner, soal tes numerik dan soal fisika dasar I. analisis data menggunakan korelasi product moment pearson, teknik deskpriptif dan pengujian hipotesis pada dua variabel terhadap hasil belajar fisika dasar I. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara ke dua variabel tersebut dengan korelasi R2 = 49,9 % dan  signifikan antara  X2 dengan Y dengan korelasi 0,322. Kata kunci : Motivasi belajar, kemampuan numerik, hasil belajar, fisika dasar I
Analisis Kesalahan Konsep dalam Menyelesaikan Soal Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel (Sptldv) pada Studi Kasus Siswa Kelas X MIA6 SMANegeri 4 Kota Ternate Tahun Pelajaran 2019/2020 Hairul Muchsin; Yahya Hairun; Ariyanti Jalal
SAINTIFIK@ Vol 4, No 1 (2019): EDISI MARET 2019
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.567 KB) | DOI: 10.33387/sjk.v4i1.2055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kesalahan konsep siswa kelas X MIA 6 SMA Negeri 4 Kota Ternate dalam menyelesaikan soal sistem pertidaksamaan linear dua variabel. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif tipe studi kasus, subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 6 SMA Negeri 4 Kota Ternate. Pengumpulan data penelitian ini mengunakan instrumen tes soal sistem pertidaksamaan linear dua variabel berbentuk essay sebanyak lima butir soal serta telah divalidasi oleh dua dosen penguji dan instrumen non tes wawancara tak terstruktur.Hasil analisis data menunjukan kesalahan konsep yang dilakukan siswa dalam mengerjakan soal sistem pertidaksamaan linear dua veriabel pada ketiga butir adalah salah memahami tentang konsep variabel sebagai peubah, konsep tentang koefisien sebagai patokan dalam mengerjakan soal, salah tentang konsep titik pada koordinat kartesius, konsep bentuk aljabar, bentuk umum sistem pertidaksamaan linear dua variabel dan pemodelan matematika serta konsep operasi bilangan penjumlahan, pengurangan, pembagian dan perkalian. Kesalahan yang dilakukan siswa  pada dasarnya dikarenakan lemahnya tingkat pemahaman siswa terhadap konsep dasar sebagai materi prasyarat pada materi sistem pertidaksamaan linear dua veriabel. Terdapat 16 dari 20 siswa (80%) yang melakukan kesalahan pada indikator memahami konsep yaitu tidak menuliskan informasi apa yang diketahui, 16 dari 20 siswa (80%) yang melakukan kesalahan pada indikator menuliskan konsep yaitu tidak menuliskan pemisalan variabel yang dipakai pada pembuatan model matematika, dan 8 dari 20 siswa (20%) yang mengalami kesalahan pada indikator merumuskan konsep yaitu kesalahan dalam menggunakan metode eliminasi dan substitusi. Kata Kunci: Analisis Kesalahan Konsep Matematika, Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel.

Page 1 of 1 | Total Record : 8