cover
Contact Name
Verna A. Suoth
Contact Email
vernaalbert@gmail.com
Phone
+628124757878
Journal Mail Official
mipa.unsrat.online@gmail.com
Editorial Address
EDITOR IN CHIEF Gerald H. Tamuntuan, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia MANAGING EDITOR Verna A. Suoth, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia BOARD OF EDITOR Audy Wuntu, Fakultas MIPA Univesitas Sam Ratulangi BOARD OF EDITOR Nio Song Ai, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia BOARD OF EDITOR Nelson Naingolang, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal MIPA
ISSN : -     EISSN : 23023899     DOI : https://doi.org/10.35799/jmuo.10.2.2021.33592
Core Subject : Science, Education,
Jurnal MIPA menjadi sarana publikasi bagi akademisi dan peneliti. Jurnal MIPA mempublikasikan artikel hasil penelitian di bidang : Matematika Fisika Biologi Kimia
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 311 Documents
Kualitas Dendeng Babi Yang Menggunakan Gliserol+NaCl Selama Penyimpanan Pada Suhu Kamar Rotinsulu, Merri D.; Ransaleleh, Tilje A.; Ratulangi, F. S.; Tangkere, E. S.
Jurnal MIPA Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jmuo.8.3.2019.26204

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek gliserol + NaCl pada dendeng babi yang disimpan pada suhu kamar. Plot split dalam desain waktu digunakan dalam penelitian ini; Faktor A adalah konsentrasi Gliserol + NaCl (dibagi dalam 3 level kombinasi) sebagai berikut A₁ = Gliserol 15% + NaCl 5%, A₂ = Gliserol 10% + NaCl 10%, A₃ = Gliserol 5% + NaCl 15% dan faktor B adalah durasi penyimpanan pada suhu kamar (dibagi dalam 3 lama waktu yang berbeda) sebagai berikut B₁ = 10 hari, B₂ = 20 hari, B₃ = 30 hari; dengan tiga replikasi. Variabel yang diamati adalah kadar air, pH dan jumlah mikroba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Glycerol-NaCl memberikan efek yang sangat berbeda (P <0,01) pada kadar air dan jumlah mikroba pada dendeng babi, tetapi tidak pada pH dendeng babi. Ditemukan juga bahwa durasi penyimpanan pada suhu kamar memberikan efek yang sangat berbeda (P <0,01) pada semua variabel dendeng babi. Singkatnya, penggunaan Gliserol 5% + NaCl 15% dapat memperpanjang umur simpan dendeng babi hingga 30 hariThe study was done in order to know the effect of glycerol+NaCl on jerky pork kept at room temperature. A split plot in time design was used in this study; A Factor was Glycerol+NaCl concentration(divided in 3 combination levels) as follows A₁= Glycerol 15% + NaCl 5%, A₂= Glycerol 10% + NaCl 10%, A₃= Glycerol 5% + NaCl 15% and B factor was duration of storage at room temperature (divided in 3 different length of time) as follows B₁= 10 days, B₂= 20 days, B₃= 30 days; with three replications. The variables observed were water content, pH and the number of microbes. The results showed that the use of Glycerol-NaCl gave significantly a very different effect (P <0.01) on water content and microbial amounts of jerky pork, but not on the pH of jerky pork. It was found also that the duration of storage at room temperature gave significantly a very different effect (P <0.01) on all variables of jerky pork.  In short, the use of Glycerol 5% +NaCl 15% could extend the shelf life of jerky pork until 30 days
Pengamatan Seismisitas Gempa Bumi Di Wilayah Pulau Sulawesi Menggunakan Perubahan Nilai a-b Pasau, Guntur; -, Ferdy; Tamuntuan, Gerald H
Jurnal MIPA Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.6.1.2017.15988

Abstract

Telah dilakukan pengamatan seismicitas gempa bumi Pulau Sulawesi berdasarkan perubahan nilai a-b. Pulau Sulawesi yang merupakan wilayah pertemuan beberapa lempeng bumi memiliki aktivitas kegempaan yang sangat tinggi sehingga diperlukan upaya mitigasi terhadap ancaman gempa bumi tersebut. Salah satu upaya mitigasi adalah memetakan paramaeter seismotektonik yakni nilai a-b secara spasial. Penentuan variasi perubahan nilai parameter seismotektonik menggunakan metode statistik maximum likelihood. Data yang digunakan adalah data hypocenter gempa yang dikumpulkan dari dua katalog yakni data USGS dan ANSS selama selang pengamatan Februari 1963 sampai Mei 2016 meliputi wilayah 1180BT-1270BT dan 70LS-50LU. Hasil analisis perubahan nilai parameter seimotektonik secara umum menunjukkan bahwa variasi nilai b berkisar 0.55-2.55,dan nilai a berkisar 3.72-14.75. Dari  hasil analisis periode ulang secara umum menunjukkan bahwa periode ulang gempa magnitude 6.0 sekitar 2.4-12 tahun magnitude, magnitude 6.5 sekitar 6-30 tahun, magnitude 7.0 sekitar 14-70 tahun, gempa dengan magnitudo 7.5 sekitar 32-162.5 tahun.The earthquake seismic activity in Sulawesi Island based on changes in the a-bvalue has been observed. Sulawesi Island which is the junction of several tectonic plates, has a very high seismic activity so it is crucial to mitigate the thread of the earthquake. One effort to mitigate the earthquake is by measuring and mapping the value of this a-bseismotectonicparameter spatially. Maximum likelihood statistical methods has been employed todetermine thechanges of parameter seismotectonic variationvalue. The datas used in this research is the observatory earthquake hypocenter data catalog which is USGS data and ANSS datacollected fromFebruary 1963 until May 2016 covering an area 1180E-1270ELongitude and -70S-50NLatitude. The results of the analysis of changes in the parameter seimotektonicvaluegenerally indicates that the variations in the value of b ranges from 0:55 to 2:55, and the value of a range from 3.72 to 14.75. Based on analysis, the return period of 6.0 earthquake magnitude generally are around 2.4 to 12 years, the return periodof 6.5 magnitude are around 6 to 30 years, the return periodof 7.0 magnitude are around 14 to 70 years, the return period of 7.5 magnitude earthquakeare around 32.5 to 162.5 years.
Studi Bahan Bakar Campuran Biodiesel-Disel-Etanol: Biodiesel Dibuat Dengan Transeterifikasi Tekanan Tinggi Rombang, Joshua Renaldo; Sangian, Hanny Frans; Pasau, Guntur; Lametige, Jil Astriko
Jurnal MIPA Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jmuo.9.2.2020.28925

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan studi bahan bakar campuran, etanol, diesel, dan biodiesel yang terbuat dari minyak kelapa sawit dan kelapa. Penelitian ini dilakukan untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dan pencemeran yang dihasilkannya. Biodiesel dibuat dengan menggunakan metode konvensional dan transesterifikasi subkritis dekat isokorik. Setelah disiapkan, biodiesel, diesel, dan etanol 96% dicampur. Sampel dianalisis menggunakan metode ASTM.  Sampel 1b yang terdiri dari 69 % biodiesel memiliki  densitas 0.886 , viskositas 5,182 , titik api 66 , titik tuang 6 . Sampel 2b yang mengandung 60 % biodiesel memiliki densitas 0,865 , viskositas 4,271 , titik api 65 , titik tuang 3 . Sampel 3b yang mengandung 72 % biodiesel memiliki densitas 0,878 , viskositas 5,350 , titik api 70 , titik tuang 0 . Sampel 4b yang terdiri atas 54 % biodiesel memiliki densitas 0,859 , viskositas 4,289 , titik api 56 , titik tuang 3 . Berdasarkan peraturan Pemerintah Indonesia tentang spesifikasi bahan bakar diesel, sampel 2b adalah campuran terbaik, sedangkan sampel 3b yang tidak sesuai dengan spesifikasi.The purpose of this study is to conduct a study of blended fuels, ethanol, diesel, and biodiesel prepared from palm and coconut oils. This research was conducted to reduce the usage of fossil fuels and its resulting pollution. Biodiesel was prepared using conventional method and near isochoric subcritical transesterification. After prepared, biodiesel, diesel, and 96% ethanol were mixed. The sample was analyzed using the ASTM method. Sample 1b which contains 69 % biodiesel has density 0.886 , viscosity 5.182 , flash point 66 , pour point 6 . Sample 2b containing 60 % biodiesel has density 0.865 , viscosity 4.271 , flash point 65 , pour point 3 . Sample 3b consisting 72 % biodiesel has density 0.878 , viscosity 5.350 , flash point 70 , pour point 0 . Sample 4b that contains 54 % biodiesel has density 0.859 , viscosity 4.289 , flash point 56 , pour point 3 . Based on the regulation of the Indonesia Government about diesel fuel specification, sample 2b is the best blends, while sample 3b is the least one. 
Pengaruh Angin Dan Kelembapan Atmosfer Lapisan Atas Terhadap Lapisan Permukaan Di Manado Mufti, Farid; ., As'ari
Jurnal MIPA Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.3.1.2014.3909

Abstract

Penelitian ini mengkaji lebih dalam kondisi angin dan kelembapan udara pada saat musim hujan dan musim kemarau di Manado dengan menggunakan data di lapisan permukaan dan data udara atas dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado. Tujuan utama dari penelitian ini adalah mendapatkan hubungan antara kondisi angin dan kelembapan lapisan atas terhadap lapisan permukaan, sehingga dapat memprakirakan kondisi angin dan kelembapan lapisan permukaan dengan berdasarkan keadaan lapisan atas. Metode yang digunakan adalah mengkomponenkan angin dalam arah utara-selatan dan timur-barat, selanjutnya mencari keterkaitan dengan menggunakan teknik korelasi. Hasil penelitian ini menunjukkan pada saat musim hujan angin pada lapisan 1500 m dan angin di lapisan permukaan memiliki arah yang sama dan saling menguatkan untuk komponen timur-barat (zonal) dengan koefisien korelasi r=0,56, sedangkan pada saat musim kemarau angin pada lapisan 1500 m dan angin di lapisan permukaan memiliki arah yang sama dan saling menguatkan untuk komponen utara-selatan (meridional) dengan koefisien korelasi r=0,45. Keterkaitan yang cukup kuat antara angin dengan kelembapan terjadi pada komponen V (meridional) yaitu, pada saat musim hujan, semakin besar kecepatan angin komponen negatif (utara) semakin besar pula kelembapan udara di lapisan permukaan, dengan koefisien korelasi benilai positif r=0.40. Pada saat musim kemarau, semakin besar kecepatan angin komponen positif (selatan) semakin kecil kelembapan udara di lapisan permukaan, dengan koefisien korelasi bernilai negatif r=— 0,48.This study examined the wind and humidity condition in the rainy season and dry season in Manado by using the data in surface layer and upper air data from the Sam Ratulangi Meteorological Station. The primary objective of this study was to find the relationship between wind condition and upper layer humidity to surface layer, using correlation technique, in order to predict wind condition and humidity of the surface layer based on the condition of the upper layer. The results showed that, during the rainy season, the wind at layer 1500 m and surface layer had the same direction and mutually reinforced for the east-west component (zonal) with correlation coefficient r=0.56, whereas during the dry season, wind at layer 1500 m and at surface layer had the same direction and mutually reinforced for the north-south component (meridional) with correlation coefficient r=0.45. A relationship between wind and humidity was found at V component (meridional), which was, at rainy season, the higher the wind speed of negative component (north) the higher the humidity at surface layer with positive correlation coefficient r=0.40. At dry season, the higher the wind speed of positive component (south), the lower the humidity at the surface layer, with negative correlation coefficient r=—0.48.
Uji Kandungan Klorofil Daun Tanaman Cabai Merah (Capsicum annumL.) Melalui Pemanfaatan Beberapa Pupuk Organik Cair Posumah, Dany
Jurnal MIPA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.6.2.2017.17963

Abstract

Cabai (Capsicum annum L.) merupakan tanaman sayuran yang selalu dikonsumsi hampir setiap hari karena merupakan bumbu penyedap  makanan dan mengandung banyak gizi yang diperlukan untuk kesehatan. Banyaknya jenis pupuk organik yang beredar dan ditawarkan untuk petani, sering membingungkan jenis mana yang sebaiknya digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan beberapa pupuk organik cair terhadap  kandungan Klorofil tanaman cabai merah. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan dan untuk analisis klorofil di laboratorium Biofarmaka Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Manado. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dimana terdapat 4 faktor perlakuan yaitu pupuk DiGrow, PSBN, Groumor, dan Kontrol (tanpa perlakuan) pada 4 kelompok percobaan. Uji hipotesis  menggunakan  Anova One Way pada taraf signifikansi 5% dilanjutkan dengan uji Duncan untuk melihat perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan  jenis pupuk berpengaruh nyata terhadap   klorofil-b dan klorofil-total daun sedangkan perlakuan kelompok tidak berpengaruh nyata. Kandungan klorofil daun tertinggi pada perlakuan dengan menggunakan pupuk organik PSBN diikuti DiGrow. Penggunaan pupuk organik cair sangat bermanfaat dalam budidaya tanaman cabaiChili pepper (Capsicum annum L.) is a vegetable that is always consumed almost every day because it was a seasoning food and contain many nutrients which is good for health. There are many types of organic fertilizer that circulating and offered to farmers, are very confusing which type should be used. The aims of this research is to know the utilization of some fertilizersorganic liquid to Chili pepper’s chlorophyll. Research were held  in the experimental garden and for the analysis of chlorophyll in the Bio-Pharmacylaboratory of  Manado state University. The research is using random design group where there are four factors of fertilizersorganic liquid that is; DiGrow, PSBN, Groumor, and control (no treatment) on four  group experiment. Hypothesis testing  using Anova One   Way at 5% significance levelfollowed by Duncan test to see the differences of treatments. The results showed that the treatment type of fertilizer has real effect to the total-chlorophyll and chlorophyll-b. While the Group's treatment has no effect.The highest  of chlorophyll content inusing by organic fertilizer PSBN and followed by DiGrow. The used of liquid organic fertilizer is very beneficial in chili cultivation. 
Kualitas Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) Presto pada Beberapa Hari Penyimpanan Lalompoh, Christiviany A.
Jurnal MIPA Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.4.1.2015.6906

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang kualitas ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) melalui proses presto pada beberapa hari penyimpanan. Ikan presto merupakan ikan yang direbus pada suhu dan tekanan tinggi sehingga menghasilkan ikan dengan duri yang lunak dan mudah untuk dikonsumsi. Pengolahan ikan dilakukan dengan menggunakan bumbu dan tanpa bumbu. Lama penyimpanan bergantung pada kerusakan ikan. Kualitas ikan yang diukur adalah kadar protein, kadar air, kadar malondialdehid (MDA), dan Total Plate Count (TPC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar protein ikan cakalang presto pada semua perlakuan, mengalami peningkatan setelah melalui proses presto. Kadar air dan nilai TPC pada semua perlakuan dan kadar MDA pada pemberian bumbu, belum melewati batas mutu, sedangkan kadar MDA ikan Cakalang presto tanpa pemberian bumbu, sudah melewati batas mutu yang ada.Studies about the quality of Cakalang fish (Katsuwonus pelamis) through presto process on several days storage has been carried out. Presto fish is a fish boiled at high temperature and pressure to produces spines fish that soft and easily consumed. Fish processed by using seasoning and without seasoning. The storage time depends on the desstruction of fish. Fish quality that measured are protein content, water content, malondialdehid (MDA) content, and Total Plate Count (TPC). The results showed that the protein content of Cakalang presto of all treatmens increased through the presto process. Water content and TPC value of all treatments and MDA content of seasoning treatment yet to pass the quality line, while MDA content of Cakalang presto without seasoning treatment has passed the existing quality line.
Analisis Pengaruh Siklon Tropis Terhadap Curah Hujan Di Sulawesi Utara Kawuwung, Wilhelmus Luky; Tongkukut, Seni H.J; -, Sutikno
Jurnal MIPA Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.8.1.2019.22904

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menganalisis pengaruh siklon tropis terhadap curah hujan di Sulawesi Utara. Pertumbuhan siklon tropis yang terjadi di Belahan Bumi Utara merupakan salah satu faktor yang mempunyai dampak cukup signifikan terhadap curah hujan di Sulawesi Utara karena letak geografisnya. Data dianalisis menggunakan metode analogi subjektif melalui interpretasi data model angin, citra satelit, tekanan udara, arah angin dan curah hujan. Hasil analisis menunjukkan siklon tropis yang terjadi di Sulawesi Utara Tahun 2017 berpengaruh terhadap intensitas curah hujan di Sulawesi Utara, sifat hujan yang terjadi dan dampak yang ditimbulkan masing - masing siklon terhadap curah hujan di Sulawesi Utara berbeda beda tergantung karakteristik siklon dan kondisi lingkungannya. Pada siklon Banyan, tahap dewasa hingga punah berpengaruh terhadap peningkatan curah hujan dengan  sifat hujan dominan di atas normal. Pada siklon Talim, tahap awal tumbuh berpengaruh menurunkan curah hujan dan tahap dewasa berpengaruh meningkatkan curah hujan dengan sifat hujan dominan di atas normal. Pada siklon Kai-Tak, tahap awal tumbuh dan berakhir berpengaruh menurunkan curah hujan dan tahap dewasa meningkatkan curah hujan dengan sifat hujan dominan normalThe research to analyze the impact at the tropical cyclones on rainfall in North Sulawesi has been done. The tropical cyclones growth  that occur in the Northern Hemisphere is one of the factors that has a significant effect on rainfall in North Sulawesi because of its geographical condition. The data were analyzed using subjective analogy method through interpretation of wind model, satellite imagery, air pressure, wind direction, and rainfall. The results show that the tropical cyclones in North Sulawesi in 2017 affect the rainfall in North Sulawesi. The characteristic of the rain and the impact of each cyclone on rainfall in North Sulawesi differs depending on the cyclone and its environmental conditions. For the Banyan cyclone, extinct adult cyclones affect on the increasing of the rainfall with the dominant rain above normal. In Talim cyclone, the initial rainfall grows affect on decreasing of rainfull and in adult growth, it affects to the   increasing rainfall with the dominant rain characteristic above normal. In Kai-Tak cyclones, the initial rain grows and ends affect to decreasing to rainfall and large rainfall increases with normal rain.
Performans Sapi Yang Diberi Panicum maximum Teramoniasi dan Suplementasi UGB Kaunang, C. L.; Sane, S.; Pudjihastuti, E.
Jurnal MIPA Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jmuo.8.3.2019.26191

Abstract

Pakan lokal berupa hijauan Panicum maximum (rumput Benggala) dan jerami jagung merupakan hijauan yang tersedia sepanjang tahun dalam jumlah yang cukup besar tetapi mempunyai kendala, yaitu rendahnya nilai nutrisi dan nilai biologisnya. Dengan teknologi amoniasi diharapkan pakan hijauan tersebut dapat meningkat kualitasnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari performans sapi yang diberi UGB, rumput Benggala dan jerami jagung yang teramoniasi. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Paniki I Manado, selama 3 bulan. Ternak yang digunakan terdiri dari 16 ekor sapi jantan lokal. Hijauan yang digunakan yaitu rumput Benggala dan jerami jagung. Pakan tambahan UGB diberikan secara konstan sebanyak 500 gr/ekor/hari dan air minum diberikan secara ad libitum. Ransum perlakuan yang diberikan : R0; R1; R2; R3. Variable yang diamati yaitu konsumsi bahan kering, pertambahan bobot badan harian dan status metabolis darah. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan RAK. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah perlakuan R3 memberikan performans yang optimal pada sapi yang diberi Panicum maximum (rumput Benggala) dan suplementasi UGBLocal feed in the form of forage Panicum maximum (Bengal grass) and corn straw is a forage that is available throughout the year in large enough quantities but has obstacles, namely the low nutritional value and biological value. With ammoniation technology, it is expected that the forage feed can improve its quality. The purpose of this study was to observe the performance of cows fed with UGBs, Bengal grass and ammoniated corn straw. This research was conducted in Paniki I Village Manado, for 3 months. The cattle used consisted of 16 local bulls. The enclosures used are 2 x 3 x 3m individual cages. Forages used are Bengal grass and corn straw. Additional UGB feed is constantly given as much as 500 gr / head / day and drinking water is given ad libitum. Ration of treatment given: R0; R1;R2. Variables observed were dry matter consumption, daily weight gain and blood metabolic status. The data obtained were analyzed using RCBD with 4 treatments and 4 replications. The conclusion obtained from this study is that R3 treatment provides optimal performance in cattle fed Panicum maximum (Bengal grass) and UGB supplementation
Pengembangan Array sensor Suhu dan Sistem Akusisi Data Berbasis Mikrokontroler untuk Pengukuran Suhu Bawah Permukaan Suoth, Verna Albert; Santoso, Didik R.; Maryanto, Sukir
Jurnal MIPA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.2.1.2013.1038

Abstract

Dalam penelitian ini dikembangkan sebuah sistem akusisi data untuk survei panas bumi. Untuk menghasilkan sistem instrumentasi yang mampu mengukur dan memonitor distribusi suhu bawah permukaan diperlukan sistem akusisi data yang murah dan efesien. Sistem dibangun berbasis jaringan sistem terdistribusi dengan topologi field-bus, menggunakan arsitektur single-master multi-slave. Master merupakan unit pengendali, dibangun berbasiskan sebuah PC yang dilengkapi dengan antarmuka RS-485. Slave merupakan unit sensing, tiap-tiap unit slave dibangun dengan mengintegrasikan sistem array sensor LM35 dengan sistem akuisisi data berbasis mikrokontroler menggunakan AVR ATmega8. Pengolahan data dari hasil pengukuran suhu ini menggunakan satu set komputer dengan perangkat lunak microsoft excel 2010 untuk menghasilkan grafik pada titik pengukuran. Hasil implementasi dari monitoring suhu ini akan mengambarkan distribusi suhu bawah permukaan tanah.A data acquisition system for geothermal survey was developed in this research. Cheap and efficient data acquisition system was required to produce the instrumentation system which was capable to measure and monitor the distribution of subsurface temperature. The system consists of field-bus topology, using single-master multi-slave architecture. Master is a control unit built based on a PC equipped with RS-485 interface. Slave is a sensing unit; each slave is built by integrating array sensor LM35 within AVR ATmega8a microcontroller-based data acquisition system. Measurement techniques included sounding and mapping system by placing four slaves planted in the depth of 2.5 m. Processing of data obtained from temperature measurements was performed using Microsoft Excel 2010 to produce graphics at point of measurement. The results of temperature monitoring will described the distribution of subsurface temperature.
Investigasi Bidang Gelincir Tanah Longsor Menggunakan Metode Geolistrik Konfigurasi Dipol-dipol Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Alam di Kabupaten Minahasa _, as'ari; Tongkukut, Seni H.J; Tamuntuan, Gerald H.
Jurnal MIPA Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.7.2.2018.21513

Abstract

Kondisi geografis Kabupaten Minahasa merupakan pegunungan dan perbukitan, jalan utama sebagai sarana akses transportasi yang menghubungan daerah bagian selatan dengan ibukota Provinsi Manado berada di lereng-lereng pegunungan ini. Telah terjadi longsor di beberapa tempat dan menutupi jalan utama. Salah satu faktor penyebab longsoran yang sangat berpengaruh adalah bidang gelincir atau bidang geser.  Guna mengantisipasi terjadinya bencana tanah longsor maka sangat penting untuk dilakukan eksplorasi geolistrik untuk inventarisasi data dan informasi potensi terjadinya bencana tanah longsor. Telah dilakukan eksplorasi untuk mengetahui potensi tanah longsor dengan menginvestigasi keberadaan bidang gelincir di Jalan Manado Tomohon. Eksplorasi menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi dipol-dipol. Pengukuran dilakukan menggunakan resistivitymeter MAE X612 EM pada 4 lintasan, lintasan 1-4 menggunakan 24 elektroda dan spasi 10 m dengan panjang lintasan 240 m. Data pengukuran diolah menggunakan software RES2DINV, hasil pengolahan berupa tampang lintang resistivitas 2 dimensi. Bidang gelincir diidentifikasi dengan resistivitas (30 - 215) Ωm, yang merupakan lapisan lempung pasiran. Bidang gelincir ditemukan pada semua lintasan, pada lintasan 1, 3 dan 4 terdapat 2 lapisan dengan kedalaman sampai 23 m. Lintasan 2 bidang gelincir teridentifikasi tersebar pada 3 lokasi dengan kedalaman mencapai 20 m.The geographical conditions of Minahasa Regency are mountains and hills, the main road as a means of transportation access that connects the southern region with the capital of Manado Province on these mountain slopes. Landslides have occurred in several places and covered the main road. One of the most influential factors for landslides is the slip surface or shear surface. To anticipate landslides, it is very important to explore geoelectricity for an inventory of data and information on potential landslides. Exploration has been carried out to determine the potential of landslides by investigating the existence of slip surface on Jalan Manado Tomohon. Exploration using geoelectric resistivity method dipole-dipole configuration. Measurements were made using MAE X612 EM resistivitymeter on 4 lines, line 1-4 using 24 electrodes and 10 m spacing with 240 m line length. Measurement data is processed using RES2DINV software, the results of processing are 2-dimensional resistivity crossection. The slip surface is identified by resistivity (30 - 215) Ωm, which is a layer of sandy clay. The slip surface is found on all lines, on lines 1, 3 and 4 there are 2 layers with a depth of up to 23 m. Slip surface at line 2 are identified spreading over 3 locations with depths reaching 20 m.