cover
Contact Name
Mia Dwianna
Contact Email
mia.dwiana@untirta.ac.id
Phone
+6287832743759
Journal Mail Official
jurnalrisetkomunikasi@untirta.ac.id
Editorial Address
Program studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Jl. Raya Palka Km 3 Sindangsari, Pabuaran, Kab. Serang Provinsi Banten.
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
JRK (Jurnal Riset Komunikasi)
ISSN : -     EISSN : 26864754     DOI : DOI: http://dx.doi.org/10.62870/jrk
Jurnal Riset Komunikasi aims to encourage research in communication studies. Focus and scopes within the journal include but not limited to: 1. Media anda Text Analysis 2. Cross-cultural Communication 3. Enviromental Communication 4. Health Communication 5. Organizational Communication 6. Political Communication 7. Gender Studies
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2018)" : 6 Documents clear
PERILAKU KOMUNIKASI MAHASISWI MUSLIM BERCADAR DI UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA Rahmi Winangsih; Darwis Sagita
Jurnal Riset Komunikasi Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jrk.v9i2.6001

Abstract

Dalam observasi awal yang peneliti lakukan, masyarakat cenderung memiliki pandangan bahwa perempuan bercadar cenderung tertutup dengan lingkungan sekitar, kecuali dengan komunitasnya. Berbagai macam argumen dikeluarkan untuk mendukung dan berbagai kontroversi pandangan tentang hijab pun banyak dilontarkan. Para muslimah yang mengenakan acadar berani mempertahankan pendapatnya tidak takut dan gentar melawan perbedaan pendapat dimana mereka hidup dikalangan yang minim menggunakan cadar seperti kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Dapat terlihat secara langsung bahwa secara dominan mahasiswi yang menggunakan hijab di kampus ini tidak menggunakan cadar. Hal ini menarik untuk dicermati lebih jauh, maka peneliti melakukan dan memfokuskan penelitian pada cara perilaku komunikasi mahasiswi muslim bercadar yang berada di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan dituliskan secara deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data mewawancarai tiga orang mahasiswi bercadar (narasumber utama), seorang dosen Pendidikan Agama Islam (narasumber pendukung) dan seorang aktivis mahasiswa muslim (narasumber pendukung). Hasil penelitian ini adalah pada konsep diri narasumber tidak cukup bisa menjelaskan rujukan Al-Qur’an atau Hadist yang digunakan sebagai dasar hukum bercadar. Sementara itu, faktor kelompok rujukan seperti halnya kelompok pengajian yang diikuti pun tidak banyak dalam penentuan keputusan menggunakan cadar. Pengalaman kurang menyenangkan seperti diganggu atau digoda oleh lawan jenis yang bukan muhrim menjadi factor pendorong narasumber mengenakan cadar. Perilaku komunikasi dalam bentuk verbal yang terjadi pada komunikasi mahasiswa muslim bercadar tidak mengalami gangguan berarti. Hal ini terkonfirmasi oleh lingkungan sekitar, seperti pihak dosen pada Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) maupun teman – teman kuliah narasumber dalam komunikasi formal dan informal. Kata Kunci: Perilaku Komunikasi, Mahasiswi Muslim, Cadar
KOMPARASI PERILAKU KOMUNIKASI MAHASISWA KEPADA DOSEN SEBELUM DAN SESUDAH KEMUNCULAN ANDROID MELALUI APLIKASI PESAN TEKS DALAM KEPENTINGAN AKADEMIK (Studi Komparatif Pada Mahasiswa Sebelum dan Sesudah Kemunculan Android Pada Jurusan Ilmu Komunikasi) Ari Pandu Witantra; Darwis Sagita
Jurnal Riset Komunikasi Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jrk.v9i2.5996

Abstract

Perilaku komunikasi mahasiswa kepada dosen melalui aplikasi pesan teks menjadi sorotan di dunia akademik saat ini. Android dianggap sebagai pemicu kompleksitas persoalan berkenaan dengan perilaku komunikasi mahasiswa . Data observasi awal penelitian menunjukan bahwa sebelum kemunculan android, menghubungi dosen melalui aplikasi pesan teks adalah hal yang tabu dan dianggap sebagai suatu sikap yang tidak sopan. Di era setelah kemunculan android, menghubungi dosen melalui aplikasi pesan teks dalam urusan akademik dianggap sebagai hal yang lumrah untuk dilakukan. Untuk mendalami perbedaan antara kedua perilaku komunikasi pada era tersebut, maka Penelitian ini dalam pencarian datanya menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD). Ada pun FGD yang dilakukan terbagi atas dua kelompok, yaitu kelompok mahasiswa Ilmu Komunikasi saat ini dan mahasiswa Ilmu Komunikasi sebelum memasuki era android. Untuk mengkaji perilaku komunikasinya, peneliti menggunakan konsep unsur perilaku komunikasi khusus yang terdiri atas; sikap awal, informasi, norma-norma moral, dan logika. Hasil penelitian ini diantaranya adalah Mahasiswa di era sebelum kemunculan android belum banyak melakukan komunikasi kepada dosen melalui aplikasi pesan teks. Menghubungi dosen melalui aplikasi pesan teks adalah hal yang tabu dan dianggap sebagai suatu sikap yang tidak sopan. Di era setelah kemunculan android, menghubungi dosen melalui aplikasi pesan teks dalam urusan akademik menjadi sebuah kebutuhan sendiri bagi mahasiswa. Perbedaan perilaku komunikasi yang terjadi adalah dari segi pesan terutama bahasa dan format pesan itu sendiri. Sikap awal, informasi, dan norma-norma moral banyak memberikan pengaruh terhadap cara, bahasa, dan perubahan bagi mahasiswa menghubungi dosen melalui aplikasi pesan teks sesudah kemunculan android. Kata kunci : Perilaku Komunikasi, Mahasiswa, Pesan Teks Android
PERSPEKTIF LITERASI MEDIA OLEH MAHASISWA TENTANG BERITA HOAKS DI PILKADA KOTA SERANG Andin Nesia; Puspita Asri Praceka
Jurnal Riset Komunikasi Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jrk.v9i2.5997

Abstract

Kegiatan bermedia mahasiswa menjadi menarik untuk diperhatikan dalam konteks politik, terlebih ketika mahasiswa memiliki hak politik dalam kegiatan politik tertentu, seperti Pemilihan Umum (Pemilu). Media seolah menjadi kawan dekat bagi masyarakat, kemudian ditambah lagi dengan munculnya salah satu hasil pengembangan teknologi yaitu internet. Internet sendiri kemudian menjelma menjadi media yang digunakan oleh masyarakat untuk mendapatkan informasi. Sumber media yang dijadikan rujukan oleh mahasiswa adalah media massa dan media sosial. Dengan keberagaman media dan pesan atau berita yang disajikan, menjadi menarik bagi peneliti untuk menganalisis tentang literasi media oleh mahasiswa pada masa sosialisasi bakal calon kepala daerah terkait berita hoaks pada media tersebut, yang mana pada penelitian ini adalah pemilihan Kepala Daerah Kota Serang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yang utama melalui Focus Group Discussion (FGD). Adapun teori yang digunakan adalah teori Atribusi, untuk memberikan gambaran yang menarik mengenai literasi media oleh mahasiswa. Kata Kunci: Literasi Media, Berita Hoaks, Pilkada.
ANALISIS BERITA TOKOH DAN PARTAI POLITIK ISLAM PADA ISU PEMILIHAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN 2019 Darwis Sagita; Puspita Asri Praceka
Jurnal Riset Komunikasi Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jrk.v9i2.5998

Abstract

Mengingat bahwa Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden adalah momen politik nasional, maka geliat pemberitaan sudah dimulai dengan analisis atau manuver politik berbagai kalangan yang membahas tentang Calon Presiden dan Wakil Presiden. Pun termasuk di dalamnya tentang elemen tertentu yang coba dihubungkan dengan isu tersebut, seperti halnya tokoh dan Partai Islam. Peneliti mengamati bagaimana berita media massa (dalam hal ini media online) memberitakan Tokoh dan Partai Politik Islam pada isu pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2019. Populasi atau objek dalam penelitian ini ádalah pemberitaan mengenai partai politik islam pada isu pemilihan presiden dan wakil presiden RI 2019 dengan priode terbit yang dibatasi pada tanggal 1 Mei – 30 Juni 2018 pada media online Mediaindonesia.com, Republika.co.id dan Kompas.com. Penelitian ini menggunakan analisis isi, dengan pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa semua media online yang diteliti (republika.co.id, kompas.com dan mediaindonesia.com) memberikan perhatian paling banyak terhadap Ustadz Abdul Somad terkait isu tokoh Islam dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019. Dimana republika.co.id memberitakan dengan nada paling positif. Sedangkan terkait partai politik islam paling banyak diberitakan adalah PKS di semua media, hanya saja pada republika.co.id paling positif dan pada mediaindonesia.com paling negatif. Sementara kemunculan positif lainnya adalah pada PKB di mediaindonesia.com media. Kata kunci: berita pemilihan presiden, tokoh dan partai islam
KOMUNIKASI PENGURANGAN RISIKO BENCANA BANJIR DI KABUPATEN SERANG Lusiana Laras Kristanti; Nurprapti Wahyu; Ail Muldi
Jurnal Riset Komunikasi Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jrk.v9i2.6000

Abstract

Indonesia belakangan ini terus dihebohkan dengan segelintir peristiwa bencana alam yang melanda. Kondisi geografis menyebabkan Indonesia memiliki potensi terjadinya bencana alam yang tinggi. 29 dari 100% kejadian bencana tiap tahunnya merupakan bencana banjir. Deru banjir memang tidak bisa dihindari ataupun dicegah kedatangannya. Oleh sebab itu, manusia hanya dapat bertindak mengurangi risiko akibat banjir mulai dari korban iwa hingga kerugian akibat banjir, dengan melakukan kegiatan preventif. Komunikasi mendukung tercapainya pengurangan risiko bencana banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktor, analisis situasi, perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi komunikasi pengurangan risiko bencana banjir di Kabupaten Serang Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses komunikasi pengurangan risiko bencana banjir dilakukan dalam empat dimensi komunikasi, yaitu penemuan fakta komunikasi yang dilakukan melalui proses survei. Selanjutnya, perencanaan komunikasi dilakukan dengan mengusulkan program kerja yang kemudian dimuat dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran. Berikutnya, pelaksanaan komunikasi dilakukan dengan komunikasi tatap muka dengan media pendukung berupa media cetak brosur dan pamflet, serta brosur dan banner, juga media online website BPBD Kabupaten Serang. Terakhir, evaluasi dilakukan dalam rapat dan peninjauan kembali daerah tempat pelaksanaan program kerja. BPBD Kabupaten Serang sebagai aktor utama penyelenggara, menjalankan komunikasi bersama aktor komunikasi lainnya yaitu, pengurus media massa, korporasi industri, serta masyarakat. Kata kunci: Komunikasi Risiko, Komunikasi Bencana, Banjir, Pengurangan Risiko Bencana, BPBD Kabupaten Serang.
KATARSIS REMAJA EKSTROVERT DAN INTROVERT PADA MEDIA GRAFFITI Adi Anggoro; Nina Yuliana; Husnan Nurjuman
Jurnal Riset Komunikasi Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jrk.v9i2.5994

Abstract

Graffiti yang merupakan bagian dari seni rupa ini merupakan seni yang mengkombinasikan komposisi seperti garis, bentuk, volume serta warna yang digunakan untuk menuliskan sebuah kalimat – kalimat tertentu pada sebuah dinding. Alat yang digunakan biasanya berupa pilok atau cat semprot kaleng. Saat ini graffiti sudah mengalami pergeseran makna. Dalam hal ini katarsis merupakan sebuah penyaluran emosi yang terpendam dari hati yang harus dikeluarkan oleh writer graffiti ekstrovert dan introvert untuk mendapatkan kepuasan pribadi. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menjelaskan katarsis atau penyaluran emosi pada remaja ekstrovert dan introvert melalui media graffiti. Penulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan menggunakan paradigma konstruktivisme. Metode pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, serta metode dokumenter. Penulis menggunakan dua teori yang relevan yakni teori aktivitas dan komunikasi visual dalam menganalisis fenomena yang diteliti. Hasil penulisan ini adalah para writer graffiti ekstrovert dan introvert menyalurkan emosi mereka dalam karya graffiti digunakan untuk mendapatkan kepuasan pribadi. Namun terdapat perbedaan dari kadar penyalurannya tersebut yang dilatarbelakangi oleh kepribadiannya. Ditinjau melalui tempat, bentuk idealisme, warna, tema, pesan, ekspresi komunikasi visual, media promosi, motif, mood, hambatan serta respon dalam graffiti. Namun, para writer hanya membuat karya graffiti sebagai kepuasan pribadi saja oleh karena itu penulis menyarankan untuk para writer graffiti ekstrovert dan introvert untuk membuat karya graffiti berbentuk kritik sosial agar masyarakat bisa memahami arti dari graffiti yang sesungguhnya. Kata kunci: Katarsis, Graffiti, Ekstrovert dan Introvert, Teori Aktivitas dan Teori Komunikasi Visual.

Page 1 of 1 | Total Record : 6