cover
Contact Name
Muhammad `Ainul Yaqin
Contact Email
ayaqin28@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalalqodiri@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
ISSN : 22524371     EISSN : 25988735     DOI : -
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qodiri Jember. Jurnal ini memuat kajian-kajian pendidikan, Sosial dan Keagamaan. Terbit dua kali dalam setahun pada bulan April dan Agustus. Redaksi mengundang para akademisi, dosen, maupun peneliti untuk berkontribusi memasukkan artikel ilmiahnya yang belum pernah diterbitkan oleh jurnal lain. Naskah diketik dengan spasi 1,5 cm pada kertas ukuran A4 dengan panjang tulisan antara 20-25 halaman, 7000-9000 kata. Naskah yang masuk dievaluasi oleh dewan redaksi dan mitra bestari.
Arjuna Subject : -
Articles 516 Documents
Permintaan Penggantian Atas Dasar Subrogasi oleh PT. A Sebagai Penanggung Kepada PT. P Sebagai Pengangkut Sekaligus Pemilik Kapal Putra, Rhezar Adinanda
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 17 No. 2 (2019): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.643 KB)

Abstract

Abstract – The purpose of the study is as a graduation requirement to earn a Bachelor Degree in Law of the Faculty of Law in University of Surabaya. The practical purpose of the thesis is to understand if PT. A as an insurer was entitled to get compensation from PT. P as a carrier and ship owner based on subrogation, eventhough PT. P was supposed to be free from any claims pursuant to transportation agreement between PT. P and HS. After that, an accident occurred because of force majeure. HS did not ask PT. P for compensation, instead HS filed insurance claims to PT. A as an insurer based on insurance agreement between them. After that, PT. A paid compensation to HS and received a letter of subrogation from HS. Based on that letter of subrogation, PT. A asked compensation to PT. P, eventhough PT. P was supposed to be free from any claims from accident caused by forced majeure pursuant to transportation agreement between PT. P and HS. Keywords: Insurance Agreement, Compensation, Transportation Agreement, Subrogation
Perbandingan Hukum Perseroan Terbatas di Indonesia Dengan Inggris Hartono, Gunawan
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 17 No. 2 (2019): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.691 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis terkait perbandingan hukum Perseroan Terbatas di Indonesia sebagaimana di atur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas dengan Negara Inggris sebagaimana diatur didalam Companies Act 2006. Ada 5 point yang bisa di kaji dari aturan-aturan yang ada di 2 negara tersebut berkaitan dengan Perseroan Terbatas, yaitu : Pendirian Perseroan Terbatas, Akta Pendirian Perseroan Terbatas, Organ Perseroan Terbatas, Pengesahan Perseroan Terbatas dan Pembubaran Perseroan Terbatas. Hal tersebut merupakan Sebagai perbaikan regulasi Perseroan Terbatas di Indonesia dimasa yang akan datang dengan mengacu terhadap regulasi negara Inggris. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif, yaitu penelitian yang mengutamakan penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan perundang-undangan (statute approach). Kata Kunci : Perbandingan Perseroan Terbatas Indonesia, Inggris
Tradisi Haflah Tilawah Al-Qur’an Pada Masyarakat Tambe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima: Perspektif Pendidikan Islam Adistian, Adistian; Abubakar, Achmad; Yaumi, Muhammad
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 17 No. 2 (2019): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.055 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini membahas mengenai” Tradisi Haflah Tilawah al-Qur’an pada Masyarakat Tambe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima; Perspektif Pendidikan Islam” dengan fokus permasalahan : Pertama, Bagaimana gambaran tradisi haflah al-Qur’an pada masyarakat Tambe di Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Kedua, Bagaimana nilai Pendidikan Islam dalam tradisi haflah tilawah al-Qur’an pada masyarakat Tambe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Ketiga, Bagaimana paradigama masyarakat terhadap tradisi haflah al-Qur’an pada masyarakat Tambe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, yang bersifat fenomologis dengan menggunakan multidispliner diantaranya dengan pendekatan paedagogis, psikologis, dan teologi normatif. Berbagai pendekatan tersebut berkemampuan menjelaskan kondisi tradisi haflah tilawah al-Qur’an pada masyarakat Tambe, mulai dari proses, pemaknaan, nilai pendidikan hingga paradigma masyarakat tentang tradisi haflah tilawah al-Qur’an. Hasil penelitian menyatakan bahwa realitas tradisi haflah tilawah al-Qur’an pada masyarakat Tambe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, khususnya yang terkait dengan haflah tilawah al-Qur’an berjalan dengan baik dan lancar, tetapi belum mampu diterapkan dan dilaksanakan secara maksimal. Adapun gambaran pemaknaan tradisi dapat dilihat dari dua aspek, yakni makna haflah bagi qori’ dan qori’ah. kedua, makna haflah bagi pemandu acara. Kemudian nilai pendidikan Islam pada masyarakat Tambe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, dapat dilihat dari aspek karakter/akhlak,tanggung jawab masyarakat dalam menjalankan tugas yang diamanahkan kepadanya, sudah mampu diterapkan dengan baik, namun jika dilihat dari aspek kepeduliaan sosialnya terhadap remaja hingga dewasa, masih perlu melakukan pembinaan secara massif dan intens karena masih banyak masyarakat (remaja hingga dewasa) yang memiliki tingkat kepeduliaan sosial masyarakat yang rendah. Implikasi dari penelitian ini adalah berbagai bentuk kegiatan haflah tilawah al-Qur’an yang memberikan dampak positif tehadap nilai-nilai pendidikan Islam yang telah dilakukan oleh masyarakat terkhususnya masyarakat Tambe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima hendaklah ditingkatkan dengan berbagai kreatif dan pengembangan yang mampu memberikan dan menunjang nilai-nilai pendidikan Islam pada masyarakat Tambe. Evaluasi perlu dilakukan guna mendapatkan masukan tentang berbagai bentuk kegiatan haflah al-Qur’an pada masyarakat Tambe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Evaluasi tersebut, baik dari Pemerintah, Orang tua maupun masyarakat, guna untuk memperbaiki masyarakat yang diharapkan menjadi penerus dari orang-orang sebelumnya. Bentuk evaluasi tersebut; berupa perhatiaan, pembinaan , serta Kontrol terhadap kegiatan yang mentradisi tentang nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung di dalamnya. Pendidikan perlu perlu inovasi dengan semakin menggali potensi-potensi sumber daya pendidikan guna pembinaan yang berkelanjutan. Paradigma masyarakat terhadap haflah tilawah al-Qur’an pada masyarakat Tambe perlu ditingkatkan dalam pembinaan yang massif dan intens, terutama pada Taman Pendidikan al-Qur’an maupun pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh Pemerintah setempat, guna penyebutan dan kefasihan serta kelancaran dalam penyebutan huruf sesuai dengan kaidah tajwid dan lagu tilawahpun terstruktur dengan baik karena dengan latihan yang massif dan rutin. Kata Kunci: Haflah tilawah, Nilai Pendidikan Islam dan al-Qur’an.
Menerapkan Gerakan Islam Moderat Sebagai Pengikis Fundamentalis Dan Liberalis Dalam Mengawal Karakteristik Islam Di Indonesia Asmad, Asmad
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 1 (2019): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.861 KB)

Abstract

ABSTRAK Islam di Indonesia sesungguhnya hanya satu, tetapi penampilannya bisa bermacam-macam dan mencerminkan karakter-karakter tertentu. Islam Indonesia adalah Islam yang satu itu, hanya telah dikemas secara kreatif yang dipadu dengan tradisi-tradisi sehingga menunjukkan daya kreatifitas, seperti adanya peringatan maulid Nabi, halal bihalal, ketupat, beduk, tahlilan, yasinan, istighasah, manaqib, tawasul, pembacaan Dhiba’ dan lain-lain. Islam di Indonesia merupakan ajaran Islam yang bertoleran. Jenis penelitian adalah penelitian lapangan (field research), bila dilihat dari jenis data adalah penelitian kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan penelusuran berbagai literatur atau referensi. Penelitian ini menggunakan panduan observasi, pedoman wawancara dan data dokumentasi sebagai Instrumen Penelitian. Adapun hasil penelitian ini adalah Islam Indonesia adalah Islam yang dikemas secara kreatif yang dipadu dengan tradisi-tradisi sehingga menunjukkan daya kreatifitas. Sebagai kalangan fundamentalis dianggap kebablasan dalam bertindak, maka kalangan Islam liberal dianggap kebablasan dalam menyampaikan pandangan sehingga diyakini menabrak ketentuan-ketentuan ajaran Islam yang selama ini dipahami masyarakat Muslim secara luas. Key Words : Islam Moderat, Fundamentalis, Liberalis, Karakter Islam.
Akibat Hukum Perjanjian Fidusia Bawah Tangan Bagi Masyarakat Yang Menunggak Pembayaran Cicilan Hutang Kendaraan Handojo, Victor Cahyadi; Suardi, Drajat Muhamat; Naufal Maulana, Muhammad Rakha Manna; Arrilia, Della
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 17 No. 2 (2019): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.031 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perlindungan hukum bagi para debitur yang menunggak pembayaran cicilan hutang kendaraan yang seketika itupula dilakukan penarikan terhadap unit kendaraan yang menjadi jaminan kredit oleh perusahaan pembiayaan dan perlindungan hukum bagi kreditur untuk mengeksekusi objek jaminan fidusia secara langsung bilamana debitur wanprestasi. Dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif, disimpulkan: perusahaan pembiayaan yang tidak mendaftarkan perjanjian jaminan fidusia, maka perusahaan pembiayaan tersebut tidak dilindungi hak-haknya oleh UU Fidusia. Ini berarti perusahaan pembiayaan tersebut tidak memiliki hak untuk didahulukan daripada kreditur-kreditur lain untuk mendapatkan pelunasan utang debitur dari benda yang dijadikan jaminan fidusia tersebut sebagaimana ditentukan dalam Pasal 27 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 42 tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia. Kata Kunci: Akta Notaris, Fidusia, Kredit.
Masyarakat Dan Tindakan RS Yang Merayu RH Sebagai Pasien Non-Medis Agar Meminjamkan Uang Dan Menjanjikan Pelunasan Atas Hutang RS Ditinjau Dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Thesman, Widya
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 1 (2019): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.186 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan Praktis dari penulisan artikel ini untuk dapat mengetahui Apakah masyarakat yang yang berada di RS dan merayu RH sebagai pasien Non-medis agar meminjamkan uang dan menjanjikan pelunasan atas hutang RS dapat dikenakan pertanggungjawaban pidana berdasarkan Pasal 378 KUHP. RS melakukan suatu perbuatan yang sengaja dilakukan untuk merugikan RH dan keluarga dan maksud dari perbuatan tersebut adalah menguntungkan diri sendiri. Hasil dari perbuatannya itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadinya juga perbuatannya itu dilakukan secara melawan hukum. RS melakukan perbuatannya dengan menggunakan sarana tipu muslihat dan rangkaian kebohongan yaitu dengan cara RS meyakinkan dan membuat korban agar percaya kepadanya dan akhirnya setelah korban percaya, RS meminta korban untuk menyerahkan sesuatu barang dan korban tidak dapat menolak segala permintaan RS. RS mampu untuk bertanggung jawab atas perbuatan yang dilakukannya, perbuatan RS tidak dapat dikenakan alasan pemaaf maupun alasan pembenar karena dalam melakukan perbuatannya secara sadar dan perbuatan tersebut dilakukannya dengan sengaja, RS mengetahui bahwa korban dan keluarganya sangat membutuhkan pertolongan untuk mengobati penyakit non-medis yang di derita oleh korban, sehingga RS memanfaatkan hal tersebut untuk melakukan tindak pidana penipuan terhadap korban dan keluarga. Kata Kunci: Masyarakat, Penipuan dan Pertanggungjawaban Pidana.
Perspektif Hukum Islam Terhadap Istri Sebagai Pencari Nafkah Dalam Keluarga Halim, Abdul
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 15 No. 2 (2018): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.477 KB)

Abstract

Pernikahan adalah sunnah Rosulullah dan sunnah para Rosul kekasih Allah. Sunnah yang paling membawa kenikmatan dan sekaligus bertabur pahala dan kemuliaan, betapa indah dan bahagia sebuah pernikahan yang di bangun di atas pondasi keimanan, lebih dari itu agama Islam memandang pernikahan merupakan suatu perbuatan yang bernilai ibadah lebih-lebih ketika menunaikan hak dan kewajiban dalam suatu pernikahan. Akan tetapi meskipun hak dan kewajiban bagi suami dan istri telah ditegaskan dalam al-Qur’an dan hadits yang kemudian dikhususkan pembahasannya dalam fikih munakahat ternyata masih banyak sebuah keluarga yang tidak bisa menunaikan kewajibannya terutama masalah nafkah, sehingga banyak seorang ibu rumah tangga yang bekerja keluar daerah serta rela berpisah dengan keluarga hanya untuk membantu perekonomian rumah tangganya. Dari data yang kami dapat setelah di analisa bahwa di dalam hukum Islam (al-Qur’an) tidak ada pendeskriminasian antara laki-laki dan perempuan karena semua umat manusia di hadapan Allah semuanya sama bahkan di dalam literatur fiqh tidak ada larangan seorang istri bekerja keluar rumah asalkan bisa menjamin keselamatan dan keamanannya. Meskipun tidak ada larangan bagi seorang istri bekerja keluar rumah akan tetapi harus memperhatikan dan melaksanakan ketentuan yang sudah di tetapkan oleh Islam diantaranya: menutup aurat, tidak tabarruj, tidak memerdukan atau mendesahkan suara, menjaga pandangan, aman dari fitnah, dan yang lebih utama dan yang lebih penting adalah mendapatkan izin dari orang tua atau suaminya. Kata Kunci: Hukum Islam Terhadap Istri Sebagai Pencari Nafkah
Pasal 1131 BW Sebagai Norma Pengaturan Jaminan Umum Harfiati, Harfiati
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 1 (2019): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.27 KB)

Abstract

Abstrak – Bank sangat berperan penting dalam memenuhi kebutuhan hidup masyarakat pada era sekarang ini. Hubungan antara bank dengan masyarakat juga sangat erat kaitannya dan sangat membutuhkan satu dengan yang lainnya. Masyarakat dalam memenuhi kebutuhan usahanya juga memerlukan peranan bank, yaitu dalam bentuk melakukan pinjaman kredit. Bank selaku kreditor tentunya menginginkan adanya jaminan atas perjanjian kredit tersebut. Jaminan yang ada tanpa perlu diperjanjikan ini lahir karena ditentukan oleh Undang-Undang yang diatur dalam ketentuan Pasal 1131 BW. Apabila hanya mengandalkan jaminan umum saja, posisi bank selaku kreditor dirasa kurang aman dan kokoh maka lebih baik dan aman bagi bank apabila membuat perjanjian jaminan khusus oleh para pihak melalui suatu perjanjian atas dasar sepakat, agar ada suatu benda milik debitor yang dapat dijadikan sebagai obyek jaminan utang tersebut. Kata Kunci : Bank; Kredit; Jaminan Umum, Jaminan Khusus, Undang-Undang Perbankan.
Peralihan Hak Cipta Pada Masyarakat Umum Di Indonesia Secara Tertulis Atau Tanpa Akta Notaris Sakinah, Fitratus
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 1 (2019): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.119 KB)

Abstract

Hak atas suatu ciptaan terbit bukan karena pendaftaran melainkan sejak ide diwujudkan dalam suatu ciptaan. Ciptaan tidak harus didaftar menjadikan tidak adanya suatu kepastian hukum jika ciptaan tersebut dialihkan dan kemudian diketahui pendaftar beritikad tidak baik. Merujuk pada hal sebagaimana tersebut di atas tertarik membahas dalam jurnal dengan membahas masalah: Akibat hukum akta peralihan hak cipta yang dibuat di hadapan notaris jika terdapat pihak lain yang dapat membuktikan bahwa pendaftar beritikad tidak baik. Berdasarkan hasil pembahasan diperoleh suatu kesimpulan bahwa hak atas suatu ciptaan dapat dialihkan satu diantaranya dengan perjanjian. Perjanjian tersebut mempunyai kekuatan mengikat jika penghadap terutama pencipta bertindak jujur bahwa ciptaan yang dialihkan adalah asli dan khas. Akibat hukum akta peralihan hak cipta yang dibuat di hadapan notaris jika terdapat pihak lain yang dapat membuktikan bahwa pendaftar beritikad tidak baik, maka akta tersebut tidak mempunyai kekuatan hukum, karena dibuat tidak dipenuhinya syarat obyektif sahnya perjanjian. Kata Kunci: Peralihan hak cipta, itikad tidak baik, akta notaris.
Peran Notaris Dalam Pembuatan Perjanjian Lisensi Merek Di Indonesia Sitorus, Frisca Deviyanti
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 1 (2019): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.563 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif, yaitu penelitian yang mengutamakan penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan perundang-undangan (statute approach). Pendekatan perundang-undangan bertitik tolak pada Analisis Pendekatan perundang-undangan bertitik tolak pada Analisis Perjanjian Lisensi merek berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis yang dibuat dihadapan notaris yang mempunyai peran dalam pembuatan akta otentik sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 Tentang Jabatan Notaris yang mempunyai kekuatan sempurna di dalam pembuktian di pengadilan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif, yaitu penelitian yang mengutamakan penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan perundang-undangan (statute approach). Kata Kunci: Notaris, Perjanjian, Lisensi, Merek.

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 3 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan (In Progress) Vol. 23 No. 3 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan (In Progress) Vol. 23 No. 2 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 23 No. 1 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 22 No. 3 (2024): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 22 No. 2 (2024): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 22 No. 1 (2024): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 3 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 2 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 1 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 3 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 2 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 1 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 3 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 2 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 1 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 18 No. 3 (2020): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 18 No. 2 (2020): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 18 No. 1 (2020): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 17 No. 2 (2019): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 1 (2019): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 15 No. 2 (2018): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 14 No. 1 (2018): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 13 No. 2 (2017): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol 12 No 1 (2017): April Vol. 12 No. 1 (2017): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 11 No. 2 (2016): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 10 No. 1 (2016): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 9 No. 2 (2015): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 8 No. 1 (2015): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 7 No. 2 (2014): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 6 No. 1 (2014): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 5 No. 2 (2013): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 4 No. 1 (2013): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 3 No. 2 (2012): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 2 No. 1 (2012): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 1 No. 1 (2011): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan More Issue