cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Edukasi: Jurnal Pendidikan
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : 18298702     EISSN : 24071803     DOI : -
Core Subject : Education,
EDUKASI: Jurnal Pendidikan is a Research Scientific Journal published two times a year by LPPM IKIP PGRI Pontianak with p-ISSN 1829-8702 (print) and e-ISSN 2407-1803 (online). The article contains the results of research and other scientific literature related to education, learning, science, technology, socio-culture, and entrepreneurship, especially related to higher and basic Education in order to inspire and provide benefits for the wider community. it contains research results and basic scientific literature) according to the field of its scientific work.
Arjuna Subject : -
Articles 505 Documents
Pembinaan Tanggung Jawab Warga Negara dalam Memecahkan Masalah-Masalah Sosial melalui Pendidikan Kewarganegaraan Kemasyarakatan (Community Civics) Rohani Rohani
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 11, No 2 (2013): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v11i2.217

Abstract

Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran faktual mengenai proses pembinaan tanggung jawab warga negara dalam memecahkan pencemaran sungai Kapuas melalui community civics. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan data-data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, studi literatur dan studi dokumentasi. Pembinaan tanggung jawab warga negara melalui Pendidikan Kewarganegaraan baik dalam domain akademik, domain kurikuler, maupun domain sosial kultural. Ketiga domain ini harus berjalan secara seimbang, berkesinambungan dan berlangsung terus menerus. Hasil pembinaan tanggung jawab warga negara dalam memecahkan masalah-masalah sosial melalui beberapa LSM yang ada di Pontianak dapat dikatakan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab, cinta dengan lingkungan, peduli lingkungan, dan berubah pola perilaku menjadi prilaku hidup bersih dan sehat. 
Perkembangan Kurikulum SMP/MTs Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani (Analisis Kurikulum 1975-2006) Stephani Yane
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 11, No 2 (2013): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v11i2.218

Abstract

Pendidikan jasmani sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan secara keseluruhan, tentunya akan ikut mengalami perubahan bentuk kurikulum yang berlaku sebagai pedoman guru untuk melaksanakan pembelajaran. Perubahan kurikulum pendidikan jasmani tentunya berakibat pada perubahan pendekatan pembelajaran yang diterapkan oleh guru. Perkembangan itu mengharuskan guru penjas lebih kreatif dan inovatif dalam pembelajaran. Berdasarkan kurikulum-kurikulum yang ada nama mata pelajaran senantiasa berubah. Pada kurikulum 1975 mata pelajaran bernama Olahraga dan kesehatan, kurikulum 1994 bernama Pendidikan Jasmani dan kesehatan, Kurikulum 2004 bernama Pendidikan jasmani, dan kurikulum 2006 bernama pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan. Hal ini diakibatkan oleh perspektif sejarah perkembangan bidang keilmuan gerak manusia (human movement) yang dianalogikan dalam berbagai istilah mulai dari pendidikan jasmani, olahraga, akvitas jasmani, pedagogi olahraga, pendidikan olahraga. Pada tahap implementasi sebenarnya mempunyai perspektif yang sama satu sama lain. Setiap kurikulum mengamanatkan agar para guru dapat menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan dan siswa diharuskan terlibat secara aktif terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan. Pelaksanaan ini membawa pengaruh pada proses penilaian yang sebenarnya lebih menekankan pada proses pembelajaran dari pada hasil. Hal ini dapat dilihat dari pedoman penilaian yang diamanatkan oleh setiap kurikulum, tetapi juga tidak menutup kemungkinan pada penilaian dengan melihat hasil tes kebugaran, keterampilan, maupun pengetahuan dan sikap. 
Pembahasan Penerapan Penelitian Postmodern di Indonesia Didasarkan Artikel Penelitian Kritis Modern dan Postmodern Allan Tarp Grenaa International Baccalaureate Zuldafrial Zuldafrial
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 11, No 2 (2013): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v11i2.219

Abstract

Tulisan ini merupakan pembahasan terhadap atikel yang berjudul Penelitian Kritis Modern dan Pos Modern oleh Allan Trap. Bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang arti dan makna penelitian kritis modern dan post modern. Penelitian di Indonesia, lebih didominasi oleh penelitan kritis modern dibadingkan dengan penelitian postmodern. Perkembangan ilmu pengetahuan dan tekonologi dalam proses pendidikan menjadi mandul. Inilah salah satu indikator yang menunjukan mengapa sumber daya pendidikan di Indonesia tertinggal dibandingkan dengan Negara-negara di Asia. Sehubungan dengan itu ke depan paradigma pendidikan di Indonsesia harus digeser dari paradigma berfikir modern menjadi paradigama berfikir postmodern, dari paradigma berfikir positivistis menjadi paradigma berfikir postmodernisme, poststrukturalis dan postparadigmatik. 
Bimbingan Kelompok melalui Pendekatan Tutor Sebaya untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa SMP Negeri 2 Pontianak Amelia Atika; Hastiani Hastiani; Rustam Rustam
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v14i1.281

Abstract

Penelitian dilakukan pada siswa SMP Negeri 2 Pontianak Tahun Ajaran 2015/2016, bertujuan untuk Mengetahui pelaksanaan layanan bimbingan kelompok melalui pendekatan tutor sebaya untuk meningkatkan kemandirian belajar pada siswa SMP Negeri 2 Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian tindakan bimbingan dan konseling. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah teknik observasi langsung dan teknik komunikasi tidak langsung dengan alat pengumpul data panduan wawancara, dan angket pedoman observasi. Subjek penelitian adalah 10 siswa dan 1 guru Bimbingan dan Konseling. Hasil dari penelitian, bahwa layanan bimbingan konseling kelompok melalui pendekatan tutor sebaya dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa.
Korelasi Keterampilan Dasar Matematika dan Aktivitas Belajar terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Pendidikan Fisika IKIP PGRI Pontianak Boisandi Boisandi; Eka Trisianawati
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v14i1.282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat ada tidaknya hubungan antara keterampilan dasar matematis, aktivitas belajar, dan prestasi belajar mahasiswa. Variabel bebas pada penelitian ini adalah keterampilan matematika dan aktivitas belajar mahasiswa. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah indeks prestasi mahasiswa. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa prodi pendidikan fisika IKIP PGRI Pontianak yang terdiri atas 3 kelas angkatan tahun 2013, dan 3 kelas angkatan tahun 2014. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling, sehingga didapatkan 20 mahasiswa kelas B sore angkatan 2013 dan 20 mahasiswa kelas A sore angkatan 2014. Penelitian dilaksanakan di IKIP PGRI Pontianak. Variabel keterampilan dasar matematika diukur dengan soal tes essay, Variabel aktivitas mahasiswa diukur dengan menggunakan angket Aktivitas belajar mahasiswa. Korelasi antara keterampilan dasar matematika, aktivitas belajar dan prestasi belajar dianalisis menggunakan analisis korelasi product moment untuk dua variabel. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara keterampilan dasar matematika dan aktivitas belajar dengan hasil belajar mahasiswa.
Penggunaan Communicative Group Activity dalam Meningkatkan Kemampuan Speaking Skill Citra Kusumaningsih
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v14i1.283

Abstract

Metode penelitian tindakan kelas dilakukan dalam penelitian ini. Subjek penelitiannya adalah mahasiswa semester satu kelas C Pagi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan speaking skill mahasiswa dan mengetahui apakah communicative group activity efektif sebagai strategi mengajar speaking skill. Masalah dari penelitian ini adalah kompetensi speaking mahasiswa yang buruk dari kelas C Pagi STKIP PGRI Pontianak. Prosedur penelitian terdiri dari perencanaan, bertindak, mengamati, dan mencerminkan. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan teknik observasi dan didukung dengan tes.Hasil penelitian menunjukkan bahwa communicative group activity bisa meningkatkan kemampuan speaking skill mahasiswa. Dari pengamatan dan didukung dengan catatan lapangan penulis, dapat dilihat bahwa mahasiswa bisa berbicara dengan baik, kosakata mereka bertambah, struktur gramatikal lumayan baik, dan meningkatkan motivasi mahasiswa dalam speaking skill. Peningkatan kemampuan speaking skill mahasiswa juga tercermin dari meningkatnya skor speaking mahasiswa dari pre-tes menuju post-test.
Improving Students' Ability in Vocabulary Mastery through Index Card Match Diah Astriyanti; Khairul Anwar
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v14i1.284

Abstract

The purpose of this research is to find out of how well Index Card Match strategy can Improve students’ ability in vocabulary mastery in the first grade of MTs Hidayatus Shibyan students of P.Na’im Sui.Ambawang Kubu Raya. The method used in this research was a Classroom Action Research (CAR) which consisted of Planning, Acting, Observing, and Reflecting. This research was conducted in two cycles in order to get maximum result of the research. In cycle 1, the quantitative data showed that the students mean score was 65,20 and in cycle 2 the mean score was 75,30. Based on the minimum of standard achievement (KKM), that is 70, the mean score of the second cycle was showed improvement from the first cycle. It showed that the students got improvement and past the KKM. In The qualitative data describe that the students become more often in asking the question to the teacher, especially in cycle 2. The students seems to motivated to find more vocabulary related to the topic given. This is indicate that the use of Index Card Match improved the students vocabulary mastery and make the students become more active and motivated to improve their vocabulary. In conclussion, the students’ problem in their vocabulary mastery could be successfully solved through Index Card Match Strategy. 
Budaya Masyarakat Suku Talang Mamak dalam Bagian Civic Culture Hana Mauludea; Nurhadianto Nurhadianto; Islamuddin Islamuddin
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v14i1.285

Abstract

Permasalahan yang muncul dari berbagai kebudayaan yang ada di Indonesia terjadi sebuah pasang surut dalam mempertahankan kebudayaanya, sehingga dia lebih bangga kepada kebudayaan yang datang dari luar dari pada mempetahankan kebudayaanya sendiri, lambat laun kebudayaan yang ada akan terkikis dimakan oleh waktu. Sehingga dalam kajian ini menggali kembali kebudayaan dalam suku Talang Mamak bisa menjadi bagian dari Civic Culture. Rumusan masalah dalam kajian ini adalah bagaimana deskripsi budaya suku Talang Mamak dalam bagian civic culture, dengan tujuan dapat mendeskripsikan budaya masyarakat suku Talang Mamak dalam bagian civic culture. Hasil Kajian Suku Talang Mamak memiliki kebudayaan yaitu kelahiran, mendanau, kumantan, gawai gadang dan kematian. Dalam konteks civic culture terdapat nilai saling percaya, sikap kemampuan bekerja sama, kepercayaan (religius), tanggung jawab, solidaritas, musyawarah, kebersamaan, dan gotong royong. Sehingga budaya suku Talang Mamak masih eksis walaupun diterpa oleh arus peradaban yang sangat pesat seperti saat sekarang ini. 
Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Interpersonal melalui Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Psikodrama pada Siswa Kelas X SMA Negeri 01 Ngabang Kamaruzzaman Kamaruzzaman
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v14i1.286

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada siswa SMA Negeri 1 Ngabang Kabupaten Landak Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal siswa melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik psikodrama pada siswa SMA Negeri 1 Ngabang Kabupaten Landak. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian tindakan bimbingan dan konseling. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah teknik observasi langsung dan teknik komunikasi tidak langsung dengan alat pengumpul data berupa pedoman observasi, dan angket. Subjek penelitian ini adalah semua 8 orang siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik psikodrama untuk meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal siswa kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Ngabang Kabupaten Landak  telah dilaksanakan dan berhasil dengan baik. 
Upaya Meningkatkan Minat Belajar PKn Siswa dengan Menggunakan Media Visual di Kelas 1 SD Negeri 59 KM 2 Ngabang Kabupaten Landak Matrona Matrona
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v14i1.287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya meningkatkan minat belajar PKn siswa dengan menggunakan media visual. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kolaboratif. Penelitian tindakan kolaboratif di dalam PTK memerlukan suatu kerja sama dengan pihak-pihak lain seperti atasan, sejawat atau kolega. Secara umum hasil analisis data yang dilakukan menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media visual dalam Penelitian Tindakan Kelas dapat meningkatkan minat belajar siswa. Secara spesifik, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: dalam penelitian tindakan kelas guru sebagai peneliti bekerja (mengajar) dengan sungguh-sungguh. Upaya guru meningkatkan minat belajar PKn siswa berhasil dilaksanakan dengan baik. 

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 1 (2025): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 22 No 2 (2024): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 22 No 1 (2024): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 21 No 2 (2023): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 21, No 1 (2023): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 20, No 2 (2022): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 20, No 1 (2022): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 19, No 2 (2021): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 19, No 1 (2021): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 2 (2020): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 1 (2020): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2019): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 2 (2018): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 2 (2018): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 1 (2018): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 1 (2018): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 2 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 2 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 1 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 1 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 2 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 2 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 2 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 2 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 1 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 2 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 2 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 1 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 1 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 11, No 2 (2013): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 11, No 2 (2013): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 2 (2012): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 9, No 1 (2012): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2011): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2011): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 8, No 1 (2011): Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 7, No 1 (2010): Edukasi: Jurnal Pendidikan More Issue