cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
ISSN : 20879334     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
The Pasca Teknik Sipil (S2) Unsrat Open Journal System (PTSU-OJS) consist of Jurnal Ilmiah Media Engineering (Online Not Yet) and Jurnal Ilmiah Media Engineering (Print) are published fourannualy, in Februari, March, July and November.
Arjuna Subject : -
Articles 218 Documents
MODEL PERGERAKAN PENDUDUK DI KAWASAN KEPULAUAN DENGAN VARIABEL BEBAS PARAMETER SOSIOEKONOMI (STUDI KASUS KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE) Lonan, Trio; Sompie, Bonny F.; Timboeleng, James A.
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 3, No 2 (2013): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk dan pembangunan di kabupaten Kepulauan Sangihe berkembang sangat pesat, sehingga mempengaruhi arus lalulintas pergerakan penduduk dari dan ke dalam kabupaten. Penelitian ini menggunakan analisis model regresi untuk mendapatkan model pergerakan Kawasan Kepulauan dengan variabel bebas parameter sosioekonomi. Hubungan antara pergerakan penduduk (sebagai variabel bebas y) yang terjadi dengan parameter sosioekonomi seperti jumlah/komposisi anggota keluarga (variabel tidak bebas x1), jumlah anggota keluarga yang bekerja (variabel tidak bebas x2), jumlah anggota keluarga yang bersekolah (variabel tidak bebas x3), kepemilikan kendaraan (variabel tidak bebas x4) dan penghasilan kepala keluarga (variabel tidak bebas x5) dianalisis. Model yang dihasilkan dapat menggambarkan fenomena pertumbuhan penduduk dan pembangunan di kabupaten kepulauan Sangihe yang memicu tumbuhnya bangkitan pergerakan, sehingga dapat menjadi dasar pengembangan jaringan transportasi yang sangat dibutuhkan bagi perkembangan suatu daerah.Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel yang mempengaruhi bangkitan pergerakan keluarga di Kabupaten Kepulauan Sangihe adalah variabel bebas X1 (komposisi keluarga), variabel bebas X2 (jumlah anggota keluarga yang bekerja), dan variabel bebas X3 (jumlah anggota keluarga yang bersekolah), variabel bebas X4 (kepemilikan kendaraan) dan variabel bebas X5 (pendapatan keluarga). Hasil ini dirumuskan: Y = 0,52475597 + 0,20488251X1 + 0,79880294X2 + 0,615967 X3 + 0,00160785 X4 + 0,00821735X5 dengan r = 0,80020013 dan R2 = 0,64032025. Kuat hubungan yang ditunjukkan oleh persamaan ini adalah pada variabel bebas terhadap variabel terikat lebih besar serta konstanta dan koefisien regresinya lebih kecil dibanding persamaan lainnya. Karena menggunakan tiga variabel bebas, maka koefisien determinasi yang digunakan adalah angka dari r sebesar 0,80020013 atau 80,02%. Pola distribusi perjalanan yang diakibatkan oleh adanya pergerakan di wilayah administrasi Kabupaten Kepulauan Sangihe dapat dilihat pada Matriks Asal Tujuan (MAT), dimana diperoleh tujuan perjalanan responden dari masing-masing kecamatan asal adalah yang terbesar menuju ke kecamatan Tahuna sebesar 9,27%, kemudian kedua terbesar menuju ke kecamatan Tahuna Barat sebesar 9,04%, dan ketiga terbesar menuju ke kecamatan Manganitu Selatan sebesar 8,99%.Kata kunci: pergerakan, bangkitan, kawasan kepulauan, sosioekonomi, MAT
ANALISIS PENGARUH PENERAPAN TEKNOLOGI DAN KINERJA PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI TERHADAP SASARAN PROYEK Lumempouw, Jan; Waney, Estrellita V. Y.
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 4, No 3 (2014): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh penerapan teknologi dan kinerja perusahaan jasa konstruksi terhadap sasaran proyek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel penerapan teknologi terhadap variabel kinerja perusahaan secara parsial; pengaruh variabel penerapan teknologi terhadap sasaran proyek secara parsial dan variabel mana yang pengaruhnya paling besar; serta pengaruh variabel penerapan teknologi terhadap sasaran proyek melalui variabel kinerja perusahaan secara simultan dan parsial. Data yang diperoleh dari survey lapangan diolah dengan Analisa Jalur. Data Sampel ditetapkan dengan teknik stratified proportional random sampling. Dari hasil analisa didapatkan bahwa seluruh variabel yaitu: penerapan teknologi pekerjaan persiapan dan subgrade (X.1), penerapan teknologi pekerjaan subbase Kls B, dan base Kls A (X.2), penerapan teknologi pekerjaan AC-BC dan AC-WC (X.3), saling berkorelasi dan pengaruhnya signifikan antara variabel satu dengan variabel lainnya dan ada hubungan dengan variabel kinerja perusahaan (Y.1) terhadap variabel sasaran proyek (Y.2) Kata kunci: teknologi, kinerja, jasa konstruksi, sasaran proyek, survey, korelasi
EVALUASI KERUSAKAN BANGUNAN AKIBAT GEMPA BESAR Tamara, Max
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 1, No 1 (2011): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Earthquake performance of Reinforced Concrete construction has been well documented. Damage patterns in reinforced concrete during the 1971 San Fernando (California) earthquake have been extensively studied. More recently, several destructive earthquakes of the last decade. These earthquakes have revealed the following patterns of damages and failures in Reinforced Concrete construction. Shear failure and concrete crushing failure in concrete columns, partial ductile design and detailing, conceptual design deficiencies, inappropriate column/beam relative strengths, inadequate detailing, soft-story effects and short-column effects.Keywords: Earthquake performance, damage pattern, shear failure, crushing failure, soft-story effects, short-column effects
KAJIAN PENGARUH SUHU PERMUKAAN JALAN TERHADAP KEKUATAN GESER TACK COAT PADA PERKERASAN LENTUR Toad, Wellem; Waani, Joice E.
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 6, No 1 (2016): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada perkerjaan overlay, lapis perekat atau tack coat diberikan terlebih dahulu pada perkerasan lama kemudian dilapisi dengan lapis perkerasan baru. Fungsi dari tack coat ini yaitu untuk menahan gaya geser yang terjadi diantara lapis perkerasan akibat beban kendaraan diatasnya. Kuat geser dari tack coatdipengaruhi oleh cara pemberian, perbandingan aspal dan bahan pengencer, besar takaran, kondisi permukaan perkerasan lama, curing time dan suhu permukaan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan curing time dan kuat geser tack coat terhadap variasi suhu permukaan jalan, setting time dari setiap suhu permukaaan jalan dan curing time dari kuat geser maksimum.Metodologi yang digunakan yakni metode eksperimental laboratorium.  Larutan tack coat dibuat dengan perbandingan 30 pph, takarannya 0,25 ltr/m2, curing time 30 menit, 45 menit, 60 menit, 75 menit, 90 menit, 105 menit, 120 menit dan 135 menit dan variasi suhu yaitu 200C,  300C, 400C, 50C. Alat yang digunakan untuk mengukur kuat geser tack coat yakni alat uji geser langsung yang telah dimodifikasi. Hasil penelitian didapatkan : Hubungan curing time dan kuat geser yakni kuat geser meningkat sejalan dengan lamanya curing time sampai batas tertentu, curing time yang lebih lama menyebabkan kuat geser menurun, hubungan ini dalam gambar berbentuk seperti parabola terbalik;  Setting time untuk setiap variasi suhu berbeda, setting time terlama terjadi pada suhu 60C yakni padacuring time 30 menit sampai 146 menit;  Kuat geser mksimum terjadi pada suhu 600 pada curing time 90 menit. Kata kunci : tack coat, laston AC – WC, aspal pen 60/70,  kuat geser.curing time, seting time.
KAJIAN KELAYAKAN INVESTASI PENGEMBANGAN SPAM DI KOTA MANADO (STUDI KASUS DI KECAMATAN MAPANGET) Mamudi, Lanny; Mandagi, R J; Lumeno, Shirly
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 7, No 4 (2017): Jurnal Ilmiah Media Engineering
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The change of Spatial Plan of Manado City in district Mapanget from the sub service center of the city into a new city center made the growth of infrastructure increased along with the rapid growth of population causing the increasing of drinking water demand in the area. To meet the needs of drinking water in district Mapanget required a water supply system development by conducting a feasibility study so that with the feasibility result is expected to have an effort from the government and the investors to make water supply system investment in the district of Mapanget.The feasibility study process of water supply system in district Mapanget starts from identifying the factors become an investment feasibility indicator and conducting water supply system development analysis from that indicator. From the analysis of the feasibility factors we perform the economic feasibility calculation of the calculation of Benefit Cost Ratio (BCR), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), and Payback Period (PP).The results of identification obtained by water supply system feasibility factors are technical, social, institutional and economic. From each factor is obtained the following results, for technical factors made water supply system distribution system planning that consists of raw water sources are Kuwil Reservoir, production units in the form of installation of water management and pumps, reservoir units and pipeline units. From the social factor, the water requirement in the year of 2025 is 12,585,91 m3 / day and the year 2036 is 19,741,23 m3 / day with the subsidy level of water supply system from the community as much as 51%. As for the institutional factor, management and operation of water supply system is done by the Provincial Government of North Sulawesi in this case UPTD Air Minum Public Works Department of North Sulawesi Province. The results of the calculation of the investment economy of several assumptions on interest rates obtained value of BCR is more than 1, NPV is positive, IRR value is greater than the value of interest rate used and Payback Period for interest rate 5% - 20% less than 15 years so the project is declared feasible to be implemented. Keywords: Investment feasibility, water supply system, BCR, NPV, IRR, Payback Period 
ANALISA DAMPAK LALU LINTAS (ANDALALIN) KAWASAN LIPPO PLAZA KAIRAGI MANADO Rantung, Tonaas; Sompie, Bonny F.; Jansen, Freddy
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 5, No 1 (2015): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap perubahan tata guna lahan akan mengakibatkan perubahan dalam suatu sistem transportasi, karena lalu adalah merupakan tarikan / bangkitan akibat stimulasi bangunan yang baru atau akibat perubahan tata guna lahan. Perubahan tata guna lahan yang tidak disertai dengan kajian dampak lalulintas dapat menimbulkan pengaruh terhadap kapasitas jaringan jalan, dimana efek yang dapat terjadi selanjutnya adalah kemacetan. Dengan andalalin maka dapat diperhitungkan berapa besar bangkitan perjalanan baru yang memerlukan rekayasa lalu lintas dan manajemen lalu lintas untuk mengatasi dampaknya. Lippo grub melakukan  pembangunan gedung baru di  bagian kawasan kairagi seperti pembangunan hypermart , pembangunan hotel arya duta , apartemen, sekolah dan lainnya dan kawasan ini disebut Lippo Plaza. Pembangunan ini diperkirakan akan berpengaruh terhadap volume dan sistem pergerakan lalu lintas di beberapa jaringan jalan sekitar Lippo Plaza diantaranya adalah ruas jalan A.A Maramis dan ruas jalan Politeknik. Pembangunan kawasan Lippo Plaza  dilakukan bertahap yaitu tahap pertama pada tahun 2014 dan tahap kedua 2016 .Melatar belakangi potensi tarikan yang terjadi akibat pembangunan maka dilakukan  analisa dampak lalu lintas akibat pembangunan kawasan Lippo Plaza Kairagi.     Kata kunci:  tataguna lahan, tarikan, ANDALALIN
PENGARUH KEHALUSAN SEMEN TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN MORTAR Slat, Ventje Berty; Sumajouw, M. D.J; Wallah, S. E.
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 6, No 3 (2016): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractSlurry density which is determined by the number of cavities / micro pores in the cement paste will reduce the strength to withstand loads on an element due to a reduction in the broad field of contact . Estrangement between aggregate and paste will causes micro cracks and result in crack propagation . Therefore, it is very important to reduce the number of pores in mortar and improve the hydration of cement more perfect . Effective method to overcome the problem of gap graded grainwhich serves as an adhesive as well as the use of granular cement filler is finer than standard cement The smaller cement granules will produce better hydration process .The aimed this study are to investigate the effect of fineness of cement in the mortar with a modified fineness method. The composition of the fineness of cement used are vary between 200 Standard , 400 , 500 and 600 m2 / kg . Specimens used have dimension of 50 × 50 × 50 mm and be tested at ages 3 , 7 , 14 and 28 days in order to get the compressive strength. In this study,ratio of cement to sand is 1 to 2.75 with water to cement ratio of 0.485. Type of cement used is the type of PCC ( Portland Composite Cement ) commonly used in IndonesiaResults indicate that the fineness of cement affects the mechanical properties of concrete and workability .Keywords:cement fineness , compressive strength . type of cement, mechanical properties, workabilityAbstrakKepadatan adukan ditentukan dengan banyaknya rongga/pori-pori mikro dalam pasta semen akan mengurangi kekuatan menahan beban pada suatu elemen karena terjadinya pengurangan luas bidang kontak. Kerenggangan antara agregat dan pasta menyebabkan terjadinya retak mikro dan mengakibatkan perambatan retak. Oleh karena itu menjadi sangat penting untuk mengurangi jumlah pori-pori pada mortar dan meningkatkan hidrasi semen yang lebih sempurna. Metode yang efektif mengatasi masalah kesenjangan gradasi butiran yang berfungsi sebagai perekat juga sebagai pengisi adalah penggunaan butiran semen yang lebih halus dari semen standar. Butiran semen yang lebih kecil akan menghasilkan proses hidrasi yang lebih baik.Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh kehalusan semen pada mortar dengan metode modifikasi kehalusan. Komposisi kehalusan semen yang digunakan bervariasi antara 200, Standard, 400, 500 dan 600 m2/kg. Spesimen yang digunakan berukuran 50×50×50 mm dan diuji pada usia 3, 7, 14 dan 28 hari untuk mendapatkan nilai kuat tekan. Perbandingan semen dan pasir adalah 1 berbanding 2,75 dengan nilai faktor air semen 0.485 digunakan dalam penelitian ini. Jenis semen yang digunakan adalah tipe PCC (Portland Composite Cement) yang umum digunakan di Indonesia.Hasil menunjukkan bahwa kehalusan semen sangat berpengaruh terhadap sifat mekanis beton serta workability.Kata kunci : Kehalusan semen, kuat tekan. type semen, sifat mekanis, workability
PENGARUH KUALIFIKASI KONTRAKTOR TERHADAP KUALITAS PEKERJAAN PROYEK KONSTRUKSI DI KABUPATEN HALMAHERA BARAT Hasyim, Sudarwin
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 6, No 1 (2016): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas suatu pekerjaan konstruksi sangat erat kaitannya dengan tingkat kualifikasi kontraktor pelaksana yaitu kemampuan finansial, staf teknik dan pengalaman perusahaan Tujuan penelitian ini adalah adalah untuk menganalisis hubungan kualifikasi Kontraktor dengan Kualitas Pekerjaan Proyek Konstruksi di Kabupaten Halmahera Barat. Metode yang digunakan yaitu penelitian deskriptif, penelitian yang dilakukan adalah kualifikasi kontraktor serta hubungan kualifikasi kontraktor terhadap kualitas pekerjaan proyek konstruksi pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Halmahera Barat. Data utama yang diperlukan adalah data-data data kualifikasi kontraktor, data kualitas pekerjaan dan data penilaian atas pekerjaan proyek. Metode mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah dengan metode sensus dari 50 kontraktor yang mengerjakan proyek konstruksi pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Halmahera Barat. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Statistik deskriptif dan Analisis korelasi Hasil analisis korelasi antara X dan Y pada kontraktor dengan subkualifikasi K2, subkualifikasi K3, subkualifikasi M2 dan subkualifikasi M1 adalah sebagai berikut:  1).Hasil korelasi kualifikasi kontraktor dengan subkualifikasi K2 terhadap (X3) dengan nilai korelasi sebesar 0,961, variabel (X4) dengan nilai korelasi sebesar 0,999,  variabel (X4) dengan nilai korelasi sebesar  0,999, variabel (X13) dengan nilai korelasinya sebesar -0,953 berkorelasi negatif  terhadap kualitas pekerjaan, (X14) dengan nilai korelasi sebesar  0,961, dan variabel (X15) dengan nilai korelasi sebesar 0,988, berpengaruh signifikan terhadap kualitas pekerjaan. Sedangkan tingkat hubungan yang terjadi adalah berkorelasi positif. 2).Hasil korelasi karakteristik kontraktor dengan subkualifikasi K3 terhadap kualitas pekerjaan yang diperoleh variabel (X3) dengan nilai korelasi sebesar  0,959 berpengaruh signifikan terhadap kualitas pekerjaan karena semakin sering mengambil jenis pekerjaan yang sama maka kontraktor mempunyai pengalaman pada pekerjaan sejenis, Variabel (X14) dengan nilai korelasi sebesar  0,979, Variabel (X17) dengan nilai korelasi sebesar 0,434. 3). Analisis korelasi karakteristik kontraktor dengan subkualifikasi M1 diperoleh hasilnya adalah variabel (X3) dengan nilai korelasi sebesar 1.00. variabel (X13) dengan nilai korelasi sebesar 0,965, Variabel (X14) dengan nilai korelasi sebesar 0,943 juga memiliki hubungan dengan kualitas pekerjaan. 4). Analisa korelasi karakteristik dengan subkualifikasi M2 terhadap kualitas pekerjaan diperoleh hasil yaitu Variabel PJBU dengan nilai korelasi sebesar 0,961. Variabel PJB dengan nilai korelasi sebesar 0,945 Variabel PJT dengan nilai Korelasi sebesar 0,940, hal ini sangat berpengaruh signifikan terhadap kualitas pekerjaan yang dilaksanakan. Kata Kunci: Kualifikasi, Kontraktor, Kualitas, Pekerjaan Proyek, dan Konstruksi
ANALISIS RESIKO PADA PROYEK KONSTRUKSI PERUMAHAN DI KABUPATEN MINAHASA UTARA Rumimper, Reyner R.; Sompie, Bonny F.; Sumajouw, Marthin D. J.
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 5, No 2 (2015): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Minahasa Utara sebagai salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara yang mengalami pertambahan penduduk positif, dimana peningkatan jumlah penduduk itu menyebabkan kebutuhan akan rumah tinggal meningkat sehingga proyek konstruksi perumahan di daerah dimaksud juga mengalami peningkatan yang cukup besar. Dalam pelaksanaan proyek konstruksi perumahan pengembang akan dibebani oleh berbagai situasi ketidakpastian yang merupakan kosenkuensi resiko. Dengan demikian, perlu adanya analisis resiko yang mencakupproses identifikasi, mengukur dan menentukan besarnya resiko tersebut kemudian mencari beberapa alternatif untuk menghadapi atau menanggulangi resiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor apa yang menjadi aspek utama sumber resiko pada proyek konstruksi perumahan, dan menganalisis klasifikasi tingkatan resiko dari yang paling berpengaruh sampai yang kurang berpengaruh pada pelaksanaan proyek. Metodologi penelitian yang digunakan adalah Analisis Resiko Kualitatif dengan menggunakan standar pengukuran AS/NSZ 4360:2004.Metode ini didukung dengan survey deskriptif menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengukuran, serta analisis faktor dan analisis komponen utama terhadap data hasil kuesioner. Hasil penelitian yaitu 1) Identifikasi resiko melalui analisis faktor dan analisis komponen utama berdasarkan kejadian menghasilkan 10 (sepuluh) aspek sumber resiko yaitu: aspek perencanaan dan keuangan, aspek peralatan, aspek lokasi dan lingkungan, aspek alam, aspek kebijakan pemerintah, aspek material, aspek sumber daya manusia dan tenaga kerja, aspek pengendalian, aspek kesehatan dan keselamatan kerja (K3), dan aspek kesalahan manusia. 2) Tingkatan Resiko dari yang paling berpengaruh yaitu: High Risk yang terdiri dari aspek K3, aspek kesalahan manusia, dan aspek alam; Significant Risk untuk aspek kebijakan pemerintah; dan Medium Risk yang terdiri dari aspek perencanaan dan keuangan, aspek peralatan, aspek lokasi dan lingkungan, aspek material serta aspek SDM dan tenaga kerja; dan tingkatan Low Risk untuk aspek pengendalian. Kata-kata kunci: Analisis resiko, identifikasi resiko, aspek resiko, tingkatan resiko, High Risk, Significant Risk, Medium Risk, Low Risk  
PENGARUH KONDISI PERAWATAN PADA KEKUATAN DAN STRUKTUR MIKRO BETON MEMADAT SENDIRI DENGAN VOLUME ABU TERBANG TINGGI Sondakh, Chichilya S.P.; Manalip, H; Wallah, S.
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 6, No 3 (2016): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract In the process of normal concrete casting is often to experience constraints due to the distance between the reinforcement is too dense, so it can resulting segregation. Therefore the last few years started to develop Self Compacting Concrete (SCC). SCC is a concrete that is able to solidify themselves with fairly high of slump. In contrast to normal concrete, the composition of cement that needed in the mix design of SCC more than the normal concrete’s. This is also often used as research to find an additives for cement replacement which is appropriate to the nature and characteristics of the cement itself. Fly ash is a waste remnants of coal combustion, an inorganic oxide material that have forming properties such as cement and high water binding capacity. So that the fly ash become a potential material to replace cement in high volume (more than 50%). To obtain the desired strength of concrete there are several factors that must be considered, one of which is the concrete curing. So the researchers conducted a study that aims to observe the effect of curing to the strength and microstructure of High Volume Fly Ash Self Compacting Concrete. Mix design of concrete used with the following composition (1) The volume of coarse aggregate approximately 50% of the volume of solid material, in this study use 40%; (2) The volume of fine aggregate approximately 40% of the volume of mortar, in this study use 48%. (3) water cementitious ratio is 0.72. (4) superplasticizer 2.5%. The volume of fly ash are 0%, 50%, 60% and 70%. Curing is done with 4 ways: Elevated Temperature in the oven for 24 hours in a temperature of 90 ° C and 60 ° C, immersion curing, and without curing. The results showed that the slump flow values increase along with the amount of volume replacement of cement with fly ash. In 60% and 70% of fly ash volume were qualified of self compacting concrete is over 65 cm. The maximum average compressive strength is found at 50% fly ash by mass is on without curing (17.30 MPa). Based on the results of SEM and EDS, It discovery that the higher temperature of treatment indicated a reduction of calcium and silica. So that the reduced of the elements calcium and silica showed reduced the major compounds builder of concrete strength.Keywords: Curing, Compressive Strength, Microstructure, High Volume Fly Ash-Self Compacting Concrete

Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Media Engineering Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol. 13 No. 1 (2023): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol. 12 No. 3 (2022): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol. 12 No. 2 (2022): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 11, No 3 (2021): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 11, No 2 (2021): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 11, No 1 (2021): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 10, No 2 (2020): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 10, No 1 (2020): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 9, No 1 (2019): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 8, No 2 (2018): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 7, No 4 (2017): Jurnal Ilmiah Media Engineering Vol 7, No 3 (2017): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 6, No 3 (2016): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 6, No 2 (2016): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 6, No 1 (2016): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 5, No 2 (2015): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 5, No 1 (2015): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 4, No 4 (2014): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 4, No 3 (2014): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 4, No 2 (2014): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 4, No 1 (2014): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 3, No 3 (2013): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 3, No 2 (2013): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 3, No 1 (2013): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 2, No 4 (2012): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 2, No 3 (2012): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 2, No 2 (2012): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 2, No 1 (2012): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 1, No 2 (2011): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 1, No 1 (2011): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING More Issue