cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. pangkajene kepulauan,
Sulawesi selatan
INDONESIA
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 25496700     EISSN : 25496719     DOI : -
Core Subject : Education,
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Maret dan September dengan proses peer-review dan open access. Memiliki p-ISSN: 2549-6700 dan e-ISSN:2549-6719 , diterbitkan oleh Program Studi pendidikan matematika STKIP Andi Mattappa Pangkep. HISTOGRAM Berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh pakar, pendidik, ilmuan, praktisi dan pengkaji dalam disiplin ilmu pendidikan matematika terutama pada pengembangan model pembelajaran dan pengembangan perangkat serta istrument pembelajaran matematika
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2022): Histogram" : 30 Documents clear
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA DALAM MENYELESAIKAN SPLTV Eko Setia Budi; Sugeng Sutiarso
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2022): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v6i2.2392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Faktor yang mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah adalah kurangnya perhatian dalam proses pembelajaran, membuat pemodelan, dan menyelesaikan soal cerita. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatatif untuk menggambarkan kemampuan pemecahan masalah pada materi SPLTV menggunakan teori Polya. Penelitian ini dilakukan di SMA Al Kautsar Bandar Lampung dengan subjek penelitian berjumlah 3 siswa dari kelas X MIPA 4 yang masing-masing mewakili kategori sangat baik, baik, dan kurang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Siswa pada kategori sangat baik memiliki kemampuan pemecahan masalah dengan teori Polya, siswa dengan kategori baik dapat memcahkan masalah melalui teori Polya, namun kurang pada tahap pengecekan kembali. Sedangkan siswa dengan kategori kurang tidak memiliki kemampuan pemecahan masalah sehingga tidak bisa mengikuti teori Polya.
ANALISIS LITERASI MATEMATIKA MATERI ALJABAR DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF SISWA KELAS 7 SMPN N 1 SEKINCAU, LAMPUNG BARAT Nurhudawati Nurhudawati; Caswita Caswita
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2022): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v6i2.2404

Abstract

Literasi menjadi kemampuan yang sangat urgent yang harus dimiliki seseorang apalagi di era yang semakin berkembang ilmu pengetahuannya seperti sekarang ini. Literasi maetematika menjadi salah satu literasi yang sangat berguna yakni literasi matematika membentuk kemampuan seseorang untuk merumuskan, menerapkan dan menafsirkan matematika dalam berbagai konteks termasuk melakukan penalaran secara sistematis. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini berusaha untuk menggali informasi, menggambarkan, dan mengetahui literasi matematika materi aljabar ditinjau dari gaya kognitif siswa.  kelas 7 SMPN 1 Sekincau, Lampung Barat. Penelitian ini menganalisis mengenai pengetahuan operasi matematika tentang materi aljabar perspektif kognitif siswa. Hasil penelitian ini adalah gaya kognitif siswa yakni Field Dependent (FD) dan Field Independent memiliki perbedaan dalam hal penalaran, tata cara pengerjaan dan model pendampingan siswa. Subject FD belum mampu memahami penalaran spasial dan belum bisa mandiri, sedangkan subject FI telah menguasai penalaran spasial dan mandiri
HAMBATAN KOGNITIF DAN TINDAK LANJUT: ANALISIS KEMAMPUAN NUMERASI SISWA PADA KEGIATAN MBKM Tatik Retno Murniasih
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2022): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v6i2.2174

Abstract

Siswa yang bersekolah di daerah terpencil memiliki hambatan kognitif ketika menyelesaikan soal numerasi. Hambatan kognitif pada numerasi menjadi kendala bagi siswa ketika menyelesaikan materi bilangan. Hambatan kognitif disebabkan oleh sulitnya materi bilangan atau pembelajaran yang kurang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hambatan kognitif siswa ketika menyelesaikan materi bilangan serta tindak lanjutnya.  Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan 5 orang siswa sebagai subjek wawancara. Pemilihan subjek selain berdasarkan hambatan yang sama juga berdasarkan kemampuan komunikasi siswa. Triangulasi teknik digunakan untuk keabsahan data dengan membandingkan data pekerjaan siswa, catatan lapangan dan hasil wawancara. Temuan penelitian menunjukkan 2 hambatan kognitif terbesar pada siswa yaitu rendahnya kepercayaan diri siswa, dan pembelajaran kurang bermakna. Hal ini menjadi salah satu indikator hambatan kognitif karena siswa malu bertanya terkait materi yang belum dimengerti dengan baik. Tindak lanjut diberikan dengan memberikan materi berbantuan media baik manipulatif maupun berbantuan komputer.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATERI SEGIEMPAT DAN SEGITIGA Nuraini Nuraini; Kartini Kartini
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2022): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v6i2.2189

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah agar mengetahui kesalahan yang apa saja yang diperbuat siswa dalam mengerjakan soal cerita  segiempat dan segitiga. Penelitian ini berjenis diskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini subjeknya adalah 26 siswa kelas VIII SMP N 13 Dumai. Kesalahan siswa dapat diketahui melalui pengumpulan data pemberian soal tes tertulis. Kesalahan siswa dalam penyelesaian soal segiempat dan segitiga adalah sebagai berikut: 1) Reading Error (kesalahan membaca soal) (19,53%), 2) Comprehention Error (kesalahan memahami soal) (20,31%), 3) Transformation Error (kesalahan transformasi soal) (23,05%). 4) Process Skill Error (kesalahan keterampilan proses) (15,63%), 5) Encoding Error (kesalahan penulisan jawaban) (21,48%).Kesalahan yang banyak dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal tes tertulis pada soal cerita materi segiempat dan segitiga adalah kesalahan transformasi soal yaitu kesalahan dalam menuliskan langkah-langkah penyelesaian
Pembelajaran Matematika Berbasis Teknologi dalam Perspektif Filsafat Matematika Yunus Shobrun; Izwita Dewi
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2022): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v6i2.2398

Abstract

Sebagai ilmu tentang pencarian kebenaran berdasarkan nalar, filsafat memiliki kontribusi besar dalam perkembangan matematika dan teknologi, termasuk dalam pembelajaran matematika berbasis teknologi yang tidak terpisahkan satu sama lain.  Cabang filsafat, yakni filsafat matematika, memberi pengaruh terhadap cara seorang pendidik dalam pembelajaran matematika memandang matematika, kemudian berdampak pada metode ajar yang digunakan, dimana cara memandang tersebut dipengaruhi oleh pola pikir aliran-aliran filsafat matematika tersebut. Pembelajaran matematika tidak sekadar belajar teori-teori matematika, tetapi turut memahami kejadian atau pengalaman hidup yang mengakibatkan munculnya dan untuk apa teori matematika tersebut ada (ontologi, epistemologi, aksiologi). Kemampuan dalam hal teknologi penting dimiliki dan diajarkan melalui pendidikan, salah satunya pada pembelajaran matematika untuk mencari kebenaran filsafat atas pemikiran-pemikiran manusia. Teknologi dalam pembelajaran matematika dijadikan sebagai sumber, media, dan atau alat pembelajaran, sehingga memperkuat hubungan matematika dan teknologi yang tidak terpisahkan untuk mempermudah penerapan ilmu matematika dan meningkatkan motivasi sehingga diperoleh luaran akhir berupa ketuntasan belajar.
PENDEKATAN STEAM BERBASIS KONTEN LOKAL UNTUK MENJADIKAN MATEMATIKA BERMAKNA DAN MENYENANGKAN Mubarik Mubarik; Rahma Nasir; Dewi Ulfiana; Desti Desti
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2022): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v6i2.2478

Abstract

At this time students must be introduced to learning mathematics that is meaningful, fun and not boring. Through STEAM learning, teachers can create learning that is directly related to everyday life so as to create fun learning that can increase student motivation to learn. This study aims to find out and describe how a STEAM approach based on local content can make mathematics meaningful and fun. This type of research is descriptive with a qualitative approach. The results of this study indicate that there are several cultural riches in the Donggala district that can be explored and used as alternative media for learning mathematics, including banava batik with coffee motifs, clove motifs and traditional motifs. Integrating local content in the STEAM approach can show students that mathematics is not an abstract thing that has no relevance to life, but is very closely related to real life. This learning will make mathematics which is abstract and tends to be boring become more real for students
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA BERKEMAMPUAN TINGGI DI MADRASAH ALIYAH Erlinawati Erlinawati; Haninda Bharata
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2022): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v6i2.2393

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis matematis siswa berkemampuan tinggi di Madrasah Aliyah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan sampel adalah tiga siswa berkemampuan tinggi di kelas X MIPA 1. Data diperoleh dengan tes tertulis yang terdiri dari dua soal uraian. Hasil dari penelitian ini adalah siswa dengan kemampuan tinggi tidak memenuhi empat indikator kemampuan berpikir kritis, sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis matemaris siswa berkemampuan tinggi di Madrasah Aliyah adalah rendah.
PENGARUH EFIKASI DIRI DAN PENAMPILAN TUGAS TERHADAP KEPUASAAN KERJA GURU DI SMP NEGERI KECAMATAN PADEMANGAN JAKARTA UTARA Irmina Pinem; Nova Florentina Ambarwati; Jona Joakim Pinem; Heka Maya Sari Br Sembiring
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2022): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v6i2.2408

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk kemampuan diri sendiri dan kinerja tugas serta kinerja tugas guru kepuasan kerja di kecamatan pademangan Jakarta Utara. Metodologi penelitian adalah survei yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Analisis dan interpretasi data menunjukkan bahwa (1) efikasi diri berpengaruh langsung positif terhadap kepuasan kerja, (2) kinerja tugas berpengaruh langsung positif terhadap kepuasan kerja, (3) kemampuan diri sendiri berpengaruh positif terhadap penampilan tugas.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS PESERTA DIDIK DI BIDANG GEOMETRI PADA MASA TRANSISI PANDEMI COVID-19 Agnisheila Nada; Ayu Tsurayya
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2022): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v6i2.2252

Abstract

Penelitian ini berfokus pada menganalisis kemampuan komunikasi matematis peserta didik kelas 9 di SMP Negeri 20 Jakarta tahun ajaran 2022/2023 di Provinsi DKI Jakarta dalam penyelesaian masalah matematika di bidang geometri pada tingkat SMP. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualititatif deskriptif. Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas 9G dan 9I yang terdiri dari 35 peserta didik dan 38 peserta didik dengan total 73 peserta didik. Instrumen yang digunakan adalah 9 soal essai dengan indikator yang telah ditentukan yang telah divalidasi. Indikator dalam tes kemampuan komunikasi matematis yang digunakan adalah 1) Menjelaskan ide, situasi, dan relasi ke dalam bentuk matematika secara tertulis (Written Text); 2) Menggambar atau menjelaskan bentuk matematika dalam bentuk visual (gambar, tabel atau diagram) (Drawing); 3) Mengekspresikan dalam bentuk matematika atau menunjukkan situasi dengan bahasa atau simbol matematika (Mathematical Expression). Hasil penelitian mengindikasikan bahwa peserta didik dengan kemampuan komunikasi matematis Written Text dipersentasekan sebesar 69%. Kemudian, peserta didik yang berkemampuan komunikasi matematis Drawing dipersentasekan sebesar 18,8%. Sedangkan, peserta didik dengan kemampuan Mathematical Expression dipersentasekan 30,1%.
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP Ditinjau Dari Gaya belajar Materi Bangun Datar Nurlela Nurlela; Maimunah Maimunah; Yenita Roza
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2022): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v6i2.2077

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis siswa sangat penting dan dibutuhkan siswa ketika menyelesaikan permasalahan matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripskan kemampuan komunikasi matematis siswa SMP pada materi bangun ruang sisi datar ditinjau dari gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. 

Page 1 of 3 | Total Record : 30