Caswita Caswita
Universitas Lampung

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS KONTEKSTUAL DENGAN MODEL LOGAN AVENUE PROBLEM SOLVING (LAPS)–HEURUSTIC UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Wahyu Anggraini; Nurhanurawati Nurhanurawati; Caswita Caswita
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.762 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i1.4641

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis kontekstual yang dikembangkan dengan model Logan Avenue Problem Solving (LAPS)–Heurustic untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang valid, dan efektif. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Research and Development dengan menggunakan model penelitian menurut Borg dan Gall. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, angket, dan tes instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, desain pengembangan LKPD berbasis kontekstual dengan model Logan Avenue Problem Solving (LAPS)–Heurustic untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis memiliki kriteria valid. Kedua, rata-rata indeks gain kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menggunakan LKPD berbasis kontekstual dengan model Logan Avenue Problem Solving (LAPS)–Heurustic lebih tinggi dari rata-rata indeks gain kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang tidak menggunakan LKPD, sehingga LKPD berbasis kontekstual dengan model Logan Avenue Problem Solving (LAPS)–Heurustic efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Developing a STEM-based students’ worksheet building material in elementary school Bandar Lampung City Roni Agus Saputra; Herpratiwi Herpratiwi; Caswita Caswita
Jurnal Prima Edukasia Vol 8, No 2: July 2020
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpe.v8i2.33478

Abstract

This study aims to produce students’ worksheet-based STEM building material in elementary schools Bandar Lampung City. This type of research is research and development (Research and Development/ RD). The main steps in this research and development are (1) information gathering and preliminary research; (2) planning; (3) product development; (4) limited testing, and (5) final product revision. The population in this study was the fifth-grade educators of SD Negeri Langkapura District Korwil III. The sampling technique used was the purposive sampling technique. The research sample was 3 (three) fifth-grade teachers of SDN 3 Langkapura, SDN 2 Langkapura, and SDN 1 Langkapura. Data collection techniques using observation and questionnaires. The data analysis technique in this study was using qualitative descriptive analysis techniques. Based on the results of research and discussion, it can be concluded that the development of STEM-based LKPD building material in elementary schools Bandar Lampung City is very feasible to use in learning. This is based on the results of the validation of material experts at 92.75%, the results of the validation of design experts at 82.08%, and the results of the test to the teacher at 93.04%. This research is limited to the expert and practitioner test. It would be better if it was perfected in the effectiveness and attractiveness test.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA SOAL BERBASIS HIGH ORDER THINKING DITINJAU DARI KEMAMPUAN SPASIAL Mahfuddin Mahfuddin; Caswita Caswita
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.667 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i3.3874

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan spasial memiliki peran yang sangat penting dalam pembelajaran matematika. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan soal geometri  transformasi berbasis high order thinking ditinjau dari kemampuan spasial. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Instrumen dalam penelitian, yaitu tes kemampuan spasial, tes kemampuan pemecahan masalah berbasis HOTS, dan pedoman wawancara. Analisis data penelitian ini yaitu analisis pemecahan masalah yang berorientasi HOTS dan analisis wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan siswa dengan kemampuan spasial tinggi mampu melalui tahapan pemecahan masalah dengan level kognitif menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Siswa dengan kemampuan spasial sedang mampu melalui tahapan pemecahan masalah dengan level kognitif menganalisis dan mengevaluasi serta belum mampu melaksanakan penyelesaian dengan baik dan menemukan gagasannya dalam  memecahkan permasalahan. Siswa dengan kemampuan spasial rendah  hanya mencapai tahap level kognitif menganalisis, dan pada level kognitif mengevaluasi, hanya mampu memahami permasalahan tanpa memberikan penyelesaian. Hal ini menunjukkan kemampuan spasial tinggi lebih baik dalam menyelesaikan soal geometri transformasi berbasis high order thinking.
PELATIHAN PENYUSUNAN INSTRUMEN TES MATEMATIKA DAN IPA SD KELAS TINGGI Rini Asnawati; Caswita Caswita; Median Agus Priadi; Novinta Nurulsari
Ruang Pengabdian : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): RUANG PENGABDIAN
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.253 KB)

Abstract

Assesmen merupakan komponen yang sangat penting dalam proses pembelajaran. Assesmen yang dilakukan dengan baik dan menggunakan instrumen tes yang tepat  dapat membantu guru dalam memperoleh informasi, mengindentifikasi dan memetakan tingkat kemampuan siswa dalam memahami materi pembelajaran. Keberhasilan asesmen sangat tergantung pada pengetahuan dan keterampilan guru dalam memilih dan mengembangkan jenis asesmen dalam mengukur kompetensi siswa, sehingga, pemahaman tentang prinsip dasar asesmen yang berkualitas harus dimiliki oleh guru agar dapat melakukan asesmen terhadap siswa secara tepat sesuai dengan jenjang pendidikan dan level berpikir siswa.Permasalahan yang terjadi di sekolah adalah instrumen yang dibuat oleh guru dalam melakukan assesmen hanya berupa instrumen tes yang cenderung lebih banyak menguji aspek ingatan, sedangkan instrumen yang melatih keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa belum banyak dibuat dan digunakan oleh guru khususnya mengenai matematika dan IPA. Selain itu, guru belum memperhatikan tahap perkembangan berpikir siswa, khususnya untuk siswa SD kelas tinggi. Banyak alasan yang dikemukakan oleh guru SD kelas tinggi, diantaranya kurangnya kemampuan dan keteram­pilan guru dalam membuat instrumen penilaian yang melatih siswa untuk berpikir tingkat tinggi. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan kepada guru SD kelas tinggi di Kecamatan Rajabasa Kota bandar Lampung untuk menyusun instrumen tes pada  materi matematika dan IPA. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian adalah melalui ceramah, diskusi, dan proyek. Pada kegiatan ceramah pemateri meyampaikan materi tentang teknik penambangan instrumen penilaian sesuai dengan prosedur yang baku dilanjutkan dengan diskusi. Setelah diskusi, peserta pelatihan megerjakan tugas proyek berupa menyusun instrument tes mata pelajaran matematika dan IPA, menganalisis secara kualitatif, mengujicobakannya. Berdasarkan hasil kegiatan, diperoleh simpulan bahwa kegiatan pelatihan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman tentang perancangan instrumen tes matematika dan IPA SD kelas tinggi Berdasarkan hasil nilai pretest diketahui bahwa pemahaman awal guru-guru tergolong sedang. Pada akhir pelatihan, rata-rata nilai posttest guru-guru lebih tinggi dibandingkan rata-rata nilai pretest, peningkatan pemahaman guru-guru perancangan instrumen tes matematika dan IPA tergolong sedang. DOI: https://doi.org/10.23960/rp/v1i1.hal.34-40
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Strategi Metakognitif untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis siswa Asrean Hendi; Caswita Caswita; Een Yayah Haenilah
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v4i2.310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis strategi metakognitif. Media pembelajaran interaktif ini dikembangkan sebagai penunjang untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Media interaktif ini berbentuk file persentasi dalam bentuk powerpoint. Model penelitian pengembangan yang digunakan adalah Model DDD-E oleh Ivers dan Barron. Tahapan pengembangan peneltian dimulai dari decide, design, develope, dan evaluate. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X TKJ di SMK Harapan Bangsa Ulubelu Kabupaten Tanggamus, tahun pelajaran 2019-2020. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, angket respon guru terhadap media pembelajaran, dan tes kemampuan berpikir kritis siswa. Media pembelajaran interaktif yang dikembangkan telah valid menurut ahli media dari segi teori pendukung dan struktur pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis metakognitif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil uji di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis strategi metakognitif lebih tinggi dari pada kemampuan berpikir kritis siswa yang tidak menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis stategi metakognitif. Oleh karenanya dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis metakognitif yang dikembangkan lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Pengembangan PBM dengan Tahapan TPS untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Reflektif Matematis dan Self- Efficacy Siswa Indri cahya indri Kusuma; Sri Hastuti Noer; Caswita Caswita
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v4i2.321

Abstract

Penelitian ini secara umum menggunakan prosedur R&D dari Borg dan Gall (1983:775) yang menggunakan 7 dari 10 tahapan nya. Secara khusus, desain pembelajaran menggunakan model pengembangan desain pembelajaran menurut Branch (2009:17) dengan tahapan analysis, design, development, implementation, dan evaluation (ADDIE) yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana hasil pengembangan model PBM, serta efektifitasnya terhadap kemampuan berpikir reflektif matematis dan self efficacy siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 20 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2019/2020. Data penelitian diperoleh melalui tes berpikir reflektif matematis dan skala self efficacy. Teknik analisis data menggunakan uji t dan N-gain.. Hasil penelitian ini, yaitu (1) studi pendahuluan menunjukkan kebutuhan dikembangkannya pembelajaran berbasis masalah yang terfokus pada kebutuhan dan kesulitan dalam berpikir tingkat tinggi siswa yang difasilitasi dengan LKPD. (2) pengembangan pembelajaran memiliki kategori valid, perangkat pembelajaran yang juga memiliki kategori valid yaitu silabus, RPP, dan LKPD dengan rata-rata persentase adalah 80,11%, (3) Hasil kepraktisan dan kemenarikan pengembangan memiliki kategori praktis dengan rata-rata persentase 84,8% dan kategori menarik 83,43%, dan (4) Hasil uji efektivitas menunjukkan bahwa PBM yang dikembangkan dengan TPS efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir reflektif matematis siswa dengan rata-rata N-gain sebesar 0,502. PBM yang dikembangkan dengan tahapan TPS menunjukkan lebih efektif dibandingkan kemampuan berpikir reflektif matematis matematis dan self efficacy siswa dengan pembelajaran yang tidak menggunakan PBM yang dikembangkan.
Efektivitas Model Problem Based Learning Bersasis Metakognitif Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Muhammad Habib Ramadhani; Caswita Caswita; Een Yayah Haenilah
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v4i2.323

Abstract

Penelitian ini didasari masih rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model problem based learning berbasis metakognitif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan pre test and post test control group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP di kota Metro yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes berupa 5 soal essay. Instrumen yang digunakan telah memenuhi kriteria layak berdasarkan validitas, reliabilitas, daya beda, dan indeks kesukaran. Analisis data menggunakan uji-t data n-gain. Berdasarkan perhitungan menggunakan SPSS 21 diperoleh kesimpulan bahwa model problem based learning berbasis metakognitif efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Pengembangan Desain Pembelajaran Berbasis Penemuan Terbimbing Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Sri Handayani; Caswita Caswita; Nurhanurawati Nurhanurawati
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v4i2.344

Abstract

Untuk menyikapi permasalahan rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa, diperlukan adanya inovasi proses pembelajaran. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan desain pembelajaran berbasis penemuan terbimbing untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan model Tessmer.yang bersifat terbatas hingga tahapan expert review. Tahapan pengembangan ini dimulai dari tahap preliminary (tahap persiapan dan pendesainan), tahap self evaluation, dan tahap expert review. Penelitian dilaksanakan di SMA Kebangsaan Lampung pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2020/2021. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan angket. Validasi desain pembelajaran dan perangkat pembelajaran oleh ahli desain, ahli materi, dan praktisi pendidikan. Selanjutnya desain dan perangkat pembelajaran direvisi sesuai pendapat para ahli. Desain pembelajaran dan perangkat pembelajaran divalidasi oleh 2 pakar ahli desain dan materi, 2 praktisi guru dan 5 praktisi siswa. Hasil validasi para ahli diperoleh bahwa perangkat pembelajaran dan desain layak digunakan dan diimplementasikan setelah memenuhi kriteria valid dan praktis. Hal ini dapat dilihat dari hasil skor penilaian validator adalah diatas yang memiliki kriteria valid dan kategori sangat praktis.
BERPIKIR KRITIS MATEMATIS DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN Deni Efendi; Caswita Caswita
Hipotenusa Journal of Research Mathematics Education (HJRME) Vol 1, No 1 (2018): Hipotenusa Journal of Research Mathematics Education (HJRME)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/hjrme.v1i1.817

Abstract

Studi ini merupakan kajian teoritis untuk menganalisis peran model penemuan dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis matematis. Terdapat duabuah bahan analisis dalam studi ini, yaitu enam tahap aktivitas dalam model pembelajaran penemuan yang meliputi stimulation, problem statement, data collection, data processing, verification, generalization dan enam buah indikator berpikir kritis matematis yang meliputi menginterpretasi, menganalisis, mengevaluasi, menarik kesimpulan, penjelasan, kemandirian. Melalui langkah langkah yang dilakukan dalam model pembelajaran penemuan, siswa melakukan aktivitas aktivitas yang menunjang keterampilan berpikir kritis, sehingga model pembelajaran penemuan mempunyai peran yang sangat baik dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION BERORIENTASI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Ulfa Farida; Caswita Caswita; Sugeng Sutiarso
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.033 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i2.4942

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan bahan ajar materi peluang berbasis realistic mathematics education yang valid, praktis, dan efektif ditinjau dari kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan tahapan potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, dan revisi produk. Uji coba dilakukan di SMPN 2 Buay Pemaca. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan tes. Hasil penilaian ini bahwa setiap komponen penilaian bahan ajar dari aspek materi maupun media tervalidasi dengan kriteria baik dan sangat baik. Hasil analisis angket respon siswa diperoleh bahwa bahan ajar dinyatakan sangat praktis. Keefektifan bahan ajar dilihat dari rata-rata skor N-Gain sebesar 0,77 dengan kriteria tinggi, proporsi siswa yang mencapai N-Gain kriteria tinggi sebesar 71%, dan uji t menunjukkan nilai Sig. sebesar 0,003 kurang dari 0,05 sehingga  ditolak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah produk hasil pengembangan bahan ajar berbasis RME ini memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis.This study aims to produce teaching materials based on realistic mathematics education that are valid, practical, and effective in terms of critical thinking skills. This research uses potential and problem stages, data collection, product design, design validation, design revision, product testing, and product revision. The trial was conducted at SMPN 2 Buay Pemaca. Collecting data using observation, interviews, questionnaires, and tests. The results of the assessment showed that each component of the assessment of teaching materials from the material and media aspects was validated with good and very good criteria. The results of the student response questionnaire analysis showed that the teaching materials were stated to be very practical. The effectiveness of teaching materials is seen from the average N-Gain score of 0.77 with high criteria, the proportion of students who achieve high N-Gain criteria is 71%, and the t-test shows the value of Sig. of 0.003 less than 0.05 so it was rejected. The conclusion of this study is that the product development of RME-based teaching materials meets the criteria of being valid, practical, and effective in improving critical thinking skills.