cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Articles 260 Documents
Analisis Kebiasaan Bermain Game Online Terhadap Interaksi Sosial Anak Usia SD di Desa Prawoto Mustikasari, Bety; Setiawan, Deka; Pratiwi, Ika Ari
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 6, No 2 (2020): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v6i2.2846

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak bermain game online terhadap interaksi sosial anak usia Sekolah Dasar di Desa Prawoto. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskirptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa dampak dari bermain game online dapat mengakibatkan mata menjadi minus, pemborosan, melupakan waktu untuk beribadah, dan menghabiskan waktu selama berjam-jam untuk menuntaskan misi game yang sedang dimainkan. Selain itu, pemain game online lebih tertutup dengan lingkungan luar dan keterampilan sosial yang dimiliki menjadi menurun sehingga membuat anak menjadi sulit untuk berkomunikasi dengan orang lain.Kata Kunci: Anak Usia SD, Game Online, Interaksi Sosial AbstractThis study aims to determine the impact of online gaming to social interaction of childhood elementary school in Prawoto village. The approach of this study uses qualitative descriptive approach. Data collection techniques use observation, interview, and documentation methods. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and conclusion. The results of this study is that the impact of playing online games can suffer eyes’ children, wasting credit quota, forgetting time to worship, and spending hours to complete the game mission that is being played. In addition, online game players more closed to the external environment and social skills have to be decreased so as to make children become difficult to communicate with others.Keywords: Childhood Elementary School Online, Games, Social Interaction
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN HTS (HANG OF THE SCRAMBLE) PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS III SDN 03 SAMBELIA Aswasulasikin, Aswasulasikin; Nur, Husni Zuhriati
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Didika : Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v4i2.1200

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran HTS (Hang of The Scramble) yang valid dan efektif pada mata pelajaran IPA siswa kelas III SDN 03 Sambelia tahun pelajaran 2017/2018. Dalam penelitian ini metode yang digunakan mengacu pada prosedur pengembangan dari Borg and Gall dengan lima tahap yang disederhanakan yaitu analisis, desain, produksi, uji coba produk, dan revisi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN 03 Sambelia sebanyak 25 siswa. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Instrument pengumpulan data meliputi vaildasi tim ahli, angket respon siswa, dan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah rumus skala lima untuk validasi media pembelajaran. Berdasarkan hasil perhitungan data akhir validasi tim ahli menunjukkan bahwa “produk layak digunakan untuk mengambil data dengan revisi sesuai saran” Dengan perolehan nilai rata-rata dari ahli media 3,17 dan ahli materi3,85. Respon siswa terhadap media pembelajaran HTS (Hang of The Scramble)mencapai 95% dengan kategori sangat merespon. Sementara hasil penelitian uji coba lapangan diiproleh nilai rata-rata siswa 75 dengan persentase ketuntasan 72%. Oleh karena itu, pengembengan media pembelajaran HTS (Hang of The Scramble) dapat dikatakan valid dan efektif digunakan pada mata pelajaran IPA siswa kelas III SDN 03 Sambelia tahun pelajaran 2017/2018.Kata Kunci: metode pembelajaran scramble, media pembelajaran HTS (Hang ofThe Scramble). 
Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Contextual Teaching And Learning Pada Tema Pahlawanku Untuk Siswa Kelas IV SDK Olakile Kecamatan Boawae Awe, Ermelinda Yosefa; Kaka, Pelipus Wungo; Hakim, Arif Rahman
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 7, No 2 (2021): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v7i2.4516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menghasilkan LKS berbasis Contextual Teaching and Learning pada tema pahlawanku yang sesuai dengan karakteristik siswa kelas IV di SDK Olakile. (2) Mengetahui kualitas hasil uji produk pengembangan LKS berbasis Contextual Teaching and Learning pada tema pahlawanku yang sesuai dengan karakteristik siswa. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Katolik Olakile dengan sampel 10 orang. Penelitian ini merupakan pengembangan LKS berbasis CTL ini dikembangkan dengan model ADDIE yang terdiri atas lima langkah yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Penelitian ini masih sederhana yaitu pada tahap validadi tim ahli dan ujicoba ke siswa. Hasil uji validitas yang dilakukan pada ahli bahasa memperoleh skor rata-rata 4,33 dengan kriteria sangat baik. Uji validitas yang dilakukan oleh ahli isi/konten materi memperoleh rata-rata skor 33,44 dengan kriteria baik. Uji validitas yang dilakukan oleh ahli desain pembelajaran memperoleh rata-rata skor 35,55 dengan kriteria baik. Uji validitas yang dilakukan oleh pengguna produk memperoleh rata- rata skor 4,81 dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil uji coba oleh ahli dan siswa sehingga hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan pada kategori sangat baik. Maka pengembangan lembar kerja siswa berbasis Contextual Teaching and Learning ini layak untuk digunakan.
Pengaruh Pemberian Bimbingan Kelompok Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Pada Siswa SDN 2 Kelayu Jorong Siregar, M. Deni
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Didika: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v3i2.682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pemberian bimbingan kelompok dalam terhadap motivasi belajar siswa pada SDN 2 Kelayu Jorong. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan penelitian eksperimen sungguhan dengan jenis control group pre-test pos-test. Teknik pengumpulan data disesuaikan dengan hasil yang ingin dicapai dalam penelitian. Instrument yang akan digunakan dalam pengumpulan data yaitu menggunakan angket dan observasi. Untuk mengetahui apakah layanan bimbingan kelompok berpengaruh dalam kesulitan belajar, digunakan t-test dengan polled. Harga thitung 11,44. Adapaun dimana harga t-hitung dibandingkan dengan t-tabel (dk=n1 + n2 - 2 = 30 + 30 - 2 = 58). Berdasarkan dk = 58, untuk kesalahan 5 %, maka harga t-tabel = 2,000. Ternyata harga t hitung (11,44) lebih besar dari harga t-tabel (11,44 2,000). Dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulannya “Meningkatnya motivasi belajar dengan menggunakan bimbingan kelompok pada siswa SDN 2 Kelayu Jorong Tahun Pelajaran 2016/2017”. Ini disebabkan karena bimbingan kelompok membuat siswa untuk selalu aktif dalam setiap segi  pembelajaran.Kata Kunci : Bimbingan Kelompok dan Motivasi Belajar 
Strategi Pendidik Dengan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Untuk Menghadapi Era Society 5.0 Sururuddin, Muhammad; Husni, Muhammad; Jauhari, Safrudin; Aziz, Abdul; Ilhami, Baiq shofa
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2021): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v7i1.3848

Abstract

 Strategi pendidik dalam menggunakan media pembelajaran multimedia di era society 5.0, society 5.0 dalam dunia pendidikan dapat diartikan sebagai konsep pembelajaran yang berpusat pada manusia dan berbasis teknologi. Pendidik memiliki onotomi dalam memilih startegi pembelajaran untuk menciptakan pembelajaran yang aktif. Keterlibatan guru dan siswa dalam proses pembelajaran dengan cara menggali, menemukan, berdiskusi, berfikir kritis, dan inovasi dalam pemanfaatan teknologi. Tujuan kajian ini adalah menjelaskan strategi-strategi pendidik yang dapat di terapkan dalam pemanfaatan media berbasis multimedia. Metode yang diterapkan dalam kajian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data litelatur. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan strategi-strategi pendidik yang dapat diterapkan dalam dunia pendidikan menggunakan media pembelajaran multimedia yang tepat untuk menghadapi era sociaty 5.0. Pendidik tersebut mencakup bagiamana strategi-strategi menghasilkan peserta didik yang aktif menggali, menemukan, berdiskusi, berfikir kritis, dan inovasi. 
Analisis Kemampuan Menulis Makalah Mahasiswa Baru PGSD Universitas Mataram Widodo, Arif; Jaelani, Abdul Kadir; Novitasari, Setiani; Sutisna, Deni; Erfan, Muhammad
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2020): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v6i1.1946

Abstract

Menulis adalah salah satu keterampilan penting yang harus dikuasai oleh mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis mahasiswa baru di Program Studi PGSD Universitas Mataram. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis makalah mahasiswa masih sangat rendah, tingkat plagiarisme sangat tinggi dan teknik penulisan makalah tidak sesuai dengan pedoman. Kesulitan yang paling dihadapi oleh mahasiswa dalam menulis makalah adalah kesulitan dalam menemukan referensi dan tidak mengetahui teknik menulis. Faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan dalam menulis makalah termasuk minat baca yang rendah, instruksi menulis yang tidak jelas, keingintahuan mahasiswa yang rendah, dan rendahnya motivasi mahasiswa dalam menulis.
Analisis Pembelajaran Tematik Berbantuan WhatsApp Group (WAG) Peserta didik Madrasah Ibtidaiyah di Era Pandemi Covid-19 Ningsih, Tutut Hartina Ilmiah; Lestari, Wahyu
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2021): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v7i1.3460

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui analisis pembelajaran tematik berbantuan WhatsApp Group pada peserta didik Madrasah Ibtidaiyah pada masa pandemi Covid-19. Dalam pembelajaran tematik berbantuan WhatsApp group didapatkan temuan dalam perencanaan pembelajaran, proses pembelajaran, evaluasi pembelajaran, hambatan pembelajaran dan upaya untuk menanggulanginya sehingga tercipta pembelajaran yang lebih bermakna dan mengajarkan pada kecakapan hidup dan kemandirian serta kesehatan dalam pelaksanaan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei deskriptif berpendekatan kualitatif, dimana dalam teknik pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, dokumentasi dan lembar observasi terhadap subjek penelitian. Untuk keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dalam perencanaan pembelajaran, guru menyiapkan RPP dan media yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik. Pada proses pembelajaran, guru dan peserta didik membuat grup untuk menunjang pembelajaran dan komunikasi. Evaluasi pembelajaran dilakukan dalam tiga ranah pembelajaran yakni afektif, kognitif dan psikomotorik.
Penerapan Manajemen Kelas Untuk Meningkatkan Kemempuan Kerja Sama Dan Hasil Belajar Siswa Burhanuddin, Burhanuddin; In, Hurun
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2019): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v5i2.1786

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yang dilakukan dengan dua tahapan siklus yaitu siklus I dan II. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VI SDN 03 Pancor berjumlah 28 orang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan Pada siklus I, dari total siswa dikelas yang berjumlah 28 orang, terdapat 13 orang siswa (46%) sudah terlihat maksimal dalam menerapkan keterampilan kerjasama dalam proses pembelajaran ketika mengerjakan tugas secara berkelompok yang diberikan guru. Sedangkan 15 orang siswa (54%) masih belum maksimal. Berdasarkan hasil post test siklus I, diperoleh data dari 28 orang siswa terdapat 16 orang siswa (57%) sudah mencapai hasil sesuai KKM, 12 orang siswa (43%) belum mencapai KKM. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada siklus II, dari 28 orang siswa, terdapat 25 orang siswa (89%) sudah terlihat maksimal dalam menerapkan keterampilan kerjasama dalam proses pembelajaran ketika mengerjakan tugas secara berkelompok yang diberikan guru. Sedangkan 3 orang siswa (11%) masih belum maksimal. Dari hasil post test pada siklus II, diperoleh data dari 28 orang siswa terdapat 26 orang siswa (93%) sudah mencapai hasil sesuai dengan KKM, sedangkan 2 orang siswa (7%) masih dibawah KKM. Ini artinya bahwa hasil belajar siswa sudah memenuhi kriteria ketuntasan yang ditentukan dalam penelitian ini yaitu tercapainya ketuntasan belajar siswa minimal 75%. Kata kunci : Manajemen pengelolaan kelas, hasil belajar, kemampuan kerjasama
Komparasi Model Pembelajaran Tebak Kata Dengan Make A Match Terhadap Motivasi Belajar Ipa Siswa Kelas Iv Sd Islam Nw Lendang Bunga Tahun Pelajaran 2016/2017 Aswasulasikin, Aswasulasikin
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Didika : Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v3i1.658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar IPA siswa yang menggunakan model pembelajaran tebak kata dengan make a match pada siswa kelas IV SD Islam NW Lendang Bunga Tahun Pelajaran 2016/2017. Adapun jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian eksprimen. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah randomized pretest-posttest comparison group design. Pada desain ini terdapat dua kelompok yang diberikan perlakuan yang berbeda, dimana masing-masing kelas diberikan pre test untuk mengetahui keadaan awal, kemudian masing-masing kelas diberikan pos test yaitu angket untuk mengetahui motivasi belajar setelah penerapan kedua pembelajaran tersebut. Penelitian ini bertempat di SD Islam NW Lendang Bunga di kelas IV. Waktu penelitian dilaksanakan pada semester satu (ganjil)  pada bulan agustus. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD Islam NW Lendang Bunga Tahun Pelajaran 2016/2017. Variabel bebas pada penelitian ini adalah model pembelajaran tebak kata dan make a match, sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah motivasi belajar IPA. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket dengan cara memberikan cek list, selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji normalitas menggunakan rumus ChiKuadrat, uji homognitas dengan menggunakan rumus F, dan uji hipotesis menggunakan uji-t dengan rumus polled varian.Berdasarkan data yang didapat pada sebaran angket motivasi pada kondisi awal di kelas tebak kata dan make a match tergolong sedang yaitu  nilai rata-rata kelas tebak kata (60,3) dan nilai rata-rata make a match (60,4).  Setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunkan model pembelajaran tebak kata dan make a match hasil nilai rata-rata angket motivasi belajar siswa meningkat yaitu kelas tebak kata (67,5) sedangkan make a match (65,3) ini tergolong tinggi. Hasil hipotesis menunjukkan bahwa thitung t yaitu 1,053 2,021 yang berarti Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara motivasi belajar IPA yang menggunakan model pembelajaran tebak kata dengan make a match di kelas IV SD Islam NW Lendang Bunga Tahun Pelajaran 2016/2017. Tabel Kata Kunci : Model pembelajaran tebak kata, make a match dan motivasi belajar.
Peningkatan kemampuan berbicara dengan Menggunakan metode diskusi pada pembelajaran bahasa Indonesia dikelas III SDN 2 Lekor 2021/2022 Siregar, M. Deni; Yunitasari, Dukha
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 7, No 2 (2021): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v7i2.4562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dikelas III SDN 2 Lekor Kecamatan Janapria Kabupaten Lombok tengah dengan menerapkan metode diskusi. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 4 komponen pokok langkah pelaksanaan penelitian, yaitu: 1). Perencanaan, 2).Tindakan, 3). Pengamatan, 4). Refleksi. Subjek penelitian siswa kelas III berjumlah 15 orang, tahun pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian dari segi keterampilan berbicara menggunakan metode diskusi menunjukkan terjadi peningkatan kemampuan berbicara antara siklus I dan siklus II. Dalam siklus pertama diketahui dari peserta didik yang terampil berbicara dikelas dari 15 peserta didik hanya 6 peserta didik. Yang terampil berbicara dengan baik tanpa arahan dari guru, 2 peserta didik,7 peserta didik yang tidak terampil berbicara didepan kelas atau diam saja meskipun telah diberikan arahan oleh guru dan dikategorikan belum tuntas. Sedangkan dari hasil belajar diperolehan hasil ketuntasan klasikal 63%. Sedangkan pada saat siklus ke dua dengan menggunakn metode diskusi didapat kemampuan berbicara peserta didik meningkatkan hasil rata-rata kelas 80 dan ketuntasan klasikal 85%. terampil berbicara tanpa arahan dari guru,4 peserta didik (15%) terampil bercerita dengan cukup baik (ada arahan dari guru),3 peserta didik (15%) tidak terampil berbicara meskipun telah diberikan arahan oleh guru. Kita ketahui dengan berdiskusi siswa bisa memanfaatkan waktunya dalam mengomentari semua hal yang bisa di simak dan di dengar dalam kelas ketika proses berdiskusi dimulai. Distulah terlihat siapa yang aktif dengan yang tida dalam proses kemampuan berbicara di dalam kelas terutama depan teman-teman atau kelompok berdiskusi.Kata kunci : Metode diskusi, keterampilan berbicara

Page 7 of 26 | Total Record : 260