cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Articles 260 Documents
Bahan Ajar Berhitung Cepat Dengan Aplikasi Game Adobe Flash Untuk Pembelajaran Matematika Di Sekolah Dasar Ibrahim, Doni Septu Marsa; Aswasulasikin, Aswasulasikin; Hidayatullah, Muhammad
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2019): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v5i2.1771

Abstract

Di era keterbukaan teknologi dan informasi dan percepatan perubahan sosial masyarakat menuntut setiap individu dapat beradaptasi dengan cepat mengikuti perubahan tersebut, Sehingga pada penelitian ini berfokus pada tujuan untuk menghasilkan Bahan Ajar Berbasis Aplikasi Game Adobe Flash CS3 pada materi penjumlahan dan pengurangan kelas II Sekolah Dasar yang layak dan valid, praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development), langkah-langkah berpedoman pada model ADDEI yaitu: (1) Analisis, (2) Desain, (3) Pengembangan, (4) Implementasi, (5) Evaluasi. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui tingkat kelayakan bahan ajar dari instrumen validasi ahli bahan ajar yang dikembangkan, diperoleh hasil angket penilaian oleh ahli materi dan ahli tampilan. Penilaian bahan ajar dari kedua ahli diperoleh skor 4 dari maksimal 5 untuk tiap pernyataan.  Untuk masing-masing  ahli materi mendapatkan nilai rata-rata 4 dan ahli tampilan mendapat nilai rata-rata 3,6. Dari sisi pengguna yaitu siswa diperoleh respon siswa terhadap bahan ajar dengan nilai rata-rata 4,2 yang berarti pengembangan Bahan Ajar dengan aplikasi Game dapat dikatakan layak dan memenuhi syarat untuk di disiminasikan sebagai bahan ajar yang efektif.
ANALISIS BUTIR SOAL PILIHAN GANDA PENILAIAN TENGAH SEMESTER PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 39 PONTIANAK KOTA Widayanti, Weni; Bistari, Bistari; Suparjan, Suparjan
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 7, No 2 (2021): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v7i2.4370

Abstract

This study aims to analyze the multiple-choice questions for Mid-Semester Assessment in the thematic learning of class V at 39 Pontianak City Elementary Schools based on validity, level of difficulty, discriminatory power, effectiveness of distractors, and reliability. This research is a descriptive quantitative method. The Mid-Semester Assessment Question consists of 2 themes, namely theme 6 (20 points) and theme 7 (19 points). The questions were analyzed based on validity, level of difficulty, discriminatory power, effectiveness of distractors and reliability using Microsoft Excel 2010. The subjects in this study were students of class V. The data collection technique was carried out with documentation techniques. The results of this study indicate that the questions are of good quality. (1) The validity of the theme 6 questions as many as 19 items (95%), theme 7 as many as 18 items (94.74%) is said to be valid. (2) The level of difficulty in theme 6 is 13 items (68.42%) in the easy category, and 2 items (10.53%) in the difficult category, in theme 7 there are 11 items (61.11%) in the easy category, so it includes questions that not of good quality in terms of difficulty level. (3) The distinguishing power of theme 6 is 10 items (52.63%) in the bad category and 1 item (5.26%) in the good category, theme 7 is 6 items (33.33%) in the bad category and 3 items (16.67%) good category so that the questions are of moderate quality in terms of distinguishing power. (4) The effectiveness of distractors for theme 6 is 1 item (5.26%) in very good category, 8 items (42.11%)in good category, 6 items (31.58%) in poor category, theme 7 is 4 items (22 ,22%) in very good category, 4 items (22.22%) in good category, 3 items (16.67%) in poor category, so that the questions are of good quality in terms of distractor effectiveness. (5) The reliability of theme 6 questions is 0.9592, theme 7 is 0.8950 so that the questions are of good quality because of high reliability.
PENGEMBANGAN E-MATERI BERBASIS MATA KULIAH PADA PEMBELAJARAN JARAK JAUH (E-LEARNING) Ibrahim, Doni Septu Marsa; Febriani, Yuyun
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Didika : Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v4i2.1170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1. Mengetahui tingkat kebutuhaun pengguanan internet di kalangan mahasiswa Universitas Hamzanwadi. 2. Untuk menghasilkan e-materi yang dikembangkan berdasarkan mata kuliah 3. Menghasilkan purwarupa LMS untuk pembelajaran daring. E-materi yang dikembangkan berbasis mata kuliah pada program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Hamzanwadi. Untuk dapat mewujudkannya maka dilakukan penelitian Pengembangan yang digunakan merujuk pada model pengembangan Borg dan Gall dengan tahapan yang pertama studi kebutuhan material pembelajaran dilanjutkan dengan merancang desain, menentukan konten material dan aset media, memvalidasi sampai dengan pembuatan produk akhir. E-materi yang dikembangkan terdiri atas sub-sub materi yang tergabung dalam satu paket material pembelajaran.Hasil penelitian ini diharapkan  dapat meningkatkan kemampuan peneliti untuk dapat menyajikan material pembelajaran yang bervariasi dalam proses pembelajaran.Kata kunci : e-materi, pembelajaran jarak jauh (e-learning
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di SDN 1 Pendem Ali, Mohamad
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2021): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v7i1.3880

Abstract

Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya kepala Sekolah memiliki peran kepemimpinan yang sangat mempengaruhi kinerja guru dilingkungan kerjanya masing-masing. Keberhasilan serta kegagalan Sekolah sangat ditentukan oleh kepala Sekolah dalam mengelola guru yang tersedia di Sekolah, karena kepala Sekolah merupakan pengendali dan penentu arah yang hendak ditempuh oleh sekolah menuju tujuannya. Akan tetapi berdasarkan observasi peneliti di SDN 1 Pendem menunjukkan bahwa peran kepemimpinan yang dilakukan oleh kepala Sekolah untuk meningkatkan kinerja guru dengan mengarahkan dan membimbing guru pada saat kesusahan dalam proses pembelajaran. Kinerja gurunya cukup baik tetapi ada yang kurang karena keterbatasan fasilitas yang ada, seperti ketika mengajar dikelas para guru kurang menggunakan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran kepemimpinan kepala Sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SDN 1 Pendem.Penelitian ini menggunakan penelitian kualiatif yang dilakukan di SDN 1 Pendem, dengan desain penelitian deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peran yang signifikan antara kepemimpinan kepala Sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SDN 1 Pendem bahwa ada 6 peran kepemimpinan kepala Sekolah yang dilakukan kepala Sekolah dalam meningkatkan kinerja guru.
Manajemen Sarana Dan Prasarana Di MI Qurrota A’yun Sleman Qiftiyah, Maratul; Sandriansyah, Sandriansyah
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2020): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v6i1.2075

Abstract

Madrasas will be able to develop if educational facilities and infrastructure support the learning process. The purpose of this research is to describe the management of facilities and infrastructure in MI Qurrota A'yun. This research is a field research using descriptive method with a qualitative approach. The main subject in this study is the headmaster of the madrasa. Data collection methods used in this research are interviews and observation. Techniques used for data analysis are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the results of the study it can be seen that the management of facilities and infrastructure in MI Qurrota A'yun there are several stages, including: 1) planning of facilities and infrastructure by analyzing the whole beforehand, 2) procurement of facilities and infrastructure, 3) inventory of facilities and infrastructure, 4 ) the use or use of facilities and infrastructure by the madrasa, educators, and all students must be monitored by the selected party madrasa, 5) maintenance of facilities and infrastructure is very important for educators and students so that the goods in the madrasa remain under supervision and care.
Daring Tekstual Versus Daring Kontekstual Mana Yang Lebih Disukai Mahasiswa Umar, Umar; Widodo, Arif
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2021): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v7i1.3111

Abstract

Pembelajaran online berbeda dengan pembelajaran tatap muka. Agar pembelajaran online efektif maka pembelajaran harus didesain lebih nyata. Salah satu unsur yang berperan membuat pembelajaran lebih nyata adalah penggunaan media. Secara garis besar media pembelajaran online berbasis video dan chatt. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana desain pembelajaran yang disukai mahasiswa. Desain penelitian yang digunakan adalah jenis kuantitatif noneksperimental. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui survei. Analysis data menggunakan statistik deskriptif. Subjek dalam penelitian ini mahasiswa PGSD Universitas Mataram. Jumlah responden yang terlibat sebanyak 158 mahasiswa. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah apakah model pembelajaran tekstual atau kontekstual yang diinginkan mahasiswa? Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa mahasiswa lebih menyukai pembelajaran kontekstual dari pada pembelajaran tekstual. Hal ini dapat terlihat dari karakteristik media pembelajaran yang digunakan yaitu media pembelajaran berbasis video conferen dan tidak menyukai tugas berbentuk teks. Melalui video conferen pembelajaran dirasakan lebih nyata. Melalui hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dosen dalam mendesain lingkungan belajar virtual yang efektif.
Penciptaan Metafora Dalam Ruang Persepsi Siswa Sekolah Dasar Khirjan Nahdi; Muhammad Irfan; Titin Ernawati; Helmi Harian; Raudi Mardiana
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2020): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v6i1.2336

Abstract

Kajian ini memanfaatkan teori metafora dan ruang persepsi berdasarkan ekologi bahasa, dengan tujuan mengidentifikasi metafora siswa sekolah dasar sebagai gambaran persepsi pada ekologi. Data berbentuk metafora dalam puisi berdasarkan persepsi ekologi. Data dianalisis melalui distribusi kategori metafora dan ujud diksi pada ekologi bahasa. Hasil penelitian menunjukkan, metafora dominan pada ekologi manusia, dan terbatas pada   delapan ekologi lainnya. Kondisi ini menggambarkan interaksi dengan ekologi manusia lebih intens dibanding ekologi lainnya. Hasil kajian ini berimplikasi terhadap peningkatan kompetensi guru pada materi pembelajaran, keluasan dan kedalaman materi pembelajaran pada dokumen strategi pembelajaran, dan diversifikasi tema pada pembelajaran tematikKata:Kunci:metafora; ruang persepsi; siswa sekolah dasar Penciptaan Metafora Dalam Ruang Persepsi Siswa Sekolah Dasar
Pengembangan Model Pembelajaran Delikan (Dengar, Lihat, Kerjakan) Berbasis Pendekatan Keterampilan Proses Untuk Menanamkan Sikap Ilmiah Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Sururuddin, Muhammad
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Didika: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v3i2.673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran delikan berbasis pendekatan keterampilan proses untuk menanamkan sikap ilmiah pada siswa kelas IV. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 4 Denggen yang berjumlah 20 orang siswa terdiri dari 10 orang siswa perempuan dan 10 orang siswa laki-laki. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan. Penelitian dan pengembangan ini terdiri dari lima tahapan, yaitu: analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Metode pengumpulan data meliputi :tes, lembar observasi dan angket. Berdasarkan hasil validasi tim ahli, uji coba lapangan, hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran delikan berbasis pendekatan keterampilan proses. Dari hasil analisis dapat diketahui bahwa dari 20 siswa yang mengikuti tes, siswa yang mencapai nilai KKM sebanyak 14 orang sedangkan 6 orang mendapat nilai kurang dari KKM. Berdasarkan hasil pembelajaran dengan menggunakan model pendekatan keterampilan proses yang dikembangkan dalam ujicoba lapangan dapat dijelaskan bahwa siswa yang telah mencapa nilai ≥ 65 atau memenuhi standar nilai ketuntasan minimal adalah sebanyak 14 siswa dari 20 siswa. Dengan demikian persentase ketuntasan belajar siswa adalah 14 : 20 × 100% = 70%. Sehingga dengan demikian, ketuntasan belajar siswa dengan menggunakan model yang dikembangkan termasuk kategori “Baik”.Hasil angket respon siswa terhadap model pembelajaran yang dikembangkan menunjukkan hasil yang cukup baik karena rata-rata siswa memberikan pernyataan senang dengan model pembelajaran yang dikembangkan. Sedangkan dari hasil observasi yang telah dilakukan dalam aktivitas pembelajaran diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa dalam proses belajar siswa menunjukkan keaktifan dalam belajarnya. Hal ini dibuktikan dari analisis 20 siswa 8 siswa aktif dalam belajarnya dan 12 diantaranya cukup aktif dalam belajar. Dengan total skor 931 dengan rata-rata skor 46,55 termasuk dalam kategori “Aktif”.
IMPLEMENTASI TEORI VAN HIELE TERINTEGRASI TEORI BRUNER TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SDN 2 RENSING TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Febrianti, Fitri; Qudsiah, Musabihatul; Afriana, Dina; Alwi, MIjahamuddin; Fadilah, Dina
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 6, No 2 (2020): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v6i2.3046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi teori Van Hiele terintegrasi teori Bruner terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN 2 Rensing Tahun Pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design.    Pengambilan sampel dilakukan dengan cara teknik sampling jenuh. Subjek penelitian ini adalah 22 siswa. Instrumen penelitian yang diberikan berupa tes essay. Uji prasyarat yang digunakan adalah Chi Kuadrat  untuk menguji normalitas data, sedangkan uji F untuk menguji linieritas data. Berdasarkan hasil uji normalitas dan linieritas diperoleh bahwa populasi berditribusi normal dan  linier. Berdasarkan hasil penelitian terlihat nilai rata-rata pretest 61,4, sedangkan nilai rata-rata posttest 80,1. Dari hasil perhitungan uji hipotesis yang menggunakan uji t didapatkan hasil yaitu yakni 12,21  dengan derajat kebebasan (db) = 42, dengan taraf signifikansi 0,05. Dengan demikian  Ha diterima sedangkan  Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa implementasi teori Van Hiele terintegrasi teori Bruner berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas IV.
Meningkatkan Kualitas Belajar Siswa Dengan Menggunakan Media Dekak-Dekak Mata Pelajaran Matematika Pada SDN 1 Sembalun Lawang Tahun Pelajaran 2018/2019 Naswan, Naswan
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2019): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v5i2.1780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Kualitas Pelajaran Matematika dengan menggunakan media dekak-dekak, upaya ini untuk meningkatkan keberhasilan belajar siswa diantaranya dapat dilakukan melalui upaya memperbaiki prestasi pengajaran yang dilaksanakan. Maka dengan demikian guru harus mampu menciptakan motivasi belajar siswa. Kegiatan penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dilakukan dalam dua siklus dari hasil analisis tentang kreatititas belajar siswa tergambar pada diagram yang menujukkan hasil yang signifikan. Pada pelaksanaan siklus I menunjukkan kreatifitas siswa agak sedikit lemah kalau dibandingkan dengan siklus II, dimana siklus II kreatifitas belajar rata-rata kategori baik dan sangat baik. Sedangkan data prestasi belajar siswa pada siklus I dalam hal ini kemampuan berhitung pada siswa kelas IV menunjukkan kategori sangat baik (80%) sebanyak 13 orang, baik (70%) sebanyak 6 orang, cukup baik (60%) sebanyak 4 orang, dengan kategori kurang (50%) sebanyak 2 orang dan sangat kurang (40%) sebanyak 6 orang. Selanjutnya pada siklus II tergambar pada histogram menunjukkan kategori memuaskan (90%) sebanyak 15 orang, sangat baik (80%) sebanyak 3 orang. baik (70%) sebanyak 6 orang, cukup baik (60%) sebanyak 3 orang dan dengan kategori kurang (50%) sebanyak 4 orang. Dari data ini menunjukkan adanya kemajuan yang sangat signifikan terhadap kemampuan berhitung dengan menggunakan media dekak-dekak.Kata Kunci : Media Dekak-dekak, Kualitas Belajar

Page 6 of 26 | Total Record : 260