cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
JURNAL SIMETRIK
ISSN : 23029579     EISSN : 25812866     DOI : -
Jurnal SIMETRIK adalah jurnal yang mempublikasikan tentang bidang ilmu yang berkaitan dengan Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro-Listrik, terbit secara berkala dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). ISSN (Cetak) : 2302-9579 , ISSN (Online): 2581-2866.
Arjuna Subject : -
Articles 320 Documents
PENILAIAN KRITERIA GREEN BUILDING PADA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PATTIMURA Buyang, Christy Gery; Sangadji, Fauzan
JURNAL SIMETRIK Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v13i1.1384

Abstract

Krisis energi Pemanasan global merupakan isu fenomenal saat ini dan menjadi salah satu tantangan dunia termasuk di Indonesia. Krisis energi sedang mendapat perhatian khusus bagi negara-negara di dunia, karena kebutuhan energi yang terus mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya populasi penduduk. Di samping itu pemanasan global disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah tidak ramahnya pembangunan yang berdampak bagi lingkungan. Konsep green construction dan green building merupakan solusi untuk mengurangi pemanasan global dan krisis energi dalam lingkup Bangunan Teknik Sipil. . Studi kasus yang digunakan adalah bangunan dalam tahap operasional dan pemeliharaan yaitu gedung Fakultas Teknik Universitas Pattimura. Metode penelitian yang digunakan pada gedung Fakultas Teknik adalah analisis green building berdasarkan perangkat penilaian greenship existing building versi 1.1. Tujuan dari penelitian ini sdalah untuk melakukan pengkajian kondisi eksisting dan kesesuaian gedung Fakultas Teknik Universitas Pattimura serta memberikan rekomendasi terkait usaha perbaikan Gedung Fakultas Teknik Universitas Pattimura terhadap konsep Green Building dengan standar Greenship Existing Building v.1.1. Dari tujuan tersebut didapatkan hasil penelitian yaitu Metode green building ini terdapat 6 kategori yaitu tepat guna lahan (ASD) emperoleh 17 poin, efisiensi dan konservasi energi (EEC) memperoleh 3 poin, konservasi air (WAC) memperoleh 2 poin, sumber dan siklus material (MRC) memperoleh 6 poin, kesehatan dan kenyamanan dalam ruang (IHC) memperoleh 14 poin dan manajemen lingkungan bangunan (BEM) tidak dapat memperoleh poin. Dari 42 kriteria yang ada dalam kategori Greenship, gedung teknik unpatti memperoleh total poin sebesar 42 dari 177 poin  maksimal, sehingga gedung fakultas teknik memperoleh predikat perunggu dengan jumlah poin sebesar 42 poin.
PENGOPTIMALAN STABILITAS PEMBANGKIT MELALUI KONTROL ARUS EKSITASI MENGGUNAKAN PSS (POWER SYSTEM STABILIZER) Jamlaay, Marselin
JURNAL SIMETRIK Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v13i1.1497

Abstract

Gangguan dan perubahan beban secara mendadak baik karena pengalihan beban atau penambahan beban menyebabkan perubahan parameter pada Sistem Tenaga Listrik yang begitu cepat. Hal ini berdambak pada mesin pembangkit yang terhubung ke sistem karena harus menjaga kestabilan putaran dan tegangan. Jika mesin pembangkit mengalami osilasi maka harus dibangun sistem yang dapat mengurangi dampak osilasi tersebut agar pembangkit tetap berada dalam kondisi stabil. PSS (Power System Stabilizer) merupakan salah satu perangkat kontrol tambahan untuk menjaga kestabilan mesin pembangkit (prime mover dan generator). Oleh karena itu pada penelitian ini digunakan PSS dengan mengatur sudut eksitasi dan variabel. Dengan demikian PSS dapat dioptimalkan untuk meredam osilasi ketika diberikan perubahan beban. Diberikan penambahan beban dan pengurangan beban untuk menguji keoptimalan PSS. Hasil menunjukan PSS mampu meredam osilasi lebih cepat jika dibandingkan dengan sistem tanpa PSS. Jika menggunakan PSS waktu stabil generator 8 detik lebih cepat dibandingkan tanpa PSS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran eksitasi dan governor pada pembangkit dalam merespon perubahan tegangan dan frekuensi sistem.
RANCANG BANGUN APLIKASI VIDEO GAME FIRST PERSON SHOOTER MENGGUNAKAN ENGINE UNITY Dharmawan, Eka Adhitya; Roos, Joe Richie M.
JURNAL SIMETRIK Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v13i1.1506

Abstract

Video Game sebagai sebuah media telah menjadi hal yang besar dalam entertainment umum saat ini, dengan First-person Shooter sebagai salah satu genre paling populer untuk dimainkan saat ini. Sedangkan Perang Dunia Dua sebagai sebuah konflik ialah salah satu peperangan terbesar dalam sejarah manusia, adalah periode yang sangat populer bagi games untuk dijelajahi. Game ini didasari oleh periode tersebut, menampilkan kejadian perang di Ambon pada tahun 1942 yang pendek namun decisive melalui media sebuah game First-person Shooter. Game ini berjalan menggunakan Unity3D sebagai game engine. Sebuah game engine yang gratis dan gampang digunakan oleh masyarakat umum, Unity menyediakan pembelajaran yang gampang untuk membuat dan merancang sebuah game bagi siapa saja. Media Development life Cycle sendiri adalah metode penelitian yang akan digunakan untuk pengembangan game ini, dengan pengembangan ini terdiri atas 6 tahapan, seperti Konsep, Desain, Pengumpulan Material, Perakitan, Pengujian dan Distribusi. Perancangan game ini menghasilkan sebuah video game yang terbilang cukup immersive dengan lingkungannya, dengan pandangan first-person memberikan perspektif yang nyata tentang rasanya menjadi seorang tentara sekutu pada masa itu. Game ini menyenangkan namun juga menantang, game ini dapat dinikmati oleh remaja dan orang dewasa muda yang memiliki minat kepada video game, serta memberikan secara sekilas sebuah cerita tentang sesuatu yang terjadi di masa lalu.
PENGARUH PENAMBAHAN PASIR GUNUNG TERHADAP NILAI CBR TANAH LEMPUNG PADA RUAS JALAN TAENO ATAS KOTA AMBON Ayal, Mansye Ronal
JURNAL SIMETRIK Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v13i1.1518

Abstract

Dalam pekerjaan konstruksi jalan, salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh para perencana adalah kondisi tanah dasar yang kurang baik atau buruk. Untuk memperbaiki tanah dasar tersebut, salah satu metode yang dapat digunakan adalah dengan stabilisasi tanah. Dalam penelitian ini mencoba memperbaiki karakteristik tanah lempung pada ruas jalan Taeno Atas dengan menggunakan campuran pasir gunung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan pasir gunung terhadap perubahan daya dukung atau nilai CBR tanah asli dan setelah distabilisasi dengan campuran pasir gunung pada ruas jalan Taeno Atas. Pelitian ini diawali dengan pengujian DCP di lapangan, dilanjutkan dengan pengambilan sampel tanah untuk dilakukan pengujian sifat fisik dan mekanis tanah di laboratorium. Pengujian laboratorium pada penelitian ini dilakukan di UPTD laboratorium pengujian dan peralatan. Pada pengujian CBR, setiap sampel tanah dibagi menjadi 3 bagian dimana masing-masing diberikan penambahan pasir gunung dengan persentase 7%, 14% dan 20% dan juga terhadap tanah asli. Dari hasil pengujian CBR diketahui bahwa nilai CBR meningkat dengan bertambahnya jumlah pasir gunung. Nilai CBR tertinggi terdapat pada persentase penambahan 20% pasir gunung yaitu nilai CBR rata-rata sebesar 36,04% dimana terdapat kenaikan sebesar 9,68% dari nilai CBR rata-rata tanah asli sebesar 26,36%.
PENGARUH PENAMBAHAN ASPAL TERHADAP STABILITAS MARSHALL PADA MATERIAL RECLAIMED ASPHALT PAVEMENT (RAP) DI RUAS JALAN JENDERAL SUDIRMAL – RIJALI KOTA AMBON Masri, Yumin; Siahaya, Vera Th. C.; Istia, Penina
JURNAL SIMETRIK Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v13i1.1529

Abstract

Penanganan kerusakan jalan  dengan cara pembongkaran lapis permukaan jalan lama dengan alat Cold Milling Machine (CMM) untuk memperbaiki nilai daerah permukaan jalan. Penelititan ini menggunakan cara daur ulang dari material Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) hasil bongkaran dengan alat Cold Milling Machine (CMM). Tujuan penelitian mengevaluasi karakteristik aspal beton pada campuran panas dengan menggunakan kembali material Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) hasil dari ekstraksi dan menambahkan material  yang baru berupa agregat dan Aspal Pen 60/70 sehingga dapat menghasilkan campuran dengan kinerja yang baik. Metode eksperimen, dimana kegiatan penelitian dilakukan di laboratorium dan jenis pengujian yaitu pengujian Marshall untuk mendapatkan nilai stabilitas dan flow. Cara pengujian untuk mendapatkan nilai stabilitas dan flow yaitu dengan membaca nilai arloji pada alat Marshall. Pengujian yang akan dilakukan mengacu pada Spesifikasi Bina Marga 2018. Hasil dari penelitian diperoleh nilai karakteristik campuran beraspal daur ulang AC-WC dengan penggunaan material Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) 20% dan penambahan aspal Pen 60/70. Berdasarkan hasil analisis terhadap penggunaan material RAP 20% dengan formulasi batu pecah 10/20 = 19,10%, batu pecah 5/10 = 32%, pasir = 20%, abu batu 8,9% dan lima variasi kadar aspal Pen 60/70 diperoleh nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) = 6%. Karakteristik campuran dengan pengunaan RAP 20% dengan niai rata – rata yang di peroleh yaitu nilai VIM = 4,28%, nilai VMA = 15,89%, nilai VFB = 72,91%, nilai stabilitas marshall = 1.067,43 kg, nilai flow =3.56 mm, nilai marshall Quotient = 301,91 kg/mm dan memenuhi batas spesifikasi Bina Marga 2018 untuk campuran laston AC-WC.
DESAIN STRUKTUR JEMBATAN GREMBYANGAN TIPE PELAT PELENGKUNG BETON BERTULANG Sulistyantoro, Tri Nugroho; Suharyatmo
JURNAL SIMETRIK Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jembatan Grembyangan merupakan jembatan yang melintang di atas sungai Opak yang menghubungkan kecamatan Berbah dan Prambanan yang terletak di Kabupaten Sleman, Daerah Istiwewa Yogyakarta. Jembatan Grembyangan mempunyai panjang total mencapai 80 m. jembatan yang mempunyai bentang panjang memerlukan perencanaan yang baik agar diperoleh hasil yang ekonomis, aman dan efisien dengan nilai arstistik yang indah. Pembebanan jembatan menggunakan RSNI T-02-2005 dan Peraturan Perencanaan Teknik Jembatan (Bridge Management System BMS 1992). Sedangkan analisis struktur jembatan menggunakan bantuan progam SAP 2000 dan Ms. Excel. Jembatan Grembyangan didesain aman terhadap beban yang bekerja pada konstruksi jembatan ini. Hasil perencanaan jembatan ini meliputi pelat lengkung dengan tebal 0,8 m, dinding kolom dengan tebal 0,6 m dan pelat lantai kendaraan dengan tebal 0,5 m. Kemudian struktur bawah meliputi pangkal jembatan (abutmen), pile cap dan pondasi tiang bor (bored pile). Jembatan ini didesain menjadi dua bentang, masing-masing panjangnya 40 m dan tinggi lengkung 10,5 m dari muka air. Lebar melintang pelat lantai 9 m sedangkan pelat lengkung dan dinding kolom 7 m.
ANALISA PENGARUH DERAJAT KEMIRINGAN TERHADAP KINERJA ELECTRIC TROLLEY TABUNG GAS OKSIGEN DI RSUD ABEPURA Oei, Costantinus; Gultom, Maran; Ranteallo, Obet Takke
JURNAL SIMETRIK Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v13i1.1639

Abstract

Permintaan untuk pendistribusian dan lalu linta tabung oksigen dengan cepat dan mudah di RSUD Abepura semakin meningkat. Setiap operator maupun perawat yang bertugas dan juga pasien menginginkan kualitas dalam proses pelayanan di rumah sakit. Penelitian ini menjelaskan bagaimana membangun sistem transportasi barang (tabung gas oksigen) yang otomatis dan yang menghemat waktu dalam memperlancar pelayan medis menjadi cepat, ramah Lingkungan, dan aman. Hal ini menjadi sangat penting karena kondisi jalan di RSUD Abepura yang memiliki derajat kemiringan tertentu menjadi salah satu penghambat pelayanan distribusi tabung gas dengan berat 72 Kg. Trolley tabung gas di RSUD Abepura masih bersifat manual; Oleh karena itu Penelitian kali ini menawarkan sebuah inovasi electric trolley adalah salah satu metode yang digunakan sebagai solusi dalam memperlancar distribusi dan arus lalu lintas tabung gas oksigen di RSUD Abepura. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Electric trolley mampu memberikan solusi yang tepat dan nyaman bagi para operator dan tenaga medis dalam mendistribusikan tabung gas oksigen tanpa terganggu dengan derajat kemiringan jalan rumah sakit, sehingga meningkatkan efisiensi waktu dan efektivitas pelayanan di RSUD Abepura.
PENILAIAN KONDISI PERKERASAN JALAN PADA RUAS JALAN AMAHUSU-LATUHALAT KOTA AMBON Lekatompessy , Carlos; Amaheka, Sammy G. M.; Wangean, Febrino
JURNAL SIMETRIK Vol 16 No 1 (2026): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v16i1.3857

Abstract

The development of reliable road infrastructure serves as a key pillar in supporting regional connectivity, logistics distribution, and economic growth. In Indonesia, connectivity improvement policies have become a priority in the National Medium-Term Development Plan (RPJMN) 2020–2024 as an effort to accelerate equitable development, particularly in underdeveloped and archipelagic areas. This study aims to evaluate the pavement condition and determine the level of damage severity on the Amahusu–Latuhalat road segment in Ambon City using the Pavement Condition Index (PCI) method based on ASTM D6433. In addition, this study seeks to identify the distribution of pavement condition categories and propose appropriate maintenance strategies based on the obtained PCI values. The results indicate that the average PCI value of the 20 observed segments is 77.1, which falls into the “Good” category. The distribution shows that 35% of segments are in “Very Good” condition, 40% in “Good,” 10% in “Fair,” and 15% in “Poor.” These findings indicate that the pavement is still functionally adequate, although localized deterioration has occurred in several segments. Therefore, periodic maintenance and targeted rehabilitation are required to maintain pavement performance. Keywords: Pavement Condition Index; Road damage; Flexible pavement; Ambon City; Road maintenance
Analisis Kualitas Pelayanan Moda Transportasi Laut (KM Cantika Lestari 10C) Rute Ambon Weda Bahdir , Irsan; Metekohy, Juliet G.; Wangean, Febrino
JURNAL SIMETRIK Vol 16 No 1 (2026): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v16i1.3862

Abstract

Sea transportation plays a vital role in supporting inter-island connectivity in Indonesia, particularly in archipelagic regions such as Maluku Province. As a region consisting of numerous islands, Maluku relies heavily on sea transportation to facilitate economic, social, and cultural activities. Therefore, the quality of sea transportation services is an important factor in ensuring passenger satisfaction and service sustainability. This study aims to evaluate the quality of sea transportation services on KM Cantika Lestari 10C operating on the Ambon–Weda route based on passenger perceptions, and to identify priority aspects for service improvement using the Importance Performance Analysis (IPA) method. The study employed a quantitative approach using questionnaire data collected from passengers. The IPA method was used to analyze the level of importance and performance of service attributes, which were then mapped into four quadrants to determine priority improvements. The results show that the average performance score of service quality is 86.06, indicating that the overall service is categorized as “very good.” Most service attributes meet passenger expectations; however, several aspects related to safety and security fall into priority improvement categories. These include routine inspection of the ship’s technical condition and ensuring that safety equipment such as lifebuoys, lifeboats, and fire extinguishers are in proper condition and easily accessible. In conclusion, the service quality of KM Cantika Lestari 10C is generally very good, but improvements in safety and security aspects are necessary to enhance passenger satisfaction and ensure sustainable service quality. Keywords: Sea Transportation; Service Quality; Importance Performance Analysis; Passenger Satisfaction; KM Cantika Lestari
ANALISIS JARI JARI DAN KEMIRINGAN JALAN TERHADAP KECEPATAN KENDARAAN Bumulo, Nasir; Rauf, Wawan
JURNAL SIMETRIK Vol 16 No 1 (2026): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v16i1.3870

Abstract

Road geometric conditions are one of the key factors influencing the safety and comfort of road users. Inappropriate geometric elements, particularly on horizontal curves, can increase the risk of traffic accidents. This study aims to evaluate the suitability of curve radius and cross slope (superelevation) in relation to vehicle speed on the Trans Sulawesi Road section located in Bakti Village, Pulubala District, Gorontalo Regency. The research employed field surveys and geometric calculation analysis based on the 2021 Guidelines for Intercity Road Geometric Design. The collected data included curve radius, curve angle, superelevation, and the average vehicle speed at six curve segments selected as the research objects. The analysis results indicate that among the six evaluated curves, only one curve with a radius of 109 m satisfies the recommended safety criteria. The remaining five curves have relatively small radii, which may potentially increase the risk of traffic accidents. In addition, one curve was found to have a superelevation value of 8.71%, exceeding the recommended maximum limit of 8%. These findings indicate that several geometric elements of the road segment do not fully comply with the established geometric design standards. Therefore, improvements in road safety are required through geometric design adjustments and the installation of warning signs to enhance the safety and comfort of road users. Keyword: Curve Radius, Road Geometry, Superelevation, Vehicle Speed

Filter by Year

2017 2026