cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
JURNAL SIMETRIK
ISSN : 23029579     EISSN : 25812866     DOI : -
Jurnal SIMETRIK adalah jurnal yang mempublikasikan tentang bidang ilmu yang berkaitan dengan Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro-Listrik, terbit secara berkala dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). ISSN (Cetak) : 2302-9579 , ISSN (Online): 2581-2866.
Arjuna Subject : -
Articles 196 Documents
PERANCANGAN PENINGKATAN KEANDALAN SISTEM TENAGA LISTRIK PADA GARDU HUBUNG POKA Jacob Rikumahu; Denny Pattiapon; Marselin Jamlaay
JURNAL SIMETRIK Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.002 KB) | DOI: 10.31959/js.v9i1.286

Abstract

Proses pendistribusian di Pusat Listrik Poka dimulai dari Gardu Hubung (GH) Poka dimana terdapat 4 busbar (rel daya) 20 KV yaitu busbar 20 KV Ansaldo, busbar 20 KV Siemens, busbar 20 KV CAT dan busbar 20 KV ABC, dimana ke 4 busbar tersebut menyalurkan listrik berdasarkan output dari setiap generator yang dalam kondisi generator sementara beroperasi. Jika terjadi gangguan pada 4 busbar yang ada maka : pemakaian sendiri (P.S) seperti saparator, elektromotor, radiator, pompa-pompa yang terhubung pada busbar 20 KV tidak dapat difungsikan, pemakaian sendiri (P.S) untuk penerangan sentral PLTD Poka akan padam, mesin-mesin yang ada tidak dapat dioperasikan. Bila terjadi gangguan di CAT 20 KV busbar kita dapat memanufer di gardu hubung Poka dengan memasukan Coupling (2) agar pemakaian sendiri (P.S) dan generator CAT yang terhubung ke CAT 20 KV busbar dapat menggunakan busbar lain yaitu GMT 20 KV busbar dan ABC 20 KV busbar. Dengan begitu pemakaian sendiri dan CAT unit 4 dan 5 dapat difungsikan.
Potensi Energi Baru Terbarukan Untuk Pengembangan Pariwisata di Kota Ambon Lory Marcus Parera; Conny Emilda Pelamonia
JURNAL SIMETRIK Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.906 KB) | DOI: 10.31959/js.v9i1.311

Abstract

Pembangkit listrik konvensional telah membuat ketergantungan masyarakat terhadap bentuk ini, tanpa menyadari bahwa ada energi alternatif atau energi baru terbarukan yang ramah lingkungan dan hemat biaya serta energi. Energi baru terbarukan juga bebas dari polusi, beda dengan penggunaan pembangkit listrik konvensional, namun penggunaannya masih sangat terbatas di kota Ambon. Oleh karena itu, artikel ini akan menunjukkan potensi energi baru dan terbarukan yang dikhususkan pada sektor pariwisata di kota Ambon, melalui pemanfaatan energi matahari atau solar cell. Energi listrik dengan memanfaatkan energi matahari hanya digunakan sebagian sebagai lampu penerangan jalan dan trafic light. Objek penelitian adalah pada dua lokasi wisata di kota Ambon, yaitu Pantai Natsepa dan Permandian Air Panas Hatusua di Tulehu. Hasilnya menunjukkan bahwa lampu tenaga surya hemat energi memiliki komponen yang sederhana dan sangat mudah dipasang serta sangat fleksibel dalam penggunannya,  dan merupakan salah satu solusi untuk mengurangi penggunaan sumber listrik PLN dan bahkan dapat menghemat energi di atas 75 % dari total yang disuplai dengan sember listrik PLN. Total daya pada kedua lokasi wisata sebesar 2665 watt tersebar pada 59 titik dengan sumber listrik berasal dari PLN. Ketika menggunakan lampu tenaga surya hemat energi, dapar menghemat daya sebesar 2495 waat dengan penghematan energi listrik sebesar 93,58 %.
ANALISIS WASTE MATERIAL KONSTRUKSI PADA PROYEK GEDUNG (STUDI KASUS PADA PROYEK GEDUNG DI KABUPATEN BADUNG) IGAI Mas Pertiwi; Fajar Surya Herlambang; W Sri Kristinayanti
JURNAL SIMETRIK Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.614 KB) | DOI: 10.31959/js.v9i1.204

Abstract

Kontribusi bidang konstruksi terhadap kerusakan alam diantaranya berasal dari pengambilan material, proses pengolahan material, distribusi material, proses konstruksi, pengambilan lahan untuk bangunan serta konsumsi energi pada operasional bangunan. Selain menimbulkan kerusakan alam pada saat pengambilan material, kegiatan konstruksi juga menghasilkan limbah yang cukup banyak. Salah  satu agenda  yang banyak diperbincangkan  untuk menanggulangi masalah global warming dan limbah konstruksi adalah melakukan   promosi sustainable construction atau yang sering disebut sebagai konstruksi berkelanjutan. Dalam konsep green construction salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah pengelolaan limbah atau waste management. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jenis dan kuantitas sisa material konstruksi dominan yang timbul di proyek konstruksi dan mengkaji dampak sisa material konstruksi dominan tersebut terhadap lingkungan. Sampel penelitian adalah consumable material proyek konstruksi gedung di kabupaten Badung. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah pengamatan lapangan, wawancara dan penyebaran kuisioner. Analisis data menggunakan analisis kuantitatif untuk mengetahui jenis dan kuantitas sisa material konstruksi dengan menghitung waste index dan wastage level. Selanjutnya sisa material konstruksi tersebut dihitung waste cost untuk mengetahui besarnya kerugian biaya yang terjadi. Hasil penelitian terhadap variable waste dan penyebab terjadinya waste material yang terjadi pada proyek pembangunan Gedung adalah penambahan jenis pekerjaan dan pekerjaan struktur merupakan variable paling dominan terhadap terjadinya waste dan pekerjaan rework and repair, revisi dan distribusi gambar yang lambat serta perubahan desain merupakan faktor yang mempunyai dampak/pengaruh paling tinggi terhadap terjadinya waste. Sedangkan untuk jenis material proyek yang mempunyai prosentase terbesar sebagai waste adalah besi beton ulir, besi beton polos, batu bata dan keramik.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI ANTAR JEMPUT SAMPAH RUMAH TANGGA (SI ASMARA) Wiwik Kusrini; Herpendi Herpendi; Muhammad Noor
JURNAL SIMETRIK Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.003 KB) | DOI: 10.31959/js.v9i1.211

Abstract

Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah dalam mengelola sampah agar tidak menjadi bencana yang merugikan masyarakat, diantaranya dengan menerbitkan Undang-Undang (UU) Nomor 18 tahun 2018 tentang pengelolaan sampah. Karakteristik dan lingkungan yang berbeda tidak jarang membuat regulasi tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan oleh pemerintah dalam upaya pengelolaan sampah. Oleh karena itu diperlukan strategi untuk menarik minat masyarakat agar gemar memperhatikan sampah rumah tangganya, diantaranya dengan menjadikan sampah bernilai ekonomi. Dengan demikian masyarakat maupun pihak pengelola sampah atau Bank Sampah dapat memperoleh keuntungan baik dari segi kemudahan pengelolaan sampah bagi pihak Bank Sampah maupun keuntungan ekonomi bagi masyarakat. Tujuan penelitian ini mengembangkan sistem informasi yang terintegrasi antara pengelola Bank Sampah dengan masyarakat, dimana masyarakat dapat melaporkan status pengambilan sampah dirumahnya dan petugas sampah dapat mengambil sampah tepat dirumah warga yang sampahnya telah terisi penuh. Metode yang digunakan untuk pengembangan sistem pada penelitian ini adalam metode prototipe. Hasil dari sistem yang dikembangkan berbasis web mobile yang dapat berjalan pada smartphone dengan sistem operasi Android dan IOS. Kesimpulannya bahwa sistem yang dikembangkan dapat diimplementasikan pada Bank Sampah Alfath Group dan memberikan kemudahan dalam pelaporan status sampah serta memberikan kemudahan dalam pengelolaan administrasi pada Bank Sampah Alfath Group.
Perbandingan Sampling dengan Metode Test Pit dan Pengeboran pada Endapan Bauksit PT. Prima Abadi Mineral Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat idris herkan afandi
JURNAL SIMETRIK Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2010.513 KB) | DOI: 10.31959/js.v9i1.207

Abstract

Resource estimation are related to the quality of samples in the field. One of sampling bauxite method is a test pit. However, sufficiently deep deposition conditions become a constraint related to security in retrieval by this method. Therefore, researchers suspect that bauxite sampling can also be done by drilling with results that are not much different from making test pits. the aim of this study was to compare bauxite sampling with with test pits and drilling seen from the engineering work, cost efficiency, time and quality of the sampling produced.The research was conducted at PT. Harita Prima Abadi Mineral Ketapang by observing the sampling process and interviewing workers. It was obtained that the cost of making 1 (one) test pit was Rp. 5.000.000, and the cost of 1 (one) drilling is Rp. 2.000.000. The time fore making a test pit to minimal 3 workers is 6-8 hours and the drilling time to minimal 4 workers is 3-4 hours. The quality of bauxite samples from test pit is very good, the umber of samples can be taken as needed. While the quality of drilling samples is CF cannot be calkulated and bauxite samples obtained have a small size and a little amount. 
Analisis Model Aplikatif Multivariate Adaptive Regression Spline (MARS) Terhadap Klasifikasi Faktor Yang Mempengaruhi Masa Studi Mahasiswa FKIP Universitas Darussalam Ambon Darwin .; Safarin Zurimi
JURNAL SIMETRIK Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.394 KB) | DOI: 10.31959/js.v9i2.426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Model Aplikatif yang dapat diungkap melalui model klasifikasi Multivariate Adaptive Regression Spline (MARS) untuk permasalahan masa studi alumni FKIP Universitas Darussalam Ambon. Untuk mengetahui model aplikatif yang dapat diungkap melalui model klasifikasi MARS terlebih dahulu dilakukan penaksiran parameter untuk  mencari model MARS terbaik. Model MARS terbaik dipilih berdasarkan pada nilai Generalized Cross Validation (GCV) minimum. Penelitian ini menggunakan penaksiran parameter Ordinary Least Square (OLS) dan Generalized Least Square (GLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penaksiran parameter model MARS menggunakan metode GLS diperoleh hasil yang tidak konvergen dan memiliki nilai Mean Square Error (MSE) paling besar dibandingkan penaksiran parameter model MARS menggunakan metode Ordinary Least Square (OLS) diperoleh hasil yang konvergen dimana hal ini ditunjukkan oleh nilai Mean Square Error (MSE) yang terkecil. Dengan demikian model aplikatif yang dapat diungkap melalui model klasifikasi MARS pada data masa studi alumni FKIP Universitas Darussalam Ambon yaitu menggunakan metode OLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada 1 fungsi basis yang berpengaruh yaitu  yang didalamnya memuat 2 variabel prediktor yaitu IP Semester Awal dan Kondisi ekonomi Keluarga.
ANALISIS PRODUKTIVITAS PEKERJA KONSTRUKSI PADA PEKERJAAN BETON BERTULANG Gracellia Thenu; Felix Taihuttu; Meidy Kempa
JURNAL SIMETRIK Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.343 KB) | DOI: 10.31959/js.v9i2.369

Abstract

Produktivitas kelompok kerja dalam proyek konstruksi sampai dengan saat ini relatif sedikit yang dipublikasikan. Terdapat banyak metode yang dapat digunakan untuk mengukur produktivitas tenaga kerja dilapangan. Analisis data dilakukan dengan cara matematis sederhana untuk mendapatkan besarnya produktivitas. Work sampling adalah salah satu metode pendekatan yang bisa digunakan untuk mengukur produktivitas dengan cukup mudah. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisa produktivitas pekerja konstruksi pada pekerjaan beton bertulang. Selain itu, penelitian ini meninjau faktor-faktor yang mempengaruhi nilai produktivitas yang diperoleh dengan Metode Delphi yaitu dengan cara penyebaran kuisioner khusus ahli. Ukuran produktivitas yang didapat dari analisa ini adalah labour utilization factors (LUF). Penelitian ini dilakukan pada 4 proyek yang sementara melakukan pekerjaan beton bertulang. Penelitian ini  melihat LUF berdasarkan waktu kerja (sebelum tengah hari dan setelah tengah hari). Hasil analisa work sampling menunjukan bahwa keseluruhan rata-rata LUF pada ke-empat proyek yang diteliti sebelum tengah hari adalah 46,98% sedangkan setelah tengah hari adalah 43,72%, persentase penurunan produktivitas rata-rata adalah 3,26%. Dari hasil penelitian mengindikasikan bahwa sebelum tengah hari pekerja lebih produktif dibanding setelah tengah hari. Analisa kuisioner menunjukan bahwa secara umum faktor yang berpengaruh sehingga adanya penurunan nilai produktivtas dalam hal ini karena setelah tengah hari, kelembaban udara yang tinggi dapat mempercepat rasa lelah tenaga kerja sehingga kondisi ini mempengaruhi pekerja dalam melakukan pekerjaan dapat lebih cenderung melakukan hal-hal yang tidak berkaitan dengan pekerjaan.
RANCANG BANGUN SISTEM AKUAPONIK BERBASIS MIKROKONTROLER DAN ANDROID Gelvan Laurens Tuapatel; Alphin Stephanus
JURNAL SIMETRIK Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (878.993 KB) | DOI: 10.31959/js.v9i2.385

Abstract

Pertanian berkelanjutan atau akuaponik di provinsi maluku khusunya kota ambon mulai digemari. Hal ini dikarenakan sistem pertanian ini sangat memberi banyak manfaat. Akan tetapi sistem yang ada masih memliki kekurangan, yaitu tidak dapat mengontrol pompa air, memonitoring suhu dan kelembaban yang tidak efektif. Dan sifat sistem ini pada umumnya masih bersifat konvensional. Untuk mengatasi kekurangan ini dibutuhkan sentuhan teknologi yang membuatnya lebih cerdas. Integrasi antara mikrokontroler dan telpon selular dengan platform android didalam sistem akuaponik menjadi jawaban untuk mengendalikan dan memonitor lingkungan sekitar secara real time.
PENGGUNAAN MOTOR SINKRON TIGA PHASA TIPE SALIENT POLE SEBAGAI GENERATOR SINKRON Denny Richard Pattiapon; Jacob J Rikumahu; Marselin Jamlaay
JURNAL SIMETRIK Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.705 KB) | DOI: 10.31959/js.v9i2.386

Abstract

Suatu motor sinkron bila hendak digunakan sebagai generator sinkron, maka motor tersebut harus digerakkan oleh suatu penggerak mula pada kecepatan sinkron dan belitan rotornya harus dieksitasi melalui suatu catu daya DC. Dalam mengoperasikan motor sinkron sebagai generator sinkron adalah motor sinkron tidak memiliki penguatan medan atau eksitasi sendiri (self excitation), sehingga dibutuhkan catu daya tegangan DC yang dapat diatur untuk kebutuhan eksitasi medan rotor. Penguat atau eksitasi sendiri digunakan untuk menghasilkan eksitasi medan pada motor sinkron agar dapat beroperasi sebagai generator sinkron. Rangkaian catu daya DC dapat berupa rangkaian yang terpisah dari generator ataupun rangkaian yang tidak terpisah dalam hal ini tegangan keluaran (output) generator disearahkan dan digunakan sebagai catu daya eksitasi medan.Metode yang digunakan untuk menyelesaikan penelitian ini adalah riset dan pengembangan yaitu suatu metode yang dipakai untuk mengembangkan model, alat atau aplikasi tertentu berdasarkan proses penelitian.Dimana motor sinkron dioperasikan sebagai generator sinkron yang menggunakan penguat medan terpisah, dengan beban 0 – 210 Watt, ternyata yang terjadi adalah semakin besar beban yang diberikan  pada generator, maka putaran generator dan tegangan keluaran yang dihasilkan dari generator mengalami penurunan, sehingga putaran generator harus distabilkan kembali pada putaran 1500 Rpm dan tegangan keluaran pada masing-masing fasa harus distabilkan pada 220 VAC, sedangkan dengan menggunakan penguat medan sendiri dengan beban 0 - 240 Watt, yang terjadi adalah tegangan eksitasi generator yang dihasilkan dari penguat medan sendiri (self excitation) akan tetap stabil, dan akan adalah putaran motor sinkron menurun dan harus distabilkan kembali pada putaran 1500 Rpm, tegangan eksitasi generator yang disuplai dari penguat medan sendiri tetap stabil. Sedangkan tegangan keluaran pada generator sinkron mengalami penurunan dari 252 VAC pada beban nol sampai 220 VAC pada beban maksimum dan arus mengalami peningkatan
EVALUASI DOKUMEN PENAWARAN MENURUT JENIS KONTRAK hamkah hamkah; Hadi Purwanto; Josephus R. Matitaputty
JURNAL SIMETRIK Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.039 KB) | DOI: 10.31959/js.v9i2.279

Abstract

Tahapan penting dalam proses pemilihan bagi penyedia barang/jasa pemerintah salah satunya adalah evaluasi dokumen penawaran. Untuk memastikan kesesuaian kuantitas harga penawaran serta kebenaran hitungan RAB dari setiap peserta tender/seleksi, maka Pokja Pemilihan melakukan evaluasi penawaran dan koreksi aritmatika. Kajian ini bertujuan mengetahui pengaruh jenis kontrak terhadap hasil evaluasi penawaran, bila kuantitas pekerjaan yang diajukan oleh peserta tender/seleksi dalam RAB berbeda dengan kuantitas dalam HPS, dan bagaimana pengaruh koreksi aritmatika terhadap nilai penawaran pada evaluasi penawaran. Metode kajian dengan contoh kasus paket pengadaan barang yang datanya diambil dari laporan dokumen pemilihan yang diterima oleh PPK. Koreksi aritmatika dilakukan terhadap semua dokumen penawaran dengan HPS menjadi acuan masing-masing terhadap jenis kontrak lumsum dan kontrak harga satuan menurut Peraturan Presiden No. 16 Tahun 2018. Hasil kajian diketahui bahwa: jenis kontrak mempengaruhi hasil evaluasi penawaran dalam tender pengadaan barang, kuantitas yang berbeda antara RAB dan HPS tidak menyebabkan gugurnya penawaran yang diajukan oleh peserta tender, dan koreksi aritmatik pada evaluasi penawaran, menyebabkan perubahan nilai penawaran pada jenis kontrak harga satuan, sebaliknya koreksi aritmatika tidak menyebabkan perubahan nilai penawaran pada jenis kontrak lumsum.

Page 4 of 20 | Total Record : 196