cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
AdBispreneur
ISSN : 25032700     EISSN : 25499912     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal AdBispreneur adalah jurnal ilmiah di bidang administrasi bisnis dan kewirausahaan yang terbit tiga kali setahun. Diterbitkan oleh Departemen Ilmu Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Berisi tulisan hasil pemikiran dan penelitian di bidang administrasi bisnis dan kewirausahaan.
Arjuna Subject : -
Articles 256 Documents
PENGARUH GAMIFICATION VERSI “SHOPEE TANAM” TERHADAP CUSTOMER ENGAGEMENT APLIKASI MOBILE SHOPEE INDONESIA (SURVEI PADA PENGGUNA FITUR SHOPEE IN APP GAMES DI KOTA BANDUNG) Apriana Elizabeth Taruli; Arianis Chan; Pratami Wulan Tresna
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 5, No 3 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v5i3.30265

Abstract

The phenomenon of e-commerce that is increasingly numerous in Indonesia, has caused many e-commerce companies compete to increase engagement with their consumers, one of them is by using a gamification strategy. This study aims to determine the effect of gamification on customer engagement in Shopee Indonesia mobile application. The research method used in this research is descriptive analysis verification with survey design. The results showed that the gamification strategy applied by Shopee Indonesia through the Shopee Tanam has been implemented properly through six elements, namely social interaction, sense of control, goals, progress tracking, rewards, and prompts.The calculation results also explain that gamification has a significant positive effect on customer engagement on the Shopee Indonesia mobile application. A well-implemented gamification strategy has implications for changing consumer behavior, such as extending time spent and engagement one-commerce applications to achieve meaningful long-term goals for the company. Fenomena semakin berkembangnya industri e-commerce di Indonesia menyebabkan banyak perusahaan e-commerce berlomba-lomba untuk meningkatkan engagement dengan para konsumennya, salah satunya dengan menggunakan strategi gamification Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gamification terhadap customer engagement pada aplikasi mobile Shopee Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif verifikatif dengan desain survei.Hasil penelitian memperlihatkan bahwa strategi gamification yang diterapkan oleh Shopee Indonesia melalui permainan Shopee Tanam telah diimplementasikan dengan baik melalui enam elemen, yaitu social interaction, sense of control, goals, progress tracking, rewards, dan prompts. Hasil perhitungan menjelaskan bahwa gamification memiliki pengaruh positif signifikan terhadap customer engagement pada aplikasi mobile Shopee Indonesia. Strategi gamification yang diterapkan dengan baik memberikan implikasi terhadap perubahan pola perilaku tertentu yang dilakukan oleh konsumen yaitu memperpanjang time spent dan engagement pada aplikasi e-commerce untuk mencapai tujuan jangka panjang yang bermakna bagi perusahaan.
PENGARUH KINERJA PERUSAHAAN DAN CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN SEKTOR MANUFAKTUR TAHUN 2016–2018 Kartika Pradana Suryatimur; Jihad Lukis Panjawa; Nibras Anny Khabibah
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 5, No 2 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v5i2.28795

Abstract

Corporate governance in the company plays a role as a system of control and supervision of management. Management as an agent working for the principal (shareholder) has the goal of realizing good company performance and should not take tax avoidance, therefore corporate governance has a role to ensure management actions do not deviate from existing regulations. This study examines the relationship between company performance and corporate governance on tax avoidance by management. This study analyzes company performance represented by return on assets (ROA), corporate governance is represented by the audit quality, the number of audit committee members and the percentage of independent commissioners and tax avoidance represented by the earning tax ratio (ETR.). Company size and leverage represented by debt to equity (DER) as a control variable. This study uses an econometric methodology with multiple linear regression analysis tools. The results showed that company performance had no significant effect. Audit quality had no significant effect. Meanwhile, the number of audit committee and the proportion of independent commissioners have a significant influence on tax avoidance. Based on the results of this study it can be shown that it is necessary to increase the number of members of the audit committee and the percentage of independent commissioners in the company, so as to improve control and supervision and to suppress tax avoidance. Corporate governance pada perusahaan menjalankan peran sebagai sistem pengendalian dan pengawasan terhadap manajemen. Manajemen sebagai agen bekerja untuk prinsipal (pemegang saham) memiliki tujuan mewujudkan kinerja perusahaan yang baik dan seharusnya tidak melakukan tindakan tax avoidance, oleh karena itu corporate governance memiliki peran memastikan tindakan manajemen tidak menyimpang dari peraturan yang ada. Penelitian ini menguji hubungan kinerja perusahaan dan corporate governance terhadap tindakan tax avoidance oleh manajeman. Penelitian ini menganalisis kinerja perusahaan yang diwakili oleh variabel return on asset (ROA), corporate governance diwakili oleh variabel kualitas audit, jumlah anggota komite audit dan prosentase komisaris independen dan tax avoidance diwakili variabel earning tax ratio (ETR) dengan ukuran perusahaan dan leverage yang diwakili debt to equity (DER) sebagai variabel kontrol. Penelitian ini menggunakan metodologi ekonometrika dengan alat analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan kinerja perusahaan tidak berpengaruh signifikan, kualitas audit tidak berpengaruh signifikan. Sementara jumlah komite audit dan prosentase komisaris independen memiliki pengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat menunjukkan bahwa perlu meningkatkan jumlah anggota komite audit dan prosentase komisaris independen pada perusahaan, sehingga dapat meningkatkan pengendalian dan pengawasan serta dapat menekan tindakan tax avoidance.
STUDI PEMETAAN SISTEMATIS PERUBAHAN ORGANISASI Rusdin Tahir; Sam'un Jaja Raharja; Salma Shofia Rosyda
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6, No 1 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v6i1.28315

Abstract

Organizational change needs to be done in line with technological developments and changes in the environment. The aim is to modify procedures, systems, structures, responsibilities, and skills. The need for technology and the importance of employee training are currently important topics in managing organizational change. . This article aims to classify, identify scientific publications, and carry out a thematic analysis of the latest literature to create an extensive and detailed understanding of organizational change. The research method used is a systematic mapping study (SMS) to examine scientific publications produced over time, types of research, and methods. The SMS procedure follows established empirical guidelines and mapping data relies on the Scopus electronic database. Based on the results of the SMS it is known that 313 research meet the inclusion criteria. We classified 313 articles based on paper type, method, focus, locus, and year of publication. Then, the categorization and quantification of current studies are generated on various dimensions, topic summaries, and current research trends.Organizational change perlu dilakukan sejalan dengan perkembangan teknologi dan perubahan pada lingkungan. Tujuannya adalah untuk memodifikasi prosedur, sistem, struktur, tanggung jawab, dan keterampilan. Kebutuhan teknologi dan pentingnya pelatihan karyawan saat ini menjadi topik penting dalam pengelolaan perubahan organisasi.  Artikel ini bertujuan untuk mengklasifikasikan, mengidentifikasi publikasi-publikasi ilmiah, dan melakukan analisis tematik terhadap literatur terkini guna menciptakan pemahaman yang ekstensif dan terperinci pada organizational change. Metode penelitian yang digunakan yaitu systematic mapping study (SMS) untuk menelaah publikasi ilmiah yang dihasilkan dari waktu ke waktu, fokus, lokus, jenis penelitian yang paling banyak diselidiki, juga metode penelitian yang paling banyak digunakan. Prosedur SMS mengikuti panduan empiris yang telah mapan dan data pemetaan mengandalkan database elektronik scopus. Berdasarkan hasil SMS terhadap penelitian di bidang perubahan organisasi diketahui bahwa terdapat 313 penelitian yang memenuhi kriteria inklusi. Kami mengklasifikasikan 313 artikel pada area topik dengan kategori jenis paper, metode, fokus, lokus, dan tahun pbulikasi penelitan. Kemudian, kategorisasi dan kuantifikasi studi saat ini dihasilkan pada berbagai dimensi, ringkasan topik, dan tren penelitian saat ini.
PENGEMBANGAN KAWASAN EKOWISATA BERBASIS PANTAI DI KECAMATAN KELUMBAYAN, KABUPATEN TANGGAMUS Nur Efendi
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 5, No 3 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v5i3.26924

Abstract

The purposes of this research are to identify the potentials of beach tourism, to identify institutional barriers, and to create a model for the development of a beach-based ecotourism area in the Sub-District of Kelumbayan, Tanggamus Regency. The type of this research is exploratory descriptive. This study uses an inductive approach with qualitative analysis methods. The main data sources are the interview results, observations, and other relevant documents. Data validity testing was done by triangulation of the sources. The results of research show that there are at least 7 beach tourism objects in the Sub-District of Kelumbayan that are potential to be developed. The management of tourist attractions are carried out by each goverment at the village level through the tourism awareness group. The tourism areas development has not involved any external stakeholders outside the village yet, such as universities and private sectors. The absence of regulations on the management of ecotourism areas, the lack of budget allocation, the absence of a uniform fee system related to entrance tickets and profit sharing between the village and the manager, and the opportunistic behavior of a small part of the community are institutional obstacles in the development of the Kelumbayan ecotourism area.  Based on the study, the researchers propose that the development of its coastal ecotourism area is sustainable tourism with the penta helix model, which involves local governments, private sectors, academias, local communities, and mass media.   Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi potensi wisata pantai, mengidentifikasi hambatan kelembagaan, dan membuat sebuah model pengembangan kawasan ekowisata berbasis pantai di Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus.  Tipe penelitian ini adalah deskriptif eksploratif. Penelitian ini menggunakan pendekatan induktif dengan metode analisis kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah hasil wawancara dan observasi serta dokumen-dokumen lainnya yang relevan. Pengujian validitas data dilakukan dengan cara triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat setidaknya 7 objek wisata pantai di Kecamatan Kelumbayan yang potensial untuk dikembangkan. Pengelolaan kawasan wisata dilakukan oleh masing-masing pemerintah desa melalui Kelompok Sadar Wisata.  Pengembangan kawasan wisata belum melibatkan stakeholder di luar desa, seperti perguruan tinggi dan pihak swasta. Belum adanya regulasi tentang pengelolaan kawasan ekowisata,  minimnya alokasi anggaran, tidak adanya sistem biaya yang seragam terkait dengan tiket masuk  dan bagi hasil antara desa dengan pengelola, perilaku oportunis sebagian kecil masyarakat merupakan hambatan kelembagaan dalam pengembagan kawasan ekowisata Kelumbayan. Berdasarkan hasil kajian dalam penelitian ini maka pengembangan kawasan ekowisata pantai yang diusulkan adalah pariwisata berkelanjutan dengan model penta helix, yang melibatkan pemerintah daerah, sektor swasta, akademisi, masyarakat setempat, dan media massa. 
PENGARUH ARTIFICIAL INTELLIGENCE TERHADAP CUSTOMER EXPERIENCE (STUDI PADA PENGGUNA GOJEK BANDUNG, JAWA BARAT) Putri Ayunda Dipta Arviollisa; Arianis Chan; Healthy Nirmalasari
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6, No 2 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v6i2.31076

Abstract

Artificial Intelligence (AI) allows marketers to differentiate their consumers into different personas and understand what motivates consumers in purchasing decisions so that marketers use AI to identify and predict consumer behavior, and through this information marketers are able to build unique experiences for consumers. This study tests and measures the effect of AI on customer experience by using simple regression analysis with four dimensions of AI: mechanical intelligence, analytical intelligence, intuitive intelligence and empathetic intelligence on the four dimensions of customer experience: immersion, flow, cognitive fit and emotional fit with a four-point Likert scale. Based on the results of study on 116 respondents, it it known that both AI and Gojek's customer experience are good and there is a significant effect of AI on customer experience. Artificial Intelligence (AI) memungkinkan pemasar untuk membedakan konsumennya menjadi persona yang berbeda dan memahami apa yang memotivasi konsumen dalam keputusan pembelian sehingga pemasar menggunakan AI untuk mengidentifikasi dan memprediksi perilaku konsumen, dan melalui informasi ini pemasar mampu membangun pengalaman unik bagi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengukur pengaruh AI terhadap customer experience dengan menggunakan analisis regresi sederhana dengan empat dimensi AI: mechanical intelligence, analytical intelligence, intuitive intelligence dan empathetic intelligence terhadap empat dimensi customer experience: immersion, flow, cognitive fit dan emotional fit dengan skala Likert empat poin. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 116 responden, didapatkan bahwa baik AI maupun customer experience Gojek dinilai baik dan terdapat pengaruh yang signifikan AI terhadap customer experience.
ORIENTASI ENTREPRENEURIAL SOSIAL ANALISIS STATE OF THE ART BERDASARKAN SYNTHETIC SCOPING REVIEW Ivan Yulivan; Nur Dina; Iwan Sukoco; Margo Purnomo; Dian Fordian
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6, No 2 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v6i2.34807

Abstract

The purpose of the research using the synthetic scoping review method is to reveal state-of-the-art of entrepreneurial orientation study in social entrepreneurship context. This research was carried out in a mixed method approach with three stages, namely systematic review and scoping review as a qualitative approach and bibliometric mapping with co-occurrence analysis as a quantitative approach. The results of a systematic review show that a social entrepreneurial orientation has been initiated since 2002.. The European Union and quantitative research dominate. The results of the scoping review reveal seven dimensions of entrepreneurial orientation that are typical with social entrepreneurship context. Furthermore, the results of the co-occurrence analysis raise five major themes, namely 1) the effect of social entrepreneurial orientation on entrepreneurial financial performance, 2) economic performance and social performance, 3) Social entrepreneurial orientation in sociopreneurship practice, 4) the antecedent and consequent of the strategic domain of social entrepreneurial orientation and 5) Social entrepreneurial orientation in knowledge spillover theory of entrepreneurship. Based on results, this article contributes to new research opportunities on social entrepreneurial orientation study. Tujuan penelitian dengan metode synthetic scoping review disini adalah mengungkap kondisi terkini (state-of-the-art) kajian orientasi entrepreneurial dalam konteks entrepreneurship sosial. Penelitian dilakukan dengan pendekatan mixed method dalam tiga tahap, yaitu systematic review dan scoping review sebagai pendekatan kualitatif dan bibliometric mapping dengan analisis co-occurrence sebagai pendekatan kuantitatif. Hasil systematic review menunjukkan bahwa orientasi entrepreneurial sosial telah digagas sejak 2002. Uni Eropa dan penelitian kuantitatif mendominasi. Hasil scoping review memunculkan tujuh dimensi orientasi entrepreneurial yang khas dalam konteks entrepreneurship sosial. Selanjutnya, hasil analisis co-occurrence memunculkan lima tema besar, yaitu 1) pengaruh orientasi entrepreneurial sosial terhadap kinerja keuangan entrepreneurial, 2) kinerja ekonomi dan kinerja sosial, 3) orientasi entrepreneurial sosial dalam praktik sociopreneurship, 4) anteseden dan konsekuen domain strategis orientasi entrepreneurial sosial, dan 5) orientasi entrepreneurial social dalam knowledge spillover theory of entrepreneurship. Berdasarkan hasil tersebut, artikel ini berkontribusi membuka peluang penelitian baru dalam kajian orientasi entrepreneurial sosial.
STRATEGI PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DI SEKOLAH DASAR ALAM MUHAMMADIYAH BANJARBARU Muhammad Rifqi Hidayat; Rusdiana Rusdiana; Parman Komarudin
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6, No 2 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v6i2.31144

Abstract

The purpose of this research is to examine methods of entrepreneurship education at Elementary School of Alam Muhammadiyah Banjarbaru, and to analyze the supporting and inhibiting factors. This is a qualitative field research using the interpretive approach to achieve the first goal, and the SWOT analysis (Strength, Weakness, Opportunity, and Thread) to achieve the second goal. The data in this research collected by the research team through interviews with the teachers, observations on entrepreneurial education activities that schools do, and questionnaire for the analysis of supporting and inhibiting factors. The results showed that Elementary School of Alam Muhammadiyah Banjarbaru held a "Market Day" to foster students' entrepreneurial spirit. The teachers asked students to bring any item that they wanted to sell themselves at school, which other friends or teachers who are interested in buying the merchandise will then buy. The results of the SWOT analysis show that the objects tested are in the SO region, because the Y and X values are more than 0. This means that Elementary School of Alam Muhammadiyah Banjarbaru in implementing this entrepreneurial education program must be aggressive by taking advantage of the opportunities and strengths that the school had.Tujuan riset ini adalah untuk meneliti metode pendidikan kewirausahaan di Sekolah Dasar (SD) Alam Muhammadiyah Banjarbaru serta menganalisa faktor pendukung dan penghambatnya. Riset ini merupakan penelitian kualitatif lapangan dengan menggunakan pendekatan interpretatif untuk mencapai tujuan pertama, dan analisis SWOT (Strenght, Weakness, Opportunity, Thread) untuk mencapai tujuan kedua. Data dalam riset ini tim peneliti kumpulkan melalui wawancara kepada pihak guru, observasi pada kegiatan pendidikan kewirausahaan yang sekolah lakukan, dan kuisioner untuk keperluan analisa faktor pendukung dan penghambat. Hasil riset menunjukkan bahwa SD Alam Muhammadiyah Banjarbaru mengadakan kegiatan “Market Day” atau hari pasar untuk menumbuhkan jiwa wirausaha siswa. Siswa diminta untuk membawa item apapun untuk mereka jual sendiri di sekolah, yang kemudian akan dibeli oleh teman lainnya ataupun guru-gurunya yang tertarik membeli dagangan tersebut. Adapun hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa objek yang diuji berada di wilayah SO, karena nilai Y dan X lebih dari 0. Artinya, SD Alam Muhammadiyah Banjarbaru dalam melaksanakan program pendidikan kewirausahaan ini harus bersikap agresif dengan memanfaatkan peluang dan kekuatan yang ada.
SECURITIES CROWDFUNDING : TRANSFORMASI PEMBIAYAAN USAHA KECIL DAN MENENGAH DI INDONESIA Suryanto Suryanto
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6, No 2 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v6i2.33225

Abstract

 ABSTRACTThis study aims to analyze the transformation of small and medium enterprise (SMEs) financing in Indonesia. This research is motivated by the phenomenon of SMEs, which often face problems in financing. However, on the other hand, financial institutions find it difficult to find a database of SMEs to channel their loans. This study uses a descriptive method with a qualitative approach. Sources of data were obtained from various sources, both primary and secondary. Primary data is obtained from statements made by informants from the Financial Services Authority, the Association of Indonesian Crowdfunding Services, crowdfunding players, and SMEs that have taken advantage of crowdfunding. Meanwhile, secondary data were obtained from several published articles. The results show that the government has helped provide a source of financing for SMEs, both through banking and non-banking. However, there were several obstacles that occurred in the field, both from SMEs and financial institutions. Securities crowdfunding instruments raises new hopes for SMEs in fulfilling financing. In addition to an easy submission procedure, access can also be done via a digital platform. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi pembiayaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena UKM yang sering menghadapi permasalahan dalam pembiayaan. Namun, disisi lain lembaga pembiayaan kesulitan mencari database UKM untuk menyalurkan kreditnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data diperoleh dari berbagai sumber baik primer maupun sekunder. Data primer diperoleh dari pernyataan yang diungkapkan oleh informan dari Otoritas Jasa Keuangan, Asosiasi Layanan Urun Dana Indonesia, pelaku crowdfunding, dan UKM yang telah memanfaatkan crowdfunding. Sedangkan data sekunder diperoleh dari beberapa artikel yang telah diterbitkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah telah membantu menyediakan sumber pembiayaan UKM baik melalui perbankan maupun non perbankan. Namun ada beberapa kendala yang terjadi di lapangan baik dari pelaku UKM maupun lembaga pembiayaan. Instrumen securities crowdfunding memunculkan harapan baru bagi pelaku UKM dalam memenuhi pembiayaan. Selain prosedur pengajuan yang mudah, aksesnya pun dapat dilakukan melalui platform digital.
STRATEGI PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUM Desa) DENGAN PENDEKATAN FORCE FIELD ANALYSIS Amam Amam; Djoko Soejono; Dimas Bastara Zahrosa; Ariq Dewi Maharani
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6, No 2 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v6i2.32699

Abstract

The purpose of this research is to analyze a BUM Desa development strategy in Lumajang Regency. The research was conducted at BUM Desa Labruk Lor according to recommendations from the Lumajang Regency Government of East Java Province. The business units managed by BUM Desa Labruk Lor are fisheries, trade, agriculture, and culinary tourism businesses. Data were analyzed using the FFA (Force Field Analysis) approach by considering the driving factors for the development of BUM Desa (D) and the factors inhibiting the development of BUM Desa (H). The results show that the driving factor (key) is having formal legality (Village Regulations and AD/ART) and the formation of management is carried out democratically, while the inhibiting factor (key) is that business activities are still limited to the provision of production facilities and marketing services for fish-based processed products of catfish. The conclusion of this research is that the value of the strength field is smaller than the field of weakness, so it requires certain efforts to develop BUM Desa Labruk Lor. The recommendation for the BUM Desa development strategy is by expanding the network of cooperation with suppliers of fishery production facilities and the use of information technology as a medium for processed marketing.  Tujuan penelitian ini ialah menganalisis strategi pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) di Kabupaten Lumajang. Penelitian dilakukan pada BUM Desa Labruk Lor sesuai rekomendasi dari Pemerintah Kabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur. Unit usaha yang dikelola BUM Desa Labruk Lor ialah usaha perikanan, perdagangan, pertanian, dan wisata kuliner. Data dianalisis menggunakan pendekatan FFA (Force Field Analysis) dengan mempertimbangkan faktor pendorong pengembangan BUM Desa dan faktor penghambat pengembangan BUM Desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendorong (kunci) ialah memiliki legalitas formal (Peraturan Desa dan AD/ART) dan pembentukan kepengurusan dilakukan secara demokratis, sedangkan faktor penghambat (kunci) ialah kegiatan usaha masih terbatas pada pengadaan sarana produksi dan jasa pemasaran produk olahan berbasis ikan lele. Kesimpulan penelitian didapatkan bahwa nilai medan kekuatan lebih kecil jika dibandingkan dengan nilai medan kelemahan, sehingga membutuhkan upaya-upaya tertentu untuk pengembangan BUM Desa Labruk Lor. Rekomendasi strategi pengembangan BUM Desa dengan cara memperluas jaringan kerjasama dengan pemasok sarana produksi perikanan dan pemanfaatan teknologi informasi sebagai media pemasaran olahan.
MENGARUSUTAMAKAN HALAL LIFESTYLE: ANTARA PELUANG DAN TANTANGAN KAPASITAS PERLINDUNGAN SOSIAL DALAM TREND GLOBAL Hadiyanto Abdul Rachim; Meilanny Budiarti Santoso
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6, No 2 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v6i2.33085

Abstract

The development of the halal industry is moving rapidly and is supported by various groups to the global level. The purpose of writing this article is as an effort to mainstream the issue of halal which is no longer seen as having a religious meaning but has become a global lifestyle with the awareness that halal products have provided comfort and tranquillity as a form of protection for consumers. Writing articles using qualitative methods and data collection techniques using literature studies with the help of the Publish and Perish application on Google Scholar data sources without being limited by the year of publication. Data analysis using the VOSviewer application to identify trends in halal lifestyle topics from various references obtained and then described descriptively. The study shows that the halal lifestyle is constructed by market demands that require halal assurance of a product that is safe and brings peace of mind to consumers, so that it becomes an opportunity as well as a challenge, especially for the people of Indonesia. because the halal lifestyle is increasingly mainstreaming in global life. The concept of halal lifestyle requires strengthening regulatory instruments that can provide legal certainty. In the long term, it can be an indication of the creation of social welfare in the community. Perkembangan industri halal bergerak pesat dan didukung berbagai kalangan hingga tataran global. Tujuan penulisan artikel ini sebagai upaya mengarusutamakan issue halal yang tidak lagi dipandang bermakna agamis, melainkan telah menjadi gaya hidup global atas kesadaran bahwa produk-produk halal telah memberikan kenyamanan dan ketenangan sebagai bentuk perlindungan bagi konsumen. Penulisan artikel menggunkaan metode kualitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan studi literatur dengan bantuan aplikasi Publish and Perish terhadap data sources google scholar tanpa dibatasi tahun terbit publikasi. Analisa data menggunakan aplikasi VOSviewer untuk mengenali trend topik halal lifestyle pada berbagai referensi yang diperoleh dan kemudian diuraikan secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa halal lifestyle dikonstruksi oleh tuntutan pasar yang menghendaki adanya jaminan kehalalan suatu produk yang aman dan membawa ketenangan bagi konsumen, sehingga hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan khususnya bagi bangsa Indonesia seiring semakin mengarus utamanya halal lifestyle dalam kehidupan global. Halal lifestyle juga membutuhkan penguatan berbagai perangkat peraturan kebijakan yang dapat menjamin proses rantai produksi yang dipastikan halal, sehingga dalam rentang waktu panjang dapat menjadi indikasi adanya dan bahkan terpenuhinya capaian kondisi kesejahteraan sosial pada masyarakat.

Filter by Year

2016 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2024): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 8, No 3 (2023): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 8, No 2 (2023): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 8, No 1 (2023): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 7, No 3 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 7, No 2 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 7, No 1 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 6, No 3 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 6, No 2 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 6, No 1 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 5, No 3 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 5, No 2 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 5, No 1 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 4, No 3 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 4, No 2 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 4, No 1 (2019): Adbispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 3, No 3 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 3, No 2 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 3, No 1 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 3, No 1 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewiraus Vol 2, No 3 (2017): AdBispreneur Vol 2, No 3 (2017): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 2, No 2 (2017): AdBispreneur Vol 2, No 2 (2017): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 2, No 1 (2017): AdBispreneur Vol 2, No 1 (2017): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 1, No 3 (2016): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 1, No 3 (2016): Adbispreneur Vol 1, No 2 (2016): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 1, No 2 (2016): Adbispreneur Vol 1, No 1 (2016): Adbispreneur Vol 1, No 1 (2016): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa More Issue