cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
AdBispreneur
ISSN : 25032700     EISSN : 25499912     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal AdBispreneur adalah jurnal ilmiah di bidang administrasi bisnis dan kewirausahaan yang terbit tiga kali setahun. Diterbitkan oleh Departemen Ilmu Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Berisi tulisan hasil pemikiran dan penelitian di bidang administrasi bisnis dan kewirausahaan.
Arjuna Subject : -
Articles 256 Documents
KOLABORASI GOVERNANSI DALAM PROGRAM UMKM JUARA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI PELAKU USAHA JAWA BARAT Mohamad Ichsana Nur; Tedi Juana; Ewit Witia Ningrum; Soleh Sutisna
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7, No 1 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v7i1.35196

Abstract

The purpose of this study was to analyze how the collaboration of stakeholders in supporting the increase in the class of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in West Java Province through the MSME Champion program. The approach used in this study is a qualitative approach with a descriptive method, this is because the researcher will describe it systematically and factually by doing a holistic deepening of the UMKM Juara program which is reviewed using a collaborative governance perspective. Data from the research conducted using in-depth interview techniques and literature study, which were then analyzed using analytical techniques which included data reduction, presentation and drawing conclusions. The results of the research shows that there is still non-optimal collaboration between stakeholders caused by the difficulty of unifying perceptions in the principled engagement stage. The conclusions obtained are that all principles have not been unified and the distribution of capabilities between existing stakeholders has not been evenly distributed, thus hampering the implementation of collaborative actions. This is due to the absence of optimization of monitoring carried out so that performance is carried out.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana kolaborasi pemangku kepentingan dalam mendukung kenaikan kelas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi Jawa Barat melalui program UMKM Juara. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, hal ini dikarenakan peneliti akan menggambarkan secara sistematis dan faktual dengan melakukan pendalaman secara holistik terkait program UMKM Juara yang ditinjau menggunakan perspektif collaborative governance. Data dari penelitian yang dilakukan menggunakan teknik wawancara mendalam dan studi pustaka, yang kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis yang meliputi reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan bahwa masih terdapat ketidakoptimalan kolaborasi antara pemangku kepentingan yang disebabkan oleh sulitnya penyatuan persepsi dalam tahap principled engagement.  Adapun kesimpulan yang diperoleh adalah belum bersatunya seluruh prinsip-prinsip dan tidak meratanya pendistribusian kapabilitas antar para pemangku kepentingan yang ada sehingga menghambat pelaksanaan tindakan dalam kolaborasi. Hal ini disebabkan tidak adanya optimalisasi monitoring yang dilakukan sehingga kinerja yang dilakukan. 
ANALISIS ENTERPRENEURSHIP DAN PERENCANAAN MODEL BAGI MAHASISWA SERTA ALUMNI UNTUK MEMBENTUK PENGUSAHA UMKM Ari Nurul Fatimah; Nuwun Priyono -; Endang Kartini Panggiarti; Erni Puji Astutik; Kartika Pradana Suryatimur
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7, No 1 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v7i1.36462

Abstract

Entrepreneurship has an important role in the Indonesian economy, especially in terms of unemployment and poverty. The majority of unemployed in Indonesia are unemployed who have a background as a student. Therefore, an entrepreneurial incubator is needed to motivate students who have graduated from their studies to become entrepreneurs and create jobs as one of their activities. The purpose of this research is to analyze the motivational factors for achieving entrepreneurial success. This research method is carried out with a quantitative approach. Primary data sourced from the results of student and alumni questionnaires. Statistical test using reliability test, validity test, classical assumption test, and correlation regression test. The number of samples is 150 samples while the domicile areas of students and alumni are around the City and Regency of Magelang. The results showed that of the seven independent variables, there were only two variables whose results had an effect on the dependent variable. The variables of business climate, entrepreneurial competence, interest in entrepreneurship, entrepreneurial motivation, and gender differences have no significant effect on business performance. For the variables of income expectations and family environment are variables that have a significant effect on business performance.Entrepreneurship memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia terutama dalam hal mengurangi pengangguran dan kemiskinan. Mayoritas pengangguran di Indonesia merupakan pengangguran yang mempunyai latar sebagai pelajar. Oleh karena itu, sebuah inkubator dibutuhkan untuk memotivasi para pelajar yang telah lulus dari masa studinya untuk menumbuhkan jiwa entrepreneurship dan membuka lapangan pekerjaan sendiri. Tujuan dari peneletian ini yaitu menganalisis faktor motivasi untuk mencapai kesuksesan sebagai entrepreneur. Metode penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Data primer bersumber dari hasil kuesioner mahasiswa dan alumni. Uji statistik menggunakan uji reliabilitas, uji validitas, uji asumsi klasik, dan uji regresi korelasi. Ukuran sampel yaitu 150 sampel sedangkan wilayah domisili mahasiswa dan alumni adalah di sekitar Kota dan Kabupaten Magelang. Hasil penelitian menunjukkan dari ketujuh variabel independen hanya ada dua variabel yang hasilnya berpengaruh pada variabel dependen. Variabel iklim usaha, kompetensi entrepreneur, minat entrepreneurship, motivasi entrepreneurship, dan perbedaan jenis kelamin tidak berpengaruh signifikan pada kinerja usaha. Untuk variabel ekspektasi pendapatan dan lingkungan keluarga menjadi variabel yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja usaha.
MENINJAU SUSTAINABLE COMPETITIVE ADVANTAGE: PERAN ENTREPRENEURIAL ORIENTATION, KNOWLEDGE MANAGEMENT, DAN MARKETING INNOVATION Elidawaty Purba; Yeni Ariesa; Liharman Saragih; Darwin Damanik; Acai Sudirman
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7, No 1 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v7i1.34997

Abstract

The primary purpose of this study is to determine the contribution of entrepreneurial orientation, knowledge management and marketing innovation in influencing sustainable competitive advantage.The sample in this study amounted to 100 respondents who were none other than business owners which were then determined by a convenience sampling approach. Data collection uses a questionnaire instrument which is then distributed online. Data analysis using SPSS application through multiple regression analysis test, coefficient of determination and hypothesis testing. Based on the results of data analysis, conclusions are obtained entrepreneurial orientation contributes positively and significantly to sustainable competitive advantage. Subsequent research results confirm knowledge management contributes positively and significantly to sustainable competitive advantage. The results of the latest research explain that marketing innovation contributes positively and significantly to sustainable competitive advantage.Tujuan utama penelitian ini untuk mengetahui kontribusi entrepreneurial orientation, knowledge management, dan marketing innovation dalam mempengaruhi sustainable competitive advantage. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden yang tidak lain adalah pemilik usaha yang selanjutnya ditentukan dengan pendekatan convenience sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner yang kemudian dibagikan secara online. Analisis data menggunakan aplikasi SPSS melalui uji analisis regresi berganda, koefisien determinasi dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan entrepreneurial orientation berkontribusi positif dan signifikan terhadap sustainable competitive advantage. Hasil penelitian selanjutnya mengkonfirmasi knowledge management berkontribusi positif dan signifikan terhadap terhadap sustainable competitive advantage. Hasil penelitian terakhir menerangkan bahwa marketing innovation berkontribusi positif dan signifikan terhadap sustainable competitive advantage.
TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL PADA UKM : STUDI PEMETAAN SISTEMATIK Margo Purnomo; Erna Maulina; Aulia Rizki Wicaksono; Muhamad Rizal
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7, No 1 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v7i1.36295

Abstract

Research on the Technology Acceptance Model (TAM) in small and medium enterprises (SMEs) has been widely carried out because TAM is one theory that plays an important role in the sustainability of SMEs. So the purpose of this research is to conduct a mapping related to the topic of TAM in SMEs, especially for the publication trends of each country from time to time, the focus and locus of research as well as the methods used. This research is a qualitative method using a systematic mapping study method. The search was carried out with the criteria of being a scientific journal published on the Scopus electronic database in the publication year 2004-2019, using English and the subject area of Business, Management and Accounting. The results of this study indicate that there has been an increase in discussions related to the topic of TAM from 2004 to 2019. Research related to the topic of TAM is generally dominated by scientific publications from Asia, namely Indonesia, Iran, Korea, Malaysia, Oman, Taiwan and the UAE. The results showed that there were 17.2% of previous research articles on TAM in SMEs in Indonesia. The approach used in this research is mostly quantitative, which is 80% and mostly done in manufacturing companies, which is 24.1%. Although the results of this study have limitations in observation time, they contribute to providing an overview of opportunities to explore new topics in TAM in SMEs.Penelitian tentang Technology Acceptance Model (TAM) pada usaha kecil dan menengah (UKM) telah banyak dilakukan dikarenakan TAM merupakan salah satu teori yang berperan penting dalam keberlangsungan UKM. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan pemetaan terkait topik TAM pada UKM khususnya untuk tren publikasi setiap negara dari waktu ke waktu, fokus dan lokus penelitian serta metode yang digunakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan metode studi pemetaan sistematik. Penelusuran dilakukan dengan kriteria jurnal merupakan jurnal ilmiah yang dipublikasikan pada database electronic scopus pada tahun publikasi 2004-2019, menggunakan bahasa inggris dan subject area Business, Management and Accounting. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan pembahasan terkait topik TAM yang ada sejak tahun 2004 sampai dengan tahun 2019. Penelitian terkait topik TAM ini umumnya didominasi oleh publikasi ilmiah yang berasal dari Asia yaitu Indonesia, Iran, Korea, Malaysia, Oman, Taiwan dan UEA. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 17.2% artikel penelitian terdahulu tentang TAM pada UKM di Indonesia. Dengan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagian besar secara kuantitatif yaitu sebesar 80% dan banyak dilakukan pada perusahaan manufacturing yaitu sebesar 24,1%. Walaupun hasil penelitian ini memiliki keterbatasan dalam waktu pengamatan akan tetapi berkontribusi dalam  memberikan gambaran tentang peluang untuk mengekplorasi topik baru dalam TAM pada UKM.
SERVANT LEADERSHIP DAN KINERJA ORGANISASI STUDY SISTEMATIK LITERATUR REVIEW Arief Prayitno; Rusdin Tahir
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7, No 1 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v7i1.36541

Abstract

Research on servant leadership is interesting to study, because it involves virtue, ethics, morals and ideal leadership. The results of the discussion of scientists gave birth to the type of leadership in organizational theory that developed. Scholars debate the theory of servant leadership in an organizational context. The main concern is considered suitable, worthy, and valuable for organizational success, because the characteristics of servant leadership focus on listening, empathy, healing, awareness, persuasion, conceptualization, foresight, openness, commitment to growth, and building community, which are prerequisites for organizational progress and success. . The purpose of this study is to identify servant leadership theory based on empirical studies, involving population and sample sizes, the results of which show its influence on organizational goals. The analysis method uses a Systematic Literature Review (SLR) to assess how it works, its implementation and its influence on organizational dynamics and performance. The process of skinning from the population to the end of 35 studies in empirical studies revealed servant leadership theory: generally accepted in the organizational context; able to improve organizational performance; not suitable to be practiced in certain fields; and can contribute to organizational goals and shared success. This study contributes to the methodology of the SLR approach to organization and leadership, highlighting and mapping the influence and workings of servant leadership by looking at new research topics.Penelitian tentang servant leadership menarik dikaji, karena menyangkut pada kebajikan, etika, moral dan kepemimpinan ideal. Hasil diskusi ilmuan melahirkan tipe kepemimpinan dalam teori organisasi yang berkembang. Para ilmuan memperdebatkan teori servant leadership dalam konteks organisasi. Perhatian utama dinilai cocok, layak, dan berharga untuk kesuksesan organisasi, karena karakteristik dari servant leadership fokus pada mendengarkan, empati, penyembuhan, kesadaran, persuasi, konseptualisasi, kejelian, keterbukaan, komitmen untuk pertumbuhan, dan membangun komunitas, menjadi syarat kemajuan dan kesuksesan organisasi. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi teori servant leadership berdasarkan studi empiris, melibatkan ukuran populasi dan sampel, hasil yang menunjukkan pengaruhnya terhadap tujuan organisasi. Metode analisis menggunakan Systematic Literature Review (SLR) guna menilai cara kerja, penerapan dan pengaruhnya terhadap dinamika dan kinerja organisasi. Proses skinning dari populasi sampai akhir dari 35 penelitian pada studi empiris diungkapkan teori servant leadership: berlaku umum dalam konteks organisasi,  mampu meningkatkan kinerja organisasi, tidak cocok dipraktikan pada bidang tertentu, dan dapat membantu tujuan organisasi dan kesuksesan bersama. Studi ini berkontribusi pada metodologi dengan pendekatan SLR bidang organisasi dan kepemimpinan, menyoroti dan memetakan pengaruh dan cara kerja servant leadership dengan melihat topik penelitian baru.
PRAKTEK MODEL PERILAKU NIAT BELI KONSUMEN RAMAH LINGKUNGAN DARI PERSPEKTIF TEORI PERILAKU TERENCANA Anita Maulina; Nur Fitri Rahmawati; Yoka Mai Patria
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7, No 1 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v7i1.36239

Abstract

The phenomenon in this study is consumer behavior in purchasing environmentally friendly packaged food in Depok City. Depok was chosen as the research location because Depok is a buffer city for Jakarta. The purpose of the study is to determine the behavior of environmentally friendly consumers in small culinary-based businesses so that they can develop policies to overcome environmental problems by utilizing the local wisdom of Depok City. The approach used in this study is a quantitative approach using structural equation modeling. The population in this study is the consumer of culinary-based small businesses whose numbers cannot be known. Samples were taken as many as 120 consumers who were determined by the purposive sampling technique. The results of data analysis concluded that subjective norms have a strong and significant influence on the purchase intention of environmentally friendly packaged food. In addition, the variables of attitude, subjective norm, and perceived behavioral control have an effect of 78% on the intention to buy environmentally friendly packaged food in Depok City. The subjective norm variable has the strongest and most significant influence on the intention to buy food in environmentally friendly packaging in Depok City. It is hoped that the written suggestions can provide input to the Depok city government to make Depok a Zero Waste city.Fenomena masalah dalam penelitian ini yaitu perilaku konsumen dalam niat beli makanan berkemasan ramah lingkungan di Kota Depok. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui perilaku konsumen ramah lingkungan pada usaha kecil berbasis kuliner sehingga dapat mengembangkan kebijakan untuk mengatasi permasalahan lingkungan. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan menggunakan structural equation modelling. Populasi pada penelitian ini yaitu konsumen usaha kecil berbasis kuliner yang tidak dapat diketahui jumlahnya. Sampel diambil sebanyak 120 konsumen yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa subjective norm memiliki pengaruh yang kuat dan signifikan terhadap niat beli makanan berkemasan ramah lingkungan. Selain itu variabel attitude, subjective norm dan perceived behavioral control berpengaruh sebesar 78% terhadap niat beli makanan berkemasan ramah lingkungan di Kota Depok. Variabel subjective norm memiliki pengaruh yang paling kuat dan signifikan terhadakanp niat beli makanan dalam kemasan ramah lingkungan di Kota Depok. Diharapkan saran yang ditulis dapat memberikan masukan kepada pemerintah kota Depok untuk menjadikan kota Depok sebagai kota yang Zero Waste.
PENGARUH KINERJA UMKM TERHADAP KESEJAHTERAAN UMKM DI BANDAR LAMPUNG Apip Alansori; Erna Listyaningsih
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7, No 1 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v7i1.37930

Abstract

Previous studies found that the performance of MSMEs affects the welfare of MSME actors. This study aims to analyze the factors that influence the performance of MSMEs and analyze the effect of MSME performance on the welfare of MSMEs. The factors that affect the performance of SMEs using financial literacy, internal control, Accounting Information Systems (AIS), technology, organization, environment, and individual variables. Samples were collected from SMEs in the banana chip center in Bandar Lampung, then analyzed using PLS-SEM with SmartPLS. This study found that internal control, AIS, technology, and the environment had a significant effect on the performance of MSMEs, while financial literacy, organization, and individual had no significant effect. Furthermore, the performance of MSMEs has an impact on their welfare. Based on the findings of this study, the higher the performance of MSMEs, the higher the level of welfare. While the implication of this research is to provide information that technology has a very prominent influence among other variables on the performance of MSMEs so that it needs to be observed by business actors to improve MSME performance, which in turn is expected to have an impact on increasing their welfare.Studi sebelumnya menemukan bahwa kinerja UMKM berpengaruh terhadap kesejahteraan pelaku UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja UMKM dan menganalisis pengaruh kinerja UMKM terhadap kesejahteraan UMKM. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja UMKM menggunakan variabel literasi keuangan, pengendalian internal, Sistem Informasi Akuntansi (SIA), teknologi, organisasi, lingkungan, dan individual. Sampel dikumpulkan dari pelaku UMKM sentra keripik pisang di Bandar Lampung, kemudian dianalisis menggunakan PLS-SEM dengan SmartPLS. Penelitian ini menemukan bahwa pengendalian internal, SIA, teknologi, dan lingkungan berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM, sedangkan literasi keuangan, organisasi, dan individual tidak berpengaruh signifikan. Selanjutnya, kinerja UMKM berdampak pada kesejahteraan mereka. Berdasarkan temuan penelitian ini, semakin tinggi kinerja UMKM maka semakin tinggi pula tingkat kesejahteraannya. Sedangkan implikasi dari penelitian ini adalah untuk memberikan informasi bahwa teknologi berpengaruh sangat menonjol diantara variabel lainnya terhadap kinerja UMKM sehingga perlu dicermati oleh para pelaku usaha untuk meningkatkan kinerja UMKM, yang selanjutnya diharapkan dapat berdampak pada meningkatnya kesejahteraan mereka.
PENGGUNAAN DIGITAL PAYMENT PADA USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH Suryanto Suryanto; Herwan Abdul Muhyi; Poni Sukaesih Kurniati
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7, No 1 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v7i1.39452

Abstract

This study aims to analyze the transformation of micro, small and medium enterprise (MSMEs) financing in Indonesia. This research is motivated by the phenomenon of MSMEs, which often face problems in financing. However, on the other hand, financial institutions find it difficult to find a database of MSMEs to channel their loans. This study uses a descriptive method with a qualitative approach. Sources of data were obtained from various sources, both primary and secondary. Primary data is obtained from statements made by informants from the Financial Services Authority, the Association of Indonesian Crowdfunding Services, crowdfunding players, and MSMEs that have taken advantage of crowdfunding. Meanwhile, secondary data were obtained from several published articles. The results show that the government has helped provide a source of financing for MSMEs, both through banking and non-banking. However, there were several obstacles that occurred in the field, both from MSMEs and financial institutions. The presence of securities crowdfunding instruments raises new hopes for MSMEs in fulfilling financing. In addition to an easy submission procedure, access can also be done via a digital platform.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan digital payment pada Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian eksploratif. Sumber data diperoleh dari hasil wawancara mendalam dan studi literatur. Wawancara dilakukan dengan beberapa informan, antara lain: perusahaan asosiasi fintech, Bank Indonesia, Asosiasi UMKM Indonesia, dan perusahaan pengguna digital payment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan system pembayaran telah mengalami evolusi sejak jaman barter hingga system digital payment. Penggunaan system digital payment banyak memberikan beberapa manfaat. Adapun manfaat penggunaan digital payment dapat dirasakan baik oleh pelaku usaha sendiri maupun oleh konsumen. Dengan demikian penggunaan digital payment mampu meningkatkan efektivitas dan efesiensi khususnya bagi pelaku UMKM. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penggunaan digital payment mampu meberikan berbagai manfaat bagi pelaku UMKM.
COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM MENDUKUNG KEBERLANJUTAN EKONOMI LOKAL DI TENGAH PANDEMI COVID-19 Yuyu Jahratu Noor Santy; Mochamad Doddy Syahirul Alam
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7, No 2 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v7i2.33211

Abstract

Local economic sustainability is the responsibility of all parties, namely the government, the private sector, and the community. The COVID-19 pandemic that has lasted more than a year has eroded the endurance of business actors to continue to exist and be productive. The purpose of this study is to describe the latest efforts made by the government, the private sector, and the community within the framework of collaboration in Indonesia. The method used in this research is literature review by taking secondary data sourced from scientific articles in journals, proceedings, bulletins, government agency work reports, government regulations, electronic newspapers, electronic magazines, and various other sources that complement the research findings. The results show that four provinces that have very high fiscal capacity are currently collaborating for economic sustainability. This collaboration is carried out in various economic sub-sectors such as finance, agriculture, and the creative industry for processing waste recycling. The conclusion that can be drawn is that collaborative governance that has been carried out by several major provinces in Indonesia, namely DKI Jakarta, West Java, Central Java, and East Java, has been able to meet various public needs. Collaborative governance is currently possible without being limited to administrative areas. This latest effort is different from previous collaborative governance models or methods.Keberlanjutan ekonomi lokal menjadi tanggung jawab semua pihak yakni pemerintah, swasta, dan masyarakat. Pandemi COVID-19 yang telah berlangsung lebih dari satu tahun telah menggerus daya tahan para pelaku usaha untuk tetap eksis dan produktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan berbagai upaya terkini yang dilakukan oleh pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam kerangka kolaborasi di Indonesia. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah sistematic literature review dengan mengambil data sekunder yang bersumber pada artikel ilmiah dalam jurnal, prosiding, buletin, laporan kerja instansi pemerintah, peraturan pemerintah, koran elektronik, majalah elektronik, dan berbagai sumber lainya yang melengkapi temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat provinsi yang memiliki kemampuan fiskal yang sangat tinggi saat ini telah melakukan kolaborasi guna keberlanjutan ekonomi. Kolaborasi ini dilakukan di berbagai sub sektor ekonomi seperti keuangan, pertanian, dan industri kreatif pengolahan daur ulang sampah. Simpulan yang dapat diambil adalah collaborative governance yang  telah dijalankan oleh beberapa provinsi besar di Indonesia yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur telah mampu memenuhi berbagai kebutuhan publik. Collaborative governance saat ini sangat mungkin terjadi tak terbatas wilayah administrasi. Upaya terkini tersebut berbeda dengan model atau cara-cara collaborative governance sebelumnya.  
PENGARUH FUNGSI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KAPASITAS PENYERAPAN PENGETAHUAN TERHADAP KEUNGGULAN BERSAING DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA PENGUSAHA UMKM DI PRIANGAN TIMUR JAWA BARAT Dadang Munandar; Umi Narimawati; Marliana Budhiningtias Winanti
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7, No 2 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v7i2.41169

Abstract

The performance of the managers of Micro and Small and Medium Enterprises in East Priangan faces various problems due to the external and internal demands of the organization.  Several factors include information technology, absorptive capacity and the competitive advantage of SMEs. The goals of this study are to analyze the effects of the function of information technology and absorptive capacity on competitive advantage and its impact on the performance of MSME managers in the East Priangan area of West Java. This study employs  a quantitative approach and survey method with the structural equation modeling as the analysis procedure. Based on the Slovin formula, 218 managers are selected as respondents from 505 MSME managers, originating from two clusters of proportional random sampling and purposive sampling techniques. In this research, it is obtained that the function of information technology, absorptive capacity, competitive advantage and performance are in a moderate category. Furthermore, it is found that competitive advantage is affected by the function of information technology and absorptive capacity both simultaneously and partially. Moreover, the performance of MSME managers is directly affected by the competitive advantage and indirectly is affected by the function of information technology and absorptive capacity through the competitive advantage.Kinerja para pengusaha Usaha Mikro dan Kecil menengah di Priangan Timur menghadapi berbagai permasalahan akibat tuntutan eksternal dan internal organisasi. Beberapa factor diantaranya adalah teknologi informasi, kapasitas penyerapan pengetahuan (absorptive  capacity) dan keunggulan bersaing yang dimiliki UMKM. Tujuan kajian ini ialah  untuk menganalisis pengaruh fungsi teknologi informasi dan absorptive  capacity terhadap keunggulan bersaing dan dampaknya terhadap kinerja para pengusaha UMKM di wilayah Priangan Timur Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode survei dengan structural equation modelling sebagai analisisnya. Berdasarkan rumus Slovin 218 pengusaha terpilih sebagai responden yang berasal dari 505 pengusaha UMKM, dengan two cluster proporsional random sampling dan purposive sampling. Dalam riset ini ditemukan bahwa fungsi teknologi informasi, absorptive  capacity, keunggulan bersaing dan kinerja dalam kategori cukup baik. Lebih lanjut ditemukan bahwa keunggulan bersaing dipengaruhi oleh fungsi teknologi informasi dan absorptive  capacity baik secara simultan dan parsial. Selanjutnya kinerja pengusaha UMKM secara langsung dipengaruhi oleh keunggulan bersaing dan secara tidak langsung dipengaruhi oleh fungsi teknologi informasi dan absorptive  capacity melalui keunggulan bersaing.

Filter by Year

2016 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2024): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 8, No 3 (2023): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 8, No 2 (2023): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 8, No 1 (2023): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 7, No 3 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 7, No 2 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 7, No 1 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 6, No 3 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 6, No 2 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 6, No 1 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 5, No 3 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 5, No 2 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 5, No 1 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 4, No 3 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 4, No 2 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 4, No 1 (2019): Adbispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 3, No 3 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 3, No 2 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 3, No 1 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewiraus Vol 3, No 1 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 2, No 3 (2017): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 2, No 3 (2017): AdBispreneur Vol 2, No 2 (2017): AdBispreneur Vol 2, No 2 (2017): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 2, No 1 (2017): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 2, No 1 (2017): AdBispreneur Vol 1, No 3 (2016): Adbispreneur Vol 1, No 3 (2016): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 1, No 2 (2016): Adbispreneur Vol 1, No 2 (2016): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 1, No 1 (2016): Adbispreneur Vol 1, No 1 (2016): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa More Issue