cover
Contact Name
Roni Koneri
Contact Email
ronicaniago@unsrat.ac.id
Phone
+6281340275276
Journal Mail Official
j.bioslogos@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Biologi FMIPA Universitas Sam Ratulangi
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Bios Logos
JURNAL BIOS LOGOS is the journal published by Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sam Ratulangi University. The aims of the journal are to publish original research papers and article review in biology science i.e. botany, zoology, molecular biology, microbiology, ecology, diversity and conservation, taxonomy and biogeography. BIOS LOGOS is published two times per year (February and August)
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL BIOS LOGOS" : 15 Documents clear
Perilaku Nyamuk Anopheles sp., Vektor Penyakit Malaria di Pulau Lembeh, Kota Bitung, Sulawesi Utara Jane Tahulending; Paul Kawatu; Woodford Joseph
JURNAL BIOS LOGOS Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL BIOS LOGOS
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jbl.v14i2.56195

Abstract

Malaria is an infectious disease still health problem, especially in eastern Indonesia. The Ministry of Health targets by 2030, Indonesia will achieve malaria-free areas starting from district/city level to provincial level. The Bitung City Government strongly supports this program, so that elimination efforts are increasingly focused on areas with high cases, namely Lembeh Island. Factors such as topographic conditions with hilly areas surrounded by sea, tropical climate, high rainfall, and lots of standing water create an ideal habitat for the breeding of Anopheles sp. Based on the malaria information system report, the incidence reached 95 cases (2022) and 32 cases (2023). The research aims to analyze the behavior of Anopheles sp. The research used qualitative analysis with secondary data from BTKLPP Class I Manado (2023). Anopheles subpictus is the dominant species (91.62%) which actively sucks blood inside and outside the house. There was no significant relationship between vector density and temperature (P = 0.147) and air humidity (P = 0.233). 36.79% of the area has potential to become receptive Pasir Panjang, Pamurutan and Ketang. The behavior of A. subpictus, very important in determining appropriate vector control methods.
Karakter Performa Pertumbuhan Ayam Daging (Gallus domesticus) yang disuplementasi Debris Daluga (Cyrtosperma merkusii) Emma Mauren Moko; Reffie Wullus; Rudi Alexander Repi; Livana Dethris Rawung; Dino Rahardiyan; Johanna Zusye Wantania; Mercy Maggy Franky Rampengan
JURNAL BIOS LOGOS Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL BIOS LOGOS
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jbl.v14i2.54321

Abstract

In order to enhance the growth of gallus domesticus broiler chickens, sythetic and natural supplemantion are commonly added to the feed. This study was conducted to understand the impact of adding daluga (Cyrtosperma merkusii) starch processing debris (residuals) as supplements to the current feed towards the growth performances of the broilers. 60 one day old unisexed broiler Chickens were used in this study. The experiments carried out was conducted with a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 3 replications. Feeding regiments were arranged with supplements of 0%, 0,065%, 0,13%, and 0,26% daluga debris. Observation was conducted for 45 days, and records of weight gain, final weight, cumulative consumption, and feed conversions were taken weekly. Results indicated that daluga debris supplementation (p<0,05) significantly effected the growth performances. Supplementation at 0,065% appeared to show the most optimum performance
Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Alga Coklat Padina australis Hauck dari Perairan Pantai Likupang Timur Sulawesi Utara Ananda Hadji Djafar; Marina Flora Oktavine Singkoh; Sendy Rondonuwu
JURNAL BIOS LOGOS Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL BIOS LOGOS
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jbl.v14i2.50084

Abstract

Alga coklat merupakan penghasil senyawa bioaktif yang memiliki manfaat dan potensi sebagai antioksidan karena mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid. Masalah kesehatan yang sering menyerang masyarakat salah satunya adalah penyakit degeneratif yang salah satu penyebabnya adalah radikal bebas. Radikal bebas mampu diatasi dengan adanya antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan senyawa bioaktif yang terkandung pada P. australis H dan menganalisis kandungan senyawa antioksidan pada P. australis H dengan menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-2-pikrilhidrazil). Hasil yang diperoleh dalam uji skrining fitokimia ekstrak etanol P. australis H mengandung senyawa alkaloid, saponin, tanin, steroid dan flavonoid. Hasil uji antioksidan menunjukkan bahwa ekstral etanol P. australis H termasuk golongan antioksidan sangat lemah. Kata kunci: Alga coklat; P.australis; antioksidan; radikal bebas; DPPH
Karakteristik Kupu-Kupu Spesies Troides Helena, Kupu-Kupu Dilindungi Dan Terancam Punah Di Sulawesi Utara Hanny Pontororing; Henny Rampe; Lalu Wahyudi
JURNAL BIOS LOGOS Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL BIOS LOGOS
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jbl.v14i2.52864

Abstract

Perbedaan karakteristik morfologi dan fisiologi serta habitat yang dimiliki oleh suatu spesies juga terkadang berbeda jika spesies tersebut ditemukan pada area yang terpisah oleh jarak. Karakteristik morfologi merupakan sumber informasi yang penting bagi kebanyakan wilayah kajian biologi, termasuk di dalamnya sistematika dan taxonomi. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh data tentang karakteristik, morforfologi dari kupu-kupu spesies Troides helena yang berada di Sulawesi Utara. Metode deskriptif dengan survei dan koleksi langsung di daerah pengamatan dengan menggunakan jala serangga (insect net). Metode ini disebut juga dengan metode jala ayun (sweeping). Hasil penelitian,Kupu-kupu Troides helena yang berukuran besar dan berwarna dominan hitam-kuning, Kupu-kupu jantan memiliki rentang sayap 16,6-18.7 cm dan panjang sayap depan 9,8-10,6 cm. Sayap depan berwarna hitam dengan sedikit warna putih di ujungnya, sedangkan sayap belakang berwarna kuning dengan garis venasi dan pinggiran sayap berbentuk gelombang berwarna hitam. Kupu-kupu betina memiliki rentang sayap 17,7-18,7cm dan panjang sayap depan 10,2-10,5 cm. Rentangan sayap jantan lebih panjang dengan hasil penelitian oleh Peggie 2011 yaitu 6,8-8,4 cm. Perbedaan ini disebabkan oleh jarak dan habitat.
Identifikasi Biodiversitas Hutan Mangrove sebagai Potensi Ekowisata di Kelurahan Sedau Kota Singkawang Siva Devi Azahra; Destiana Destiana; Siti Puji Lestariningsih; Yunita Magrima Anzani
JURNAL BIOS LOGOS Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL BIOS LOGOS
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jbl.v14i2.53226

Abstract

Mangrove forests are ecosystems that have potential value to be developed as natural tourism objects. This study aims to analyse the potential of mangrove forests based on the ecological perspective of flora and fauna to be used as a natural tourism area. The object of this research is a mangrove forest and the resources in it located in Sedau Village, Singkawang City, West Kalimantan Province, Indonesia. Characteristics of mangrove forest flora and fauna are determined through species composition analysis while the potential of mangrove forests as nature tourism is analysed using descriptive qualitative. The composition of flora and fauna species found in the study area as a whole consists of 7 species of mangrove trees, 6 species of herpetofauna, 4 species of aves, 2 species of mammals, and 5 species of arthropods found in the mangrove forest area. Based on the analysis of mangrove forest potential, this area has the potential to be developed as an ecotourism destination.
Pertumbuhan Tanaman Krisan (Chrysanthemum marimar) dengan Penambahan Air Kelapa dan Naphtalaene Acetic Acid (NAA) secara In Vitro Hamimah Hamimah; Mukarlina Mukarlina; Riza Linda
JURNAL BIOS LOGOS Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL BIOS LOGOS
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jbl.v14i2.53295

Abstract

Tanaman krisan (Chrysanthemum morifolium var. marimar) merupakan salah satu jenis tanaman berbunga dari suku Asteraceae yang biasa dimanfaatkan sebagai bunga potong. Perbanyakan tanaman krisan ini dilakukan menggunakan planlet tanaman krisan yang sudah berumur 8 minggu secara in vitro untuk menghasilkan tanaman dalam jumlah lebih banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan konsentrasi penambahan NAA dan air kelapa yang tepat untuk menghasilkan pertumbuhan terbaik pada kultur tanaman krisan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial. Faktor pertama yaitu Naphtalene Acetic Acid (NAA) (N) dengan 4 taraf konsentrasi 0 mg/L (N0); 1,86 mg/L (N1); 2,79 mg/L (N2), dan 3,72 mg/L (N3). Faktor kedua yaitu air kelapa (A) dengan 4 taraf konsentrasi 0% (K0); 10% (K1), 15% (K2), dan 20% (K3). Kombinasi perlakuan 3,72 mg/L NAA + 20% air kelapa (N3K3) merupakan konsentrasi yang terbaik untuk waktu muncul tunas 3,33 hari dan jumlah daun 12,33 helai.
Uji In Vivo Ekstrak Etanol Nanopartikel Daun Leilem (Clerodendrum minahassae Teijsm. dan Binn.) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Pada Tikus Wistar Diabetes yang Diinduksi Streptozotozin Emilia Irene Tiffany; Fatimawali Fatimawali; Aaltje Ellen Manampiring; Billy Johnson Kepel; Fona Dwiana Hermina Budiarso; Widdhi Bodhi
JURNAL BIOS LOGOS Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL BIOS LOGOS
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jbl.v14i2.53693

Abstract

Kenaikan kadar glukosa dalam darah dapat menyebabkan gejala serius, seperti hiperglikemia, yang jika berlanjut dapat mengakibatkan diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi manfaat ekstrak etanol nanopartikel daun leilem (Clerodendrum minahassae Teijsm. dan Binn.) dalam menurunkan kadar glukosa darah tikus wistar yang diinduksi streptozotocin. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan pre dan post-test control group design. Hewan uji dibagi menjadi empat kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif (CMC 0,5%), ekstrak etanol nanopartikel daun leilem (Clerodendrum minahassae Teijsm. dan Binn.) 250 mg/kgBB, ekstrak etanol nanopartikel daun leilem (Clerodendrum minahassae Teijsm. dan Binn.) 500 mg/kgBB, dan kontrol positif (glibenklamid 0,25 mg/kgBB). Data dianalisis secara deskriptif. Seluruh kelompok uji menunjukkan penurunan kadar glukosa darah, dengan kelompok kontrol positif mengalami penurunan paling signifikan, diikuti oleh kelompok ekstrak etanol nanopartikel daun leilem (Clerodendrum minahassae Teijsm. dan Binn.) dosis 500 mg/kgBB, dosis 250 mg/kgBB, dan kelompok kontrol negatif. Ekstrak etanol nanopartikel daun leilem (Clerodendrum minahassae Teijsm. dan Binn.) dengan dosis 250 mg/kgBB dan dosis 500 mg/kgBB efektif menurunkan kadar glukosa darah pada tikus wistar jantan yang diinduksi streptozotocin. Dosis 500 mg/kgBB menunjukkan efektivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan dosis 250 mg/kgBB.
Uji In Vitro Aktivitas Ekstrak Etanol Daun Leilem (Clerodendrum minahassae Teijsm. & Binn.) terhadap Penghambatan Enzim α-Amilase Patrisia Christy Rembet; Billy Johnson Kepel; Widdhi Bodhi; Fatimawali; Fona Dwiana Hermina Budiarso; Aaltje Ellen Manampiring
JURNAL BIOS LOGOS Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL BIOS LOGOS
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jbl.v14i2.53697

Abstract

Diabetes merupakan masalah kesehatan global yang serius dengan tingkat prevalensi penderita yang semakin meningkat. Penghambatan enzim α-amilase dapat menjadi salah satu strategi dalam mengatasi masalah penyakit diabetes dengan mengurangi penyerapan glukosa oleh tubuh. Leilem (Clerodendrum minahassae Teijsm. & Binn.), merupakan tumbuhan endemis yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Minahasa, Sulawesi Utara, memiliki potensi sebagai obat diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penghambatan enzim α-amilase oleh ekstrak etanol daun Leilem (Clerodendrum minahassae Teijsm. & Binn.), dibandingkan dengan efek akarbose sebagai kontrol positif. Ekstrak kental daun Leilem (Clerodendrum minahassae Teijsm. & Binn.) dibuat melalui maserasi dengan etanol 96%. Aktivitas penghambatan terhadap enzim α-amilase diuji secara in vitro dengan variasi konsentrasi ekstrak 37,5 ppm, 75 ppm, 150 ppm, 300 ppm, 450 ppm, dan 600 ppm. Pengujian dilakukan menggunakan metode FUWA dengan amilum sebagai substrat dan diukur menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Berdasarkan pengukuran pada panjang gelombang 670 nm, diperoleh nilai IC50 ekstrak daun Leilem (Clerodendrum minahassae Teijsm. & Binn.) sebesar 22,1 μg/ml. Nilai IC50 tersebut menunjukkan aktivitas penghambatan yang lebih kuat 1,37 kali dibandingkan dengan akarbose yang memiliki nilai IC 50 30,36 μg/ml. Berdasarkan hasil tersebut, ekstrak daun Leilem (Clerodendrum minahassae Teijsm. & Binn.) menunjukkan aktivitas penghambatan yang signifikan terhadap enzim α-amilase sehingga berpotensi sebagai agen anti diabetes yang bernilai untuk penelitian lebih lanjut.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum) terhadap Gambaran Histopatologik Ginjal Tikus Wistar yang Diinduksi Gentamisin Maria Brigita Pacenta Ginting; Carla Felly Kairupan; Meilany Feronika Durry
JURNAL BIOS LOGOS Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL BIOS LOGOS
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jbl.v14i2.53919

Abstract

Daun salam (Syzygium polyanthum) dengan kandungan flavonoid sebagai antioksidan berpotensi menghambat kerusakan sel ginjal akibat paparan obat-obatan nefrotoksik seperti gentamisin. Penelitian ini merupakan eksperimental laboratorik untuk mengetahui dampak pemberian ekstrak daun salam pada gambaran histopatologik ginjal tikus Wistar yang diinduksi gentamisin. Subjek penelitian ini adalah 25 ekor tikus Wistar jantan yang terbagi menjadi 5 kelompok. Kelompok kontrol tidak mendapat perlakuan selama 7 hari. P1 diinduksi gentamisin selama 7 hari. P2 diinduksi gentamisin selama 10 hari. P3 diinduksi gentamisin selama 7 hari, lalu diberi ekstrak daun salam selama 7 hari. P4 diinduksi gentamisin selama 10 hari, lalu diberi ekstrak daun salam selama 7 hari. Hasil penelitian didapatkan kelompok kontrol menunjukkan jaringan ginjal normal. P1 menggambarkan degenerasi hidropik yang luas dan perlemakan sel tubulus. P2 menggambarkan nekrosis sel tubulus yang luas dan degenerasi hidropik. P3 menggambarkan degenerasi hidropik yang lebih sedikit dibandingkan P1 disertai adanya atrofi sel tubulus yang luas. P4 tidak terdapat gambaran nekrosis sel tubulus dan terdapat degenerasi hidropik yang lebih sedikit dibandingkan P2 disertai adanya atrofi sel tubulus. Pemberian ekstrak daun salam pada jaringan ginjal tikus Wistar yang diinduksi gentamisin menunjukkan efek perbaikan berupa fokus degenerasi hidropik yang berkurang serta tidak ditemukannya nekrosis sel tubulus dan perlemakan sel.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Nangka (Artocarpus heterophyllus L.) Terhadap Gambaran Histopatologik Aorta Tikus Wistar (Rattus norvegicus) yang Diberikan Diet Tinggi Lemak Godelfridus Dony Stenly Palobo; Carla Felly Kairupan; Maria Kristanti Sambuaga
JURNAL BIOS LOGOS Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL BIOS LOGOS
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jbl.v14i2.53923

Abstract

Konsumsi diet tinggi lemak bisa memicu terjadinya hiperlipidemia yang merupakan salah satu faktor risiko utama aterosklerosis. Daun nangka (Artocarpus heterophyllus L.) memiliki kandungan antioksidan yang berasal dari flavonoid dan dapat berperan dalam menghambat proses perkembangan lesi aterosklerosis. Pelaksanaan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun nangka terhadap gambaran histopatologik aorta tikus wistar yang diberi diet tinggi lemak. Penelitian ini merupakan eksperimental laboratorium yang dilakukan pada 24 ekor tikus wistar jantan sebagai subjek penelitian. Pada penelitian ini digunakan dosis lemak babi 4 ml/tikus/hari dan ekstrak daun nangka dosis 200 dan 400 mg/kgBB. Subjek penelitian dibagi 4 kelompok. Pada kelompok A tidak diberikan perlakuan selama 23 hari. Pada kelompok B, C, dan D diberi lemak babi selama 23 hari. Setelah diberi lemak babi kelompok C dan D diberi ekstrak daun nangka 14 hari berikutnya. Pada kelompok A menunjukkan gambaran histopatologik aorta normal. Kelompok B menunjukkan terdapat sel busa pada tunika media dan intima aorta. Pada kelompok C dan D menunjukkan terdapat pengurangan jumlah sel busa. Pemberian ekstrak daun nangka memberikan efek terapi berupa berkurangnya jumlah sel busa pada. tunika media dan intima aorta dengan efek terapi yang lebih baik terjadi pada kelompok D.

Page 1 of 2 | Total Record : 15