cover
Contact Name
Novian Wely Asmoro
Contact Email
agrisaintifika@gmail.com
Phone
+62271-593156
Journal Mail Official
agrisaintifika@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian, Jl. Letjend Sujono Humardhani No 1, Jombor, Sukoharjo 57521 Jawatengah, Indonesia
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian
ISSN : 25800345     EISSN : 2580748X     DOI : 10.32585/ags.v3i2.544
Agrisaintifika is a scientific journal that embodies scientific articles for researchers in the field of agricultural sciences (covering the field of agribusiness, agrotechnology, food, and animal husbandry) so that it can be used as a media publication of research results.
Articles 313 Documents
PENCARIAN POHON INDUK ENAU (Arenga pinnata Merr) DENGAN PRODUKSI NIRA TINGGI DI KENAGARIAN SUNGAI NANIANG Trisia Wulantika
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 4, No 1 (2020): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v4i1.841

Abstract

Enau (Arenga pinnata, MERR) termasuk famili Palma, tersebar pada hampir seluruh wilayah Indonesia.Tanaman ini memiliki fungsi produksi yang menghasilkan berbagai komoditi yang mempunyai nilai   ekonomi tinggi dan berpotensi ekspor jika diusahakan secara serius, karena seluruh bagian tanaman dapat diolah menjadi berbagai produk pangan dan non pangan. Usaha pengembangan atau pembudidayaan tanaman aren di Indonesia sangat memungkinkan. Selain masih luasnya lahan-lahan tidak produktif, juga dapat memenuhi kebutuhan konsumsi di dalam negeri atas produk-produk yang berasal dari tanaman aren, sekaligus meningkatkan pendapatan petani dari usaha tani tanaman aren dan ikut melestarikan sumber daya alam serta lingkungan hidup.Pencarian pohon induk enau adalah kegiatan yang penting dilakukan untuk mencari tetua enau potensial dalam program pemuliaan tanaman enau. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Oktober-Desember 2017 di Kenagarian Sungai Naniang, Kec. Bukit Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat dengan metode purposive random. Hasil penelitian ini ditemukan 7 aksesi kandidat pohon induk enau dengan produksi nira tinggi yaitu pada aksesi BB6, KP7, BB8, KP8, KP10, AP2 dan AP10. Aksesi dengan produksi nira tinggi memiliki ciri rabuak berwarna merah. Lingkaran batang besar, pelepah panjang, rachis panjang, tangkai daun panjang, jumlah anak daun banyak, anak daun panjang dan lebar, diameter buah besar, bobot buah berat, diameter biji besar, bobot biji berat.Kata kunci: Enau, Nira, Pemuliaan Tanaman, Pohon Induk, Tetua
Analisis Hubungan Dinamika Kelompok dengan Efektivitas Kelompok Tani Tranggulasi Di Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang Aghnia Azka Amalia
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 2, No 2 (2018): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v2i2.258

Abstract

Dinamika kelompok yang tinggi diperlukan suatu kelompok sehingga tujuan kelompok dapat tercapai dan terbentuk kelompok dengan efektivitas tinggi. Unsur dinamika kelompok sebagai faktor penunjang efektivitas kelompok perlu diketahui hubunganya dengan efektivitas kelompok untuk mengetahui unsur yang perlu ditingkatkan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara dinamika kelompok dengan efektivitas kelompok di Kelompok Tani Tranggulasi. Penelitian mengambil tempat di Kelompok Tani Tranggulasi, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Penelitian menggunakan metode sensus dimana seluruh anggota Kelompok Tani Tranggulasi sebanyak 32 orang dijadikan sebagai responden. Data yang telah dikumpulkan di analisis dengan menggunakan korelasi spearman. Hasil penelitian menunjukan bahwa gaya kepemimpinan, kohesivitas kelompok dan pertemuan kelompok tidak memiliki hubungan signifikan sedangkan pembagian tugas memiliki hubungan yang signifikan dengan koefisien korelasi 0,538.
Efektivitas Dosis Pupuk Bokasi Pada Fase Vegetatif Tanaman Sambiloto (Andrographis paniculata Ness) Sudarmi Sudarmi; Wartini Wartini
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v2i1.221

Abstract

ABSTRAKPertumbuhan  tanaman sangat dipengaruhi oleh kandungan unsur hara tanah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dosis pupuk bokashi yang tepat agar mendapatkan pertumbuhan  terbaik dari tanaman sambiloto (Andrographis paniculata Ness).  Metode penelitian adalah eksperimen, dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL), dengan perlakuan tunggal yaitu variasi dosis pupuk bokashi dengan 3 ulangan. Variasi dosis  pupuk bokashi  ada 4 level yaitu : Tanpa dipupuk bokashi  (B1) sebagai pembanding; Pupuk bokashi 5 ton/ha  (B2); Pupuk bokashi 10 ton/ha (B3); Pupuk bokashi 15 ton/ha (B4). Hasil penelitian  Dosis   pupuk bokashi berpengaruh  terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang dan jumlah daun. Kesimpulan dosis  15 ton/ha pupuk bokashi menunjukkan pertumbuhan yang paling optimal hasil rata-rata meliputi : tinggi tanaman  60,07 cm/tanaman, jumlah  cabang 24,11 buah/tanaman dan jumlah daun 121,33 buah/tanaman berbeda nyata dengan tanpa pupuk bokashi sebagai kontrol. Kata Kunci : Dosis, Pupuk bokashi,  Pertumbuhan, Sambiloto
Analisis Efisiensi Ekonomi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Pada Usahatani Padi Di Kelompok Tani Sidomakmur I Kecamatan Pati Kabupaten Pati Ayu Dwi Maharani
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 3, No 1 (2019): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v3i1.553

Abstract

ABSTRAK             Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jumlah penggunaan faktor-faktor produksi terhadap produksi usahatani padi dan menganalisis tingkat efisiensi ekonomi penggunaan faktor-faktor produksi usahatani padi di Kelompok Tani Sidomakmur I Kecamatan Pati Kabupaten Pati. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2017 sampai Januari 2018 di Kelompok tani Sidomakmur I Kecamatan Pati Kabupaten Pati. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling dengan jumlah responden 51 petani. Analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. dengan fungsi produksi model Cobb-Douglas dan perhitungan efisiensi ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor produksi luas lahan, benih, pupuk NPK dan pestisida berpengaruh nyata terhadap produksi padi. Penggunaan faktor produksi luas lahan, benih, pupuk urea, pupuk NPK dan pestisida secara ekonomi belum efisien sedangkan penggunaan faktor produksi tenaga kerja secara ekonomi tidak efisien. Kata Kunci : usahatani padi, faktor produksi, efisiensi ekonomi
PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP PEMBELIAN PRODUK HERBAL DI KABUPATEN SUKOHARJO Rosita Dewati; Wahyu Adhi Saputro
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 4, No 2 (2020): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v4i2.889

Abstract

Produk herbal sebenarnya telah lama dikenal dan digunakan oleh masyarakat luas. Mulai dari jamu tradisional, jamu dalam kemasan, madu, sumplemen, vitamin, hingga berbagai jenis obat-obatan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Timbulnya berbagai macam penyakit hingga pandemi Covid-19 ini membuat masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri maupun keluarga dan lingkungan sekitarnya. Anjuran Kementerian Kesehatan mengenai memanfaatkan produk herbal di masa pandemi untuk menjaga stamina tubuh  semakin mendorong keinginan masyarakat untuk mengkonsumsi produk herbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor atau alasan konsumen membeli produk herbal di Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan data primer. Pengambilan sampel dilaksanakan dengan metode purposive sampling sebanyak 104 responden. Instrumen penelitian diuji menggunakan Uji reliabilitas dan validitas. Hasil penelitian di analisis secara deskriptif dan dilakukan uji kecenderungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa instrument penelitian valid dan reliable untuk digunakan dalam penelitian. Berdasarkan hasil analisis deskriptif, mayoritas responden berada pada kategori baik. Artinya, 9 variabel dalam penelitian mampu menentukan persepsi konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian produk herbal di Kabupaten Sukoharjo. Pengambilan keputusan pembelian produk herbal dipengaruhi oleh label halal, harga produk, rasa, khasiat, kemudahan memperoleh, kedekatan dengan penjual, informasi dalam brosur, informasi dari teman, dan konsep back to nature.Kata kunci: Herbal, Pengambilan Keputusan, Persepsi
KAJIAN PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI DI AREAL PERSAWAHAN DEKAT PERTANAMAN BUNGA KAMBOJA (SEBAGAI REFUGIA) DI DESA JATEN KECAMATAN JATEN KABUPATEN KARANGANYAR Tri Rahayu; Shalahuddin Mukti Prabowo
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 5, No 1 (2021): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v5i1.899

Abstract

 Tanaman padi merupakan salah satu tanaman pangan utama di Indonesia. Untuk meningkatkan produksi padi, pada tahun 70-an pemerintah mencanangkan program yang dikenal dengan Revolusi Hijau. Dengan program ini, mulai digunakan varietas unggul, pupuk, pestisida kimia, dan saluran irigasi. Cara budidaya ini dikenal dengan pertanian konvensional.Dalam upaya peningkatan produktivitas padi, masih terdapat kendala diantaranya adalah adanya serangan hama. Hama utama yang menyerang tanaman padi diantaranya adalah wereng coklat dan penggerek batang padi. Beberapa hama lainnya yang berpotensi merusak pertanaman padi adalah wereng punggung putih, wereng hijau, lembing batu, ulat grayak, pelipat daun, dan walang sangit (Effendi, 2009). Rata-rata kehilangan hasil produksi pertanian karena serangan OPT ±30% dari potensi hasil, dan kehilangan hasil karena hama sekitar 20-25% (Untung, 2010).Penggunaan pestisida secara intensif memang dapat meningkatkan produksi sawah cukup tinggi, namun dampak negatif yang ditimbulkan dapat menyebabkan ketidakseimbangan rantai sistem di lahan pertanian yang menyebabkan populasi hama meningkat. Hal ini seperti yang telah disampaikan oleh (Muhibah dan Leksono, 2015), bahwa jika penggunaan pestisida sintetik yang digunakan berlebihan dapat merusak keseimbangan ekosistem, karena jika aplikasi pestisida yang digunakan tidak selektif akan mengakibatkan populasi hama meningkat namun populasi musuh alami yang mampu mengendalikan populasi hama berkurang.Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mempertahankan keanekaragaman hayati karena dampak negatif penggunaan bahan kimia yaitu dengan cara memanfaatkan tumbuhan berbunga yang pada pematang sawah. Tanaman refugia salah satunya bunga dapat dijadikan sebagai tempat perlindungan bagi musuh alami serta sebagai penyedia pakan.Hasil penelitian dan  pengamatan dengan net penangkap serangga,  di lahan terdapat 8 jenis hama, Serangga parasid ada 3 jenis Dan predator yang tertangkap ada 7 jenis. Hasil analisis regresi untuk peubah tinggi tanaman, Berat brangkasan basah, Berat brangkasan kering, Jumlah anakan produktif,  dan Berat gabah kering per petak berpola cubic. Refugia efektif dari jarak 10 m sampai  40 m. Setelah  jarak 40 m akan menurun  hingga batas minimum  pada jarak 80 m. Demikian juga pada peubah pertumbuhan dan hasil  tanaman  (tinggi tanaman, berat brangkaan basah per rumpun, berat brangkasan kering per rumpun, berat gabah kering per rumpun, berat gabah kering per petak dan berat 1000 butir gabah) tinggi pada jaran 40 m dari refugia dan menurun hingga  terendah pada jarak 80 m dari refugia
Karakteristik Biskuit Tersubstitusi Tepung Millet (Setaria italica L.) Retno Widyastuti; Afriyanti Afriyanti; Novian Wely Asmoro; Aninda Nurul Aini
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 3, No 2 (2019): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v3i2.544

Abstract

Salah satu jenis serealia non-beras yang berpotensi dikembangkan sebagai pendukung ketahanan pangan nasional adalah millet. Biji millet mengandung karbohidrat mirip dengan beras dan memiliki kadar protein dan lemak lebih tinggi, millet juga mengandung komponen bioaktif yang bersifat antioksidan. Pemanfaatan millet masih sangat terbatas, salah satu alternatif pemanfaatannya dapat dilakukan pembuatan biskuit. Usaha ini belum pernah dilakukan sebelumnya, penelitian mengenai millet terbatas pada sifat fisikokimia tepung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa formulasi substitusi tepung millet pada pembuatan biskuit terbaik berdasarkan karakter kimia dan sifat organoleptik. Penelitian ini dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan dua faktor yaitu proporsi tepung millet : tepung terigu (40:60); (50:50) dan (60:40). Sifat organoleptik diuji berdasarkan warna, aroma, tekstur, rasa dan tingkat kesukaan keseluruhan sedangkan karakteristik kimia biskuit millet dianalisis berdasarkan kadar air dan asam lemak bebas. Hasil menunjukan bahwa tepung millet dapat digunakan sebagai bahan substitusi tepung terigu dalam pembuatan biscuit. Standar mutu kadar air dan asam lemak bebas berdasarkan SNI 2973-2011 adalah maksimal 5% dan maksimal 1%. Kadar air biskuit tersubstutisi tepung millet berkisar antara 1,95-3,95% sedangkan kadar asam lemak bebas berkisar 0,043-0,063%. Formulasi biskuit tersubstitusi yang paling disukai adalah penambahan 40% tepung millet berdasarkan rasa, aroma, warna dan tekstur biskuit.Kata kunci : biskuit, formulasi, millet, substitusi
Percepatan Alih Fungsi (Konversi) Lahan Pertanian Ke Non Pertanian di Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan Hossaimah Hossaimah; Slamet Subari
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 1, No 2 (2017): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v1i2.45

Abstract

Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan memiliki perbandingan luas lahan pertanian dan non pertanian sebesar 50%.  Rencana Strategis Kabupaten Pamekasan tahun 2012 - 2032, kecamatan Galis direncanakan menjadi pemukiman perkotaan.  Dengan persentase lahan pertanian tersebut, jika terus terjadi pembangunan yang merelakan lahan pertanian produktif sebagai sasarannya, dikhawatirkan lahan pertanian produktif akan habis dan mengakibatkan kecamatan Galis mengalami rawan pangan.  Tujuan penelitian adalah menganalisis perkembangan alih fungsi lahan dari tahun 2006-2016 dan menganalisis hubungan antara faktor ekonomi, faktor sosial dan peran pemerintah terhadap alih fungsi lahan.  Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive).  Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan tabulasi silang chi square.  Hasilnya adalah faktor - faktor yang memiliki hubungan terhadap alih fungsi lahan yaitu produktivitas lahan; peruntukan lahan, asal lahan, perubahan perilaku, hubungan lahan dengan pemilik; dan pengurusan izin.  Selama tahun 2009 – 2015 terjadi perubahan fungsi lahan tegal menjadi pemukiman pada tahun 2011 sebesar 1,46 Ha yang digunakan untuk tempat tinggal, tempat usaha dan layanan umum.  Saran dari penelitian ini adalah pemerintah perlu menjaga perilaku petani dengan lebih persuasif tentang pertanian agar tidak mengalihfungsi lahan; Adanya peraturan tentang pembatasan penggunaan lahan pertanian dan nonpertanian; Mempersulit izin alih fungsi lahan pertanian ke nonpertanian
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN GULA KRISTAL PUTIH DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Ecclisia Sulistyowati; Tri Wisudawati; Wahyu Adhi Saputro
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 4, No 1 (2020): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v4i1.846

Abstract

Sugar serves as a source of energy/calories for the body. The demand for sugar in Region of Yogyakarta has increased along with the increasing population. Consumers have their own criteria for choosing and consuming sugar. This study aims to know and analyze about factors that influence the purchase decision of sugar in DIY. The approach used is descriotive quantitive with a population of sugar consumers who shop at mini markets and super markets in DIY. Determination of sampling using purposive sampling. Respondents numbered as many as 40 people. Data analysis used multiple regression analysis. The results showed that simultaneously of product quality, price, packaging, product and brand guarantees has influence to purchased decision of sugar, but separately the quality, product and brand guarantees has influence, while price and packaging has no influence to purchase decision of sugar in DIY.
PENGARUH PENAMBAHAN SARI WORTEL PADA YOGHURT DITINJAU DARI AW, KADAR AIR, VISKOSITAS, TOTAL ASAM TERTITRASI DAN KADAR PROTEIN Dimas Fajar Nugroho; Desna Ayu Wijayanti
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 5, No 1 (2021): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v5i1.1374

Abstract

Yogurt is a form of beverage product from milk processing that utilizes microbes (Streptococcus thermophillus and Lactobacillus bulgaricus.). In the fermentation process of fresh milk into a semi-solid emulsion product, yogurt also has high nutritional content, one of which is protein. and low in fat. The purpose of this study was to determine the optimal percentage of addition of carrot juice to improve the quality of yogurt in terms of water activity (AW), viscosity, total titrated acid and water content. The ingredients used are cow's milk, carrot juice and plain yogurt starter. Iodine, 75% alcohol and distilled water. The method used in this research is experimental method Comletely Block Design of 5 treatments, namely the addition of carrot juice to yogurt with a concentration of 0%, 10%, 15%, 20%, and 25%. volume of milk (1 liter), with each treatment repeated 4 times. Data analysis used ANOVA (Analysis of Variance), followed by Duncan's Multiple Range Test. The results showed that the addition of carrot juice to yogurt could increase the value of Aw: P0 (0.9) to P4 (0.96), water content: P0 (88.96%) to P4 (92.58%), the total acid value. titration: P0 (0.57%) to P4 (0.67%) and protein content value: P0 (2.97%) to P4 (4.89%), the viscosity value decreased from P0 (216.75) cP) becomes P4 (148.00 cP). Based on the research analysis, it can be concluded that the use of carrot juice with a concentration of 15% gives the best results for yogurt with a value of Aw (0.94), water content (91.21%), viscosity (177.75 cP), total acid titrated (0 , 65%), and protein content (4.26%).

Page 9 of 32 | Total Record : 313