cover
Contact Name
Novian Wely Asmoro
Contact Email
agrisaintifika@gmail.com
Phone
+62271-593156
Journal Mail Official
agrisaintifika@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian, Jl. Letjend Sujono Humardhani No 1, Jombor, Sukoharjo 57521 Jawatengah, Indonesia
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian
ISSN : 25800345     EISSN : 2580748X     DOI : 10.32585/ags.v3i2.544
Agrisaintifika is a scientific journal that embodies scientific articles for researchers in the field of agricultural sciences (covering the field of agribusiness, agrotechnology, food, and animal husbandry) so that it can be used as a media publication of research results.
Articles 329 Documents
Peranan Kalium Hidroksida (KOH) Terhadap Mutu Karaginan Eucheuma cottonii di Indonesia Firat Meiyasa; Nurbety Tarigan
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 2, No 2 (2018): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v2i2.263

Abstract

Karaginan merupakan getah rumput laut yang diekstrak dengan air atau larutan alkali seperti kalium hidroksida (KOH). Konsentasi KOH berpengaruh terhadap mutu karaginan. Semakin meningkat konsentrasi KOH mampu meningkatkan jumlah rendemen, mampu menurunkan kadar air dan kadar sulfat pada karaginan. Selain viskositas dan kekuatan gel yang dipengaruhi oleh KOH, juga dipengaruhi oleh lama waktu ekstraksi. Semakin lama waktu ekstraksi dengan meningkatnya konsentrasi KOH mampu meningkatkan kekuatan gel, namun viskositas mengalami penurunan. Sebaliknya, semakin cepat lama waktu ekstraksi dengan bertambahnya konsentrasi KOH maka viskositas meningkat dan kekuatan gel menurun pada karaginan
Strategi Bersaing Keripik Singkong Cap Gerus Produksi UKM Sumekar Pratiwi Kabupaten Tuban Mohamad Harisudin Mahfud; Setyowati Setyowati; Nizar Utami
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 1, No 1 (2017): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v1i1.36

Abstract

This research aim to assess the determinants of success of Cassava Chips Gerus, assess the competitive position of Cassava Chips Gerus, and formulate the alternative strategies for SME Sumekar Pratiwi in order to market their products. The basic method used in this research is descriptive analytic. Subject of this research is determined purposively. The data used in this study are primary and secondary data. This study used Competitive Profile Matrix (CPM) as its analysis data method. The result shows factors that determined the success of cassava chips Gerus brand. Based on CPM analytic, the product of cassava chips Gerus brand (3.116) occupies the second position in comparison to its competitors, namely cassava chips C (2.058) and cassava chips D (1.655). Cassava chips B (3,171) occupies the first position. Alternative competitive strategy that can be applied to the cassava chips Gerus is to promote the brand Gerus brand through sales-force promotion, conduct product positioning to create the image of quality products: that taste more savory, has the most recognized brands, more attractive label design and label information is more informative, and benchmark color, taste of the final product after the meal and set prices quantity discounts to final consumersKey words: Cassava Chips, Competitive Profile Matrix, Competitive Strategy
Analisis Efisiensi Teknis dan Ekonomi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Pada Usahatani Jagung Hibrida di Kelompok Tani Sidomulyo 01 Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati Agustina Rosarinda Yudhi Tungga Dewi; Siswanto I Santoso; Edy Prasetyo
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v2i1.216

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian adalah menganalisis efisiensi teknis dan ekonomi usahatani tanaman jagung hibrida di Desa Porang - Paring, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Responden dalam penelitian  ini adalah  petani  jagung hibrida anggota Kelompok Tani Sido Mulyo 01 yang tinggal di Desa Porang - Paring. Metode penelitian menggunakan survei, penentuan responden menggunakan metode Simple Random Sampling dengan jumlah responden sebanyak 57 petani dari populasi sebanyak 133 petani jagung hibrida. Analisis efisien teknis dan ekonomi menggunakan regresi linier berganda dengan fungsi produksi model Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 bahwa seluruh faktor produksi secara serempak berpengaruh nyata terhadap produksi jagung hibrida, dan secara parsial faktor produksi luas lahan, benih, pestisida memiliki nilai signifikansi < 0,005 sehingga faktor produksi berpengaruh nyata terhadap produksi jagung hibrida, sedangkan faktor produksi pupuk urea, pupuk phonska, pupuk organik dan tenaga kerja memiliki nilai signifikansi > 0,005 sehingga tidak berpengaruh nyata. Berdasarkan hasil analisis efisiensi teknis, faktor produksi produksi luas lahan sebesar 0,638 ; benih sebesar 0,125 ; pupuk urea sebesar 0,021 ;  pupuk phonska sebesar 0,014 ; pupuk organik sebesar -0,029 ; pestisida sebesar 0,214 dan tenaga kerja sebesar 0,025. Faktor produksi tidak mencapai efisiensi teknis dengan nilai elatisitas produksi berada dibawah angka satu. Hasil analisis efisiensi ekonomi, faktor produksi luas lahan sebesar 3,234 ; benih sebesar 3,059 ; pupuk phonska sebesar 1,016 dan pestisida sebesar 7,327 nilai berada diatas angka 1 sehingga penggunaan faktor produksi belum efisien. Nilai efisiensi ekonomi faktor produksi pupuk urea sebesar 0,976 ; pupuk organik sebesar -6,516 dan tenaga kerja sebesar 0,162 nilai berada dibawah angka 1 sehingga tidak mencapai efisiensi ekonomi. Kata Kunci  : efisiensi, ekonomi, faktor-faktor produksi, jagung hibrida.
Kualitas Fisik Antimicrobial Edible Film (AmEF) dari Gelatin Limbah Tulang Ayam dengan Ekstrak Daun Teh (Camellia sinensis) Ludfia Windyasmara; Novian Wely Asmoro; Muhammad Husein
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 3, No 1 (2019): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v3i1.558

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak daun teh hijau dan suhu pemanasan terhadap sifat fisik antimicrobial edible film (AmEF) dari gelatin tulang ayam. Selain itu memanfaatkan limbah tulang ayam, yang akan digunakan dalam pembuatan produksi gelatin, sehingga  akan menambah nilai jual dan nilai guna pada limbah tersebut. Produksi gelatin dari limbah tulang ayam tersebut, diharapkan mampu memanfaatkan gelatin sebagai AmEF dengan diberikan penambahan ekstrak daun teh hijau (Camellia sinensis) yang nantinya sebagai pengemas sosis. Penelitian ini dirancang dalam beberapa tahap meliputi : Pertama, pembuatan gelatin tulang ayam; Kedua, ekstrak daun teh hijau; Ketiga, pembuatan AmEF ekstrak daun teh. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan analisis unvariate dengan tingkat signifikasi 5%. Apabila terdapat perbedaan diantara perlakuan maka dilakuakan uji lanjut menggunakan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). AmEF diuji karakteristik fisiknya meliputi rendemen, viskositas, dan pH. Hasilnya menunjukan AmEF memiliki nilai rendemen berkisar 4,03-6,99%, viskositas 8,15-19,08 cP, dan pH 3,9-4. Perlakuan penambahan konsentrasi ekstrak teh dan suhu pemanasan berbeda nyata (P<0.05) terhadap nilai viskositas dan pH serta tidak berpengaruh nyata terhadap rendemen. Kata kunci : Antimicrobial edible film, Ekstrak daun teh (Camellia sinensis), Gelatin, Tulang ayam
RESPON TANAMAN DAHLIA (Dahlia pinnata) PADA BERBAGAI MACAM MEDIA TANAM DAN PUPUK ORGANIK CAIR Libria Widiastuti
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 3, No 2 (2019): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v3i2.549

Abstract

Dahlias have a high potential for development in West Sumatra Province. This is based on a number of cities in West Sumatra such as Bukit Tinggi and Agam Regency which have designated themselves as "The City of Dahlia" to develop the potential of this biological resource. The objectives to be achieved in this study are: (1) to determine the effect of various types of planting media that are good for growth and quality of flowers on dahlia plants. (2) to determine the effect of various types of liquid organic fertilizer which is good for growth and flower quality in dahlia plants. (3) to determine the interaction of various types of planting media and liquid organic fertilizer types on the growth and quality of flowers in seruni plants. This research was conducted from July to October 2019 in Kudu Baki Sukoharjo, Central Java, with a height of 100 meters above sea level. The experiments were arranged in a Completely Randomized Design (CRD), which consisted of two factors and three replications. Kinds of Planting Media (M) consist of 4 levels, namely: top soil, husk charcoal, bamboo leaf humus, and fern. Liquid Organic Fertilizer (P) consists of 3 levels, namely: IN Grow, GDM, and Grow more. The results showed that the treatment of organic fertilizer in Grow Grow and rice husk charcoal growing media showed the highest results significantly for all observations, namely plant height, leaf area, flower appearance, flower diameter, tuber diameter and harvest age. Growmore fertilizer treatment and top soil planting media showed the lowest results significantly for all observed parameters, namely plant height, leaf area, flower appearance, harvest age, flower diameter and plant shelf life. There was no interaction between the treatment types of the planting media and the types of liquid organic fertilizer on all observational parameters.
Pembuatan Sabun Padat Transparan Berbasis Bahan Minyak Jarak (Castor Oil) Dengan Penambahan Bahan Aktif Ekstrak Teh Putih (Camellia sinensis) Asri Widyasanti; Dwiyan Nugraha; Dadan Rohdiana
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 1, No 2 (2017): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v1i2.50

Abstract

Ekstrak teh putih mengandung senyawa katekin yang tinggi. Kandungan tersebut dapat menghambat dan membunuh pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Penambahan ekstrak teh putih pada sabun padat transparan berbasis minyak jarak dapat menambah aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan mengetahui proses pembuatan sabun padat transpran, mengetahui formulasi penambahan ekstrak teh putih, mengetahui sabun terbaik analisis berdasarkan karakteristik fisiko-kimia, aktivitas antibakteri, dan organoleptik, serta kesesuaian sabun dengan SNI 06-3532-1994. Perlakuan konsentrasi ekstrak teh putih adalah 1,5 % (b/v) dengan penambahan sebesar  A = 0% (b/v), B = 0,5% (b/v), C = 1,0% (b/v), dan D = 1,5% (b/v) dari 300 gram basis sabun. Pengujian sampel sabun meliputi sifat fisika-kimia, aktivitas antibakteri, dan organoleptik. Hasil sabun terbaik berdasarkan nilai pembobotan sifat fisika-kimia dan aktivitas antibakteri adalah sampel sabun penambahan ekstrak teh putih 1 % b/v (C) mencapai 3,39. Nilai hasil analisis sampel perlakuan C adalah kadar air dan zat menguap 24,48%, jumlah asam lemak 1,13%, kadar asam lemak bebas 0,21%, kadar fraksi tak tersabunkan 0,94%, nilai pH 10,67, kekerasan 0,0037 mm/gram/detik, stabilitas busa 44,4% dan diameter daya hambat 18,5 mm. Hasil sabun terbaik berdasarkan nilai pembobotan organoleptik adalah sabun kontrol (A) mencapai 2,75. Kata kunci : Sabun Padat Transparan, Minyak Jarak, Ekstrak Teh Putih, Aktivitas Antibakteri, Sifat Fisiko-Kimia
Analisis Ekonomi Penggantian Pakan Komersial dengan Kombinasi Tepung Daun Mengkudu (Morinda citrifolia L) dan Tepung Daun Pepaya (Carica papaya L) Pada Pemeliharaan Ayam Pedaging Damaryanto Widharto
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 5, No 2 (2021): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v5i2.1872

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat efisiensi penggantian pakan komersial dengan kombinasi tepung daun mengkudu dan tepung daun pepaya pada usaha pemeliharaan ayam pedaging. Materi yang digunakan yaitu 60 ekor day old chick  yang dibagi dalam 4 kelompok perlakuan yaitu pemberian pakan komersial tanpa  penggantian dengan kombinasi tepung daun mengkudu dan tepung daun pepaya (T-0); penggantian pakan komersial dengan kombinasi Tepung Daun Mengkudu sebanyak 1,5 % dan Tepung Daun Pepaya sebanyak 0,5 % (T-1); penggantian pakan komersial dengan kombinasi Tepung Daun Mengkudu sebanyak 1,0 % dan Tepung Daun Pepaya sebanyak 1,0 % (T-2); penggantian pakan komersial dengan kombinasi Tepung Daun Mengkudu sebanyak 0,5 % dan Tepung Daun Pepaya sebanyak 1,5 % (T-3). Variabel yang diamati adalah feed convertion, feed cost per gain dan income over feed cost. Hasil penelitian didapatkan nilai konversi pakan untuk masing-masing perlakuan yaitu 1,51 (T0), 1,28 (T1), 1,27 (T2) dan 1,26 (T3),  feed cost per gain yaitu  Rp. 11.994,36,- (T0), Rp. 11.015,38,- (T1), Rp. 10.570,78,- (T2) dan Rp. 10.521,78,- (T3),  sedangkan untuk income over feed cost yaitu Rp. 66.857,39,- (T-0), Rp. 79.137,50,- (T-1), Rp. 79.596,05,- (T2) dan Rp. 86.148,45,- (T-3). Hasil analisis menunjukkan bahwa penggantian pakan komersial dengan kombinasi tepung daun mengkudu dan tepung daun pepaya dapat menurunkan nilai konversi pakan, menekan biaya pakan (feed cost per gain) dan memberikan pendapatan yang lebih tinggi.  Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penggantian pakan komersial dengan kombinasi tepung daun mengkudu dan tepung daun pepaya mampu meningkatkan efisiensi pada usaha pemeliharaan ayam broiler. Kata kunci: Pakan komersial, tepung daun mengkudu, tepung daun pepaya dan analisis ekonomi.
ANALISIS USAHATANI JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) DI KECAMATAN UNGARAN TIMUR KABUPATEN SEMARANG Sellia Fara Fauziyah; Saparto Saparto; Ryantoko Setyo Prayitno
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 5, No 2 (2021): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v5i2.1282

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan, kelayakan finansial, dan pengaruh biaya baglog dan tenaga kerja terhadap pendapatan usahatani jamur tiram putih. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analisis ex post facto. Penlitian dilakukan dengan cara sensus menggunakan 41 orang petani jamur tiram putih sebagai responden. Metode analisis data yang digunakan: rumus pendapatan;  kelayakan finansial (R/C ratio, BEP& ROI). Untuk mengetahui pengaruh biaya baglog dan tenaga kerja terhadap pendapatan menggunakan analisis regresi linier berganda (uji-F, uji-t dan R2adj.). Hasil penelitian rata-rata skala usaha +7.539 baglog per periode produksi (3 – 4 bulan) : 1). Pendapatan = Rp. 13.516.498,-, 2). R/C ratio = 2,00, BEP(Q) = 1.278 kg, BEP(Rp) = Rp. 5.823,-/kg, ROI = 87,00%. Ada pengaruh yang sangat signifikan dari biaya baglog dan tenaga kerja terhadap pendapatan (P<1%). Persamaan Regresi :  = -5.541.231 + 0,987 X1**+ 3,282 X2** + ɛ, R2adj = 0,887.  Kesimpulan : usahatani jamur tiram putih menguntungkan, layak secara finansial untuk diusahakan, dan ada pengaruh yang sangat signifikan dari biaya baglog dan tenaga kerja terhadap pendapatan. Kata kunci : Jamur Tiram, Kelayakan, Pendapatan, Usahatani
Pengaruh Macam Media dan PGPR Terhadap Keberhasilan Stek Tanaman Karet Kebo (Ficus Elastica) Isna Roslyana; Tri rahayu; Libria Widiastuti
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 5, No 2 (2021): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v5i2.1933

Abstract

”Thispresearchpaimsptopfindpoutpthepinfluencepof various planting mediapandpthe provisionpof PGPR concentrations on the success of kebo rubber plant cuttings (Ficus elastica).”Thecstudycused thecComplete RandomIzedcDesignc(RAL) method consisting ofctwoctreatmentcfactors.”Thecfirstcfactor was thevtype ofvplanting media, which consists of 3 types (P1i:icowimanure,iP2:ogoat manure,oandoP3o:ochickenomanure).oTheosecondofactorowas the administration of PGPR consisting of 3 types (K1: 0vmlv/vL, K2 : 10vmli/iL, and K3 : 20 mli/iL).”Theiobservation parametersnconsist of the numbernof living cuttings, theblengthbofbthe shoots, theblengthiof theoroots, theonumberxof leaves, andxthe numberxof roots. Thexresultsxshowed that P1 treatmentx(feeding of cow manure) gavecthecbestcresultsconcthecnumbercof live cuttings, the lengthcofcshoots, thecnumbercofileaves, thelnumber of roots, andbtheblengthkofkthe roots. The lowest number ofklive cuttings was 2.33 (P1), while the lowest was 1.89 (P3), then the highest shoot length was 4.78 (P1), while the lowest was 3.64 (P3), then the lowest number of leaves was 5.33 (P1), while the lowest was 3.67 (P3), then the lowest number of roots was 6.89 (P1), while the lowest was 5.26 (P3). K3 treatment (pgpr concentration of 20 ml / L) gives the best results on the number ofilive cuttings, theinumberiofileaves,ithe numberiofiroots, the lengthoof the shoots, andothe lengthoof the roots. The highest shoot length was 4.48 (K3), while the lowest was 3.39 (K1), then the highest root length was 14.38 (K3), while the lowest was 9.74 (K1).”The interaction of P x K treatmentkshowedkthekbest resultskonktheknumberkof live cuttings and root length, theklengthkofkthe buds, asiwellias on theklengthkofkthekroots.”The combination of P1K3 treatment (the provision of cow manure media and PGPR concentration of 20 ml / L) provides the best results on the growth of kebo rubber cuttings.Keywords: kebo rubber plant, kinds of planting media, number of live cuttings.
TINGKAT MOTIVASI PETERNAK SAPI JABRES UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN BREBES Suci Nur Utami; M. Dini Adita
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 5, No 2 (2021): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v5i2.1846

Abstract

Ternak Sapi Jabres merupakan Sumber Daya Genetik Ternak (SDGT) lokal yang berpotensi untuk dikembangkan di Kabupaten Brebes. Pengembangan ternak Sapi Jabres akan memberikan kontribusi pendapatan yang besar pada masyarakat. Motivasi peternak diperlukan untuk meningkatkan produktivitas ternak sehingga dapat memberikan kontribusi pendapatan yang baik bagi keluarga petani. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui besarnya motivasi peternak sapi Jabres pada daerah sentra peternakan sapi di Kabupaten Brebes. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode survei dengan responden berjumlah 50 orang peternak. Analisis data dengan menggunakan uji Mann-Whtney untuk mengetahui tingkat motivasi peternak sapi Jabres dalam upaya meningkatkan produktivitas usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan antara besarnya motivasi peternak di daerah sentra maupun non sentra peternakan sapi Jabres dalam hal relatedness. Sebaliknya terdapat perbedaan yang cukup signifikan dalam hal growth.Kata kunci: motivasi, peternak, sapi Jabres

Page 10 of 33 | Total Record : 329